22/02/2026
Manusia-manusia antara Dimensi Hidup dan Dimensi Mati: Kebermanfaatan dan Ketidakkebermanfaatan: Inti Sari Nasihat Al-Imam Al-Ghazali dalam Kitab Ihya' Ulumiddin Bab I: Kitab Asrár al-Sa'adah wa Asrár al-Núr.
الناس من حيث نفعه بين الناس على أربعة اقسام:
الاول: الحياة فى الحياة
الثانى: الحياة فى الموت
والثالث: الموت فى الحياة
والرابع :الموت فى الموت.
واما الحياة فى الحياة مثل الانبياء والعلماء كانت حياتهم نافعة ومنفعة للناس عند حياتهم وبعد موتهم حياة عند الناس.
والقسم الثانى الموت فى الحياة مثل وفاة العالم ولو كان ميتا استمر ذكر نفعه ولو بعد موته.
والثالث: الموت فى الحياة مثل الظالم والفاسق والغفلان الذين كانوا ميتين حقيقة لعدم النفع بين الناس وانهم احياء.
والرابع: الموت فى الموت. الناس الذين لا نفع لهم فى حياتهم وان وجودهم كعدمهم.
والله أعلم بالصواب.
Arti teks:
Manusia dapat dibagi menjadi empat kategori berdasarkan manfaatnya bagi orang lain:
Pertama: Kehidupan dalam kehidupan
Kedua: Kehidupan dalam kematian
Ketiga: Kematian dalam kehidupan
Keempat: Kematian dalam kematian
Kehidupan dalam kehidupan adalah seperti para nabi dan ulama, yang kehidupan mereka bermanfaat dan membawa manfaat bagi orang lain, baik saat mereka masih hidup maupun setelah mereka meninggal.
Kehidupan dalam kematian adalah seperti seorang ulama yang telah meninggal, tetapi kenangan dan manfaatnya tetap ada dan terus berlanjut meskipun dia telah meninggal.
Kematian dalam kehidupan adalah seperti orang-orang yang zalim, fasik, dan lalai, yang sebenarnya mereka sudah mati secara hakiki karena tidak membawa manfaat bagi orang lain, meskipun mereka masih hidup.
Kematian dalam kematian adalah orang-orang yang tidak membawa manfaat bagi orang lain, baik saat mereka masih hidup maupun setelah mereka meninggal, sehingga keberadaan mereka sama saja dengan tidak ada.
Teks ini menjelaskan bahwa manusia dapat dibagi menjadi empat kategori berdasarkan manfaatnya bagi orang lain. Kategori pertama adalah kehidupan dalam kehidupan, yaitu orang-orang yang kehidupan mereka bermanfaat dan membawa manfaat bagi orang lain, seperti para nabi dan ulama.
Kategori kedua adalah kehidupan dalam kematian, yaitu orang-orang yang telah meninggal, tetapi kenangan dan manfaatnya tetap ada dan terus berlanjut, seperti seorang ulama yang telah meninggal.
Kategori ketiga adalah kematian dalam kehidupan, yaitu orang-orang yang zalim, fasik, dan lalai, yang sebenarnya mereka sudah mati secara hakiki karena tidak membawa manfaat bagi orang lain, meskipun mereka masih hidup.
Kategori keempat adalah kematian dalam kematian, yaitu orang-orang yang tidak membawa manfaat bagi orang lain, baik saat mereka masih hidup maupun setelah mereka meninggal, sehingga keberadaan mereka sama saja dengan tidak ada.
Asyyarhu:
الناس من حيث نفعه بين الناس على أربعة اقسام:
Manusia dapat dibagi menjadi empat kategori berdasarkan manfaatnya bagi orang lain
١-الاول: الحياة فى الحياة:
Kategori pertama
adalah kehidupan dalam kehidupan
٢-الثانى: الحياة فى الموت:
Kategori kedua adalah kehidupan dalam kematian
٣-الثالث: الموت فى الحياة:
Kategori ketiga adalah kematian dalam kehidupan
٤-الرابع :الموت فى الموت:
Kategori keempat adalah kematian dalam kematian
٥-مثل الانبياء والعلماء:
Contoh orang-orang yang termasuk kategori pertama adalah para nabi dan ulama
٦-مثل وفاة العالم:
Contoh orang-orang yang termasuk kategori kedua adalah seorang ulama yang telah meninggal
٧- مثل الظالم والفاسق والغفلان:
Contoh orang-orang yang termasuk kategori ketiga adalah orang-orang yang zalim, fasik, dan lalai
٨_ الناس الذين لا نفع لهم فى حياتهم:
Contoh orang-orang yang termasuk kategori keempat adalah orang-orang yang tidak membawa manfaat bagi orang lain
والله أعلم بالصواب.