Rekayasa Perangkat Lunak Smk Negeri 2 Kota Langsa Aceh Indonesia

Rekayasa Perangkat Lunak Smk Negeri 2 Kota Langsa Aceh Indonesia Rekayasa perangkat lunak (RPL, atau dalam bahasa Inggris: Software Engineering atau SE) adalah satu

10/01/2015

uchihaandika.wordpress.com

24/10/2014

“RPL” Bagi
mahasiswa
yang ingin
mendapatkan
materi mata
kuliah Rekayasa
Perangkat
Lunak (RPL)
silahkan
download
materi nya disini….. PL adalah sekelompok
item atau objek Yang membentuk
“konfigurasi” dimana di dalamnya
termasuk : • instruksi/program • dokumen • struktur data PL adalah Program-
program komputer
beserta
dokumentasinya,
seperti requirement,
model desain dan user manual. 1. Instruksi atau
program komputer
yang ketika
dieksekusi akan
memberi fungsi dan
hasil yang diinginkan. 2. Struktur Data yang
memungkinkan
program memanip**asi
informasi 3. Dokumen yang
menggambarkan
operasi dan
penggunaan program.

24/10/2014

Materi Rekayasa
Perangkat Lunak Rekayasa Perangkat Lunak merupakan salah satu mata kuliah yang di dapat pada jurusan Informatika, biasanya sekitar semester 6. Rekayasa perangkat Lunak membahas mengenai semua hal yang berkaitan dengan pengembangan suatu perangkat lunak atau yang biasa kita kenal sebagai software, meskipun perangkat lunak tidak hanya software saja terkadang juga batch programming, prosedur ataupun class dan lain sebagainya. Rekayasa perangkat lunak juga menjadi salah satu jurusan di SMK di Indonesia. Adapun pembahasan materinya di dalam sekolah menengah kejuruan menjelaskan semua tentang proses- proses pembuatan suatu perangkat lunak, tetapi lebih ditekankan didalam proses coding dan pembuatannya saja untuk analisis dan beberapa komponen lain masih belum di perdalam. Rekayasa perangkat lunak sebenarnya adalah proses update atau pengubahan suatu perangkat lunak yang bertujuan untuk mengembangkan,
memelihara serta membangun suatu perangkat lunak agar dapat bekerja secara efisien dan efektif bagi user. Didalam perkuliahan materi rekayasa perangkat lunak secara garis besar ada 6 materi yaitu : 1. Pengenalan Rekayasa
Perangkat Lunak 2. Konsep dasar rekayasa
perangkat lunak 3. Metode Pengembangan
perangkat lunak 4. Analisis Risiko 5. Persiapan Project
perangkat lunak 6. Analisis Desain 7. Testing dan
implementasi Di dalam materi pengenalan rekayasa perangkat lunak yang pertama dipelajari adalah materi secara umum yaitu pengertian berdasarkan kesepakatan serta beberapa tokoh, definisi secara umum, sejarah, perkembangan, tokoh- tokohnya. Di dalam materi ini juga di jelaskan tentang perangkat lunak secara umum, mulai dari karakteristik suatu perangkat lunak, tujuan pembuatan dari beberapa sisi baik itu dari sisi pengguna, dari sisi sponsor atau pihak yang mendanai ataupun dari sisi pengembang. Konsep Dasar Rekayasa Perangkat Lunak . Didalam materi ini di jelaskan tentang konsep-konsep dasar dalam mengembangkan suatu perangkat lunak. Dijelaskan juga tentang rekayasa perangkat lunak di dalam dunia praktis atau lapangan. Di dalam materi ini juga di jelaskan tentang siklus suatu rekayasa perangkat lunak mulai dari pra produksi, pengembangan, pasca produksi hingga rekayasa atau yang biasa kita lakukan dalam software adalah patch (menutupi kekurangan). Di sini juga dijelaskan mengenai tingkatan perangkat lunak, jenis-jenis perangkat lunak dan perkembangan perusahaan perangkat lunak. Metodologi pengembangan perangkat lunak atau disebut juga model proses atau paradigma rekayasa perangkat lunak adalah suatu strategi pengembangan yang memadukan proses, metode, dan perangkat (tools). Didalam matei ini di jelaskan mengenai metode- metode pengembangan perangkat lunak yang pernah di pakai dan sering di
pergunakan di dalam mengembangkan software diantaranya metode sekuensial linier, prototype, RAD, Fouth Generation Techniques (4GT) , spiral, metode Proses Perangkat Lunak Evolusioner (pertambahan, spiral, konkruen), dan metode formal. Analisis Resiko,di dalam matei ini di jelaskan mengenai resiko-resiko yang akan di hadapi dalam pengembangan suatu perangkat lunak. Di sini dijelaskan semua mengenai jenis-jenis resiko kemudian bagaimana menanganinya atau memanagement suatu resiko. Dan Bagaimana suatu resiko itu dapat di manfaatkan sebagai referensi di dalam pengembangan perangkat lunak dan selanjutnya. Persiapan Project Perangkat Lunak, di dalam materi ini menjelaskan apa saja yang perlu di siapkan di dalam mengembangkan suatu project perangkat lunak. materi ini menjelaskan tentang manajemen proyek suatu pengembangan perangkat lunak berdasarkan tahap-tahap pengembangan yang baik, mulai dari Initiating(proyek sedang dalam proses untuk dipilih/disetujui, disponsori, didanai, dan diluncurkan. Planning (perencanaan adalah proses yang berulang dan menggambarkan proses bagaimana proyek akan dilaksanakan hingga selesai),
Executing (setelah proyek direncanakan, tim proyek memulai pekerjaannya), Controlling (selama tim proyek mengerjakan tugasnya, project manager mengontrolnya) dan yang terakhir adalah Closing (setelah proyek diselesaikan project manager akan menutup proyek software). Materi berikutnya adalah Analisis desain. Di dalam materi ini di jelaskan tentang sistem informasi, fase-fase analisis desain, maintenance sistem, case tools, metodologi alternatif. Materi yang terakhir adalah Testing dan Implementasi. Di
jelaskan secara umum karakterisk strategi pengujian perangkat lunak, tahapan-tahapan proses pengujian, dijelaskan p**a faktor-faktor apa saja yang di perlukan didalam pengujian suatu perangkat lunak. Kemudian pengimplementasian kepada
user seperti apa dan bagaimana suatu rekayasa dianggap berhasil atau gagal. Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak biasanya memiliki prasayarat algoritma 1 dan 2, hal ini bertujuan agar mahasiswa yang mengampu dapat memahami secara menyeluruh materi yang akan di dapat sehingga tidak perlu lagi mengulang materi yang sudah di dapat sebelumnya. Itulah sedikit penjelasan mengenai Materi rekayasa perangkat lunak , untuk modul rekayasa perangkat lunak bisa di download di LINK ini. Salam dumay (^_^) Materi Rekayasa
Perangkat Lunak Materi Rekayasa
Perangkat Lunak Berbagi

24/10/2014

Apa itu Perangkat Lunak (PL)? Jawab: Perangkat Lunak adalah seluruh perintah
yang digunakan untuk
memproses informasi.
Perangkat Lunak dapat
berupa program atau
prosedur. Apa itu Program dan Prosedur ? Jawab: Program adalah kump**an perintah yang
dimengerti oleh komputer,
sedangkan Prosedur adalah perintah yang
dibutuhkan oleh pengguna
dalam memproses
informasi. Apa itu Rekayasa Perangkat Lunak ? Jawab:
Klasik= Penerapan prinsip
engineering untuk
memperoleh software
yang ekonomis, reliable
dan bekerja efisien pada komputer. IEEE= (1) Penerapan secara
sistematis, disiplin
pendekatan terukur pada
pengembangan
pengoperasian dan
pemeliharaan software (2) Studi terhadap (1). Jadi, Rekayasa Perangkat Lunak adalah ilmu yang membahas
semua aspek produksi Perangkat Lunak , dari tahap awal yaitu analisa
kebutuhan pengguna,
menentukan spesifikas
dari kebutuhan pengguna,
desain, pengkodean,
pengujian sampai pemeliharaan sistem
setelah digunakan. Tujuan dari pembelajarn Rekayasa Perangkat
Lunak adalah dimana kita bisa menekan Biaya (baik pembuatan dan
perawatan) seminim dan
serendah mungkin dan
memanfaatkan Waktu yang diberikan secara
efektif dan efisien
sehingga menghasilkan
Kinerja yang tinggi, andal
dan tepat waktu.
Lebih mudahnya dipahami lewat gambar dibawah ini
tentang tujuan Rekayasa Perangkat Lunak . Gambar Segitig Biaya, Waktu, Sejarah masuknya mata
kuliah Rekayasa Perangkat Lunak ke perguruan tinggi
dikarenakan telah
terjadinya krisis Perangkat Lunak pada tahun 1960-an. Hal ini
dipicu oleh banyaknya
kegagalan produksi Perangkat Lunak sehingga anggaran dana
pun semakin menipis dan
faktor lainnya. Selain itu,
pada masa itu juga Rekayasa Perangkat
Lunak hanya menjadi konsumsi bagi kalangan
bisnis dan cuma
berkembang di kalangan
bisnis (jalan di tempat).
Untuk itulah diadakan
pertemuan dan akhirnya dimasukkanlah Rekayasa Perangkat Lunak di perguruan tinggi sebagai
mata kuliah dengan
harapan akan berkembang
di masa mendatang. Bill Gates dengan
Microsoft-nya dianggap
sebagai intelektual muda
yang lahir dari perguruan
tinggi. Rekayasa Perangkat Lunak hanyalah sebuah teori,
tetapi patut diketahui RPL berkaitan erat dengan
semua bidang yang akan
digeluti oleh lulusan
komputer seperti, bisnis
dan manajemen. Dan Bill
Gates pun mengamalkan apa yang diketahuinya
tentang Rekayasa Perangkat Lunak pada Microsoft. Rekayasa disini bukan berarti konotasi negatif
terhadap Perangkat Lunak . Rekayasa diarahkan kepada positif Perangkat Lunak nya. Menghasilkan yang
terbaik, bermanfaat dan
kemaslahatan manusia.
Perkembangan hardware
(perangkat keras) yang
cepat membuat software (Perangkat Lunak ) harus ikut menyesuaikan. aku di Kuliah
Perdana dan Terakhir
Rekayasa Perangkat
Lunak. Pertama kali aku
turun kuliah tersebut dan
terakhir aku tidak masuk perkuliahan ini. Dimana
aku mengganti mata
kuliah ini dengan mata
kuliah lain. Berarti tahun
depan ketemu lagi sama
mata kuliah ini. Huft!

24/10/2014

Mata Kuliah
Rekayasa Perangkat
Lunak
Sebuah Software dibuat tidak dengan cara yang instan, butuh waktu yang relativ lama atau mungkin dapat lebih dari 1 tahun dalam proses pembuatan nya. Tergantung dengan seberapa besar fungsi dan dana yang ada dalam pembuatan Software tersebut. Karena itu lah banyak para Software Engineer yang mempunyai uangyang banyak karena tingkat kesulitan pekerjaannya dalam membuat software, baik untuk sebuah perusahaan atau
bisnis. Dalam perkuliahan Jurusan Informatika ini, kamu juga bisa mempelajari ilmu dalam pembuatan software mulai dari 0 hingga bisa menghasilkan uang yang tidak bisa di bilang sedikit. Tergantung pada pengalaman dan nilai fungsi dari Software yang dibuat. Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak adalah salah satu mata kuliah yang akan kamu temui nanti di perkuliahan jurusan Informatika . Istilah Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) secara umum disepakati sebagai terjemahan dari istilah Software Engineering. Istilah Software Engineering mulai dipopulerkan tahun 1968 pada Software Engineering Conference yang diselenggarakan oleh NATO. Sebagian orang mengartikan RPL hanya sebatas pada bagaimana membuat program komputer. Padahal ada perbedaan yang mendasar antara perangkat lunak (software) dan program komputer. Perangkat lunak adalah seluruh perintah yang digunakan untuk memproses informasi. Perangkat lunak dapat berupa program atau prosedur. Program adalah kump**an perintah yang dimengerti oleh komputer sedangkan prosedur adalah perintah yang dibutuhkan oleh pengguna dalam memproses informasi (O’Brien,
1999). Definisi dari RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) adalah :
Suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal yaitu analisa kebutuhan pengguna, menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna, disain, pengkodean, pengujian sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan Tujuan RPL secara umum tidak
berbeda dengan bidang rekayasa yang lain, dapat diartikan bahwa bidang rekayasa akan selalu berusaha menghasilkan output yang kinerjanya tinggi, biaya rendah dan waktu penyelesaian yang tepat. RPL merupakan sub bidang ilmu komputer yang dalam penerapannya membutuhkan dukungan baik dari sub bidang ilmu komputer lainnya maupun bidang-bidang ilmu lain. Untuk mempelajari mata
kuliah ini lebih lanjut Anda
bisa mendownload nya pada
link di bawah ini Itulah tadi sedikit
pembahasan mengenai Mata Kuliah Rekayasa Perangkat
Lunak yang ada dalam perkuliahan Jurusan
Informatika. Semoga artikel
ini dapat bermanfaat dan
menambah wawasan anda.
Terima Kasih

24/07/2014

1985 - kini: tidak ada senjata pamungkas[sunting | sunting sumber]
Selama bertahun-tahun, para peneliti memfokuskan usahanya untuk menemukan teknik jitu untuk memecahkan masalah krisis perangkat lunak.

Berbagai teknik, metode, alat, proses diciptakan dan diklaim sebagai senjata pamungkas untuk memecahkan kasus ini. Mulai dari pemrograman terstruktur, pemrograman berorientasi object, perangkat pembantu pengembangan perangkat lunak (CASE tools), berbagai standar, UML hingga metode formal diagung-agungkan sebagai senjata pamungkas untuk menghasilkan software yang benar, sesuai anggaran dan tepat waktu.

Pada tahun 1987, Fred Brooks menulis artikel No Silver Bullet, yang berproposisi bahwa tidak ada satu teknologi atau praktik yang sanggup mencapai 10 kali lipat perbaikan dalam produktivitas pengembangan perangkat lunak dalam tempo 10 tahun.

Sebagian berpendapat, no silver bullet berarti profesi rekayasa perangkat lunak dianggap telah gagal. Namun sebagian yang lain justru beranggapan, hal ini menandakan bahwa bidang profesi rekayasa perangkat lunak telah cukup matang, karena dalam bidang profesi lainnya pun, tidak ada teknik pamungkas yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi.

24/07/2014

Pengertian RPL
Apa itu Rekayasa Perangkat Lunak ?

Menurut buku yang saya baca, RPL adalah suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal yaitu :
analisa kebutuhan pengguna,
menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna, disain, pengkodean, pengujian sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.
Dari pengertian ini jelaslah bahwa RPL tidak hanya berhubungan dengan cara pembuatan program komputer. Pernyataan ”semua aspek produksi” pada pengertian di atas, mempunyai arti semua hal yang berhubungan dengan proses produksi seperti manajemen proyek, penentuan personil, anggaran biaya, metode, jadwal, kualitas sampai dengan pelatihan pengguna merupakan bagian dari RPL.

Ruang Lingkup RPL (Software Engineering)- Software requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan...
24/07/2014

Ruang Lingkup RPL (Software Engineering)

- Software requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan perangkat lunak.
- Software design mencakup proses penentuan arsitektur, komponen, antarmuka, dan karakteristik lain dari perangkat lunak.
- Software construction berhubungan dengan detil pengembangan perangkat lunak, termasuk algoritma, pengkodean, pengujian, dan pencarian kesalahan.
- Software testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak.
- Software maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak telah dioperasikan.
- Software configuration management berhubungan dengan usaha perubahan konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu.
- Software engineering management berkaitan dengan pengelolaan dan pengukuran RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak.
- Software engineering tools and methods mencakup kajian teoritis tentang alat bantu dan metode RPL.
- Software engineering process berhubungan dengan definisi, implementasi, pengukuran, pengelolaan, perubahan dan perbaikan proses RPL.
- Software quality menitikberatkan pada kualitas dan daur hidup perangkat lunak.

ini kump**an foto anggota dari rpl smkn 2 langsa angkatan 2013-2014..
24/07/2014

ini kump**an foto anggota dari rpl smkn 2 langsa angkatan 2013-2014..


24/07/2014
24/07/2014

Software atau perangkat lunak, adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi (penghubung) antara pengguna (user) dan perangkat keras (hardware). Software bisa juga dikatakan sebagai "penerjemah" perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan atau diproses oleh perangkat keras (Hardware).

Software adalah program komputer yang isi intruksinya dapat diubah dengan mudah. Software pada umumnya digunakan untuk mengontrol perangkat keras (yang sering disebut device driver), melakukan proses perhitungan, berinteraksi dengan Software yang lain dan lebih mendasar (seperti sistem operasi, dan bahasa pemrograman), dan lain-lain.

Software dibedakan menjadi beberapa macam, diantaranya :
1. Sistem Operasi (Operating System)
2. Program Aplikasi (Aplication Program)
3. Program Tambahan ( Utility Program)
4. Bahasa Pemrograman (Programing Language)
5. Program Paket

Selain itu, software juga dibedakan menjadi beberapa kelompok berdasarkan cara mendapatannya (bagaiman cara kita memperoleh software tersebut). Seperti yang saya ketahui ada 5 kelompok software, yaitu :

1. Software Komersial
Merupakan software yang dilindungi undang-undang hak cipta, dan untuk mendapatkannya kita harus membeli. Software ini dilarang keras untuk diperbanyak (secara ilegal tentunya).
Contohnya : Microsoft Windows

2. Open Source atau Software Domain Publik ( Public Domain)
Jenis perangkat lunak yang kode sumbernya terbuka untuk dipelajari, diubah, ditingkatkan dan disebarluaskan. Karena sifat ini pengembangnya biasanya dilakukan oleh satu paguyuban terbuka yang bertujuan mengembangkan perangkat lunak bersangkutan. Anggota-anggota paguyuban itu seringkali sukarela tapi bisa juga pegawai suatu perusahaan yang di bayar untuk membantu pengembangan perangkat lunak itu. Produk perangkat lunak tersebut biasanya bersifat bebas dengan tetap menganut kaidah dan etika tertentu. Semua perangkat lunak bebas adalah perangkat lunak sumber terbuka, tapi sebaliknya perangkat lunak sumber terbuka belum tentu perangkat lunak bebas, tergantung kaidah yang dipakai dalam melisensikan perangkat lunak sumber terbuka tersebut.
Contoh : Linux , Mozilla FireFox, Open Office,

3. Software Shareware
Salah satu metode pemasaran perangkat lunak komersial. Shareware biasa juga disebut, Trialware, demoware, yang pada intinya semuanya itu adalah software "coba dulu" sebelum kita membeli software versi lengkapnya. Umumnya software shareware hanya bisa digunakan dalam jangka waktu tertentu saja atau dibatasi dari jumlah penggunanya. Setelah dalam jangka waktu atau batas pemakaian tertentu, perangkat lunak akan terkunci (lock). Jika pengguna merasa cocok dengan program tersebut, maka pengguna bisa membeli passcode(kode validasi) atau sejenisnya untuk membuka kunci dari program shareware tersebut agar menjadi full software (bukan lagi program shareware).
Contoh : Coreldraw, IDM

4. Software Freeware
Perangkat komputer berhak cipta gratis yang bisa digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan pengguna untuk membeli setelah batas waktu atau pemakaian tertentu, untuk freeware bisa kita gunakan gratis selamanya. Para pengembang perangkat lunak gratis biasa membuat perangkat lunak gratis untuk disumbangkan kepada suatu komunitas non profit. Namun pengembang juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembang selanjutnya. Software Gratisan belum tentu Sofware Open Source. Karena tidak semua Software gratisan bisa di buka Source Code-nya.
Contoh : smadavfree

5. Software Rentalware
Perangkat lunak yang disewakan. Teknisnya hampir sama seperti software shareware, akan tetapi bedanya disini yaitu jika sudah mencapai jangka waktu atau batas pemakaian tertentu, maka software tidak bisa digunakan lagi (lock), dan pengguna harus memperpanjang kontrak pemakaian software tersebut, bukan membeli passcode seperti shareware. Jadi tujuan rentalware tidak untuk diperjualbelikan.
Contoh : biasanya software ini digunakan untuk menangani suatu proyek yang tidak pemanent.
Demikian pengertian Software menurut "Komputerisasi", semoga Artikel tentang Pengertian Software(Perangkat Lunak) ini bermanfaat bagi Anda.

sumber : CV.NUSA INDAH
31 ShareSukaSuka · · Bagikan

Rekayasa Perangkat Lunak
22 September 2013
Visual Basic:

20 Mei 1991: Microsoft merilis Visual Basic versi 1.0 untuk Windows di Windows World 1991, Atlanta, Amerika Serikat. Programmer dapat membuat antar muka pengguna dengan mudah. Pembuatan aplikasi bisa lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Kode ditulis oleh programmer untuk memberikan aksi terhadap Event dari pengguna (bagaimana pengguna merespon kepada object yang terdapat di antar muka pengguna).
1 September 1992: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic for MS-DOS® dalam edisi Standard dan Professional. Seperti Visual Basic untuk Windows, versi ini mengkombinasikan kemudahan pendisainan secara grafis dengan kekuatan dan keunggulan dalam banyak hal di pemrograman tradisional.
2 November 1992: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Basic versi 2.0 untuk Windows pada edisi Professional dan Standard. Versi ini menyertakan lebih dari 300 fitur baru dan peningkatan untuk pengembangan aplikasi yang lebih cepat, pengaksesan ke fitur-fitur tingkat lanjut di Windows, dan produktivitas pengembang yang lebih besar lagi. Di antaranya: MDI Forms, ODBC, dan variabel object.
14 Mei 1993: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 3.0 untuk edisi Standard dan Professional. Versi 3.0 menyediakan kemudahan akses ke berbagai sumber data yang banyak dengan mengintegrasikan mesin database Microsoft Access Database for Windows 1.1 dan kemampuan di bidang aplikasi melalui Object Linking and Embedding (OLE) 2.0. Juga ditambahkan tools baru berupa controls baru, penggunaan yang lebih mudah, dan sebuah peningkatan standarisasi control bagi pengguna.
29 Juni 1993: Microsoft mengumumkan bahwa Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) akan diintegrasikan ke dalam Microsoft Excel 5.0 dan Microsoft Project 4.0. Visual Basic akan melayani bahasa Macro yang umum di versi yang akan datang dari aplikasi-aplikasi untuk Windows dan Macintosh. Fitur Macro yang umum untuk aplikasi dan OLE 2.0, keduanya merupakan elemen penting di visi dan strategi Microsoft untuk aplikasi yang dapat diprogram —yang akan memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi, tugas-tugas otomatis, dan pembuatan solusi yang bersifat kostumais. VBA memiliki mesin pengembangan tangguh dan fleksibel yang sama yang membuat Visual Basic menjadi terkenal, teknologi pemrograman yang memperoleh penghargaan.
14 November 1994: Visual Basic versi 4.0 untuk Windows didemonstrasikan di Fall/COMDEX ’94 di Las Vegas. Demonstrasi ini berfokus pada perannya sebagai aplikasi berbasis Windows 32-bit pertama yang menggunakan kontrol kostumais OLE (OCXs) — komponent perangkat lunak yang dapat digunakan kembali yang ditetapkan dengan spesifikasi OLE. Pada versi ini diperkenalkan: Class, OXC’s, dan programmer dapat membuat add-ins sendiri dengan mudah.
12 September 1995: Visual Basic versi 4.0 untuk MS-DOS, Microsoft Windows NT®, dan Windows 95 diumumkan. Untuk meningkatkan edisi Standard dan Professional, maka Edisi Enterprise yang baru diperkenalkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan team pengembang. Semua versi menyertakan dukungan teknologi OLE yang lebih dikembangkan, perbaikan akses data, sebuah lingkungan pengembangan yang bersifat visual, dan migrasi ke Windows 95 dan Windows NT untuk aplikasi-aplikasi yang sudah ada.
7 Desember 1995: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic Scripting Edition (VBScript), sebuah bahasa skrip Internet berbasiskan pada Visual Basic. VBScript merupakan sebuah skrip dengan performansi yang tinggi yang didisain untuk membuat isi yang bersifat aktif pada suatu situs. VBScript membolehkan pengembang untuk mengaitkan dan mengotomatiskan berbagai jenis object di halaman situs, termasuk object OLE. VBScript menjadi sebuah spesifikasi yang diusulkan berlisensi gratis yang tersedia bagi komunitas Internet.
3 Februari 1997: Microsoft membuka sistem pemrograman Visual Basic versi 5.0, Edisi Professional — tool versi terakhir yang paling terkenal di dunia untuk membangun aplikasi yang tangguh (Rapid Application Development RAD) tool. Fitur-fitur Visual Basic versi 5.0 terdiri dari sejumlah performansi yang signifikan dan peningkatan produktivitas yang akan membuat para pengembang lebih efisien dan fleksibel serta cepat dalam memberikan solusi bagi pengguna akhir. Fitur-fitur tingkat lanjut — seperti kompilasi berjenis native code, akses database berkecepatan tinggi, dan sebuah lingkungan pengembangan yang ditingkatkan — membuat Visual Basic versi 5.0 menjadi versi yang paling hebat. Sebagai tambahan, kemampuan teknologi pembuatan komponen Microsoft ActiveX® di Visual Basic versi 5.0 akan membolehkan lebih dari 3 juta pengembang menggunakan Visual Basic dalam membuat aplikasi yang berbasis pada komponen yang bertujuan untuk digunakan di Internet, intranets, dan lingkungan tradisional client/server.
10 Maret 1997: Versi terakhir yang dirilis dari Visual Basic 5.0, Edisi Pembuatan Kontrol tersedia. Edisi Pembuatan Kontrol adalah cara mudah untuk membuat ActiveX Controls bagi Internet, intranets, dan aplikasi client/server.
15 Juni 1998: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 6.0, dan dimasukkan ke dalam Microsoft Visual Studio® versi 6.0. Fitur-fitur Visual Basic versi 6.0 menyediakan pengaksesan data secara terintegrasi dan bersifat grafis ke sumber data (data source) ODBC atau OLE DB manapun, dan perangkat tambahan database yang didisain untuk database Oracle dan Microsoft SQL Server™. Fitur unggulan di versi ini adalah: ActiveX Data Objects (ADO) untuk memanip**asi dan membuat database. Fitur Pengembangan Situs membawa kemudahan dalam penggunaan, model pemrograman berbasis komponen dari Visual Basic untuk membuat HTML – dan Dynamic HTML (DHTML) – berbasis aplikasi. Fitur-fitur baru ini — dikombinasikan dengan optimisasi performansi, pengembangan aplikasi yang disederhanakan dan debugging, dan dukungan untuk Microsoft teknologi server — membuat Visual Basic versi 6.0 sebuah pilihan yang ideal untuk membangun aplikasi berskala perusahaan.
2 September 1998: Visual Studio 6.0, solusi tool pengembangan lengkap berskala perusahaan tersedia. Visual Studio 6.0 menyertakan Visual Basic versi 6.0, Microsoft Visual C++®, Microsoft Visual FoxPro®, Microsoft Visual InterDev® Web, dan Microsoft Visual J++®. Bersamaan dengan diluncurkannya Developer Days ’98, lebih dari 115 perusahaan papan atas mengumumkan dukungan terhadap Visual Studio 6.0.
28 April 1999: Lingkungan pengembangan VBA versi 6.0 dan Software Development Kit (SDK) VBA (SDK) versi 6.0 tersedia bagi vendor perangkat lunak pihak ketiga melalui program lisensi VBA. VBA 6.0 merupakan sebuah teknologi pengembangan yang tangguh untuk aplikasi yang dikemas secara kostumais dan merupakan sebuah komponen utama di Microsoft Office 2000.
15 Februari 2000: Steve Ballmer, presiden yang baru saja ditunjuk dan CEO dari Microsoft Corporation, berbicara kepada lebih dari 2.000 pengembang dalam pidatonya pada Visual Basic Insiders Technical Summit (VBITS), menyatakan visi Microsoft terhadap situs yang dapat diprogram dan memaksa kembali komitmen perusahaan yang dalam terhadap para pengembang Visual Basic.
11 Juli 2000: Microsoft menyampaikan Tool Platform .NET untuk XML Web Services. Dalam pidatonya yang ditujukan pada acara Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2000 yang kedelapan, Paul Maritz, wakil presiden kelompok dari Platforms Group di Microsoft, memperlihatkan Microsoft .NET Framework dan Microsoft Visual Studio .NET. Ini merupakan versi terakhir dari perangkat pengembangan yang digunakan di seluruh dunia, Visual Studio .NET menyediakan dukungan untuk pengembangan drag-and-drop terhadap XML Web Services. Secara bersama, kedua produk tersebut menyediakan produktivitas yang tinggi kepada para pengembang, suatu lingkungan yang terdiri dari banyak bahasa untuk pembangunan, pengantaran, dan pengintegrasian XML Web Services pada platform Microsoft .NET.
13 November 2000: Microsoft mengumumkan kemampuan Visual Studio .NET versi Beta 1. Dalam pidato acara COMDEX/Fall 2000, Bill Gates mengumumkan kemampuan versi beta pertama Visual Studio.NET dan .NET Framework, dua teknologi kunci untuk memungkinkan para pengembang membangun XML Web services pada platform .NET. XML Web services merupakan aplikasi dan komponen yang dibuat tersedia melewati situs dengan menggunakan XML dan Simple Object Access Protocol (SOAP), dan kunci yang dapat diprogram untuk membangun generasi masa depan Internet. Microsoft membuat Visual Studio .NET Beta 1 dan .NET Framework tersedia bagi jutaan pelanggan dan rekanan industri.
13 Februari 2002: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Studio .NET versi akhir.

Ringkasan Versi:

Visual Basic 1.0: 1991
Visual Basic 2.0: 1992
Visual Basic 3.0: 1993
Visual Basic 4.0: 1996
Visual Basic 5.0: 1997
Visual Basic 6.0: 1998
Visual Basic 7.0: 2003
Visual Basic 8.0: 2005
Visual Basic 9.0: 2008
Visual Basic 10.0: 2010

Address

Jalan Jendral Ahmad Yani
Langsa
24415

Telephone

082367854918

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rekayasa Perangkat Lunak Smk Negeri 2 Kota Langsa Aceh Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Rekayasa Perangkat Lunak Smk Negeri 2 Kota Langsa Aceh Indonesia:

Shortcuts

Share

Category