Dayah Subulussalam AL-Waaliyyah

Dayah Subulussalam AL-Waaliyyah Pondok Pesantren SUBULUSSALAM ialah lembaga pendidikan islam yang didirikan sejak tahun1995 Oleh Al-M

Siapakah Orang Paling Cerdas Menurut Baginda Nabi Muhammad SAW ? Silahkan di simak dan shareAssalamualaikum Warahmatulla...
15/01/2022

Siapakah Orang Paling Cerdas Menurut Baginda Nabi Muhammad SAW ?
Silahkan di simak dan share

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillahi Rabbil Aalamin Allahumma Shalli Wasallim Alaa Sayyidina Muhammadin Wa Alaa Alihi Washabihi Wasallim

Semoga kita semuanya dalam lindungan Rahmat Kasih Sayang Allah dan Rasulnya Amiinnnn

Rasululullah SAW mengingatkan kita sebagai ummatnya bahwa sebaik-baik amal ialah yang dapat memberikan manfaat untuk akhirat, dan sepintar-pintarnya orang ialah orang yang selalu mengingat kematian dan mempersiapkan kehidupan untuk Akhiratnya. Dalam sebuah hadis Rasululah Shalallallahu Alaihi Wasallam Bersabda :

Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, “Aku pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu seorang Anshor mendatangi beliau, ia memberi salam dan bertanya, “Wahai Rasulullah, mukmin manakah yang paling baik?” Beliau bersabda, “Yang paling baik akhlaknya.”

“Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?”, ia kembali bertanya. Beliau bersabda, “Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259).

Maka antara salah satu Amalan Terbaik yang dapat memberikan manfaat setelah kematian dan di alam berikutnya sehingga Akhirat ialah Wakaf/Infaq/Sedekah , karna ia akan menjadi amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya walaupun sudah wafat,dan Insya Allah akan menjadi pelita dan peneman di alam barzakh hingga yaumil mahsyar, Rasululullah Shallallu Alaihi Wasallam Bersabda :

عن أبي هريرة رضي الله عنه: أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: إذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثَةِ: إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Dari Abu Hurairah RA berkata: Rasulullah bersabda: "Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak sholeh yang mendoakan kepadanya." (HR Muslim).

Maka sangatlah beruntung mukmin yang selalu mengingat kematian dan mempersiapkan diri dengan amal jariyah Sedekah untuk bekal setelah wafat.

Ketahuilah Saudaraku ! Makanan mewah dan lezat yang kita makan akan menjadi kotoran. Baju cantik mewah akan usang dan lapuk, semua harta yang kita gunakan untuk duniawi akan hilang dan habis sia-sia. Namun hanya ada satu Harta yang tidak akan pernah habis dan hilang, ialah harta yang disedekahkan, karna ia akan tetap kekal dalam catatan Amal kebaikan yang akan kita tuai hasilnya di Akhirat Kelak, Rasulullah SAW Bersabda ;

يَقُولُ الْعَبْدُ مَالِى مَالِى إِنَّمَا لَهُ مِنْ مَالِهِ ثَلاَثٌ مَا أَكَلَ فَأَفْنَى أَوْ لَبِسَ فَأَبْلَى أَوْ أَعْطَى فَاقْتَنَى وَمَا سِوَى ذَلِكَ فَهُوَ ذَاهِبٌ وَتَارِكُهُ لِلنَّاسِ
“Hamba berkata, “Harta-hartaku.” Bukankah hartanya itu hanyalah tiga: yang ia makan dan akan sirna, yang ia kenakan dan akan usang, yang ia beri yang sebenarnya harta yang ia kumpulkan. Harta selain itu akan sirna dan diberi pada orang-orang yang ia tinggalkan.” (HR. Muslim)

Maka Kami Mengajak bapak ibuk INFAQ/SEDEKAH Pembangunan asrama dewan guru Dayah Subulussalam Al-Waliyyah Aceh, Kisaran dana yang diperlukan sekitar 350 juta. Besar harapan kami bangunan asrama ini bisa terwujud dalam pertengahan tahun ini dengan bantuan bapak ibuk semuanya dan dengan izin Allah

Nomor Rekening Untuk Infaq
BSI : 7142417779 (A.N Dayah/Ppi Subulussalam
Konfirmasi Infaq WA : 082262110853

Atau Bisa Infaq Via Kitabisa com link 👇
https://kitabisa.com/infaquntukasramagurungaji

Alamat Dayah : jl. Medan-Banda Aceh, Ds Cibrek Kec. Syamtalira Aron Kab. Aceh Utara, Aceh

26/05/2020
Penerimaan Siswa Baru Masih Dibuka Hingga 30 Juni 2020 . Kuota Terbatas dan hanya bagi santriwan saja ( laki-laki ). Seb...
26/05/2020

Penerimaan Siswa Baru Masih Dibuka Hingga 30 Juni 2020 . Kuota Terbatas dan hanya bagi santriwan saja ( laki-laki ).
Sebarkan Ke Saudara-saudara yang lain Informasi ini. Jika ada ada kenalan dengan anak² Yatim Maka Bagikan Informasi Ini. Kami menggratiskan biaya bulanan bagi anak² Yatim. Pendidikan yang berkualitas ialah Hak bagi seluruh Aneuk Nanggroe.
Follow










تنعي مؤسسة  معهد سبل السلام الوالية  في وفاة السيد العلامة الفقيه الحبيب علي المشهور بن محمد سالم بن حفيظ مفتي مدينة تري...
26/05/2020

تنعي مؤسسة معهد سبل السلام الوالية في وفاة السيد العلامة الفقيه الحبيب علي المشهور بن محمد سالم بن حفيظ مفتي مدينة تريم بحضر موت
تغمده الله بواسع الرحمة والرضوان والنعيم الباقي الذي لا يزول.

وإنا لله وإنا إليه راجعون

Menuntut Ilmu Agama Bukanlah Sesuatu Yang Mudah, Melainkan Banyak Tantangan Dan Rintangan Dalam Belajar, Harus Patuh Pad...
07/02/2020

Menuntut Ilmu Agama Bukanlah Sesuatu Yang Mudah, Melainkan Banyak Tantangan Dan Rintangan Dalam Belajar, Harus Patuh Pada Guru Dan Peraturan Dayah dan lain-lain. Kenapa Demikian ? Karna Balasan Bagi Para Penuntut Ilmu Agama Ialah Ialah Surga

Rasulullah SAW Bersabada :

من سلك طريقا يلتمس فيه علما سهل الله له طريقا الى الجنة

"Siapa saja yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu agama,Maka Allah Akan memudahkan jalan baginya menuju Surganya"

10 Nasehat KH Hasyim Asy’ari Bagi Santri / Penuntut IlmuDalam Kitab-nya Adabul ‘Alim wal Muta’allim, KH.M.Hasyim Asy’ari...
01/02/2020

10 Nasehat KH Hasyim Asy’ari Bagi Santri / Penuntut Ilmu

Dalam Kitab-nya Adabul ‘Alim wal Muta’allim, KH.M.Hasyim Asy’ari merangkum etika-etika santri atau pelajar sebagaimana berikut:

Pertama, seorang santri hendaknya membersihkan hatinya dari segala hal yang dapat mengotorinya seperti dendam, dengki, keyakinan yang sesat dan perangai yang buruk. Hal itu dimaksudkan agar hati mudah untuk mendapatkan ilmu, menghafalkannya, mengetahui permasalahan-permasalahan yang rumit dan memahaminya.

Kedua, hendaknya memiliki niat yang baik dalam mencari ilmu, yaitu dengan bermaksud mendapatkan ridho Allah, mengamalkan ilmu, menghidupkan syariat Islam, menerangi hati dan mengindahkannya dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan sampai berniat hanya ingin mendapatkan kepentingan duniawi seperti mendapatkan kepemimpinan, pangkat, dan harta atau menyombongkan diri di hadapan orang atau bahkan agar orang lain hormat.

Ketiga, hendaknya segera mempergunakan masa muda dan umurnya untuk memperoleh ilmu, tanpa terpedaya oleh rayuan “menunda-nunda” dan “berangan-angan panjang”, sebab setiap detik yang terlewatkan dari umur tidak akan tergantikan. Seorang santri hendaknya memutus sebisanya urusan-urusan yang menyibukkan dan menghalang-halangi sempurnanya belajar dan kuatnya kesungguhan dan keseriusan menghasilkan ilmu, karena semua itu merupakan faktor-faktor penghalang mencari ilmu.

Keempat, menerima sandang pangan apa adanya sebab kesabaran akan ke-serba kekurangan hidup, akan mendatangkan ilmu yang luas, kefokusan hati dari angan-angan yang bermacam-macam dan hikmah hikmah yang terpancar dari sumbernya.

Imam As-Syafi’i Ra berkata, tidak akan bahagia orang yang mencari ilmu disertai tinggi hati dan kemewahan hidup. Tetapi yang berbahagia adalah orang yang mencari ilmu disertai rendah hati, kesulitan hidup dan khidmah pada ulama.

Kelima, pandai membagi waktu dan memanfaatkan sisa umur yang paling berharga itu. Waktu yang paling baik untuk hafalan adalah waktu sahur, untuk pendalaman pagi buta, untuk menulis tengah hari, dan untuk belajar dan mengulangi pelajaran waktu malam. Sedangkan tempat yang paling baik untuk menghafal adalah kamar dan tempat-tempat yang jauh dari gangguan. Tidak baik melakukan hafalan di depan tanaman, tumbuhan, sungai dan tempat yang ramai.

Keenam, makan dan minum sedikit. Kenyang hanya akan mencegah ibadah dan bikin badan berat untuk belajar. Di antara manfaat makan sedikit adalah badan sehat dan tercegah dari penyakit yang di akibatkan oleh banyak makan dan minum, seperti ungkapan syair yang artinya: “Sesungguhnya penyakit yang paling banyak engkau ketahui berasal dari makanan atau minuman.”
Hati dikatakan sehat bila bersih dari kesewenang-wenangan dan kesombongan. Dan tidak seorangpun dari para wali, imam dan ulama pilihan memiliki sifat atau disifati atau dipuji dengan banyak makannya. Yang dipuji banyak makannya adalah binatang yang tidak memiliki akal dan hanya dipersiapkan untuk kerja.

Ketujuh, bersikap wara’ (mejauhi perkara yang syubhat ‘tidak jelas ‘ halal haramnya) dan berhati-hati dalam segala hal. Memilih barang yang halal seperti makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan semua kebutuhan hidup supaya hatinya terang, dan mudah menerima cahaya ilmu dan kemanfaatannya. Hendaknya seorang santri menggunakan hukum-hukum keringanan (rukhsoh) pada tempatnya, yaitu ketika ada kebutuhan dan sebab yang memperbolehkan. Sesungguhnya Allah senang bila hukum rukhsohnya dilakukan, seperti senangnya Allah bila hukum ‘azimahnya (hukum sebelum muncul ada sebab rukhsoh) dikerjakan.

Kedelapan, meminimalisir penggunaan makanan yang menjadi penyebab bebalnya otak dan lemahnya panca indera seperti buah apel yang asam, buncis dan cuka. Begitu juga dengan makanan yang dapat memperbanyak dahak (balgham) yang memperlambat kinerja otak dan memperberat tubuh seperti susu dan ikan yang berlebihan. Hendaknya seorang santri menjauhi hal-hal yang menyebabkan lupa seperti makan makanan sisa tikus, membaca tulisan di nisan kuburan, masuk di antara dua unta yang beriringan dan membuang kutu hidup-hidup.

Kesembilan, meminimalisir tidur selama tidak berefek bahaya pada kondisi tubuh dan kecerdasaan otak. Tidak menambah jam tidur dalam sehari semalam lebih dari delapan jam. Boleh kurang dari itu, asalkan kondisi tubuh cukup kuat. Tidak masalah mengistirahatkan tubuh, hati, pikiran dan mata bila telah capek dan terasa lemah dengan pergi bersenang-senang ke tempat-tempat rekreasi sekiranya dengan itu kondisi diri dapat kembali (fresh).

Kesepuluh, meninggalkan pergaulan karena hal itu merupakan hal terpenting yang seyogyanya di lakukan pencari ilmu, terutama pergaulan dengan lain jenis dan ketika pergaulan lebih banyak-main-mainnya dan tidak mendewasakan pikiran. Watak manusia itu seperti pencuri ulung (meniru perilaku orang lain dengan cepat) dan efek pergaulan adalah ketersia-siaan umur tanpa guna dan hilang agama bila bergaul dengan orang yang bukan ahli agama. Jika seorang pelajar butuh orang lain yang bisa dia temani, maka hendaknya dia jadi teman yang baik, kuat agamanya, bertaqwa, wara ‘, bersih hatinya, banyak kebaikannya, baik harga dirinya (muru’ah), dan tidak banyak bersengketa: bila teman tersebut lupa dia ingatkan dan bila sudah sadar maka dia tolong.

𝐏𝐄𝐍𝐃𝐀𝐅𝐓𝐀𝐑𝐀𝐍 𝐒𝐀𝐍𝐓𝐑𝐈 𝐁𝐀𝐑𝐔  𝐓𝐈𝐍𝐆𝐊𝐀𝐓 𝐓𝐒𝐀𝐍𝐀𝐖𝐈𝐘𝐀𝐇/𝐒𝐌𝐏● 𝘼𝙉𝘼𝙆 𝙔𝘼𝙏𝙄𝙈 𝙂𝙍𝘼𝙏𝙄𝙎 𝘽𝙄𝘼𝙔𝘼 𝘽𝙐𝙇𝘼𝙉𝘼𝙉● 𝙂𝙍𝘼𝙏𝙄𝙎 𝙎𝙀𝙋𝘼𝙎𝘼𝙉𝙂 𝙎𝙀𝙍𝘼𝙂𝘼𝙈 𝙎𝙀𝙆𝙊𝙇𝘼𝙃● 𝙈𝙀𝙉𝙀𝙍...
31/01/2020

𝐏𝐄𝐍𝐃𝐀𝐅𝐓𝐀𝐑𝐀𝐍 𝐒𝐀𝐍𝐓𝐑𝐈 𝐁𝐀𝐑𝐔 𝐓𝐈𝐍𝐆𝐊𝐀𝐓 𝐓𝐒𝐀𝐍𝐀𝐖𝐈𝐘𝐀𝐇/𝐒𝐌𝐏

● 𝘼𝙉𝘼𝙆 𝙔𝘼𝙏𝙄𝙈 𝙂𝙍𝘼𝙏𝙄𝙎 𝘽𝙄𝘼𝙔𝘼 𝘽𝙐𝙇𝘼𝙉𝘼𝙉
● 𝙂𝙍𝘼𝙏𝙄𝙎 𝙎𝙀𝙋𝘼𝙎𝘼𝙉𝙂 𝙎𝙀𝙍𝘼𝙂𝘼𝙈 𝙎𝙀𝙆𝙊𝙇𝘼𝙃
● 𝙈𝙀𝙉𝙀𝙍𝙄𝙈𝘼 𝙎𝘼𝙉𝙏𝙍𝙄/𝙎𝙄𝙎𝙒𝘼 𝙋𝙄𝙉𝘿𝘼𝙃𝘼𝙉

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh !

Bapak Ibuk Yang Dimuliakan Oleh Allah SWT Memiliki Anak Yang Sholeh Dan Faham Ilmu Agama Serta Mengenal Allah Dan Rasulnya Merupakan Dambaan bagi setiap Orangtua. Sebab Anak Yang Sholeh Ia Akan Senantiasa Mendoakan Orangtuanya . Maka Anak Shaleh Ini ialah Aset Terbaik Bagi Setiap Orangtua.

Rasulullah SAW Bersabda :

إِذَا مَاتَ ابنُ آدم انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أو عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ. رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

”Apabila ‘anak Adam itu mati, maka terputuslah amalnya, kecuali (amal) dari tiga ini: sedekah yang berlaku terus menerus, pengetahuan yang d manfaatkan, Dan Anak Sholeh Yang Mendoakan Dia.” (HR Muslim)

Maka Salah Satu Wasilah ( Perantara ) Yang Bisa Menjadikan Anak Ayah Bunda Menjadi Anak Yang Shaleh Ialah Dengan Mengantarkan Anaknya Ke Dayah. Sebab Di Dayah Anak Anda Akan Didik Setiap Waktu Dan Harinya dengan Ilmu Agama,Belajar Ilmu Tajwid,Ilmu Nahu Sharaf, Ilmu Fiqh,Tauhid,Tashawuf,Ilmu Akhlak Dan Berbagai Ilmu Lainnya.

Maka Oleh Karna Itu Dayah Subulussalam Al-Waaliyyah Membuka Penerimaan Santri Baru Untuk Tingkat Tsanawiyah Bagi Anak Ibuk Bapak sekalian.

Dayah Subulussalam Al-Waaliyyah Merupakan Dayah Yang Mengunggulkan Program Pengkajian Kitab Kuning, Program Tahfidz Serta Program Berbahasa Asing (Arab & English). Juga Dipadukan Dengan Pendidikan Formal Di Bidang Umum Dan Sains Yang Mampu Membuat Dayah Bisa Terus Eksis Menjaga Dan Menyesuaikan Perkembangan Zaman Serta Membuat Santri Bisa Bersaing Dengan Pelajar Lain Yang Sekolah Di luar Dayah pada umumnya.

𝐅𝐀𝐒𝐈𝐋𝐈𝐓𝐀𝐒 𝐃𝐀𝐘𝐀𝐇
- Mushalla
- Asrama
- Ruang Belajar
- Perpustakaan
- Koperasi & Kantin
- Lapangan Voli & Badminton

𝐄𝐊𝐒𝐓𝐑𝐀𝐊𝐔𝐑𝐈𝐊𝐔𝐋𝐄𝐑
- Seni Tilawah
- Seni Kaligrafi
- Public Speaking ( Muhadharah )
- Seni Beladiri ( Pencak Silat )
- Olahraga

𝐓𝐄𝐍𝐀𝐆𝐀 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐉𝐀𝐑
- Guru Pengajar Merupakan Lulusan S1 & S2 Universitas Dalam Negeri
- Guru Pengajar Kitab Kuning Merupakan Lulusan Dayah Darussalam Labuhan Haji, Dayah Mudi Mesra Samalanga, Dayah Darul Huda Lueng Angen Lhoknibong dll

𝐏𝐄𝐑𝐒𝐘𝐀𝐑𝐀𝐓𝐀𝐍
- Siswa Laki-laki Lulusan MI/SD
- Mengisi Formulir Yang Telah Disediakan
- Menyerahkan Pas Photo 3×4 Dan 2×3 masing-masing 3 Lembar
- Fotocopy Kartu NISN 1 Lembar

𝐏𝐄𝐌𝐁𝐈𝐀𝐘𝐀𝐀𝐍
- Biaya Pendaftaran Gratis
- Gratis 1 Pasang Seragam Sekolah

𝐁𝐈𝐀𝐘𝐀 𝐁𝐔𝐋𝐀𝐍𝐀𝐍
- Biaya Makan Rp. 300.000
- Biaya Listrik RP. 20.000
Total RP. 320.000

𝐉𝐀𝐃𝐖𝐀𝐋 𝐏𝐄𝐍𝐃𝐀𝐅𝐓𝐀𝐑𝐀𝐍
- Setiap Hari
- Mulai Tanggal 1 February Hingga 30 Juni 2020

𝐓𝐄𝐌𝐏𝐀𝐓 𝐏𝐄𝐍𝐃𝐀𝐅𝐓𝐀𝐑𝐀𝐍
Sekretariat Dayah Subulussalam Sp.Cibrek
Kecamatan Syamtalira Aron Kab. Aceh Utara

𝐂𝐎𝐍𝐓𝐀𝐂𝐓 𝐏𝐄𝐑𝐒𝐎𝐍
- WA/CALL : 0852 6054 8910 ( Tgk. M. Zubir S.Pdi )
- WA/CALL : 0852 8854 1354 ( Tgk. Mahyul Ghina )
- CALL ONLY : 085261279286 ( Dayah Official )

Untuk Tanya-tanya dan informasi lainnya hubungi Nomor Yang Tertera Di atas !

Silahkan Di Share Mungkin Ada saudara anda yang butuh informasi :)

17 Keutamaan Menjadi Santri 1. Jalan Memperdalam Agama“Tidak sepatutnya bagi orang orang mu’min itu pergi semuanya ke me...
31/01/2020

17 Keutamaan Menjadi Santri

1. Jalan Memperdalam Agama

“Tidak sepatutnya bagi orang orang mu’min itu pergi semuanya ke medan perang, mengapa tidak pergi dari tiap tiap golongan diantara mereka untuk memperdalam agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya supaya mereka itu menjaga dirinya”. (QS At Taubah : 122).

Penjelasan dari firman tersebut ialah Allah memerintahkan kepada hambaNya untuk tidak semata berperang melawan orang kafir, tetapi juga memperdalam ilmu pengetahuan menurut islam agar menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain sebagaimana santri yang selalu mendalami ilmu agama dalam kesehariannya dan nantinya ia tentu akan menjadi seorang yang berguna dengan menyebarkan ilmunya kepada orang lain.

2. Mendapat Petunjuk Allah

Menjadi seorang santri ialah memiliki hari hari yang penuh untuk belajar agama dan mendekat kepada Allah, hal tersebut akan membuatnya memiliki derajat yang lebih tinggi sehingga dalam kesehariannya ia selalu mendapat petunjuk karena selalu bersemangat mencari ilmu dan mencari hidayah dariNya. ayat ayat Al Qur’an tentang ilmu menjelaskan bahwa orang yang berlmu mendpaat derajat lebih tinggi. “Barang siapa menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk niscaya dia melapangkan dadanya untuk memperdalam islam”. (QS Al An’am : 125).

3. Derajatnya Lebih Tinggi

“Niscaya Allah akan meninggikan orang yang beriman dan orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. (QS Al Mujadilah : 11). Jelas dari firman tersebut bahwa menjadi seorang santri yang rajin menuntut ilmu karena Allah mendapat derajat yang lebih tinggi di mata Allah jika ilmu tersebut dicari dan dipergunakan dengan niat semata karena Allah dimana manfaat ilmu dalam pandangan islam ialah menjadi dasar pada semua aspek kehidupan.

4. Mendapat Kebaikan di Akherat

“Barang siapa dikehendaki Allah dengan kebaikan dunia dan akherat maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama”. (HR Bukhari). Menjadi seorang santri dan mampu memahami ilmu agama islam merupakan salah satu anugrah yang wajib disyukuri sebab mendapat hidayah dan petunjuk dari Allah untuk senantiasa memahami tentang islam sebagaimana para sahabat Rasulullah terdahulu yang selalu belajar tentang islam dan menjadikannya bagian untuk mengabdi kepada Allah sebagai wujud keutamaan iman dalam islam yang dimiliki.

5. Mendapat Naungan di Hari Akhir

“Ada 7 golongan yang mendapat naungan Allah di hari akhir… remaja yang senantiasa beribadah kepada Allah SWT, seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan masjid…”. (HR Muslim). seorang santri identik dengan remaja yang senantiasa taat dengan Allah dan orang orang yang senantiasa dekat dengan masji dimana kegiatan di pondok pesantren hampir semuanya berhubungan dengan masjid sehingga mereka akan mendapat ketenangan di hari akhir nanti.

6. Berada dalam Jalan lurus

“Barang siapa yang keluar dalam rangka menuntut ilmu maka ia dalam jalanNya Allah SWT hingga ia kembali”. (HR Muslim). jelas dari hadist tersebut bahwa seorang yang berkeinginan dan telah menjadi santri ia selalu bepergian atau berada di suatu tempat dalam rangka untuk beribadah kepadaNya dan urusan yang dilakukannya tersebut menjadi jalan untuknya untuk senantiasa mendekat pada Allah sehingga baginya adalah jalan yang lurus.

7. Jalan Menuju Surga

“Barang siapa meniti satu jalan untuk mencari ilmu, niscaya dengan hal itu Allah mudahkan baginya jalan menuju surga”. (HR Abu Dawud). Menuntut ilmu sebagaimana yang dilakukan oleh seorang santri akan mempermudah jalannya menuju surga karena sepanjang hidupnya diisi denga urusan yang bermanfaat yang selalu mendekatkan dirinya pada agama, ia akan terlindung dari segala marabahaya dan menjadi calon penghuni surga.

8. Dosa Dosanya Diampuni

Setiap manusia tentu tidak ada yang sempurna, pasti pernah berbuat kesalahan termasuk para santri, tetapi para santri senantiasa menutup kesalahan tersebut dengan segala kegiatan yang berpahala seperti menuntut ilmu sehingga ia mendapat ampunan dari dosa dosanya. “Dan sesungguhnya penghuni langit dan di bumi, sampai ikan ikan di lautpun memohonkan ampun untuk orang orang yang berilmu”. (HR Tirmidzi).

9. Mewarisi Ilmu Nabi

“Dan sesungguhnya para Nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham, tetapi mewariskan ilmu. Barang siapa yang mengambilnya maka dia telah mengambil bagian banyak”. (HR Ibnu Majah). Menjadi seorang santri yang selalu belajar sepanjang hidupnya bagaikan mewarisi ilmu Nabi karena dengan menjadi santri ia belajar mengenai semua hal tentang agama dalam lingkup yang luas yang orang biasa tidak mengetahuinya, ilmunya adalah istimewa.

10. Amalan Paling Utama

“Tidak ada suatu amal perbuatan yang lebih utama daripada menuntut ilmu kalau ia niatnya benar”. (Miftah Daaris Saa’dah). Banyak amal perbuatan yang bernilai mulia di sisi Allah, salah satu amalan yang paling utama ialah beribadah dengan cara belajar dan mempelajari agama Allah sebanyak banyaknya seperti yang dilakukan para santri, mereka melakukan amalan yang utama yang diperintahkan oleh Allah.

11. Perintah Allah

“Pelajarilah ilmu karena sesungguhnya mempelajari ilmu karena Allah adalah taqwa kepadaNya, mengkajinya adalah tasbih, mencarinya adalah ibadah, menelitinya adalah jihad dan mengajarkan kepada orang yang tidak mengetahui adalah sedekah”. (Mu’adz Jabal). Menjadi seorang santri yang hanya berniat untuk mengharap ridho Allah di sepanjang hidupnya ia akan dilihat sebagai orang yang bertaqwa karena telah mengabdikan dirinya untuk belajar dan memahami tentang islam.

12. Lebih Baik dari Harta

“Ilmu lebih baik dari harta sebab ilmu selalu menjagau sedangkan engkau yang selalu menjaga harta”. (Ali bin Abi Tholib). Dari hadist tersebut dapat diambil pelajaran bahwa ilmu memang lebih baik drari harta, memiliki ilmu yang banyak akan selalu berada dalam jiwa dan terus berkembang pahalanya jika diamalkan dan diterapkan dalam kehidupan, tetapi memiliki harta hanya akan habis dan menguap jika dalam penggunaannya tidak sesuai jalan Allah serta harta tidak akan dibawa mati.

13. Merupakan Kebutuhan Dasar

“Kebutuhan manusia terhadap ilmu itu melebihi kebutuhannya terhadap makan dan minum sebab ilmu dibutuhkan sepanjang tarikan nafasnya”. (Imam Ahmad bin Hambal). Manusia memang memiliki kebutuhan dasar berupa ilmu sebagaimana yang dilakukan santri dalam kehidupan keseharian yang selalu belajar, ilmu memang dibutuhkan sebab dalam kehidupan sehari hari dalam melakukan urusan tentu membutuhkan ilmu agar tidak tersesat.

14. Terbiasa Hidup Disiplin

Hidup sebagai santri di pondok pesantren akan terbiasa disiplin sebab umumnya telah memiliki aturan yang jelas. Dalam sehari hari akan dibiasakan berpuasa rutin, shalat berjamaah, juga menjalankan shalat malam dan mebaca Al Qur’an secara rutin sehingga kebiasaan baik tersebut akan selalu tertana dan menjadi sebuah nilai kebaikan.

15. Ilmu Sosialisasi

Jelas diketahui bahwa hidup di pesantren bersama banyak orang dari berbagai kalangan dan status sosial akan membuat kesadaran bagaimana cara bergaul yang benar dan bagaimana cara bersosialisasi seperti saling menghargai, saling membantu, saling mengingatkan dalam kebaikan, juga saling menjaga satu sama lain agar senantiasa berada dalam jalan Allah yang lurus.

16. Belajar Kesederhanaan

Di pondok pesantren seorang santri akan terbiasa makan bersama dengan teman teman dengan makanan yang sederhana namun tetap diperhatikan kesehatannya, hal demikian akan mencegah dari sifat boros yang dapat menghancurkan diri sendiri serta membuat kesadaran untuk belajar sederhana walaupun mungkin memliki kemampuan lebih untuk membeli banyak makanan.

17. Fokus Beribadah

Seorang santri akan menjadi telah dibiasakan menjalankan rutinitas sehari hari sesuai jadwal, ia akan fokus beribadah dengan sendirinya sebab telah terbiasa disiplin yakni terbiasa fokus shalat 5 waktu tepat waktu, fokus berpuasa, shalat malam, juga membaca Al Qur’an. Hal ini akan menjadi kebiasaan baik yang selalu terterap dalam dirinya hingga ia dewasa.

30/01/2020

Jangan Duduk Terlalu Dekat Dengan Guru

Diwaktu belajar, hendaklah jangan duduk terlalu mendekati gurunya, selain bila terpaksa. Duduklah sejauh antar busur panah. Karena dengan begitu, akan terlihat mengagungkan sang guru.

Jangan Memilih Ilmu SendiriHendaklah sang murid jangan menentukan pilihan sendiri terhadap ilmu yang akan dipelajari. Ha...
29/01/2020

Jangan Memilih Ilmu Sendiri

Hendaklah sang murid jangan menentukan pilihan sendiri terhadap ilmu yang akan dipelajari. Hal itu dipersilahkan sang guru untuk menentukannya, karena dialah yang telah berkali-kali melakukan percobaan serta dia p**a yang mengetahui ilmu yang sebaiknya diajarkan kepada seseorang dan sesuai dengan tabiatnya.

MENGAGUNGKAN ILMU DAN AHLI ILMUPenting diketahui,    Seorang pelajar tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak p**...
27/01/2020

MENGAGUNGKAN ILMU DAN AHLI ILMU

Penting diketahui, Seorang pelajar tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak p**a ilmunya dapat bermanfaat, selain jika mau mengagungkan ilmu itu sendiri, ahli ilmu, dan menghormati keagungan gurunya.

Termasuk arti mengagungkan ilmu, yaitu menghormati pada sang guru
Sayyidina Ali Berkata :

أنا عبد من علمنى حرفا واحدا، إن شاء باع، وإن شاء استرق

“Sayalah menjadi hamba sahaya orang yang telah mengajariku satu huruf. Terserah padanya, saya mau dijual, di merdekakan ataupun tetap menjadi hambanya.”

Memang benar, orang yang mengajarmu satu huruf ilmu yang diperlukan dalam urusan agamamu, adalah bapak dalam kehidupan agamamu.

Termasuk arti menghormati guru, yaitu jangan berjalan di depannya, duduk di tempatnya, memulai mengajak bicara kecuali atas perkenan darinya, berbicara macam-macam darinya, dan menanyakan hal-hal yang membosankannya, cukuplah dengan sabar menanti diluar hingga ia sendiri yang keluar dari rumah.

Pada pokoknya, adalah melakukan hal-hal yang membuatnya rela, menjauhkan amarahnya dan menjungjung tinggi perintahnya yang tidak bertentangan dengan agama, sebab orang tidak boleh taat kepada makhluk dalam melakukan perbuatan durhak kepada Allah Maha Pencipta. Termasuk arti menghormati guru p**a, yaitu menghormati putera dan semua oarang yang bersangkut paut dengannya.

Barang siapa melukai hati sang gurunya, berkah ilmunya tertutup dan hanya sedikit kemamfaatannya.

Semoga Bermanfaat


Address

Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Cibrek Baroh, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara
Lhoksukon
24381

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dayah Subulussalam AL-Waaliyyah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Dayah Subulussalam AL-Waaliyyah:

Shortcuts

Share