Proses Pembangunan MASJID UMAR AL FARUQ 🕌
Mari bersama membangun Masjid Umar Al Faruq
Sejalan dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam , ”Barangsiapa yang membangun sebuah masjid karena Allah walau sekecil apa pun, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Kesempatan peluang investasi amal jariyah , ambillah bagian sekarang juga untuk kebangkitan Islam
Salurkan segera donasi Anda ke Rekening
( BSI/ Bank Syariah Indonesia) A.N Nurfajri Auliah ) 1996102387
no telpon/wa : wa.me/6285298047945
NB : Harap untuk konfirmasi bukti tf jika telah berdonasi
Jazakumullahukhair wabarokallahufiikum
Pondok Tahfidz Qolbun Salim
-
مَنْ عَاشَ عَلَى شَيْءٍ مَاتَ عَلَيْهِ
"Siapa yang hidup dengan suatu kebiasaan, maka ia akan mati dengannya.."
Diantara Sahabat Nabi yang meninggal dalam akhir kemuliaan bersama Al-Qur'an adalah Sahabat Abdullah bin Mas'ud dan Sahabat Utsman bin Affan..
Sahabat Abdullah bin Mas'ud adalah sahabat mulia yang Nabi ﷺ memujinya dengan sabda beliau : ”Barangsiapa yang ingin membaca Al-Qur’an seindah sebagaimana diturunkan, maka bacalah sebagaimana bacaan Ibnu Ummi Abdi (Ibnu Mas’ud).” (HR Ahmad).
Begitupun Utsman radhiyallahu 'anhu yang mengkhatamkan Al-Qur'an dalam 1 rakaat di satu malam, yang mana beliau berkata : “Jika hati kita suci, maka ia tidak akan pernah merasa cukup (puas) dari kalam Rabb nya.”
Sahabat Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata :
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَعْلَمَ أَنَّهُ يُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ، فَلْيَنْظُرْ ، فَإِنْ كَانَ يُحِبُّ الْقُرْآَنَ ، فَهُوَ يُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ
"Barangsiapa yang ingin mengetahui apakah dirinya mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka perhatikan : sekiranya ia mencintai Al-Qur'an, maka ia mencintai Allah dan Rasul-Nya."
Atau :
مَنْ كَانَ يُحِبُّ أَنْ يَعْلَمَ أَنَّهُ يُحِبُّ الله عَزَّ وَجَلَّ فَلْيَعْرِضْ نَفْسَهُ عَلَى الْقُرْآنِ، فَإِنْ أَحَبَّ الْقُرْآنَ فَهُوَ يُحِبُّ الله عَزَّ وَجَلَّ، فَإِنَّمَا الْقُرْآنُ كَلامُ الله عَزَّ وَجَلَّ
“Siapa yang ingin mengetahui (apakah) dirinya mencintai Allāh (ataukah tidak), maka lihatlah (hubungan antara) dirinya dengan Al-Qur'an, jika ia mencintai Al-Qur'an maka pada hakekatnya ia mencintai Allāh ‘azza wa jalla, karena sesungguhnya Alquran adalah Kalāmullāh ‘azza wa jalla.”
Ibnu Shalah rahimahullah berkata:
قراءة القرآن كرامة أكرم الله بها البشر.
"Membaca Al-Qur'an adalah Kemuliaan (Karamah) yang Allah muliakan dengannya manusia."
Semoga mengena di hati kita..!
Sahabat Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu berkata : “Sungguh aku membenci, satu hari berlalu tanpa melihat (membaca) Al-Qur'an.”
🌷Bahaya mudhif🌷
(kunjungan orang tua)
Bagi santri mudhif itu seperti air 💧
Jika sesekali ia akan cukup menyegarkan 💦
Jika kebanyakkan ia akan menenggelamkan🌪
Menenggelamkan jiwa kemandirian❄
Menenggelamkan semangat💪
Pada akhirnya anak akan hanyut dalam karakter manja⚫
Dan jiwa-jiwa santri semakin lama akan semakin terkikis🔺
Biarkan ia menangis saat ini 😭
Kelak air matanya akan mampu menumbuhkan jutaan bunga💐
Biarkan ia sedih saat ini😥
karena suatu saat akan berganti dengan senyuman kebahagiaan🤗
Perhatikan📣
Tujuan kita memasukkan anak ke pesantren untuk dididik bukan untuk dikunjungi🙏
Langitkan doa🤲
tingkatkan amalan 🕌
Mereka adalah hafidz hafidzah alim alimah yang akan menghantarkan kita ke surga🌳
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
⭕Ketika anak mengeluh dan mengadu tentang pesantren⭕
Dengarkan ceritanya dengan baik🔍
beri ia waktu untuk meluapkan rasa📷
ketika selesai berikan ia senyuman terindah dan katakan padanya.
💎menuntut ilmu membutuhkan perjuangan💎
Perjuangan meninggalkan kenyamanan rumah🏛
berjuang untuk qonaah(menerima apa adanya)bukan selalu mencari apa yang tidak ada.
Tugas orangtua menguatkan dan meyakinkan bukan mengiyakan dan menyetujui setiap keluhan hingga mengajukan argumen yang berlebihan.
Biarkan ia mandiri menghadapi tantangan,rintangan hingga sikap sabar dan tanggung jawab akan segera tertanam.
Agar kelak ia mengerti bahwa kesuksesan akhirat dan dunia itu diraih dengan perjuangan dan pengorbanan
Dari Abu Huraira RA, ia berkata : “Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang bersedekah dengan sebiji korma yang berasal dari usahanya yang halal lagi baik (Allah tidak menerima kecuali dari yang halal lagi baik), maka sesungguhnya Allah menerima sedekah tersebut dengan tangan kanan-Nya kemudian Allah menjaga dan memeliharanya untuk pemiliknya seperti seseorang di antara kalian yang menjaga dan memelihara anak kudanya. Hingga sedekah tersebut menjadi sebesar gunung.” -Muttafaq’alaih.
DOKUMENTASI :
progress pembuatan jembatan Pondok Tahfidz Qolbun Salim
Tahfidz Qolbin Salim
Yuk! TEBAR PAHALA JARIYAH dengan bantu salurkan energi positif kepada adik-adik yatim dhuafa & Para Tahfidz untuk terus bersemangat membaca Al-Qur’an agar semakin banyak Insan Muda penghafal Qur’an
Silahkan transfer ke rekening RJA TAHFIDZ QUR'AN :
( BSI/ Bank Syariah Indonesia) A.N Nurfajri Auliah ) 1996102387
no telpon/wa : 085298047945
NB : Harap untuk konfirmasi bukti tf jika telah melakukan transaksi
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Telephone
Website
Address
Makassar
90216