Alumni SMK PGRI 15 Rantauprapat

Alumni SMK PGRI 15 Rantauprapat Ingatlah Alma Mater mu

23/09/2019

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamualaikum Wr Wb

Tanpa mengurangi rasa hormat saya dan rasa kasih dan sayang saya terhadap seluruh alumni SMK PGRI 15 RANTAUPRAPAT baik Kakak kelas maupun Adik kelas saya, dari awal berdirinya SMK PGRI 15 RANTAUPRAPAT sampai tutup nya sekolahan tercinta kita ini.Yang telah melahirkan generasi mudah yang berbakat dan berbakti serta diberikan KECERDASAN,BUDI PEKERTI,KEARIFAN dan BIJAKSANA.

Singkta cerita seperti kabar yang sudah kita dengar bahwa salah satu orang TUA ASUH kita IBU ADE semasa sekolah sedang tertimpah musibah dan di berikan cobaan yang cukup berat oleh ALLAH SWT beliau mengalami sakit yang cukup berat menurut dari sudut pandang saya.Dan niat hati jika seluruh alumni berkenan mari kita Penggalangan dana untuk kesembuhan beliau.Sisihkan sedikit Rejeki kita untuk meringankan beban beliau.Bagi siapapun yang merasa perduli kiranya moho keringanan langkah dan waktu untuk mejenguk dan memberikan bantuan nanti di kediaman beliau.Dan bagi siapa pun yang mau membantu saya dalam penggalangan dana uluran teman teman kakak dan para sahabat sangat saya harapkan.dan mohon info ini di sebar luaskan ke pada teman teman kita semua
Alamat tempat penggalangan dana di rumah orang tua saya, Dan bagi yang jauh bisa Transfer ke rekening bank saya pribadi

ALAMAT : JALAN PADANG BULAN NO.74D (RANTO)
No HP : 0823-7010-8992 (Whatsapp)
TRANSFER
BANK. BCA
NO REK. 8215123606
A/N. ILHAM RANGKUTI

Singkat Cerita mohon maaf jika ada kesalahan kata sikap sifat saya yang tidak hormat saya mohon maaf.Semoga allah memberikan kemudahan serta rejeki dan karunianya kepada kita semua.

Wassalamualaikum Wr Wb

TTD
ILHAM RANGKUTI

02/02/2016

Sayang yah sepertinya sekolah ini bakal di closed untuk selamanya,sebenarnya banyak yang membutuhkan sekolah ini,tapi dikarenakan tidak ada tindakan yang lebih baik untuk mengarah ke depannya sehingga berdampak pada siswa yang masih bersekolah

28/01/2015

wah sudah makin bertambah yah.ayo ajak joint temen yang lain.admin janji jika makin bnyak yang gabung.saya aka share tentang banyak hal di group ini terutama tentang pendidikan.dan kalian juga bisa sharing disini

06/10/2014

Apa kabar teman semua :)

25/04/2012

mulai sepi tanpa mu teman

23/04/2012

Semoga kita semua lulus 100% yahh ,dan semoga sukses semuanya

26/03/2012

Selamat Ujian Sekolah semoga berhasil

26/03/2012

Semoga sukses yahh teman - teman SMK PGRI 15 Rantauprapat
By [email protected]

24/03/2012

Gabung yuuk Di alumni SMK PGRI 15 RAP yang pastinya asyeek abiisss

24/03/2012

“Kesuksesan dan kebahagiaan seseorang, bisa dilihat dari seberapa banyak teman dan sahabat yang dia punya..”

Teman saya yang mengucapkan kata-kata itu pertama kali.. Dulu saya tidak mengerti apa maksudnya, atau bahkan lebih parah: saya menolak pendapat itu.. Dulu saya tidak punya banyak teman, dan hanya punya beberapa sahabat, dan saya merasa hidup saya baik-baik saja..

Saya dulu tipenya tertutup, tidak banyak bergaul, dan hanya punya beberapa sahabat.. Tiap kali bertemu orang baru, saya tidak pernah mencoba membuka percakapan, menjalin komunikasi, atau mencoba membuka pertemanan baru.. Saya cenderung pasif, pemalu, dan menunggu orang lain yang mencoba berteman dengan saya.. Malah kadang-kadang, jika saya kurang menyukai orangnya, saya akan mengabaikan ajakan pertemanan yang baru itu.. Dan hasilnya: saya hanya punya sedikit teman dan sahabat.. Tapi, saat itu, sungguh, saya merasa baik-baik saja..

Lalu, saya masuk (atau dipaksa masuk? hehehe..), ke suatu bisnis, yang membuat saya harus melakukan hal-hal yang membuat saya tidak nyaman: berkenalan dengan orang baru, berinteraksi dengan mereka, dan mencari peluang pemasaran yang baru.. Sungguh pengalaman yang pahit, sulit, pada awalnya.. Saya berada jutaan tahun cahaya dari zona nyaman saya: lingkungan yang sama sekali baru, teman-teman yang baru, yang datang dari berbagai lapisan masyarakat.. Tukang becak sampai anggota dewan.. Saya tergagap-gagap, melakukan banyak kesalahan dalam berbicara, banyak kesalahan tata krama, tapi saya pantang menyerah, atau tidak bisa menyerah tepatnya, karena pada saat itu, saya tidak punya pilihan lain untuk mengejar impian-impian saya..

Lalu, perlahan2, saya mulai menikmati pengalaman itu.. Saya belajar, bahwa setiap kali kita mendapatkan teman baru, maka pintu rezeki kita semakin luas.. Semakin banyak peluang yang terbuka untuk kita, semakin banyak pilihan hidup kita.. Tapi pertemanan yang saya maksud, bukan hanya berlandaskan motif-motif kepentingan kita belaka, karena kita sendiri, sebenarnya, adalah pintu rezeki juga buat teman kita yang lain. Jadi, semakin banyak teman kita, kita juga semakin banyak membuka pintu rezeki orang lain..

Dan proses ini adalah proses give and take yang tulus.. Mentor saya selalu mengajarkan, bahwa jika saya memberi rezeki atau membukakan pintu rezeki ke seorang teman, jangan dilandasi niat agar teman itu juga akan membuka pintu rezeki kita.. Pintu rezeki kita mungkin dibukakan oleh teman kita yang lain, yang tidak kita sangka-sangka..Kalo kita memberi sesuatu dengan harapan teman itu akan membalasnya, maka kita akan pilih-pilih dalam memberi.. Kita hanya memberi kepada teman-teman, yang kita yakin akan bisa membalasnya.. Dan teman-temanku, saya belajar, bahwa itu tidak akan memberikan sahabat sejati kepada kita.. Ntah bagaimana, orang akan merasa, bahwa kita memberi dengan tidak tulus, dengan pamrih.. Dan itu hanya akan mempersempit rezeki kita, pada akhirnya..

Dan saya juga belajar, bahwa semakin banyak teman kita, semakin luas pandangan hidup kita, semakin bijaksana kita.. Karena dari setiap teman baru kita, kita akan belajar tentang sesuatu.. Karena setiap orang, pasti punya satu kelebihan dibanding kita, di bidang apapun itu.. Ego saya juga semakin mengecil, karena bagaimana kita bisa punya banyak teman, kalau kita tidak bisa menekan ego kita? Dan hasilnya, saya menjadi jauh lebih sabar.. Saya jadi sadar bahwa setiap orang punya kekurangan (termasuk saya sendiri), dan saya tidak pantas menghakimi dia, atau tidak mau berteman dengan dia, hanya karena saya tidak menyukai kekurangan-kekurangannya..

Dan saya juga menjadi semakin percaya diri.. Saya bertemu banyak orang sukses, yang dulunya adalah orang yang dari kalangan bawah.. Saya juga banyak ketemu orang yang sedang terpuruk, yang dulunya adalah orang yang sukses.. Saya akhirnya bisa melihat bahwa: kepribadian manusianya lah, yang menentukan ia akan sukses atau tidak, terlepas dari dia berasal dari latar belakang apa.. Saya tidak minder lagi ketemu orang yang punya kedudukan tinggi, dan tidak sombong kepada orang yang kedudukannya di bawah.. Karena saya tahu, roda hidup terus berputar, dan sungguh suatu ketololan untuk menyombongkan harta dan status kita…

Dan sejak saat itulah mata saya terbuka.. Kehidupan yang baru membentang di depan saya.. Saya baru sadar, sungguh banyak hal yang terlewatkan oleh saya di dunia ini, hanya karena saya membatasi dengan siapa saya akan berteman.. Dan terus terang, beberapa sahabat terbaik saya, baru saya temukan beberapa tahun belakangan ini.. Dan saya tahu, saya yakin, jika kita terus meluaskan jaringan pertemanan kita, hidup kita akan jauh berubah, menjadi lebih baik, pada akhirnya..

“Satu musuh terlalu banyak, seribu teman terlalu sedikit..”

“Sahabat yang paling sejati adalah yang selalu mendorong kita mengerahkan kemampuan yang terbaik, yang bahkan betul2 ikut berbahagia, jika kita lebih sukses dari dirinya..”

Buat semua teman2 dan beberapa sahabat2 terbaik saya, terima kasih ya!

By [email protected]

Address

Jalan Ahmad Yani
Labuhanbatu

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Alumni SMK PGRI 15 Rantauprapat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Alumni SMK PGRI 15 Rantauprapat:

Shortcuts

Share

Category