اولی ممنونییئہ

اولی ممنونییئہ "Berlatihlah memanah dan berkuda, dan jika kalian memilih memanah maka itu lebih baik daripada berku

soko busur dadi sedulur 💞
27/11/2018

soko busur dadi sedulur 💞

KAIDAH MEMANAH 🏹🏹🏹🏹🏇🏽🏇🏽🏇🏽Selain olah raga yg dianjurkan Nabi juga hiburan bagi kaum muslimin Adakalanya seorang muslim i...
02/06/2018

KAIDAH MEMANAH 🏹🏹🏹🏹🏇🏽🏇🏽🏇🏽

Selain olah raga yg dianjurkan Nabi juga hiburan bagi kaum muslimin

Adakalanya seorang muslim itu s**a bersenda gurau, senda gurau atau hiburan dapat menyenangkan hati yang penat. Namun kebanyakan hiburan itu bentuknya adalah sia-sia tidak bermanfaat, atau bahkan cenderung kepada perbuatan maksiyat. Ada juga hiburan yang membawa manfaat dan bahkan bernilai pahala. Hiburan yang bernilai pahala itu apa saja?
Dalam hadis disebutkan

"Setiap permainan laghwun yang dilakukan seorang muslim adalah bathil, kecuali ketika dia melemparkan panah dengan busurnya, ketika ia melatih kudanya, dan bercanda dengan istrinya. Ketiga hal ini adalah al-haq."(HR Tirmidzi, beliau berkata, "hadits hasan shahih.")

Ketiga hiburan itu tidak dianggap laghwun atau sia2 yang berarti ada pahalanya di sisi Allah. Dan pada kesempatan kali ini saya hanya membahas tentang memanah saja.

Hiburan pertama: Memanah
Memanah adalah hiburan sekaligus olahraga yang sangat dianjurkan untuk dilakukan setiap muslim. Olahraga ini mulai populer dis**ai masyarakat, terbukti dengan selalu banyak orang mengikuti even2 lomba panahan.
Meskipun bentuknya olahraga namun Pahalanya sangat besar sekali. Satu anak panah saja dapat memasukkan seseorang ke dalam syurga. Dalam hadis disebutkan;

“Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah; orang yang saat membuatnya mengharapkan kebaikan, orang yang menyiapkannya di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah.” Beliau bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda.” (AHMAD – 16699)

Tidaklah seseorang dari kalian bila terus menerus dirundung kesusahan, maka hendaklah ia menggantungkan busurnya pada pundak. Niscaya kesusahannya akan hilang sebab busurnya (HR Thabrani, dari Aisyah)

Imam Ibnul Qayyim mengatakan:"Seandainya memanah tidak memiliki keutamaan kecuali dapat menghilangkan kesusahan, maka hal itu sudah cukup menjadi keutamaan memanah."

"Barangsiapa yang berjalan di antara dua sasaran memanah, maka baginya dalam setiap langkah terdapat satu kebaikan." (HR Thabrani, dari Abu Dzar)

Dari Abu Hurairah, beliau merafa'kan hadis ini kepada Nabi Saw:"Belajarlah memanah! Sesungguhnya jarak antara dua target sasaran memanah terdapat salah satu taman dari taman-taman syurga."

Intinya adalah bahwa dengan berlatih panahan dapat menghibur hati, menghilangkan kesusahan, mendapat pahala yang banyak, dan yang penting adalah berlatih panahan berarti kita membekali diri kita dengan skill untuk melawan musuh Allah SWT.

Ada yang bilang, jaman modern ini panahan sudah kuno. Perang jaman sekarang itu pakainya senjata2 canggih, ada rudal roket pesawat tempur bom dll, lalu untuk apa belajar panahan kan juga gag bisa dipake buat perang.

Kita belajar panahan karena ini sunnah Rasulullah SAW dan tidak berhenti mengamalkan sunnah ini terserah nanti berguna atau tidak tetap bernilai pahala, dan boleh jadi perang di akhir zaman itu kembali memakai teknologi tradisional seperti pedang tombak dan panah. Siapa yang tahu???

SEANDAINYA TAHU, ENGKAU TIDAK AKAN MAU JADI FOLLOWER-KU "MasyaAllah followernya sudah banyak sekali ustadz…"~(berkata da...
09/07/2017

SEANDAINYA TAHU, ENGKAU TIDAK AKAN MAU JADI FOLLOWER-KU

"MasyaAllah followernya sudah banyak sekali ustadz…"
~(berkata dalam hati) “follower aku sudah banyak, berarti aku memang orang penting dalam dakwah”
~(berkata dalam hati) “sering-sering copas sana, copas sini ah, supaya status tersebar, banyak yang share trus nanti banyak yang follow akun ku”

“Ustadz, kok ga’ bisa add friend? Aku mau jadi friend ustadz, karena banyak faidahnya, atau aku follow saja ustadz?”

✏✏ Seandainya engkau tahu 😞😞
✒ “Seandainya engkau tahu, ternyata aku sering melanggar apa yang aku ucapkan, melanggar apa yang aku jadikan status, melanggar nasehat yang sering aku share, tentu engkau akan tidak simpati setiap melihatku”

✒ “Seandainya engkau tahu, ternyata aku sering bermaksiat tatkala sendiri, tatkala hanya berdua saja aku dan Allah yang tahu, tentu engkau akan meludah di tempat atau bahkan di mukaku”

✒ “Seandainya engkau tahu, ternyata aku sering masbuk ketinggalan shalat berjamaah”

✒ “Seandainya engkau tahu, ternyata aku hanya rajin ketika bersama orang lain saja, agar dipuji dan disanjung”

"Seandainya engkau tahu, ternyata aku hanya ramah pada teman-teman saja di luar, di rumah terhadap keluarga aku kasar dan tidak bertanggung jawab”

🔸🔸
Demikianlah orang yang shalih dan tidak menyucikan dirinya sendiri.

Ibnu Mas’ud yang memilik banyak pengikut (mengikuti untuk belajar, karena belajar di zaman dahulu demikian, diikuti untuk mengambil faidah dari ilmu, akhlak dan sikapnya).

✏✏ Akan tetapi beliau berkata, sahabat Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu :
ﻟﻮ ﺗﻌﻠﻤﻮﻥ ﺫﻧﻮﺑﻲ ﻣﺎ ﻭﻃﺊ ﻋﻘﺒﻲ ﺍﺛﻨﺎﻥ، ﻭﻟﺤﺜﻴﺘﻢ ﺍﻟﺘﺮﺍﺏ ﻋﻠﻰ ﺭﺃﺳﻲ، ﻭﻟﻮﺩﺩﺕ ﺃﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻏﻔﺮ ﻟﻲ ﺫﻧﺒﺎ ﻣﻦ ﺫﻧﻮﺑﻲ، ﻭﺃﻧﻲ ﺩﻋﻴﺖ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﺭﻭﺛﺔ . ﺃﺧﺮﺟﻪ ﺍﻟﺤﺎﻛﻢ ﻭﻏﻴﺮﻩ .

“Kalau kalian mengetahui dosa dosaku maka tidak akan ada dua orang yang berjalan di belakangku (mengikutiku) dan sungguh kalian akan melemparkan tanah di atas kepalaku, dan aku berangan-angan Allah mengampuni satu dosa dari dosa-dosaku dan aku dipanggil Abdullah bin Kotoran.” [1]

Address

Kudus

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when اولی ممنونییئہ posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category