09/04/2015
AJAKAN KEPADA SELURUH ORANG YANG MENGHARAPKAN SURGA
Oleh: Muh. Muslih
Yang Kami Hormati,
Bapak Presiden dan Wakil Presiden RI
Para pejabat pusat maupun daerah di negeri ini,
Para pimpinan dan anggota MPR, DPR, DPD dan DPRD,
Para gubernur, bupati, walikota, camat, kepala desa se Indonesia
Para pengusaha dan pebisnis di Indonesia,
Para tokoh agama dan tokoh masyarakat di manapun berada,
Seluruh masyarakat Indonesia,
Dan siapa saja yang mengharapkan surga.
Assalaamu’alaikum wr. Wb.
Maaf, saya bukanlah siapa-siapa. saya hanya seorang masyarakat biasa yang berprofesi sebagai guru dan kebetulan mendapat amanah masyarakat sebagai ketua yayasan sebuah sekolah luar biasa (SLB). Bagi sebagian orang, mungkin akan beranggapan bahwa sebuah yayasan berarti badan amal milik orang-orang kaya. Dengan memiliki sekolah berarti itu adalah lahan basah yayasan. Maaf, itu salah. Bukan begitu yang sesungguhnya.
Sekolah ini menampung anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) yang hampir semua kebutuhan siswanya dibantu oleh gurunya. SLB ini didirikan karena keprihatinan pendirinya (alm) Pak Sagimin, seorang staf TU di sebuah sekolah negeri Magelang, yang melihat tetangganya satu keluarga anak beranak bisu tuli yang kerjanya sebagai buruh pemetik kelapa. Selain itu beliau juga mendapati anak-anak di tetangga desanya yang tuna netra. Akhirnya anak-anak tersebut ditampung di rumahnya dan dicarikan relawan dari para guru luar biasa dari Jogjakarta. Karena banyaknya anak yang dititipkan, ahirnya didirikanlah SLB yang bernaung dalam Yayasan Lembaga Pendidikan Maarif NU Muntilan hingga kini, namanya SLB Maarif Muntilan pada tahun 1984. Alamat sekolah tersebut adalah di Dusun Dalitan, Pucungrejo, Muntilan, Magelang Telp 0293 585203 KP 56414. SLB ini mendapatkan pembaharuan Surat Pendirian/Penyelenggaraan Seolah Swasta Nomor: 425.1/0004152 dari Dinas Dikbud Provinsi Jawa Tengah Tahun 2002. Pada hakekatnya, kami membantu pemerintah untuk mendidik ABK, khususnya di Magelang, karena di Kabupaten Magelang memang belum ada SLB Negeri sampai saat ini.
Kalau Anda bertanya tentang biaya pendidikan di SLB ini sangatlah murah. Hanya dengan SPP sebesar Rp 20.000 tiap bulan, maka anak=anak itu sudah bisa bersekolah di sini. Bahkan, sebagian besar dari mereka banyak yang tidak mampu membayar SPP ini, maka para gurunya yang nota benenya adalah DPK PNS dengan rela hati membeayai anak-anak itu. Bahkan bagi siswa yang rumahnya jauh disediakan asrama gratis beserta biaya makan. Memang ada beberapa anak orang kaya yang mampu membayar lebih dari biaya standar tadi, namun jumlahnya hanya sedikit. Jadi sekali lagi saya katakan bahwa yayasan ini murni karena keterpanggilan hati para pendiri dan guru-guru terhadap anak-anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekitar. Cukup banyak lho jumlahnya, semua ada 177 siswa yang terdiri dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA dengan bagian A,B,C. Semuanya Luar biasa, lho.
Namun saya sekarang dipusingkan dengan banyaknya siswa yang nendaftar di SLB ini namun tak bisa kami terima karena terbatasnya lahan. Kami harus membeli lahan tanah di depan sekolah seluas 2.113 m² dengan harga yang cukup mahal, yakni Rp 1,5 milyar. Itu semua pernah saya ceritakan lewat media sosial Facebook beberapa bulan yang lalu. Yayasan diberikan batas waktu hingga 30 April 2015 untuk melunasinya.
Sampai saat ini berbagai usaha telah dan sedang ditempuh oleh panitia. Ada yang lewat perorangan, pejabat, pengusaha, kelompok pengajian, serta mengundang tokoh-tokoh masyarakat, juga lewat media sosial di internet. Hasilnya sampai dengan tulisan ini dibuat baru mencapai Rp 364.770.000,- atau sekitar 25 %. Sekarang tanggal 9 April 2015, jadi tinggal 20 hari lagi yayasan harus melunasinya. Yah, sampai detik ini kami hanya bisa mengandalkan jurus pamungkas, harus berhutang untuk menutupi kekurangan itu. Paling tidak harus berhutang Rp 1 milyar pada akhir bulan ini. Semoga langkah terakhir ini tidak sampai terjadi, kalau toh terjadi, semoga kami mampu mencarikan jalan keluar untuk melunasinya.
Kami percaya masih ada banyak orang yang mau membantu kami. Insya alloh, kami akan selalu amanah. Dan kami belum pernah mencederai amanah tentang SLB ini. Kami yakin doa anak-anak berkebutuhan khusus sangat makbul bagi siapapun yang bersedia membantu mereka. Mereka adalah makhluk Allah yang diberikan keluar biasaan. Bagi yang tuna rungu, oleh Allah mereka ditutup pendengaran mereka terhadap hal-hal maksiyat. Bagi tuna netra, mereka pun ditutup matanya oleh Allah untuk melihat kemaksiyatan.
Bagi kami uang Rp 1,5 milyar sangatlah banyak. Namun bagi orang yang berharta lebih, itu mungkin tidak terlalu banyak. Dan yang pasti bagi siapaun yang ingin menginvestasikan hartanya dalam perniagaan dengan Allah, maka membantu membeli tanah untuk SLB, niscaya seperti mengkapling surga bagi dirinya di akhirat nanti. Amin.
Saya juga menghimbau kepada seluruh orang yang mengharapkan surga, pesanlah tiketmu lewat anak-anak berkebutuhan khusus di SLB Maarif Muntilan. Seberapapun Anda mampu silakan gunakan kesempatan ini. Apakah itu seharga sebungkus rokok Anda, seharga pulsa HP Anda sebulan, atau sebuah gelang emas 20 gram yang ingin Anda berikan pada SLB, kami persilakan. Transfer saja tiket surga Anda lewat rekening BRI Nomor 0251-01- 009271-53-6 a.n Panitia Pengadaan Tanah SLB Maarif Muntilan. Jangan sampai ajal menjemput kita belum sempat berinvestasi untuk kehidupan akhirat kelak. Karena sesal kemudian tak kan berguna. Dan janganlah menunda amal baik kita.
Kalau Anda bertanya apakah kami sekedar makelar yang hanya bicara namun tak berbuat? Tidak, Insya alloh kami amanah, semua panitia juga merupakan orang-orang yang pertama kali melakukan amal pengadaan tanah. Sesuai dengan kemampuan kami mulai dari 1 m² hingga 10 m² perorang kami telah berbuat. Hanya kami merasa tidak mampu memikul beban sebanyak itu, maka kami memberikan kesempatan pada Anda untuk ikut menanam di ladang amal tersebut. Semoga Alloh senantiasa meridloi langkah kita. Amin. Bagi yang belum mampu berinfaq, mohon bantuan doa dan sebarkan pesan ini pada yang lain, semoga Alloh menggerakkan hati mereka untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Jazakumulloh ahsanal jaza.
Hormat kami
Muh. Muslih
Ketua LP Maarif Muntilan/HP 081804030020