11/03/2021
Assalamualaikum, Squad!
Part 3 of 3
Tadi kan sudah dijelaskan nih, bahwa Mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Al Aqsha menuju Sidratul Muntaha. Kalian penasaran ga sih bagaimana cara nabi naik ke Sidratul Muntaha?
Yukk, Kakak kasih tau yaaa. Ngumpul sini!!
Jadi, setelah dari Masjidil Al-Aqsa Nabi Muhammad SAW melanjutkan perjalanan ke Sidrotul Muntaha untuk bertemu dengan Allah SWT. Dalam perjalanannya, Nabi Muhammad SWT ditemani oleh Malaikat Jibril. Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Jibril pun naik secara bersama-sama dari langit kesatu hingga langit ketujuh menunggangi Burooq.
ποΈ Saat sampai di langit pertama, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan nabi pertama, Nabi Adam AS.
ποΈ Lanjut menuju langit kedua, di sini Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Isa AS dan Nabi Yahya AS.
ποΈ Naik lagi ke langit ketiga, Nabi Muhammad SAW kembali bertemu dengan nabi. Kali ini Nabi Muhammad SAW bertemu dengan nabi paling tampan yang pernah ada, Nabi Yusuf AS.
ποΈ Terus bergerak ke langit keempat, di langit keempat ini, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Idris AS.
ποΈ Selanjutnya di langit yang kelima, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Harun AS.
ποΈ Di langit keenam, Nabi Muhammad juga bertemu nih dengan Nabi Musa AS.
ποΈ Dan di lapisan langit tertinggi, langit ketujuh, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Bapak dari Para Nabi, Nabi Ibrahim AS.
Setelah sampai di langit yang ketujuh, Nabi Muhammad SAW kemudian diantar oleh Nabi Ibrahim AS menuju Sidratul Muntaha untuk menemui Allah SWT. Di Sidratul Muntaha inilah Nabi Muhammad SAW berdialog dengan Allah SWT dan memperoleh Wahyu untuk salat 50 kali sehari. Kemudian nabi Musa AS menyarankan agar Nabi Muhammad SAW meminta keringanan kepada Allah SWT karena mempertimbangkan kemampuan umat Nabi Muhammad. Setelah diberi keringanan, maka jumlah salat menjadi lima waktu dalam sehari. Dan mulai sejak saat itulah seluruh umat Islam berkewajiban untuk melaksanakan salat lima waktu. π