31/08/2022
Tema : Benarkah semua jalan
lurus ujungnya menuju
kepada kebinasaan.
Tema : Amsal 1 4:12.
Kita masing-masing mempunyai pengalaman-pengalaman yang berbeda-beda dalam perjalanan jauh.
Apa lagi ketika kita naik kendaraan pribadi atau kendaraan umum, tentu ada hal yang menyenangkan dan kurang menyenangkan.
Tergantung medan jalan yang kita lalui, apakah jalannya , lurus dan rata, jalan berbelok-belok, jalan lurus tapi licin, dan jalan lurus.Tergantung kepada supirnya sebab dialah yang memegang kendalinya.
Mari kita mengikuti empat hal yang berkaitan dengan Tema : " Benarkah semua jalan lurus ujungnya menuju kepada kebinasaan " adalah sebagai berikut:
Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
(Amsal 1 4:12).
@ Jalan lurus dan rata (Amsal 1 2:1
Jalan lurus dan rata adalah jalan yang sangat menyenangkan bagi seorang pengendara sepeda motor dan pengendara mobil.
Mengapa menyenangkan karena kendaraan bisa melaju dengan kencang tanpa hambatan.
Setiap pengendara sepeda motor dan para supir, semakin menarik gas dan menginjak gas, sehingga kendaraan mereka melacu dengan kencang.
Itulah sebab banyak kendaraan yang kecelakaan, terbelanting, dan masuk ke keparid. Akibat melalui jalan lurus dan rata.
Karena pengendara tersebut tidak menyadari bahwa mereka telah ugal-ugalan, saling mendahului.
0leh sebab itu firman-Nya mengingatkan kita supaya kita berhati-hati dalam menjalani hidup ini, jangan mengikuti keinginan hati, atau hawa nafsu. Melainkan belajar dan mengendalikan diri dalam segala hal. Firman-Nya berkata:
Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.(Amsal14:12).
Ini adalah warning bagi setiap orang-orang yang percaya supaya berhati-hati. Jangan asal percaya kepada kabar-kabar yang menyenangkan yang berkaitan dengan kehidupan yang kekal.
Namun kita tetap setia kepada panggilan kita sebagai orang orang yang sudah mengambil keputusan mengikut Kristus Yesus.
Jadi sangat jelas ditegaskan oleh firman-Nya kepada kita supaya menyaring setiap yang disebut kebaikan. Firman-Nya berkata:
Ada jalan yang disangka lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
(Amsal 1 6:25).
Inilah yang disebut jalan yang lurus dan rata, dan banyak orang yang melaluinya. Tetapi ingat ujungnya menuju maut atau kebinasaan.
lurus dan berbelok-belok.
(Amsal 14:12).
Jalan lurus dan berbelok-belok, jenis jalan ini, juga menyenangkan, bagi pengendara dan Sopir.
Biasanya pengendara sepeda motor sangat menikmati, sebab dia bisa mengatur gigi dan gas begitu juga dengan sopir dapat mengatur gigi dan gas kendaraannya.
Sehingga ketika masuk tikungan,kendaraan tidak melaju kencang melainkan pelan dan slow.
Pengendara dan Sopir hati-hati sebab mereka takut terpelanting atau jatuh ke dalam jurang.
Jadi jalan lurus dan berbelok-belok memberi kita peringatan supaya kita juga berhati-hati menjalani hidup ini.
Tuhan mengingatkan setiap orang percaya kepada-Nya, supaya mem perhatikan setiap perintah-pe rintah-Nya.
Supaya beroleh damai sejahtera dan s**acita sama seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu seperti gelom bang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti .
Inilah pedoman hidup kita sebagai orang yang percaya kepada-Nya.
Harus memperhatikan setiap
firman-Nya.Firman-Nya berkata:
Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai ya ng tidak pernah kering, dan kebaha giaanmu akan terus berlimpah seper ti gelombang-gelombang laut yang ti dak pernah berhenti (Yesaya 48:18).
Oleh sebab itu tidak ada alasan untuk mengabaikan perintah-perin tah-Nya.
Dan setiap orang-orang percaya dianjurkan untuk menjadikan firman-Nya sebagai cermin, dalam kehidupan kita setiap hari, supaya tetap berbahagia. Firman-Nya berkata:
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermamfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik dalam kebenaran.
Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
(2 Timotius 3:16-17).
Jadi jelas sekali jalan yang lurus dan berbelok- belok mengajarkan kepada kita supaya berhati-hati menjalani hidup ini.
lurus tapi licin(Amsal14:12).
Jalan lurus tetapi licin, jalan seperti ini harus kita lewati dengan hati-hati.
Saya pernah melewati jalan seperti ini luar bisa susahnya.
Saya merenungkan kehidupan sama seperti melewati jalan lurus tetapi licin. Hidup ini harus disertai dengan perjuangan.
Tanpa perjuangan kita tidak dapat berhasil, mau secara jasmani atau rohani. Artinya manusia harus berusaha dan bekerja, untuk hal jasmani, begitu juga dalam hal rohani harus ada perbuatan atau tindakan supaya imannya hidup.
Mengapa demikian?
Sebab bekerja adalah perintah yang sudah ditetapkan oleh Allah di Taman Eden sebelum Adam melanggar perintah Tuhan.
Firman-Nya berkata:
Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam tamam
Eden untuk mengusahakan dan me melihara taman itu.(Kejadian 2:15).
Jadi sangat jelas bahwa hidup ini harus bekerja, mengusahakan, dan memelihara bukti nyata bahwa bekerja adalah perintah Tuhan sebelum Adam melanggar perintah Tuhan.
Begitu juga sebaliknya dengan iman, tidak akan bertumbuh kalau tidak mendengarkan firman Tuhan, harus ada perbuatan atau tindakan kita.
Apa tindakan kita,yaitu rajin ibadah, berdoa dan membaca firman Tuhan.
Supaya iman kita bertumbuh melalui pembacaan firman-Nya.
Jadi hal rohani yang harus menonjol dibandingkan dengan hal jasmani.
Tuhan Yesus Kristus berkata:
Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari (Matius 6:33-34).
Jadi jelas sekali bahwa Tuhan mengingatkan kita melalui firman supaya kita mendahukan Tuhan dalam kehidupan kita.
Meskipun banyak tantantangan datang silih berganti untuk menjatuh kan iman percaya kita kepada-Nya.
Seperti jalan lurus tetapi licin, hadapi dengan iman yang teguh dalam Kristus Yesus saudara pasti menang.
@ Jalan lurus menuju kepada kehidupan yang kekal (Amsal 14:12).
Jadi tidak semua jalan lurus menuju kepada kebinasaan. Ada juga jalan lurus yang dapat kita lalui dengan baik tanpa ada hambatan dan ujungnya sampai kepada hidup yang kekal. Yaitu Rumah Bapa atau Sorga.
Jalan lurus itu adalah Yesus Kristus
siapa saja datang melalui jalan itu pasti ia selamat sampai kesorga:
Kata Yesus kepadanya: " Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku (Yohanes 14:6).
Oleh sebab itu Yesuslah yang membawa kita kesorga, Dialah satu-satu jalan yang lurus yang memberi jaminan hidup yang kekal.
Dan siapa saja yang percaya kepada-Nya dijamin oleh firman-Nya pasti selamat kesorga. Firman-Nya berkata:
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
(Yohanes 3:16).
Jadi setiap orang yang percaya dan sudah menerima, mengakui Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat-Nya di jamin selamat:
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
(Roma 10:9-10).
Selain dari pada itu Yesus Kristus telah menyediakan tempat bagi setiap pengikut-Nya di sorga.Yesus Kristus berkata:
Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percaya juga kepada-Ku.
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu.
Sebab Aku pergi kesitu untuk menyediakan tempat bagimu.
Dan apa bila Aku telah pergi kesitu dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat dimana Aku berada kamu pun berada.
(Yohanes 14:1-3).
Oleh karena itu mari kita setia menyembah Dia dengan segenap hati kita, sebab Dialah jalan yang lurus, jalan menuju keselamatan, siapa yang melaluinya pasti sampai kesorga. Dia menunggu setiap pengikut-Nya disorga.
Marilah renungkan dan terimalah Dia sebagai Tuhan dan juruselamatmu.
Yesuslah jalan yang lurus ikutilah kepada-Nya.Yesus menunggumu...
Rabu, 31082022.
Renungan Pagi.
Pdt. Daniel, SPdK.
SALAM KEMENANGAN.