Kegiatan pembukaan tema Tata Surya ini menjadikan surah an-Naba' ayat 37 sebagai landasan utama untuk men-tadabburi penciptaan langit dan bumi.
Selama kurang lebih 30 menit, para santri diajak untuk melihat keMahaBesarnya Rabbul 'Alamin, tentang semesta alam melalui penayangan video tata surya, diiringi dengan penjelasan langsung dari ustadz. Sesi ini p**a ustadz membawa satu teman yang ditunjukkan kepada santri, seekor semut yang juga ciptaan Allah. Menjadikan kita, pun santri menyadari bahwa sekecil itulah kita setelah melihat dan mengamati langsung secara detail hamparan langit Allah yang luas.
Semoga dihadirkan teman semut itu, pun penayangan langit Allah yang luasnya tak terbatas, menghadirkan rasa betapa kecilnya kita sebagai manusia yang (mungkin) selama ini merasa 'besar'.
Kita ini kecil dan lemah seperti halnya semut, dan setiap kita p**a perlu memastikan diri bahwa kita punya Rabb yang Maha Besar.
Ya Allah, bimbinglah kami..
Kuttab Al-Fatih Makassar
Kuttab adalah konsep Islam yang mempunyai sejarah panjang melahirkan orang-orang besar.
Bismillaah wal hamdulillaah..
Kemarin santri Qonuni 3 telah melalui pembukaan tadabbur pada surah al-'Alaq ayat 6-19, di mana ayat tentang manusia yang sering melampaui batas karena merasa dirinya serba cukup dijadikan perumpamaan dalam kegiatan yang disajikan oleh ustadz dan ustadzah.
Ustadz menginstruksikan setiap santri untuk merenung dan menuliskan kebaikan-kebaikan yang mereka rasakan ada di dalam diri masing-masing pada secarik kertas, lalu memasukkannya ke dalam balon yang telah dibagikan. Para santri kemudian diminta meniup balon tersebut terus-menerus hingga membesar melampaui batas kapasitasnya dan akhirnya meletus dengan riuh.
Melalui perumpamaan ini, ada ruh yang ingin disematkan, bahwa setiap amal kebaikan harus senantiasa menjaga niat karena Allah semata, agar "tiupan" dari beragam penyakit hati tidak menguasai diri atas setiap kebaikan yang pernah diikhtiarkan. Sehingga kebaikan tersebut tetap utuh, tidak mengurangi nilai dan keberkahan darinya, dan tidak menjadi bentuk kesia-siaan.
Semoga dari kegiatan ini, santri bisa terus mengupayakan segala niat pada kebaikan, pun ketaatan yang terus mengat karena rasa kecintaan, pengharapan dan khaufnya hanya untuk Rabbnya saja.
Ya Allah, bimbinglah kami..
Untuk mengenal Allah ada dua jalan:
(1) memperhatikan ciptaan-ciptaanNya,
dan (2) merenungkan serta mentadabburi ayat-ayat-Nya.
Maka yang pertama adalah ayat-ayatNya yang terlihat (di alam semesta), dan yang kedua adalah ayat-ayat-Nya yang didengar dan dipahami (wahyu).”
(Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah)
Dengan memohon ridho Allah ﷻ in syaa Allah akan diadakan pembukaan tema Tata Surya. Semoga dengan itu p**a bertambah cinta dan kasih sayang Allahﷻ kepada ananda. Aamiin Ya Rabb..
Mengawali hari Senim dengan kegiatan pembukaan tema interaksi dari Kuttab Awal 3. Santri diajak untuk memahami interaksi kita sebagai hamba Allahﷻ dalam menjalankan perannya sebagai khalifah.
Di TPS yang dikunjungi ini, santri diperlihatkan bagaimana kondisi TPA (tempat pembuangan akhir) sampah yang berlokasi di Antang saat ini yang sudah sangat mengkhawatirkan. Sampah menggunung yang tiada habisnya, tentunya sangat membahayakan orang dan lingkungan sekitar. Solusi dari kondisi tersebut adalah memulai mengajak diri agar setiap kita bisa bertanggung jawab atas sampah-sampah yang kita miliki.
Semoga setelah berkegiatan ini dapat menumbuhkan interaksi baik pada diri kita, pun santri, tentunya menjadi amalan sholeh kita semua dalam merawat bumiNya Allah ﷻ
Terima kasih untuk sambutan dan sharing ilmu berharganya Jazaakumullaahu khayr dan Baarakallaahu fiikum 🍃🍃🍃
Dengan memohon ridho Allah ﷻ in syaa Allah akan diadakan pembukaan tema Interaksi
Semoga selepas kegiatan ini semakin bertambah rasa syukur dan rasa kagum ananda atas segala nikmat yang telah Allah ﷻ berikan serta ananda dapat mengamalkan ilmu yang telah didapatkan. Semoga dengan itu p**a bertambah cinta dan kasih sayang Allahﷻ kepada ananda.
Semoga Allahﷻ mudahkan dan menumbuh suburkan keimanan di hati ananda dan meridhai setiap ikhtiar yang dilakukan 🌱🤗
Ya Allah, bimbinglah kami
Pembukaan tadabbur Surah al-Falaq pada Qonuni 4 ini dikonsepkan dalam bentuk drama di mana salah seorang ustadz memperagakan berbagai aktivitas harian yang disertai dengan menjaga dzikirinya. Dalam setiap situasi tersebut, ketika datangnya bahaya atau kejahatan makhluk disimbolkan melalui lemparan bola-bola plastik ke arahnya. Namun, sebagai perumpamaan turunnya perlindungan Allah, ada tameng 'dari dzikir yang senantiasa dijaga olehnya, menjadi salah satu sebab turunnya pertolongan Allah ﷻ. Drama ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara nyata kepada para santri mengenai keutamaan Surah al-Falaq sebagai benteng pertahanan yang tangguh, sekaligus menguatkan ruh mereka agar senantiasa dzikir-dzikir yang di antaranya surah al-Falaq ini menjadi bagian wirid harian ananda.
Sebagai pembuka tadabbur, semoga menjadikan ananda semakin yakin bahwa tidak ada perlindungan yang lebih baik selain perlindungan dari Allah ﷻ.
Ya Allah, bimbinglah kami..
Allah ﷻ mengangkat pembahasan tema musim di surah Quraisy beserta keistimewaan di dalamnya berupa kemudahan dan keamanan dalam perjalanan suku Quraisy yang melakukan perjalanan berdagang ke negeri Syam dan Yaman dengan dua musim yang berbeda.
Di pembukaan tema ini, santri diajak untuk merasakan kebesaran Rabbnya melalui manfaat pada setiap musim yang menyapa di kehidupan, bi idznillah. Karena di dalamnya ada karunia, kasih sayang dan tentu tanda kekuasaan Allah Yang MahaMengatur.
Semoga dari memulai moment ini, menjadikan setiap yang ananda rasakan untuk terus memperbanyak syukur dan memuji Rabbnya di segala cuaca kehidupan.
Ya Allah, bimbinglah kami..
Bismillaah..
Semoga Allah mudahkan untuk beberapa level selain Kuttab Awal 1 dan 2 yang akan melaksanakan pembukaan tema pun tadabbur.
"Ilmu tidak akan memberimu sebagian darinya, sampai kamu memberikan seluruh dirimu untuknya." (Imam Syafi'i)
Dikisahkan tentang kesungguhan salah seorang thabi'in bernama Rabi'atur Ra'yi, seorang ulama besar dari kalangan Thabi'in di Madinah yang membuktikan bahwa pengorbanan total adalah kunci meraih ilmu. Ditinggal ayahnya berjihad selama 27 tahun, Rabi' menyerahkan seluruh fokus dan waktu mudanya untuk belajar di bawah bimbingan ibunya yang rela menghabiskan biaya sangat besar demi pendidikannya. Kesungguhan 'memberikan seluruh dirinya' ini membuahkan hasil luar biasa, di mana ia akhirnya menjadi guru utama di Masjid Nabawi yang melahirkan murid-murid besar seperti Imam Malik, membuktikan bahwa ilmu hanya akan diraih oleh mereka yang menjadikannya prioritas utama dalam hidup.
Semoga jeda liburan kemarin benar-benar menjadi bahan bakar baru agar bisa kembali "memberikan diri" sepenuhnya pada amanah dan ilmu yang sedang ditekuni saat ini. Semangat untuk memulai langkah baru dengan energi yang lebih segar. Baarakallaahu fiikum.
Bismillaah wal hamdulillaah..
Libur telah usai. Mari meluruskan kembali niat, bulatkan tekad serta makin semangat dalam menuntut ilmu..
Semoga Allah lapangkan dan mudahkan langkah ananda, Allah Khusyuk-kan hati mereka, agar makin bertambahnya ketaatan mereka kepada Rabbnya 💖
"Akan datang kepada kalian suatu kaum untuk menuntut ilmu, jika kalian melihat mereka, maka katakanlah kepada mereka: _*Selamat datang para wasiat Rasulullah ﷺ*_ dan ajarilah mereka." (HR Ibnu Majah)
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Sultan Alauddin 2
Makassar
Opening Hours
| Monday | 07:00 - 15:00 |
| Tuesday | 07:00 - 15:00 |
| Wednesday | 07:00 - 15:00 |
| Thursday | 07:00 - 15:00 |
| Friday | 09:00 - 15:00 |