16/10/2020
Salah satu dari anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang terdiagnosa sebagai Retardasi Mental (RM).
Hisyam yang pada mulanya therapy di Klinik ABK Sayang Mama telah menunjukkan perilakunya yang kurang baik, bahkan dari segi akademiknya pun hisyam belum mampu sama sekali.
Namun setelah beberapa bulan barjalan, hisyam yang terdiagnosa Retardasi Mental ini pun telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik, mulai dari segi perilakunya maupun dari segi akademiknya.
*Apa itu Retardasi Mental?
Kecerdasan di bawah rata-rata dan seperangkat keterampilan kehidupan yang ada sebelum usia 18.
Retardasi mental atau disabilitas intelektual adalah gangguan intelektual yang ditandai dengan kemampuan mental atau intelegensi di bawah rata-rata. Orang dengan retardasi mental mempelajari kemampuan baru, namun lebih lambat.
Terdapat berbagai derajat retardasi mental, mulai dari ringan hingga sangat berat. Kemampuan intelegensi biasanya diukur dengan menggunakan skor IQ. Seseorang dikatakan retardasi mental apabila didapati skor IQ < 70.
*Gejala Retardasi Mental
Retardasi mental biasanya diketahui saat kecil. Terdapat beberapa gejala dan tanda dari retardasi mental pada anak-anak. Gejala ini muncul bergantung dari berat ringannya penyakit. Beberapa tanda dan gejala retardasi mental yaitu:
-Sering berputar, duduk-berdiri, merangkak, atau terlambat berjalan.
-Memiliki gangguan dalam berbicara, atau sering telat dalam berbicara.
-Lamban dalam memelajari sesuatu hal yang sederhana, seperti berpakaian, membersihkan diri, dan makan.
-Kesulitan mengingat barang.
-Kesulitan untuk berhubungan dengan orang lain.
-Gangguan perilaku, seperti tantrum.
-Kesulitan dalam diskusi penyelesaian masalah atau pola pikir logis.
Anak dengan retardasi mental berat biasanya akan disertai dengan masalah kesehatan lainnya. Masalah ini terkait kejang, gangguan mood (cemas dan autisme), kelainan motorik, gangguan penglihatan atau gangguan pendengaran.
Ayo bagi para orang tua agar sekiranya bisa lebih memperhatikan dan memprioritaskan anaknya sejak dini, jangan malu dan jangan minder.
Anak Berkebutuhan Khusus bukan untuk dijauhi ataupun dibedakan, mereka merupakan anak spesial dan istimewa yg di titipkan oleh tuhan untuk kita jaga.
Rangkul mereka dan didik mereka, jadikanlah mereka seperti anak-anak pada umumnya.
Sebab dibalik kekurangan mereka memiliki kelebihan yang luar biasa πππ