Forum Diskusi Ekonomi (by Eyiq Najib)

Forum Diskusi Ekonomi (by Eyiq Najib)

Share

Merupakan Forum belajar dan berdiskusi baik tentang ekonomi regional, ekonomi nasional, maupun ekonomi global.

22/12/2015

Berikut asumsi-asumsi RAPBN 2016. Bagaimana pendapat anda ?
1. Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen;
2. Tingkat Inflasi sebesar 4,7 persen;
3. Nilai tukar rupiah rata-rata Rp13.900/USD;
4. Tingkat suku bunga SPN 3 bulan sebesar 5,5 persen;
5. Harga minyak mentah Indonesia rata-rata USD50/barel;
6. Lifting minyak rata-rata 830 ribu barel/hari; dan
7. Lifting gas rata-rata 1.155ribu barel setara minyak.

27/07/2015

Untuk menarik lebih banyak FDI (Investasi Langsung), dunia usaha memerlukan perencanaan yang jelas, dan kebijakan-kebijakan yang bisa diprediksi.

27/07/2015

Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah pelemahan ekonomi gelobal, cara yang paling efektif adalah memaksimalkan pengeluaran dalam negeri terutama pengeluaran pemerintah. Namun pemerintah saat ini belum mampu mamaksimalkan pengeluarannya hal ini terlihat masih rendahnya serapan anggara. Hal ini terjadi karena masih kurang jelasnya perencanaan pemerintah dan di setiap kementerian, tidak adanya koordinasi antar kementrian, dan tidak sesuaianya dengan perencaan daerah.

30/03/2015

Menyerahkan sepenuhnya harga BBM ke mekanisme pasar, justru akan membuat ketidak pastian mengingat kondisi perekonomian internasional mash tidak stabil mestinya di buatkan jangka waktunya.

13/03/2015

BI dan Pemerintah harus tetap memantau dan mewasdai pelemahan Kurs Rupiah terhap US Dollar. Nilai tukar Rupiah yang Undervalued (Terlalu Lemah) menyebabkan barang-barang impor menjadi sangat mahal dan ini memungkinkan membahayakan perekononomian nasional mengigat ada baberapa jenis kebutuhan kita masih diimpor yang bisa memicu inflasi, selain itu juga akan bisa merugikan perusahaan-perusahaan dalam negeri yang bahan bakunya masih diimpor. Jika perusahaan tidak bisa mengatur strategi dalam mengatasinya dan gagal akan bisa menyebabkan penutupan dan akhir akan menyebabkan pengangguran.

17/12/2014

Tahukah anda harga keekonomian (harga tanpa disubsidi) BBM sebenarnya adalah 7.000-7.500 itu artinya harga dipatok 8.500, Pemerintah sudah memperoleh untung untuk perliternya 1000-1500 rupiah. Atau kalau pemerintah ingin menerapkan sistem subsidi tetap misalnya sebesar 1.000 rupiah untuk perliternya berarti BBM harus di jual pada harga 6.000-6.500 rupiah.
Kalau Pemerintah tetap harga tsb dengan berdalih subsidi dialihkan ke Bantuan (dengan berbagai jenis kartu ajaibnya) untuk orang miskin dengan 300.000 perorang, berarti sebenarnya tidak ada artinya, karena dampak kenaikan harga yang dihadapi masyarakat jauh lebih besar dari nilai bantuan tsb.
Kemudian kalau subsidi itu dugunakan untuk membangun infrastruktur baik jalan, pelabuhan, bandara maupun listrik sebenarkan tetap saja yang lebih banyak menikmatinya para orang kaya atau para pemodal kerena membutuhkan itu untuk mengembangkan usahanya.

Sebaiknya pemerintah berhati-hati dalam mengeluarkan kebijakan dan harus diasarkan dengan data dan fakta.

16/12/2014

Sy melihat Nilai tukar (kurs) Rupiah yang Under Valued (terlalu rendah) terhdap US Dolar, tapi kok belum ada sama sekali respon dari Pemerintah untuk mengantisifasinya. Takutnya nanti akan bisa menyebabkan perekonomian bergejolak seperti Krisis Moneter 1998.
Pemerintah sih membela diri dengan statemennya kalo rupiah melemah akan menyebabkan ekspor kita meningkat karena semakin kompetitif kemudian impor kita menjadi berkurang karena harganya meningkat.
Tapi kenyataannya belum terlihat tanda-tanda peningkatan eskpor ataupun penurunan impor.
Ya mudah-mudahan saja apa yang dikatakan pemerintah itu benar tidak membohongi publik degan keadaan ekonomi kita yang sebenarnya, yang ibaratnya kita itu tersenyum tapi dalam hati menangis.

Chiyee ternyata sy bisa juga mengelurkan kata-kata mutiara.

15/12/2014

Penurunan nilai tukar (kurs) Rupiah harus tetap di waspadai.
Karena penurunan nilai tukar rupiah memiliki efek domino. Di satu sisi penurunan nilai tukar rupiah bisa meningkatkan daya saing produk kita di pasar internasional dimana nilai tukar rupiah yang turun menyebabkan harga produk kita menjadi turun di pasaran internasional sehingga lebih kompetitif, Tetapi di sisi lain menyebabkan menggelembungnya atau membengkaknya utang luar negeri baik korporasi maupun pemerintah karena harus membayar lebih banyak lagi. Selain itu juga menyebabkan barang impor yang kita butuhkan apalagi yang belum mampu kita produksi sendiri harganya akan merangkak naik.
Yaa harapan kita semoga penurunan nilai tukar rupiah ini akan lebih banyak memberikan dampak positifnya ketimbang negatifnya.

26/11/2014

Kenaikan BBM bisa menyebabkan berkurangnya tingkat kemakmuran apalagi kenaikan BBM menyebabkan INFLASI yang kenaikan persentasinya di atas persentasi kenaikan UPAH/GAJI atau dengan kata lain INFLASI itu bisa menyebabkan PENDAPATAN RIIL masyarakat berkurang. Ya solusinya pertama mungkin ALIHKAN POS-POS BELANJA YANG KURANG PENTING KE POS-POS BELANJA YANG MENJADI PERIORITAS dan SEGERALAH MELAKUKAN PENYESUAIAN ULANG TERHADAP BUDGET ANDA.

Eeehhhhhmmmm..... Eyiq Najib Golden Ways.....
Ceritanya......

25/07/2014

Dari data pendapatan perkapita Asean terbaru, ternyata Indonesia akan sama makmurnya dengan Malaysia akan membutuhkan waktu sekita kurang lebih 65 tahun, itupun dengan asumsi pendapatan perkapita tidak ikut meningkat.

14/10/2013

Perdagangn bebs utk ASEN ato Asean Economi Comunity akn dilaksnakn th 2015 dan perdangn bebs dunia di thn 2020, sudh siapkh negara qt ?

03/10/2013

Hasil Rilis Data terbaru dari Bada Pusat Statistik (BPS) bulan September 2013, Thumben kali pertama Neraca Perdagangan Indonesia Surplus walaupun tidak seberapa dari total defisit yang sudah di alami. Tapi setidaknya mulai muncul angin segar.
Apa komentar anda ........... ?

Want your school to be the top-listed School/college in Lombok?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Telephone

Address


Jln. Labuhan Lombok Wanasaba
Lombok
83658