30/08/2026
Himpunan Santri Banten Selatan (HISBAN'S) merupakan sebuah organisasi yang didirikan pada 7 Syawal 1444 H.
Gagasan awal pembentukan HISBAN'S lahir dari pemikiran sejumlah santri yang berdomisili di wilayah Wanasalam–Malingping, Banten Selatan, yang memiliki perhatian terhadap perkembangan kehidupan santri serta hubungan santri dengan masyarakat. Berangkat dari pengalaman yang sama, muncul kesadaran bahwa santri di Banten Selatan membutuhkan sebuah wadah yang dapat menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi, bertukar gagasan, dan memperluas jejaring antarsantri.
Atas dasar gagasan tersebut, HISBAN'S kemudian direalisasikan sebagai wadah bersama bagi para santri, khususnya di wilayah Banten Selatan, untuk mempererat ukhuwah, silaturahmi, dan kebersamaan, sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih luas dengan masyarakat di luar lingkungan pesantren.
HISBAN'S hadir dengan membawa semangat kebersamaan di tengah keberagaman latar belakang. Setiap anggota dapat berasal dari pesantren, lingkungan akademik, maupun berbagai ruang pengabdian dan kehidupan sosial kemasyarakatan, dengan pengalaman dan pandangan yang berbeda-beda. Keberagaman tersebut tidak dipandang sebagai penghalang, melainkan sebagai kekuatan untuk saling belajar dan memperluas wawasan.
Selain menjadi wadah silaturahmi, HISBAN'S juga berkomitmen menjaga ruang organisasi agar tetap inklusif dan tidak terjebak pada fanatisme golongan. Artinya, perbedaan latar belakang, tradisi keilmuan, maupun afiliasi organisasi tetap dihormati. Namun, ketika berada dalam ruang HISBAN'S, seluruh anggota mengedepankan persaudaraan, saling menghargai, keterbukaan, dan kepentingan bersama, tanpa menjadikan perbedaan golongan sebagai alasan untuk merasa paling benar atau merendahkan pihak lain.
Dengan demikian, HISBAN'S diharapkan dapat menjadi ruang perjumpaan, persatuan, dan pengembangan kapasitas santri, khususnya di Banten Selatan, yang tidak hanya merawat silaturahmi, tetapi juga mendorong tumbuhnya santri yang memiliki wawasan keilmuan, kepedulian sosial, serta kemampuan untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.