IMDI Komisariat STAI DDI Kota Makassar

IMDI Komisariat STAI DDI Kota Makassar

Share

Ikatan mahasiswa DDI (IMDI) adalah salah satu badan otonom DDI yang menghimpun dan membina mahasiswa DDI untuk kembali mengabdi di darud dawah wal irsyad.

Photos from IMDI Komisariat STAI DDI Kota Makassar's post 04/12/2019
Photos from IMDI Komisariat STAI DDI Kota Makassar's post 04/12/2019

Penutupan Diklat Kader Dasar IMDI Komisariat STAI DDI Kota Makassar (29 November - 01 Desember) 🤝✊

Photos from IMDI Komisariat STAI DDI Kota Makassar's post 04/12/2019

Pembukaan Diklat Kader Dasar angkatan ke- VI IMDI Komisariat STAI DDI Kota Makassar yang dirangkaikan dengan MAULID NABI MUHAMMAD SAW. Terima kasih atas partisipasi panitia peserta DKD maupun tamu undangan yg hadir dlm mensukseskan acara ini🙏
Majulah terus Imdi✊

01/12/2019

DKD IMDI STAI DDI KOTA MAKASSAR
KELAR ALHAMDULILLAH

10/11/2019

Bagaimana kalian memandang ini ???
Cukup isi kolom komentar!!

10/11/2019

Bagaimana kalian memandang Ini???

04/09/2019

Tentang Prodi Tarbiyah

Jurusan Tarbiyah atau Pendidikan Agama Islam ini bertujuan mengantarkan mahasiswanya ahli di bidang pendidikan agama Islam dan menjadi pendidik/guru profesional. Untuk itu, mahasiswa dibekali dengan keahlian-keahlian plus untuk menjadi peneliti dan konsultan pendidikan agama, serta manajer/pengelola lembaga pendidikan.



Kegiatan perkuliahan dilengkapi dengan laboratorium micro teaching yang berfungsi membantu Jurusan Tarbiyah dalam memperkuat proses pembelajaran (learning process) dengan menyediakan berbagai pelatihan dan praktikum mahasiswa yang memberdayakan, melakukan pengkajian dan penelitian dalam upaya discovery terhadap teori dan model pembelajaran, serta menerapkan pembelajaran atau ilmu kependidikan Islam (konsep, model, teknologi) di masyarakat sebagai upaya pengabdian kepada masyarakat.

03/09/2019

Peran dan Tugas Sekretaris – Dapat dipastikan hampir disetiap organisasi baik itu Pramuka, PMR, ataupun Pencinta Alam, pastilah memiliki posisi jabatan yang disebut “sekretaris”, begitu juga di SHUNT, dimana posisi sekretaris sangat penting, dalam struktur organisasi posisi sekretaris selalu berada tidak jauh (dibawah / disamping) dari posisi pemimpin.

Kenapa demikian ?
Sesuai dengan AD/ART bahwa sekretaris adalah salah satu pembantu pemimpin. sehingga dengan posisi tidak jauh dari pemimpin sudah menandakan bahwa seorang sekretaris memiliki peran dan tugas yang sangat penting dan sangat berpengaruh terhadap berjalannya roda keorganisasian.

Pengertian Sekretaris

Sebelum lebih dalam mengetahui tugas sekretaris ada baiknya kita mempelajari dulu apa pengertian sekretaris, sekretaris berasal dari bahasa latin “secretum” yang memiliki arti rahasia, rahasia di sini diartikan bahwa orang atau seseorang yang mengetahui, memiliki semua rahasia organisasi. Sehingga seorang sekretaris memiliki tugas membantu seluruh orang-orang yang ada di dalam organisasi sebagai perpanjangan tangan pemimpin.

Fungsi Sekretaris

Sesuai dengan pengertian dari sekretaris sendiri, sekretaris setidaknya memiliki dua macam fungsi. yakni Fungsi primer dan fungsi sekunder.

Fungsi Primer

Fungsi utama dari seorang sekretaris adalah fungsi secara administratif yang menunjang kegiatan organisasi seperti pengelolaan surat baik surat masuk maupun keluar, pengarsipan data-data, mengatur agenda kegiatan, agenda rapat dan hal-hal lain yang bersifat ke dalam organisasi.

Fungsi Sekunder

Fungsi kedua adalah fungsi sebagai kepanjangan tangan pemimpin atau ketua organisasi kepada anggota organisasi, dalam hal ini memantau aktivitas anggota, menjadi jembatan penghubung anggota dengan pemimpin dan jalur aspirasi anggota ke pemimpin atau pemimpin ke anggota.

03/09/2019

Anak Kuliahan atau Mahasiswa

Teriknya sinar matahari menghadirkan pengetahuan dalam sesi formal di siang hari, pengetahuan yang terbatas akan sekat-sekat ruangan dan atap kelas. Realitanya, hanya sebagai rutinitas. Masuk kelas, lalu duduk sembari menanti namanya dipanggil dalam presensi. Sebagian besar berorientasi pada sebuah penilaian formal—izinkan aku untuk menyebut mereka anak kuliahan.
Sementara di sisi lain, ada yang ingin terbebas dari semua itu. Tak peduli waktu terus berputar dari pagi sampai ke pagi lagi. Hari-harinya dihabiskan di luar kelas, tak ayal ilmu serta pengetahuan yang diperoleh jauh lebih nyata dibanding teori-teori. Tidak berlebihan jika aku menyebutnya mahasiswa—inilah aktivis.

Perbedaan diantara keduanya sangatlah jelas. Dimana yang pertama hanya memikirkan pendidikan untuk dirinya sendiri, sementara yang kedua secara tidak langsung masih menyisakan harapan bagi kelangsungan hidup orang lain, berkat sebuah rasa kepedulian yang mereka miliki.
Kata “maha” setelah “siswa” berarti menandakan sesuatu yang lebih. Ketika seorang mahasiswa masih menjalani rutinitas pendidikan layaknya anak sekolah dasar dan menengah, apakah sudah “pantas” mereka disebut mahasiswa? Sebuah pertanyaan yang menyimpan tanda tanya besar.

Sesuai dengan dua paragraph awal, dapat diasumsikan bahwa mahasiswa adalah bagian dari anak kuliahan, tapi anak kuliahan belum tentu menjadi mahasiswa. Karena pada dasarnya mahasiswa tidak hanya membaca buku untuk diri sendiri, namun mereka juga harus mampu membaca hati dan tangis manusia yang terpinggirkan.

Paradigma pendidikan di negeri kita memang sudah sedemikianmawut-nya, semua dilihat dari segi keformalan. Parahnya lagi biaya pendidikan yang mahal menyebabkan banyak mahasiswa menjadi pragmatis, yang dikejar hanya indeks prestasi dan cepat lulus, terkadang tak peduli dngan kemmpuan yang dimilikinya.

03/09/2019

Kader adalah orang atau kump**an orang yang dibina oleh suatu lembaga kepengurusan dalam sebuah organisasi, baik sipil maupun militer, yang berfungsi sebagai 'pemihak' dan atau membantu tugas dan fungsi pokok organisasi tersebut (Nano Wijaya). Dalam hal membantu tugas dan fungsi pokok organisasi tersebut, seorang kader dapat berasal dari luar organisasi tersebut dan biasanya merupakan simpatisan yang berasaz dan bertujuan sama dengan institusi organisasi yang membinanya(Nano Wijaya). Pada umumnya penggunaan kata 'kader' sangat lekat pada partai politik, dengan harapan, para kader tersebut kelak dapat meneruskan kepengurusan atau kepemimpinan organisasi. Namum organisasi kemasyarakatan juga mempunyai kader-kader yang membantu tugas ormas tersebut, misal: kader kesehatan; yaitu mereka bukan pegawai dinas yang melaksanakan fungsi kesehatan. Kaderisasi merupakan usaha pembentukan seorang kader secara terstruktur dalam organisasi yang biasanya mengikuti suatu silabus tertentu. Kader diambil dari istilah yang diperkenalkan Lenin pada masa pembentukan Partai Komunis Soviet.

24/08/2019

Sejarah terbentuk
KE-IMDI-AN
M.Kasim Abu Bakar

Pengantar

v ikatan mahasiswa DDI (IMDI) adalah salah satu badan otonom DDI yang menghimpun dan membina mahasiswa DDI untuk kembali mengabdi di darud dawah wal irsyad.
v IMDI didirikan pada tnggal 12 rajab 1388 H. brtepatan dengan 10 Oktober 1969 M.
Pada muktamar DDI XI di watangsoppeng. {PD-IMDI Bab 1 pasal 1 ayat 2}
v IMDI bertujuan untuk membina generasi muda menjadi kader bangsa yang cerdas, tangguh, dan bertakwa kepada Allah SWT dalam mnjlankan ajaran islam berdasarkan Al Qur an dan ahlu sunnah wal jamaah.
v Keberadaan IMDI dlam jajaran organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan telah terdaftar sebagai anggota pleno DPD KNPI SUL-SEL dan smentara diproses manjadi anggota pleno KNPI Pusat.

SEKILAS TENTANG PERKEMBANGAN IMDI

v IMDI pada awal periode kepengurusannya masih bersifat perwakilan mahasiswa DDI untuk mengikuti Muktamar DDI, blum eksis secara organisatoris.
v Perkenbangan IMDI dari awal hingga memasuki periode ke-4 lebih bnayak menitik beratkan perhatian dan pengembangan DDI secara keseluruhan sehingga kelihatan sangat lamban dlam menangani masalah pengembangan struktur organisasi dan kelembagaan.
v Eksistensi IMDI sabagai sebuah organisasi kader Yng berbasis kemahasiswaan nanti trlihat pada tahun 1980-an. Setelah mncoba malakukan kegiatan kaderisasi, tetapi masih sangat terbatas pada daerah tertentu sperti pare-pare, barru, pangkep, dan ujung pandang.
v Setelah Muktamar DDI XVII di sudiang Kotamadya Ujung pandang, IMDI berusaha menunjukkan kreativitasnya dengan memindahkan secretariat puduk pimpinan dari kotamadya pare-pare bersamaan dengan pindahnya secretariat PB DDI ke ujung pandang.
v IMDI pda periode 1993-1998 telah mengalami perkembangan di beberapa daerah strategis seperti Sulawesi tengah dan Kalimantan timur dan pucuk pimpinan ini sempat melakukan kegiatan “rihlah ilmiah” ke Kalimantan timur. Pada periode ini p**a, IMDI cukup banyak menelorkan kadernya melalui kegiatan kederisasi yang dilakukan baik tingkat dasar maupun tingkat menengah serta banyak melakukan rihlah ke pondok-pondok pesantren DDI di Sulawesi selatan.
v Di akhir periode 1993-1998, IMDI kembali menorehkasn reputassi dengan berhasilnya melakukna kongres bersama badan otonom DDI (IMDI,IP DDI, dan FADI) di pondok pesantren Kaballangan pirang, 1999 dibuka oleh ketua DPA republic Indonesia.
v Pasca kongres bersama tersebut, semua badan otonom DDI mengalami kondisi yang amat memprihatinkan karena cenderung passif dan sangat sedikit melakukan kegiatan. Kondisi ini berjalan sampai akhir periode kepengurusan dengan terlaksananya Kongres bersama IMDI dan IP DDI di kabupaten sidrap yang dihadiri oleh bapak Menko Polkam, hal ini didukung oleh usaha dan kerja keras panitia pelaksana.
v Kepengurusan baru IMDI sebagai hasil dari kongres VII telah disusun dan sementara dalma proses menata ulang organisasi setelah mengalami masa-masa suram pada periode sebelumnya.

BEBERAPA KONSEP PENGEMBANGAN IMDI

v Agenda masalah
§ Krisis kaderisasi
§ Konstitusi kelembagaan secara internal
§ Kondisi internal IMDI
v Langkah strategis untuk pemecahan masalah
§ Mengefektifkan kegiatan kaderisasi di tingkat pengurus Cabang IMDI ke bawah
§ Membenahi struktur kelembagaan organisasi, termasuk statute IMDI dalam jajaran DDI dan organisasi kepemudaan.
§ Menyusun sejumlah institusi kelembagaan yang belum selesai seperti juklat dan materi Dasar pengkaderan, dokumen historis IMDI, NDP-IMDI dan sebagainya untuk disalurkan kepada segenap pengurus IMDI di seluruh daerah definitif.
§ Mengusahakan terwujudnya usaha-usaha ekonomi pengembangan organisasi melalui program kemitraan di samping kegiatan rutin yangb menjadi keharusan bagi organisasi.
v Analilis Faktor Pendukung
§ Dokumen historis terlahirnya DDI yg dirintis oleh sejumlah ulama besar sul-sel.
§ Sejumlah besar pondok pesantren, madrasah dan sekolah tinggi DDI.
§ Kader IMDI yang nota bene telah banyak yang bekerja di instansi pemerintah dan swasta, serta banyak yang telah menyelesaikan program pendidikan S-2 dan S-3,.
§ Nilai Dasar Pengabdian IMDI yang berbasis pasa ajaran islam Ahlussunnah wal jamaah pada tataran ideal dalam bingkai konstitusi dan program kerja secara operasional. Di samping itu, nilai structural yang diwariskan oleh Almarhum Gurutta K.H.Abd. Rahman Ambo Dalle sebagai pendiri utama DDI, seperti nilai keiklasan, semangat pengabdian, kebersaan, dan kekeluargaan, sifat istiqamah dan sebagainya.
v Peran IMDI
§ Sebagai kader pemikir bagi DDI yang diharapkan lahir sebagai pemimpin hari esok.
§ IMDI adalah lapisan masyarakatilmiah yang diharapkan tampil lebih kritis, analik, argumentif, objektif, sistematiik, mandiri dan bertanggung jawab.
Sebagai kader IMDI, diharapkan mengambil peran efektif dalam kehidupan berbangsa, beragama dan masyarakat supaya betul-betul menjadi insan kader yang dibutuhkan di mana-mana dan tidak akan pernah kemana-mana.
v Umtuk direnungkan
§ DDI adalah rumah kita bersama, benahilah rumah kita sebelum anda beranjak membenahi rumah orang lain.
§ DDI adalah wadah pengadabdian bagi setiap alumni dan kadernya, dan otang yang mengabdi di DDI akan senatiasa menemukan “IRSYADnya” DDI, sebaliknya orang yang menghianati DDI tidak akan menemukan “berkahnya” DDI.
§ Kebesaran DDI hanya bisa kita capai jika dibangun dengan semangat kebersamaan dalam bingkai kekeluargaan.
§ Kebesaran IMDI adalah alamat kebesaran DDI hari esok.

Ingat kewajiban, tugas sucimu
Majulah terus IMDI…..

Muh Qasim Abu Bakar.

Want your school to be the top-listed School/college in Makassar?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Website

Address


Alauddin 3 No 30
Makassar