26/03/2012
Unsur -unsur dasar karya seni
rupa adalah unsur-unsur yang
digunakan untuk mewujudkan
sebuah karya seni rupa. Unsur-
unsur itu terdiri dari :
a. Titik /Bintik
Titik/bintik merupakan unsur
dasar seni rupa yang terkecil.
Semua wujud dihasilkan mulai
dari titik. Titik dapat p**a menjadi
pusat perhatian, bila berkumpul
atau berwarna beda.Titik yang
membesar biasa disebut bintik.
b.Garis
Garis adalah goresan atau batas
limit dari suatu benda, ruang,
bidang, warna, texture, dan
lainnya. Garis mempunyai
dimensi memanjang dan
mempunyai arah tertentu, garis
mempunyai berbagai sifat,
seperti pendek, panjang, lurus,
tipis, vertikal, horizontal,
melengkung, berombak, halus,
tebal, miring, patah-patah, dan
masih banyak lagi sifat-sifat yang
lain. Kesan lain dari garis ialah
dapat memberikan kesan gerak,
ide, simbol, dan kode-kode
tertentu, dan lain sebagainya.
Pemanfaatan garis dalam desain
diterapkan guna mencapai kesan
tertentu, seperti untuk
menciptakan kesan kekar, kuat
simpel, megah ataupun juga
agung. Beberapa contoh symbol
ekspresi garis serta kesan yang
ditimbulkannya, dan tentu saja
dalam penerapannya nanti
disesuaikan dengan warna-
warnanya
c. Bidang
Bidang dalam seni rupa
merupakan salah satu unsur seni
rupa yang terbentuk dari
hubungan beberapa garis.
Bidang dibatasi kontur dan
merupakan 2 dimensi,
menyatakan permukaan, dan
memiliki ukuran Bidang dasar
dalam seni rupa antara lain,
bidang segitiga, segiempat,
trapesium, lingkaran, oval, dan
segi banyak lainnya
d. Bentuk
Bentuk dalam pengertian bahasa,
dapat berarti bangun (shape)
atau bentuk plastis (form).
Bangun (shape) ialah bentuk
benda yang polos, seperti yang
terlihat oleh mata, sekedar untuk
menyebut sifatnya yang bulat,
persegi, ornamental, tak teratur
dan sebagainya. Sedang bentuk
plastis ialah bentuk benda yang
terlihat dan terasa karena adanya
unsur nilai (value) dari benda
tersebut, contohnya lemari.
Lemari hadir di dalam suatu
ruangan bukan hanya sekedar
kotak persegi empat, akan tetapi
mempunyai nilai dan peran yang
lainnya.
Bentuk atau bangun terdiri dari
bentuk dua dimensi (pola) dan
bentuk tiga dimensi. Bentuk dua
dimensi dibuat dalam bidang
datar dengan batas garis yang
disebut kontur. Bentuk-bentuk
itu antara lain segitiga, segi
empat, trapezium dan lingkaran.
Sedang bentuk tiga dimensi
dibatasi oleh ruang yang
mengelilinginya dan bentuk-
bentuk itu antara lain limas,
prisma, kerucut, dan silinder.
Sifat atau karakteristik dari tiap
bentuk dapat memberikan
kesankesan tersendiri seperti :
1) Bentuk teratur kubus dan
persegi, baik dalam dua atau tiga
dimensi memberi kesan statis,
stabil, dan formal. Bila menjulang
tinggi sifatnya agung dan stabil.
2) Bentuk lengkung bulat atau
bola memberi kesan dinamis,
labil dan bergerak.
3) Bentuk segitiga runcing
memberi kesan aktif, energik,
tajam, dan mengarah.