05/12/2023
Belajar Bahasa ARAB
Di sini tempat belajar, berbagi ilmu tentang bahasa Arab, tujuan kita tidak ada yang lain hanya untuk menyebar luaskan bahasa yang sangat mulia ini.
05/12/2023
PEMULA...(kesel)
Arrggghhhh....koq jadi kacau sih tata letaknya pas copas materi PEMULA 28 dari word ke sini...pusing ah...jadi ke kanan smw awal tulisannya
PEMULA….27
Sekarang…kalau si حروف الجر ini masuk ke جمع المؤنث السالم dan جمع التكسير, maka perubahannya sama seperti ketika الاسم المفرد kemasukan حروف الجر, artinya…sebagaimana الاسم المفرد berubah ujung harokatnya dari yang asalnya dhommah, menjadi kasroh, begitu p**a dengan جمع المؤنث السالم dan جمع التكسير ketika kemasukan حروف الجر, ujung harokatnya berubah, dari yang asalnya dhommah, menjadi kasroh.
Contoh جمع المؤنث السالم ketika kemasukan حروف الجر :
• “Al-ummaHaatu الأمَّهاتُ = ibu2” menjadi “minal-ummaHaati من الأمَّهاتِ = dari ibu2”
• “Ath-thoyyibaatu الطَّيِّباتُ = para wanita baik2” menjadi “lith-thoyyibaati للطَّيِّباتِ = untuk para wanita baik2”
• “Ath-thoolibaatu الطَّالباتُ = para mahasiswi” menjadi “kath-thoolibaati كالطَّالباتِ = seperti para mahasiswi”
Sekarang qta masukan contoh2 di atas ke dalam الجملة الاسمية , maka hasilnya adalah :
• “Al-jawwaalu minal-ummaHaati الجوَّال من الأمَّهاتِ = Hp itu dari ibu2”
• “Ath-thoyyibuuna lith-thoyyibaati الطَّيِّبُون للطَّيِّباتِ = Para lelaki baik untuk para wanita baik2”
• “Al-mudarrisaatu kath-thoolibaati المدرِّسات كالطَّالباتِ = Guru2 wanita seperti para mahasiswi”
Contoh جمع التكسير ketika kemasukan حروف الجر :
• “Ar-rijaalu الرِّجالُ = para lelaki” menjadi “minar-rijaali من الرِّجالِ = dari para lelaki”
• “Al-masaajidu المساجدُ = masjid2” menjadi “fil-masaajidi في المساجدِ = di masjid2”
• “Ath-thullaabu الطُّلَّابُ = para mahasiswa” menjadi “lith-thullaabi للطُّلَّابِ = untuk para mahasiswa”
• “Asy-syuyuukhu الشُّيُوْخُ = kakek2” menjadi “kasy-syuyuukhi كالشُّيُوْخِ = seperti kakek2”
Sekarang qta masukan contoh2 di atas ke dalam الجملة الاسمية , maka hasilnya adalah :
• “Al-iqtiroohu minar-rijaali الاقتراح من الرِّجالِ = Saran itu dari para lelaki”
• “Al-mashoohifu fil-masaajidi المصاحفُ في المساجدِ = Mushaf2 itu di masjid2”
• “Al-qumshoonu lith-thullaabi القمصانُ للطُّلَّابِ = Kemeja2 itu untuk para mahasiswa”
• “Al-aabaa_u kasy-syuyuukhi كالشُّيُوْخِ الآباءُ = Bapak2 itu seperti kakek2”
Beuh…sudah waktunya untuk
Bersambung….
PEMULA….26
Qta ngulang sedikit…. جمع المذكر السالمadalah الاسم المفرد yang ditambahkan “wawu sukun yang sebelumnya dhommah dan setelahnya nuun fathah” seperti “al-muslimu المسلم menjadi al-muslimuuna المسلمون” Nah…ini kalau si جمع المذكر السالم belum kemasukan حروف الجر, tapi kalau dah kemasukan حروف الجر maka bunyi ujungnya menjadi “yaa’ sukun yang sebelumnya kasroh dan setelahnya nuun fathah”, yang berubah adalah “wawu sukun” menjadi “yaa’ sukun”. Karena “wawu sukun” temen mad thobi’i-nya (aku pinjam istilah dalam ilmu tajwid biar lebih akrab kedengarannya) adalah dhommah dan “yaa’ sukun” temen mad thobi’i-nya adalah kasroh, maka جمع المذكر السالم yang asalnya bunyinya “uuna” وْنَ menjadi “iina” يْنَ bunyinya, contoh :
• “Al-mujaaHiduuna المجاهدون = para mujahid” menjadi “minal mujaaHidiina من المجاهدين = dari para mujahid”
• “Al-kaafiruuna الكافرون = orang2 kafir” menjadi “lil-kaafiriina للكافرين = untuk orang2 kafir”
• “Al-musyrikuuna المشركون = orang2 musyrik” menjadi “kal-musyrikiina كالمشركين = seperti orang2 musyrik”
Sekarang qta masukan contoh2 di atas ke dalam الجملة الاسمية , maka hasilnya adalah :
• “As-suyuufu minal mujaaHidiina السيوف من المجاهدين = Pedang2 itu dari para mujahid”
• “Al-‘adzaabu lil-kaafiriina العذاب للكافرين = Adzab itu untuk orang2 kafir”
• “Al-munaafiquuna kal-musyrikiina المنافقون كالمشركين = Orang2 munafiq itu seperti orang2 musyrik”
Sisa contohnya cari aja sendiri ya…
Bersambung…
PEMULA….25
Sekarang…kalau si حروف الجر ini masuk ke المثنى الاسم maka, yang ujungnya asalnya berbunyi “aani” انِ berubah menjadi “aini” يْنِ , yang berubah hanya huruf alif-nya saja, si huruf alif ini berubah menjadi huruf yaa’ sukun, sedangkan yang lainya tetap sama (harokat sebelum si alif dan yaa’ tetep fathah teyus si nuun-nya juga tetep kasroh), contoh :
• “Al-masjidaani المسجدان = 2 masjid” menjadi “minal masjidaini من المسجدين = dari 2 masjid”
• “Al-ustaadzaani الأستاذان = 2 ustadz” menjadi “lil-ustaadzaini للأستاذين = untuk 2 ustadz”
• “Al-haqiibataani الحقيبتان = 2 tas” menjadi “ ‘alal haqiibataini على الحقيبتين = di atas 2 tas”
• “Al-ukhtaani الأختان = 2 saudari” menjadi “kal-ukhtaini كالأختين = seperti 2 saudari”
Sekarang qta masukan contoh2 di atas ke dalam الجملة الاسمية , maka hasilnya adalah :
• Al-mashoohifu minal masjidaini المصاحف من المسجدين = Mushaf2 itu dari 2 masjid.
• Al-Hadaayaa lil-ustaadzaini الهدايا للأستاذين = Hadiah2 itu untuk 2 ustadz.
• Al-kitaabaani ‘alal haqiibataini الكتابان على الحقيبتين = 2 kitab itu di atas 2 tas.
• Ath-thoolibataani kal-ukhtaini الطالبتان كالأختين = 2 mahasiswi itu seperti 2 saudari.
Gampang kan…? Sisanya silahkan kau bikin saja sendiri…kreatif2 kau lah…
Sebelum kita ke bagaimana kalau حروف الجر masuk ke جمع المذكر السالم ada baiknya kalau qta…
Bersambung dulu….
PEMULA….24
Dari contoh2 kalimat sebelumnya, bolehlah dikatakan kalau :
• Min من artinya “dari”
• Ilaa إلى artinya “ke”
• Fii في artinya “di” / “di dalam”
• ‘Alaa على artinya “di atas”
• Li ل artinya “milik” / “untuk”
• Bi ب artinya “dengan”
• Ka ك artinya “seperti”
• ‘An عن artinya “dari” / “tentang”
Berikutnya….bisa ga sih menyempurnakan المبتدأ hanya dengan حروف الجر aja…? Tentu aja bisa kalau si حروف الجر ini klop dan sempurna maknanya dengan si المبتدأ tadi, kalau tidak klop atau tidak karuan maknanya, ya tidak jadi الجملة الاسمية nya.
Contoh حروف الجر yang tidak klop maknanya dengan المبتدأ :
• At-taajiru bid-dukkaani التاحر بالدكان = Pedagang itu dengan toko.
• Zaidun lil madrosati زيد للمدرسة = Zaid untuk sekolah.
Sekarang contoh2 حروف الجر yang klop maknanya dengan المبتدأ :
• Muhammadun min Jaakarta محمد من جاكرتا = Muhammad dari Jakarta.
• ‘Aa_isyatu fil mathbakhi عائشة في المطبخ = Aisyah di dapur.
• Al-haqiibatu ‘alal maktabi الحقيبة على المكتب = Tas di atas meja.
• Anta kal-ustaadzi أنت كالأستاذ = Kamu seperti seorang ustadz.
Di materi sebelumnya, aku sampaikan kalau حروف الجر ini menjadi salah satu ciri الاسم artinya di depan حروف الجر pasti الاسم DAN الاسم yang kemasukan حروف الجر pasti berubah ujungnya, kalau si الاسم ini الاسم المفرد maka harokat ujungnya yang asalnya dhommah, menjadi kasroh (seperti contoh2 di atas).
Teyus bagaimana kalau الاسم yang kemasukan حروف الجر ini adalah المثنى atau جمع المذكر السالم atau جمع المؤنث السالم atau الضمير …..?
Bersambung…
السلام عليكم...كيف أصبحتم؟
هل أديتم صلاة الصبح؟
assalamu alaikum...kaifa ashbahtum?
hal addaitum sholatashshubh?
PEMULA….23
Sebelum qta masuk ke الجملة الفعلية, ada baiknya qta kembali ke الحروف (yang aku maksud adalah حروف المعاني dan bukannya الحروف الهجائية) sejenak.
Seperti yang aku sampaikan sebelumnya kalau الحروف ini tidak bisa berdiri sendiri, dia harus bergabung dengan kata yang lain di depannya. Kalau kata itu ada 3 yaitu الاسم kemudian الفعل dan الحرف, maka tidak mungkin الحرف ini kemudian di depannya الحرف juga, kalau الحرف kemudian di depannya الاسم, ini bisa, atau kalau الحرف kemudian di depannya الفعل, ini juga bisa.
Jadi…الحرف ini ada yang masuk khusus ke الاسم saja, ada juga yang masuk khusus ke الفعل saja, dan ada juga yang bisa masuk ke الاسم dan ke الفعل .
Sekarang qta akan pokus ngebahas الحرف yang khusus masuk ke الاسم saja. Diantara yang masuk ke kelompok ini adalah apa yang disebut dengan huruuful jarri حروف الجر, dan saking khususnya الحروف ini hanya untuk الاسم saja, hampir semua ulama Nahwu menjadikan حروف الجر ini sebagai (diantara) ciri2 الاسم, artinya di depan atau setelah حروف الجر ini pastilah الاسم.
Kalau mau detail dan terperinci, حروف الجر ini totalnya semuanya ada 20 (beuh….banyak amat min…!), tapi tentu aja ga bakal aku bocorkan semuanya sekarang, aku hanya akan membongkar yang perlu2 dan yang gampang2 ja…
Hubungannya dengan materi2 sebelumnya (materi الجملة الاسمية), maka si حروف الجر ini bisa sebagai pelengkap atau tambahan dari pola المبتدأ dan الخبر dan bisa juga posisinya sebagai الخبر itu sendiri.
Contoh2 penggunaan حروف الجر sebagai pelengkap dari pola المبتدأ dan الخبر :
• Zaidun thoolibun min Induuniisiyaa زيد طالب من إندونيسيا = Zaid seorang mahasiswa dari Indonesia.
• Ath-thullaabu dzaaHibuuna ilal fashli الطلاب ذاهبون إلى الفصل = Para mahasiswa pergi ke kelas.
• Ana naa_imun fil masjidi أنا نائم في المسجد = Aku tidur di masjid.
• Al-ustaadzatu jaalisatun ‘alal kursiyyi الأستاذة جالسة على الكرسي = Ustadzah itu duduk di atas kursi.
• As-sayyaarotu Hadiyyatun lil mudiiri السيارة هدية للمدير = Mobil itu hadiah untuk kepsek (direktur).
• Anta dzaaHibun bid darroojati أنت ذاهب بالدراجة = Kamu pergi dengan (menggunakan) sepeda.
• Ahmadu saa_iqun ka khoolidin أحمد سائق كخالد = Ahmad seorang sopir seperti si Kholid.
• ‘Aliyyun roowil hadiitsi ‘an ‘abbaasin علي راوي الحديث عن عباس = Ali seorang perowi hadits dari abbas
Bersambung dulu ah…dan puyeng aku….
PEMULA....(donlotan)
yg males buka kamus al-munawwir krn trlalu berat bawanya, nih...aku kasi versi scanan....(format DjVu)
install dlu DjVu Viewer-nya
https://docs.google.com/file/d/0B9XQmtvnftt-NF8zTnNLVlhRa2c/edit?usp=sharing
trus donlot al-munawwirnya
https://docs.google.com/file/d/0B9XQmtvnftt-RGhleloySnh6aVU/edit?usp=sharing
PEMULA….(ujian)
Aku pengen tahu, sampai dimana kemampuan kalian, jadi…jawablah pertanyaan2 ini :
1. Soal Pertama :
a. Susunlah 3 buah الجملة الاسمية yang dimulai dengan اسم العلم !
b. Susunlah 3 buah الاسمية الجملة yang dimulai dengan الاسم المحلى ب"أل" !
c. Susunlah 3 buah الاسمية الجملة yang dimulai dengan الضمير !
2. Soal Kedua : Terjemahkan kalimat2 berikut !
a. Al-waziirooni masyguulaani الوزيران مشغولان
b. Al-buyuutu ba’iidatun البيوت بعيدة
c. Antum syabaabun أنتم شباب
d. Humaa mudiirotaani هما مديرتان
e. Al-muhammaduuna qoodimuuna المحمدون قادمون
Selamat Berpikir….
PEMULA....(donlotan)
Akhirnya...jadi jg kump**an materi PEMULA 01-22 (versi PDF). Monggo....
PEMULA….22
Akhirnya…beginilah contoh untuk yang al-mubtada’nya الضمير
3. Yang al-mubtada’nya الضمير :
a. Kemudian dia عاقل :
Untuk orang ketiga الغائب :
• Huwa musyrikun هو مشرك = Dia (lk) orang musyrik.
• Humaa kaafirooni هما كافران = Mereka berdua (lk) orang kafir.
• Hum musyrikuuna هم مشركون = Mereka (lk) orang2 musyrik.
• Hum kuffaarun هم كفار = Mereka (lk) orang2 kafir.
• Hiya musyrikatun هو مشركة = Dia (pr) orang musyrik.
• Humaa kaafirotaani هما كافرتان = Mereka berdua (pr) orang kafir.
• Hunna musyrikaatun هنّ مشركات = Mereka (pr) orang2 musyrik.
• Hunna kaafirootun هنّ كافرات = Mereka (pr) orang2 kafir.
Jadi…dhomiir Hum هم tentu ja untuk yang berakal, mudzakkar, dan jamak. Kemudian…khobarnya tentu ja harus yang sama2 berakal, sama2 mudzakkar, dan sama2 jamak, jadi khobarnya bisa dengan جمع المذكر السالم atau dengan جمع التكسير yang berakal, ini karena جمع المذكر السالم atau جمع التكسير yang berakal klop ama dhomiir Hum هم dari sisi, sama2 berakal, sama2 mudzakkar, dan sama2 jamak. Sedangkan dhomiir Hunna هنّ , tentu ja untuk yang berakal, muannats, dan jamak. Kemudian…khobarnya tiada lain pasti dengan جمع المؤنث السالم lagi dan bukan dengan جمع المذكر السالم
Untuk orang kedua المخاطب :
• Anta muqootilun أنتَ مقاتل = Kamu (lk) seorang pejuang.
• Antumaa imaamaani أنتما إمامان = Kalian berdua (lk) imam.
• Antum muqootiluuna أنتم مقاتلون = Kalian (lk) para pejuang.
• Antum a_immaatun أنتم أئمة = Kalian (lk) para pejuang.
• Anti musyrikatun أنتِ مشركة = Kamu (pr) orang musyrik.
• Antumaa kaafirotaani أنتما كافرتان = Kalian (pr) berdua orang kafir.
• Antunna musyrikaatun أنتنّ مشركات = Kalian (pr) orang2 musyrik.
• Antunna kaafirootun أنتنّ كافرات = Kalian (pr) orang2 kafir.
Jadi…kata2 ganti untuk orang kedua ضمائر المخاطب pasti semuanya berakal, karena tidak mungkin dikau (sebagai orang pertama) ngobrol dengan orang kedua yang tidak berakal, dengan tembok misalnya, atau ngobrol dengan pulpen.
Untuk orang pertama المتكلم :
• Ana murooqibun أنا مراقب = Aku (lk) seorang pengawas.
• Ana murooqibatun أنا مراقبة = Aku (pr) seorang pengawas.
• Nahnu murooqibuuna نحن مراقبون = Kami (lk) para pengawas.
• Nahnu murooqibaatun نحن مراقبات = Kami (pr) para pengawas.
Jadi…domir ana أنا digunakan untuk menunjuk diri 1 orang yang sedang berbicara, baik mudzakkar atau muannats, semuanya pake dhomir أنا dan pasti berakal, karena yang tidak berakal tidak mungkin berbicara. Begitu juga dengan dhomir nahnu نحن digunakan untuk menunjuk diri 2 orang atau lebih yang sedang berbicara, baik mudzakkar atau muannats, semuanya pake dhomir نحن dan pasti berakal, karena yang tidak berakal tidak mungkin berbicara.
b. Kemudian dia غير عاقل :
Membuat المبتدأ untuk yang غير غاقل dengan menggunakan dhomir2, maka dhomir2 yang akan digunakan adalah dhomir2 ghoib ضمائر الغائب atau kata2 ganti orang ketiga, karena tidak mungkin yang tidak berakal jadi orang pertama المتكلم dan dikau orang keduanya المخاطب, juga tidak mungkin dikau yang orang pertamanya dan yang tidak berakal jadi orang keduanya dengerin dikau ngomong.
Untuk yang مذكر :
• Ketika dikau ditanya :
Kaifal kitaabu كيف الكتاب = Bagaimana buku itu? Maka dikau akan menjawab :
Huwa naafi’un هو نافع = Dia (si buku itu)bermanfaat
• Ketika dikau ditanya :
Kaifal kitaabaani كيف الكتابان = Bagaimana kedua buku itu? Maka dikau akan menjawab :
Humaa naafi’aani هما نافعان = Keduanya bermanfaat
• Ketika dikau ditanya :
Kaifal kutubu كيف الكتب = Bagaimana buku-buku itu? Maka dikau akan menjawab :
Hiya naafi’atun هي نافعة = Mereka (si buku-buku itu) bermanfaat
Untuk yang مؤنث :
• Ketika dikau ditanya :
Kaifas saa’atu كيف الساعة = Bagaimana jam itu? Maka dikau akan menjawab :
Hiya jadiidatun هي جديدة = Dia (si jam itu) baru
• Ketika dikau ditanya :
Kaifas saa’ataani كيف السّاعتان = Bagaimana kedua jam itu? Maka dikau akan menjawab :
Humaa jadiidataani هما جديدتان = Keduanya baru
• Ketika dikau ditanya :
Kaifas saa’aatu كيف السّاعات = Bagaimana itu? Maka dikau akan menjawab :
Hiya jadiidatun هي جديدة = Mereka (si jam-jam itu) baru
Jadi…dhomiir Hum هم dan dhomiir Hunna هنّ tidak dipakai dsini, karena keduanya khusus untuk yang berakal dalam keadan jamak, sedangkan yang tidak berakal, ketika dia jamak, dia jadi muannats mufrod.
Okeh....siap2 untuk ujian....
bersambung....
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Makassar