Yayasan Ponpes Darun Najah Lumajang

Yayasan Ponpes Darun Najah Lumajang Akun Resmi Yayasan Pondok Pesantren Darun Najah Lumajang

Unit Pendidikan Formal:

1. MTS Darun Najah
2. MA Darun Najah
3. SMK Darun Najah

www.darunnajah.id

Akun Resmi Yayasan Pondok Pesantren Darun Najah Lumajang yang dikelola oleh Badan Litbang Darun Najah.

Alhamdullih ananda ABDUL AZIZ ARIFIAN alumni Yayasan Ponpes Darun Najah Lumajang  lulus sersan dua Angkatan darat(serda)...
15/08/2026

Alhamdullih ananda ABDUL AZIZ ARIFIAN alumni Yayasan Ponpes Darun Najah Lumajang lulus sersan dua Angkatan darat(serda)

ANGKATAN DARAT

08/08/2026
Selamat dan sukses atas di raihnya santri Yayasan Ponpes Darun Najah Lumajang
21/07/2026

Selamat dan sukses atas di raihnya santri Yayasan Ponpes Darun Najah Lumajang

๐ŸŒฟ SELAMAT DATANG SANTRI BARU ๐ŸŒฟPONDOK PESANTREN DARUN NAJAHุฃูŽู‡ู’ู„ุงู‹ ูˆูŽุณูŽู‡ู’ู„ุงู‹ ุจูุญูุถููˆู’ุฑููƒูู…ู’"Selamat datang di rumah kedua...
08/07/2026

๐ŸŒฟ SELAMAT DATANG SANTRI BARU ๐ŸŒฟ
PONDOK PESANTREN DARUN NAJAH

ุฃูŽู‡ู’ู„ุงู‹ ูˆูŽุณูŽู‡ู’ู„ุงู‹ ุจูุญูุถููˆู’ุฑููƒูู…ู’

"Selamat datang di rumah kedua, tempat menimba ilmu, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT."

Jangan takut dengan awal yang baru. Betahlah di pondok, karena setiap perjuangan hari ini akan menjadi bekal kesuksesan di masa depan. Tetap semangat, istiqamah, dan jadilah santri yang membanggakan agama, orang tua, dan bangsa.

๐Ÿ“… 08 JULI 2026

ALUR KEDATANGAN SANTRI BARU PUTRI!
04/07/2026

ALUR KEDATANGAN SANTRI BARU PUTRI!

ALUR KEDATANGAN SANTRI BARU PUTRA
04/07/2026

ALUR KEDATANGAN SANTRI BARU PUTRA

27/06/2026

Kemeriahan dalam memperingati hari asyura' Yayasan Ponpes Darun Najah Lumajang menyelenggarakan shodoqoh sirri dengan saling tukar hadiah antar sesama teman!

Ketika Tawa Lebih Laku daripada Kapasitas KeilmuanSalah satu fenomena yang sering terlihat dalam dunia dakwah hari ini a...
26/06/2026

Ketika Tawa Lebih Laku daripada Kapasitas Keilmuan

Salah satu fenomena yang sering terlihat dalam dunia dakwah hari ini adalah kecenderungan sebagian masyarakat menilai kualitas penceramah dari seberapa lucu ceramahnya.

Di sisi lain, para ulama yang tekun mengkaji kitab dan mendalami ilmu justru sering kali kurang mendapatkan perhatian. Kedua hal ini perlu disikapi secara proporsional.

Seharusnya salah satu syarat utama dalam berdaโ€™wah adalah ketajaman keilmua di bidang agama seperti pernyataan yang di sampaikan oleh Allah SWT dalam Al-Qurโ€™an Surat Yusuf (12 )ayat 108

ู‚ูู„ู’ ู‡ุฐูู‡ู ุณูŽุจููŠู„ููŠ ุฃูŽุฏู’ุนููˆุง ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ู‰ ุจูŽุตููŠุฑูŽุฉู ุฃูŽู†ูŽุง ูˆูŽู…ูŽู†ู ุงุชู‘ูŽุจูŽุนูŽู†ููŠ ูˆูŽุณูุจู’ุญุงู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู…ุง ุฃูŽู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู…ูุดู’ุฑููƒููŠู†ูŽ

Dakwah bukanlah perlombaan mencari gelak tawa. Ukuran keberhasilan dakwah bukan berapa kali jamaah tertawa, melainkan seberapa banyak ilmu yang dipahami, diamalkan, dan mampu mengubah perilaku.

Ini merupakan salah satu fungsi ulamaโ€™ yakni sebagai panutan dalam menjaga agama

ุงู„ู’ุนูู„ูŽู…ูŽุงุกู ุฃูู…ูŽู†ูŽุงุกู ุงู„ุฑู‘ูุณูู„ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูุจูŽุงุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ ู…ูู†ู’ ุญูŽูŠู’ุซู ูŠูŽุญู’ููŽุธููˆู†ูŽ ู„ูู…ูŽุง ุชูŽุฏู’ุนููˆู†ูŽู‡ูู…ู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู

Artinya: "Para ulama adalah para pemegang amanah para rasul terhadap hamba-hamba Allah, karena merekalah yang menjaga ajaran yang mereka serukan kepada manusia." (Fakhruddin ar-Razi, Mafฤtฤซแธฅ al-Ghaib (at-Tafsฤซr al-Kabฤซr), jilid 18, hlm. 520.)

Jika yang dicari hanya hiburan, maka ceramah berisiko berubah menjadi tontonan, bukan tuntunan.

Namun demikian, bukan berarti humor harus dihilangkan sepenuhnya dari dakwah. Menjaga perhatian jamaah selama hampir satu jam tanpa kitab di tangan bukan perkara mudah.

Karena itu, selingan humor yang wajar dapat menjadi sarana untuk mengembalikan fokus, menghilangkan kejenuhan, dan memudahkan penyampaian pesan. Yang perlu dijaga adalah proporsinya: humor sebagai alat, bukan tujuan.

Dalam tradisi ulama pun kita menemukan kisah-kisah ringan dan anekdot yang membuat murid tersenyum. Tujuannya bukan melawak, tetapi menghidupkan majelis dan memudahkan pemahaman ilmu.

Adapun mengenai para ulama ahli kitab, tidak tepat jika seluruh perhatian diarahkan agar mereka mendominasi panggung-panggung ceramah. Tugas seorang ulama bukan hanya berbicara di hadapan massa, tetapi juga mendidik dan mencetak generasi penerus.

Mengajar kitab, membimbing santri, memperbaiki pemahaman, dan menanamkan adab merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan waktu dan konsentrasi.

Jika seorang kiai terlalu sibuk berpindah dari satu panggung ke panggung lain, maka waktu untuk kaderisasi ulama bisa berkurang. Padahal umat tidak hanya membutuhkan penceramah yang populer hari ini, tetapi juga ulama yang mampu melahirkan ulama pada masa mendatang.

Sebagaimana dawuh Syaikhina KH Maimoen Zubair, kaderisasi ulama lahir melalui โ€œngajiโ€, bukan sekadar โ€œpengajianโ€. Sebab

ุงู„ุนูู„ู’ู…ู ูŠูุคู’ุชูŽู‰ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฃู’ุชููŠ

"Ilmu itu didatangi, bukan datang sendiri."

Menjadi alim membutuhkan proses panjang: duduk di hadapan guru, membaca kitab secara sistematis, mencatat, mengulang pelajaran, berdiskusi, dan mengoreksi pemahaman selama bertahun-tahun.

Karena itu, jika kita benar-benar menghormati ulama ahli kitab, jangan hanya menghadiri ceramah umumnya. Hadirilah majelis kitabnya, tulislah ilmunya, pelajari karya-karyanya, dan teruskan tradisi keilmuan yang mereka wariskan. Sebab warisan ulama tidak cukup dijaga dengan kekaguman, tetapi dengan melanjutkan perjuangan ilmunya.

Wallฤhu aโ€˜lam.

Sumber FB pp anwar sarang

Address

Jalan Kh. Musthofa No. 5 Petahunan Sumbersuko
Lumajang
67316

Opening Hours

Monday 07:00 - 17:00
Tuesday 07:00 - 17:00
Wednesday 07:00 - 17:00
Thursday 07:00 - 17:00
Friday 07:00 - 17:00
Saturday 07:00 - 17:00
Sunday 07:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Ponpes Darun Najah Lumajang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Yayasan Ponpes Darun Najah Lumajang:

Shortcuts

Share