Sastra Bugis Makassar

Sastra Bugis Makassar

Share

Jelajahi kekayaan sastra Bugis-Makassar bersama kami! Dari Lontara hingga Kelong, kami menghadirkan warisan budaya Sulawesi Selatan.

Pelajari, lestarikan, dan apresiasi sastra daerah kita. Mari berkarya dalam semangat Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge'! Halaman ini untuk berbagi pengetahuan lokal Bugis Makassar dalam berbagai perspektif

06/05/2026

Dengan Gusnawaty Anwar – Saya berhasil masuk dalam daftar interaksi mingguan mereka dengan menjadi salah satu orang yang paling banyak berinteraksi! 🎉

05/05/2026

Cabbéru, mappakessing ati

(Senyum simpul membuat hati nyaman) ~ Gusnawaty

03/05/2026

Hari ini saya melihat di punggung mobil umum “Dampulu’” apa artinya ya dlm Bahasa Bugis?

02/05/2026

Aga karéba sappo malebbikku?

22/11/2025

Cerita seorang kakek

21/11/2025

Metafora dalam Puisi Cinta:
"Sénge'ka simata jarung,
kugiling sénge' tokko sipuppureng lino"
(Kenanglah aku walau sesaat,
kubalas mengenangmu jua sepanjang masa)

🔍 INSIGHT:
• Jarum sebagai simbol waktu yang singkat
• Kontras antara 'simata jarung' (sesaat) dan 'sipuppureng lino' (selamanya)
• Penggunaan metafora jarum untuk menggambarkan sifat dan tindakan manusia

✨ WISDOM BUGIS:
• Kesetiaan melampaui batasan waktu
• Tanggung jawab dalam hubungan
• Peringatan terhadap ketamakan

"Dalam kearifan Bugis, bahkan benda sekecil jarum pun sarat dengan makna kehidupan"


-raga 🌺

21/11/2025

Assalamu Alaikum sahabats. Sehat dan bahagia semuanya 🌄

12/11/2025

"Lempu pa na ada tongeng sanréseng nawa-nawa tena pabelléang."

(Hanya kejujuran dan perkataan benar yang menjadi sandaran pikiran, maka tidak akan ada kekecewaan/penipuan).

ANALISIS LINGUISTIK (Semantik):
Pepatah ini adalah mahakarya linguistik yang sarat dengan filosofi:

"Lempu" (Kejujuran/Integritas): Kata ini lebih dari sekadar 'tidak bohong'. Lempu berarti lurus, tegak, dan konsisten. Dalam konteks modern, ini adalah integritas. Fondasi utama dari segala hal.

"Ada Tongeng" (Perkataan Benar): Ada berarti 'kata' atau 'tutur', dan tongeng berarti 'benar' atau 'nyata'. Ini adalah manifestasi dari lempu. Bukan hanya berpikir jujur, tapi juga berkomunikasi dengan jujur. Inilah pilar authentic personal branding.

"Sanréseng Nawa-nawa" (Sandaran Pikiran): Ini adalah jantung dari pepatah ini. Sanréseng berasal dari kata sanré, yang artinya bersandar. Ini bukan sekadar 'prinsip', tapi 'pilar penyangga' yang kokoh untuk nawa-nawa (pikiran, akal, nurani). Pikiran kita butuh tempat bersandar yang kuat agar tidak goyah.

"Tena Pabelléang" (Tidak Ada Kekecewaan/Penipuan): Pabelléang berasal dari kata bellé (bohong, tipu). Imbuhan pa- dan -ang menjadikannya "sesuatu yang menyebabkan kebohongan/kekecewaan". Kalimat ini adalah jaminan hasil: jika sandaranmu adalah lempu dan ada tongeng, maka hasil akhirnya dijamin 'tena pabelléang'—nol kekecewaan, nol drama, nol kebohongan yang terbongkar.

Secara linguistik, pepatah ini menegaskan bahwa integritas dan kebenaran bukanlah pilihan, melainkan satu-satunya struktur penyangga (sanréseng) bagi pikiran yang sehat dan kehidupan yang sukses.

09/11/2025

Aslkm sahabats, masih ingat hari ini hari apa??😁

Getteng, lempu, ada tongeng - itulah pahlawan masa kini! 💪
Siapa pahlawanmu?
Tag & ucapkan terima kasih! 🙏
⭐ fb.com/stars

Follow facebook.com/gusnawaty.anwar

Gusnawaty Anwar

Want your school to be the top-listed School/college in Makassar?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Address


Makassar

Opening Hours

Monday 09:00 - 15:00
Tuesday 09:00 - 15:00
Wednesday 09:00 - 15:00
Thursday 09:00 - 15:00
Friday 09:00 - 11:00
14:00 - 15:00