03/09/2015
KATA PENGANTAR
Tanda kecakapan khusus, disingkat TKK merupakan salah satu cara penerapan sistem tanda kecakapan sesuai dengan prinsip-prinsip dasar metodik pendidikan kepramukaan menurut ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka. Oleh karena itu TKK harus dilaksanakan dalam Gerakan Pramuka termasuk Satuan Karya Pramuka (SAKA).
Tanda Kecakapan Khusus adalah suatu tanda yang menunjukkan kecakapan kepandaian, kemahiran, ketangkasan, keterampilan, kemampuan. Untuk mamperoleh Tanda Kecakapan Khusus (TKK) seorang Pramuka termasuk SAKA harus memenuhi Syarat Kecakapan Khusus, disingkat SKK.
Sesuai dengan Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 33 Tahun 1989, Syarat-syarat dan Tanda Kecakapan Khusus untuk kelompok pertanian meliputi 5 krida, yaitu : 1 Krida Tanaman Pangan (6 SKK/TKK); Krida Perkebunan (11 SKK/TKK); Krida Perikanan (9 SKK/TKK); Krida Peternakan (12 SKK/TKK); Krida Hortikultura (29 SKK/TKK);
Sesuai dengan perkembangan Satuan Karya Pramuka (SAKA) dan perkembangan pembangunan di bidang pertanian, maka dirasa perlu mengembangkan dan menyempurnakan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) dari SAKA TARUNABUMI. Pengembangan dan penyempurnaan SKK/TKK SAKA
TARUNABUMI tersebut, ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 61 Tahun 1996, tentang Penyempurnaan Syarat-syarat dan Gambar Tanda Kecakapan Khusus Kelompok Pertanian meliputi 5 krida, yang terdiri dari : Krida Tanaman Pangan (11 SKK/TKK); Krida Perkebunan (15 SKK/TKK); Krida Perikanan (12 SKK/TKK); Krida Peternakan (12 SKK/TKK);dan Krida Homxuntura (35 SKK/TKK).
Dengan dikeluarkanmya Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 61 Tahun 1996 tersebut diatas, maka syarat-syarat Kecakapun Khusus (SKK) dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) kelompok pertama dalam hal ini SAKA TARUNABUMI dengan Surat Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 33 Tahun 1989, tidak berlaku lagi.
Akhirnya diharapkan dengan telah diterbitkannya 6 buku pengembangan pembinaan SAKA TARUNABUMI yang meliputi : Pengembangan Pembinaan Umum (buku 1); Syarat-syarat dan Gambar Tanda Kecakapan Khusus 1 Krida Tanaman Pangan (buku 2); Kridu Perkebunan (buku 3), Krida Perikanan (buku 4); Krida Peternakan (buku 5); Krida Hortikultura (buku 6); maka sistim tanda Kecakapan Khusus kelompok pertanian atau SAKATARUNA BUMI dapat berjalan dengan baik.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAF GAMBAR
1. SKK Usaha Ternak Kerbau
2. SKK Usaha Ternak Kuda
3. SKK Usaha Ternak Sapi Potong
4. SKK Usaha Ternak Sapi Perah
5. SKK Usaha Ternak Kambing/Domba
6 SKK Usaha Ternak Babi
7. SKK Usaha Ternak Kelinci
8, SKK Usaha Ternak Ayam Bukan Ras
9. SKK Usaha Ternak Itik
10. SKK Usaha Ternak Burung Puyuh
11. SKK Usaha Ternak Burung Merpati
12. SKK Alat dan Mesin
DAFTAR GAMBAR
1. Kerbau
2. Kuda
3. Sapi Potong
4. Sapi Perah
5. Kambing/Domba
6. Babi
7. Kelinci
8. Ayam Bukan Ras
9. Itik
10. Burung Puyuh
11. Burung Merpati
12. Alat dan Mesm
1. SKK USAHA TERNAK KERBAU
Tingkat Siaga
1. Mengenal dan bisa menyebutkan mengenai panca usaha (Iima usaha) beternak kerbau.
2, Dapat menyebutkan minimal 2 jenis kerbau (lokal dan LN).
3 Dapat menyebutkan HMT minimal;
1 jenis rumput-rumputan,
1 jenis kacang-kacangan dan
1 jenis Iimbah pertanian.
4. Mengerti bahwa sebaiknya kerbau harus dikandang.
5. Mengerti perbedaan jantan dan betina.
6. Mengerti cara memelihara kerbau.
7. Mengerti cara menjaga kesehatan/kebersihan.
Tingkat Penggalang
1. Telah memenuhi SKK kerbau Tingkat Siaga.
2. Mengetahui dan bisa menjelaskan Panca Usaha beternak Kerbau.
3. Dapat menyebutkan beberapa jenis kerbau baik lokal maupun Iuar negeri (lebih dan 2 jenis)
4. Dapat menyebutkan dan menerangkan HMT (Hijauan Makanan Temak) minimal 2; dari jenis rumput, jenis kacang kacangan dan Iimbah pertanian.
5. Mengerti dan bisa menjelaskan bahwa kerbau harus dikandangkan untuk memudahkan pengawasan dan tidak mengganggu lingkungan.
6. Mengerti dan dapat menjelaskan cara pemeliharaan kerbau.
7. Mengerti dan dapat menjelaskan perkembang biakan/reproduksi yang baik.
8. Dapat menyebutkan salah satu jenis penyakit yang dapat menyerang kerbau.
Tingkat Penegak
1 Telah memenuhi SKK kerbau Tingkat Penggalang.
2 Melaksanakan Panca Usaha dan pemasaran hasil serta Pasca Panen.
3. Dapat memilih bibit yang baik.
4. Dapat memberikan pakan sesuai dengan kebutuhan.
5. Dapat membuat kandang dengan syarat dan ukuran yang benar.
6. Dapat melaksanakan/memelihara kerbau dengan baik; penggemukan dengan konsentrat (makanan tambahan).
7. Mengetahui penyakit dan gejalanya bila kerbau terserang penyakit dan dapat mencegahnya
8. Mengetahui penanganan hasil-hasil, misal pembuatan dendeng, dll.
9 Telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga atau Penggalang sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak kerbau.
Tingkat Pandega
1 Telah memenuhi SKK kerbau Tingkat Penegak
2 Dapat mengelola usaha ternak itik (Sapta Usaha) dengan baik dan dapat menghitung untung ruginya
3. Telah melatih paling sedikit dua orang Pramuka Penggalang atau Penegak sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak kerbau.
2. SKK USAHA TERNAK KUDA
Tingkat Siaga
1. Mengenal dan bisa menyebutkan mengenai panca usaha (lima usaha\ beternak kuda)
2. Dapat menyebutkan paling sedikit 2 jenis kuda
3. Dapat menyebutkan minimal 1 jenis hijauan, 1 jenis konsentrat dan 1 jenis Iimbah pertanian
4. Mengetahui bahwa ternak kuda sebaiknya dikandangkan dan tidak mengganggu Iingkungan
5. Dapat menyebutkan paling sedikit 1 tanda birahi
6. Dapat menyebutkan paling sedikit 1 gejala penyakit.
Tigkat Penggalang
1. Telah memenuhi SKK kuda Tingkat Siaga
2. Mengetahui dan bisa menjelaskan cara beternak kuda
3. Dapat menyebutkan beberapa jenis kuda baik lokal maupun Luar negeri.
4. Dapat menyebutkan beberapa jenis hijauan dan konsentrat
5. Dapat menyebutkan bebarapa gejala penyakit.
6. Dapat menyebutkan beberapa tanda-tanda birahi
7. Dapat mengetahui cara penanganan hasil yang akan dijual
8. Mengerti dimana ternak kuda dijual belikan
Tingkat Penegak
1. Telah memenuhi SKK kuda Tingkat Penggalang
2. Dapat memilih bibit kuda yang baik untuk dipelihara
3. Dapat memilih jenis-jenis hijauan dan konsentrat yang baik untuk diberikan ke kuda
4. Dapat mengetahui gejala penyakit dan rnengobatinya serta mencegahnya
5. Dapat mengetahui tanda-tanda birahi, siklus birahi, Iama kebuntingan dan tanda-tanda akan melahirkan.
6. Dapat melaksanakan pemeIiharaan ternak kuda dengan baik sesuai dengan tujuan pemeliharaan (bibit, pacuan, hiasan)
7. Dapat melakukan pembuatan dendeng, abon serta barang kerajinan.
8. Dapat memasarkan ternak kuda dan hasil olahannya
9. Telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga atau Penggalang sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak kuda
Tingkat Pandega
1. Telah mernenuhi SKK kuda Tingkat Penegak
2. Dapat menge!oIa usaha ternak kuda dengan baik dan menghitung untung rugi
3. Telah melatih paIing sedikit dua orang Pramuka Penggalang atau Penegak sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak kuda.
3. SKK USAHA TERNAK SAPI POTONG
Tingkat Siaga
1. Mengenal dan bisa menyebutkan mengenai panca usaha (lima usaha) beternak sapi potong
2. Dapat menyebutkan paling sedikit 2 jenis sapi potong local dan impor.
3. Dapat menyebutkan paling sedikit 2 jenis hijauan, 2 jenis konsentrat dan 2 jenis Iimbah pertanian
4. Mengetahui bahwa ternak sapi potong sebaiknya dikandangkan dan tidak mengganggu lingkungan
5. Dapat menyebutkan paling sedikii1 tanda birahi.
6. Dapat menyebutkan paling sedikit 1 gejala penyakit
Tingkat Penggalang
1. Telah memenuhi SKK sapi potong Tingkai Siaga
2. Mengetahui dan bisa menjelaskan cara beternak sapi potong
3. Dapat menjelaskan bibit yang baik untuk sapi potong
4. Dapat menjelaskan ransum yang baik untuk sapi potong.
5. Dapat menyebutkan beberapa gejala penyakit
6. Dapat menyebutkan beberapa tanda-tanda birahi.
7. Dapat mengetahui cara penanganan hasil yang akan dijual
8. Mengerti dimana ternak sapi potong dijual belikan,
Tingkat Penegak
1. Telah memenuhi SKK sapi potong Tingkat Penggalang
2. Dapat memilih bibit sapi potong jantan dan betina yang baik
3. Dapat menyusun ransum yang baik untuk seekor sapi potong.
4. Dapat mengetahui gejala penyakit dan mengobatinya serta mencegahnya.
5. Dapat mengetahui tanda-tanda birahi, siklus birahi, Iama kebuntingan dan tanda-tanda akan meIahirkan
6. Dapat melakukan pembuatan dendeng, abon serta barang kerajinan
7. Dapat memasarkan ternak sapi potong dan hasil olahannya
8. Telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga atau Penggalang sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak sapi potong.
Tingkat Pandega
1. Telah memenuhi SKK sapi potong Tingkat Penegak
2. Dapat mengelola usaha ternak sapi potong dengan baik dan menghitung untung rugi.
3. Telah melatih paling sedikit dua orang Pramuka Penggalang atau Penegak sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak sapi potong.
4. SKK USAHA TERNAK SAPI PERAH
Tingkat Siaga
1. Mengenal dan bisa menyebutkan mengenai panca usaha (lima usaha) beternak sapi perah.
2. Dapat menyebutkan paling sedikit 2 jenis sapi perah.
3. Dapat menyebutkan 2 jenis pakan hijauan.
4. Mengetahui bahwa ternak sapi perah sebaiknya dikandangkan dan tidak mengganggu lingkungan.
5. Dapat menyebutkan persyaratan kandang sapi perah.
6. Dapat mengenal dan ményebutkan 2 jenis penyakit yang sering menyerang sapi perah.
Tingkat Penggalang
1. Telah memenuhi SKK sapi perah Tingkat Siaga
2. Mengetahui dan bisa menjelaskan cara beternak sapi perah.
3. Dapat menyebutkan beberapa jenis sapi perah, baik local maupun Iuar negeri.
4. Dapat menyebutkan beberapa jenis hijauan dan konsentrat yang cocok untuk sapi perah.
5. Dapat menyebutkan beberapa gejala penyakit dan pencegahannya.
6. Dapat menyebutkan beberapa tanda-tanda birahi
7. Dapat mengetahui cara penanganan hasil yang akan dijual.
8. Dapat menjelaskan cara memeras susu.
Tingkat Penegak
1. Telah memenuhi SKK sapi perah Tingkat Penggalang
2. Dapat memilih bibit sapi perah yang baik untuk dipelihara
3. Dapat rnemilih jenis-jenis hijauan dan konsentrat yang baik untuk diberikan ke sapi perah.
4. Dapat mengetahui gejala penyakit yang menyerang sapi perah dan mengobatinya serta mencegahnya
5. Dapat mengetahui tanda-tanda birahi siklus birahi, Iama kebuntingan dan tanda-tanda akan melahirkan.
6. Dapat melakukan pengolahan
7. Dapat memasarkan ternak sapi perah dan hasil olahannya.
8. Telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga atau Penggalang sampai dengan memperoleh
9. TKK usaha ternak sapi perah.
Tingkat Pandega
1. Telah memenuni SKK sapi perah Tingkat Penegak,
2. Dapat mengelola usaha ternak sapi perah dengan baik dan menghitung untung rugi
3. Telah melatih paling sedikit dua orang Pramuka Penggatang atau Penegak sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak sapi perah.
5. SKK USAHA TERNAK KAMBING/DOMBA
Tingkat Siaga
1. Mengenal dan bisa menyebutkan mengenai panca usaha (lima usaha) beternak kambing/domba
2. Dapat menyebutkan paling sedikit 2 jenis kambing/domba yang ada di Indonesia.
3. Dapat menyebutkan 2 jenis pakan hijauan untuk kambing/domba (baik rumput atau kacang-kacangan)
4. Mengetahui bahwa ternak Kambing/domba sebaiknya dikandangkan dan tidak mengganggu Iingkungan
5. Dapat menyebutkan persyaratan kandang kambing/domba
6. Dapat mengenal dan menyebutkan 2 jenis penyakit yang sering menyerang kambing/domba.
Tingkat Penggalang
1. Telah memenuhi SKK kambing/domba Tingkat Siaga
2. Mengetahui dan bisa menjelaskan cara betemak kambing/domba
3. Dapat menyebutkan beberapa jenis kambing/domba yang ada di Indonesia dan ciri-cirinya.
4. Dapat menyebutkan beberapa jenis hijauan dan konsentrat yang cocok untuk kambing/domba
5. Dapat menyebutkan beberapa gejala penyakit dan pencegahannya.
6. Dapat menyebutkan beberapa tanda-tanda birahi.
7. Dapat mengetahui cara penanganan hasil yang akan dijual,
8. Dapat menjelaskan cara memeras susu
9. Dapat mengerti dan bisa menjelaskan syarat kandang yang baik.
Tingkat Penegak
1. Telah memenuhi SKK kambing/domba Tingkat PenggaIang.
2. Dapat memilih bibit kambing/domba yang baik untuk dipelihara
3. Dapat menyusun ransum jenis-jenis hijauan dan konsentrat yang baik untuk diberikan ke kambing/domba
4. Dapat mengetahui gejala penyakit yang menyerang kambing/domba dan mengobatmya serta mencegahnya
5. Dapat mengetahui tanda-tanda birahi, siklus birahi, lama kebuntingan dan tanda-tanda akan meIahirkan
6. Dapat memasarkan ternak kambing/domba hasil olahannya
7. Telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga atau Penggalang sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak kambing/domba
Tingkat Pandega
1. Telah memenuhi SKK kambing/domba Tingkat Penegak
2. Dapat mengelola usaha ternak kambing/domba dengan baik dan menghitung untung rugi.
3. Telah melatih paling sedikit dua orang Pramuka Penggalang atau Penegak sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak kambing/domba
6. SKK USAHA TERNAK BABI
Tingkat Siaga
1. Mengenal dan bisa menyebutkan mengenai panca usaha (lima usaha) beternak babi.
2. Dapat menyebutkan paling sedikit 2 jenis babi yang ada di Indonesia
3. Dapat menyebutkan 3 jenis pakan babi yang berasal dari berbagai sumber
4. Mengetahui bahwa ternak babi sebaiknya dikandangkan dan dipelihara dengan baik agar dapat menghasilkan dan tidak mengganggu lingkungan
5. Dapat menyebutkan persyaratan kandang babi
6. Dapat mengenal dan menyebutkan 2 jenis penyakit yang sering menyerang babi
Tingkat Penggalang
1. Telah memenuhi SKK babi Tingkat siaga.
2. Mengetahui dan bisa menjelaskan cara beternak babi.
3. Dapat menyebutkan beberapa jenis babi yang ada di Indonesia dan tau ciri-cirinya.
4. Dapat menyebutkan beberapa jenis hijauan dan konsentrat yang cocok untuk babi yang berasal dari berbagai sumber dan memberi contoh bahan makanan tersebut.
5. Dapat menyebutkan beberapa gejala penyakit dan pencegahannya.
6. Dapat menyebutkan beberapa tanda-tanda birahi.
7. Dapat mengetahui cara penanganan hasil yang akan dijual
Tingkat Penegak
1. Telah memenuhi SKK babi Tinglat Penggalang.
2. Dapat memilih bibit babi yang baik untuk dipelihara
3. Dapat meramu/mencapur makan untuk babi sesuai dengan periode/pase hidupnya dan tujuan pemeliharaannya
4. Dapat mengetahui gejala penyakit yang menyerang babi dan mengobatinya.
5. Mengerti dan menjelaskan syarat-syarat kandang yang baik dalam pemeliharaan babi seperti memandikan, mengawinkan, dan rnembersihkan kandang
6. Dapat memasarkan ternak babi dan hasil olahannya
7. Mengerti menjaga kesehatan dan dapat menyebutkan salah satu penyakit yang sering menyerang babi dan dapat meme rangkan tanda-tandanya
8. Telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga atau Penggalang sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak babi.
Tingkat Pandega
1. Telah memenuhi SKK babi Tingkat Penegak
2. Dapat mengelola usaha ternak babi dengan baik dan menghitung untung rugi
3. Telah melatih paling sedikit dua orang Pramuka Penggalang atau Penegak sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak babi.
7. SKK USAHA TERNAK KELINCI
Tingkat Siaga
1. Mengenal dan bisa menyebutkan mengenai panca usaha (lima usaha) beternak kelinci
2. Dapat menyebutkan paling sedikit 2 jenis kelinci.
3. Dapat menyebutkan paling sedikit 1 jenis, hijauan dan 1 jenis konsentrat
4. Mengetahui bahwa ternak kelinci sebaiknya dikandangkan dan tidak mengganggu lingkungan
5. Dapat menyebutkan paling sedikit 1 tanda birahi
6. Dapat menyebutkan paling sedikit 1 gejala penyakit.
Tingkat Penggalang
1. Telah memenuhi SKK kelinci Tingkat siaga.
2. Mengetahui dan bisa menjelaskan cara beternak kelinci.
3. Dapat menyebutkan beberapa jenis kelinci yang ada di Indonesia dan tau ciri-cirinya.
4. Dapat menyebutkan beberapa jenis hijauan dan konsentrat yang cocok untuk babi yang berasal dari berbagai sumber dan memberi contoh bahan makanan tersebut.
5. Dapat menyebutkan beberapa gejala penyakit dan pencegahannya.
6. Dapat menyebutkan beberapa tanda-tanda birahi.
7. Dapat menyebutkan beberapa jenis penyakit
8. Dapat mengetahui cara penanganan hasil yang akan dijual
9. Mengerti dimana ternak kelinci dijual belikan
Tingkat Penegak
1. Telah memenuhi SKK kelinci Tingkat Penggalang
2. Dapat memilih bibit Kelinci yang baik untuk dipelihara.
3. Dapat memilih jenis-jenis hijauan dan konsentrat yang baik untuk diberikan ke kelinci
4. Dapat mengetahui gejala penyakit dan mengobatinya serta mencegahnya
5. Dapat mengetahui tanda-tanda birahi, siklus birahi, lama kebuntingan dan tanda-tanda akan melahirkan.
6. Dapat menganjurkan cara pengobatan.
7. Dapat melakukan pembuatan dendeng, abon serta barang kerajinan
8. Dapat memasarkan ternak keIinci dan hasil oIahannya
9. Telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga atau Penggalang sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak kelinci.
Tingkat Pandega
1. Telah memenuhi SKK kelinci Tingkat Penegak.
2. Dapat mengelola usaha ternak kelinci dengan baik dan menghitung untung rugi.
3. Telah melatih paling sedikit dua orang Pramuka Penggalang atau Penegak sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak kelinci
8. SKK USAHA TERNAK AYAM BUKAN RAS (BURAS)
Tingkat Siaga
1. Mengenal dan bisa menyebutkan mengenai panca usaha (lima usaha) beternak ayam
2. Dapat menyebutkan minimal ciri-ciri masing-masing bibit ayam buras.
3. Dapat menyebuttkan jenis pakan minimal
4. Mengerti bahwa sebaiknya ayam harus dikandang
5. Mengerti cara pemeliharaan.
6. Mengerti perbedaan jantan dan betina.
7. Mengerti cara menjaga kesehatan
Tingkat Penggalang
1. Telah memenuhi SKK ayam buras Tingkat siaga.
2. Mengetahui dan bisa menjelaskan cara beternak ayam buras.
3. Dapat menyebutkan beberapa jenis ayam buras yang ada di Indonesia dan tau ciri-cirinya.
4. Dapat menyebutkan beberapa jenis hijauan dan konsentrat yang cocok untuk babi yang berasal dari berbagai sumber dan memberi contoh bahan makanan tersebut.
5. Dapat menyebutkan beberapa gejala penyakit dan pencegahannya.
6. Dapat menyebutkan beberapa tanda-tanda birahi.
7. Dapat menyebutkan beberapa jenis penyakit
8. Dapat mengetahui cara penanganan hasil yang akan dijual
9. Mengerti dimana ternak ayam buras dijual belikan
Tingkat Penegak
1. Telah memenuhi SKK ayam buras Tingkat Penggalang
2. Dapat memilih bibit Ayam buras yang baik untuk dipelihara.
3. Dapat memilih jenis-jenis hijauan dan konsentrat yang baik untuk diberikan ke ayam buras
4. Dapat mengetahui gejala penyakit dan mengobatinya serta mencegahnya
5. Dapat mengetahui tanda-tanda birahi, siklus birahi, lama kebuntingan dan tanda-tanda akan melahirkan.
6. Dapat menganjurkan cara pengobatan.
7. Dapat melakukan pembuatan dendeng, abon serta barang kerajinan
8. Dapat memasarkan ternak keIinci dan hasil oIahannya
9. Telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga atau Penggalang sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak ayam buras.
Tingkat Pandega
1. Telah memenuhi SKK ayam buras Tingkat Penegak.
2. Dapat mengelola usaha ternak ayam buras dengan baik dan menghitung untung rugi.
3. Telah melatih paling sedikit dua orang Pramuka Penggalang atau Penegak sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak ayam buras
9. SKK USAHA TERNAK ITIK
Tingkat Siaga
1. Mengenal dan bisa menyebutkan mengenai panca usaha (lima usaha) beternak ayam
2. Dapat menyebutkan minimal ciri-ciri masing-masing bibit itik.
3. Dapat menyebuttkan jenis pakan minimal
4. Mengerti bahwa sebaiknya ayam harus dikandang
5. Mengerti cara pemeliharaan.
6. Mengerti perbedaan jantan dan betina.
7. Mengerti cara menjaga kesehatan
Tingkat Penggalang
1. Telah memenuhi SKK itik Tingkat siaga.
2. Mengetahui dan bisa menjelaskan cara beternak itik.
3. Dapat menyebutkan beberapa jenis itik yang ada di Indonesia dan tau ciri-cirinya.
4. Dapat menyebutkan beberapa jenis hijauan dan konsentrat yang cocok untuk babi yang berasal dari berbagai sumber dan memberi contoh bahan makanan tersebut.
5. Dapat menyebutkan beberapa gejala penyakit dan pencegahannya.
6. Dapat menyebutkan beberapa tanda-tanda birahi.
7. Dapat menyebutkan beberapa jenis penyakit
8. Dapat mengetahui cara penanganan hasil yang akan dijual
9. Mengerti dimana ternak itik dijual belikan
Tingkat Penegak
10. Telah memenuhi SKK itik Tingkat Penggalang
11. Dapat memilih bibit Itik yang baik untuk dipelihara.
12. Dapat memilih jenis-jenis hijauan dan konsentrat yang baik untuk diberikan ke itik
13. Dapat mengetahui gejala penyakit dan mengobatinya serta mencegahnya
14. Dapat mengetahui tanda-tanda birahi, siklus birahi, lama kebuntingan dan tanda-tanda akan melahirkan.
15. Dapat menganjurkan cara pengobatan.
16. Dapat melakukan pembuatan dendeng, abon serta barang kerajinan
17. Dapat memasarkan ternak keIinci dan hasil oIahannya
18. Telah melatih sedikitnya seorang Pramuka Siaga atau Penggalang sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak itik.
Tingkat Pandega
4. Telah memenuhi SKK itik Tingkat Penegak.
5. Dapat mengelola usaha ternak itik dengan baik dan menghitung untung rugi.
6. Telah melatih paling sedikit dua orang Pramuka Penggalang atau Penegak sampai dengan memperoleh TKK usaha ternak itik