Kang Santri

Kang Santri Santri adalah omset agama islam yang nantinya sebagai penerus para ulama, dan ulama adalah penerus p

Yo ngopi, yo ngaji
25/09/2024

Yo ngopi, yo ngaji

Semua butuh proses
19/09/2024

Semua butuh proses

21/05/2023

Tidak pernah rugi mempunyai anak yang Hafal Al Qur'an

Dibuka pendaftaran santri baruPondok Pesantren Al Fattah Roudlotul Qur'anAnak Anak & Remaja (MTs) Ds Bulungcangkring Kec...
31/03/2023

Dibuka pendaftaran santri baru
Pondok Pesantren Al Fattah Roudlotul Qur'an
Anak Anak & Remaja (MTs)
Ds Bulungcangkring Kec. Jekulo Kab. Kudus
WA admin +62 852-2898-4494

Ingin putranya mengahafalkan Al Qur'an dari umur 6 tahunSegera daftarkan diPondok Tahfidh Yanbu'ul Qur'an Anak AnakKrand...
17/01/2023

Ingin putranya mengahafalkan Al Qur'an dari umur 6 tahun
Segera daftarkan diPondok Tahfidh Yanbu'ul Qur'an Anak Anak
Krandon Kudus

Info selengkapnya hubungi WA admin : 0856-4165-2595

28/05/2022

Jangan lupakan guru,,

07/04/2022

Kajian Tahsinul Qur'an bersama Ning Sheila Hasina Lirboyo didampingi sang suami Gus Ahmad Kafabih dipondok Al Asy'ariyyah wonosbo

Semoga bermanfaat. Aamiin

30/03/2022

Jangan lupa bersyukur dan selalu ingat kepada orang tua

Kisah Inspiratif Buat Para AyahBuat Para Ayah..... Jangan lewatkan masa mengantar anak sekolah karena itulah masa romant...
12/01/2022

Kisah Inspiratif Buat Para Ayah
Buat Para Ayah..... Jangan lewatkan masa mengantar anak sekolah karena itulah masa romantis bersama anakmu
Tidak sedikit ayah yang punya waktu luang namun menganggap ringan masa mengantar anak sekolah padahal disitulah masa romantis bersama anak

Kita bisa ngobrol dalam perjalanan dengan anak melingkarkan tangannya di perut kita, anak mendekap kita tidak ada jarak, kita bisa ngobrol layaknya teman
Sesampai di sekolah kita, di tempat tunas2 bangsa akan tumbuh, akan ada momen romantis berpisah melepas anak yang akan masuk ke kelas, anak mencium tangan kita, kita mencium p**i dan kepala anak, anak balas mencium kita, kita bisa memperbaiki tasnya, jilbabnya atau kopyah yang miring, kita bisa tos dulu.. bisa bercanda sebentar...

Hati ayah siapa yang tidak haru saat melepas anak masuk ke kelas, meski mengantar setiap hari rasa haru itu pun selalu menyeruak di hati saat melepas anak mau memasuki kelas.
Tidak hanya ayah, si anak pun akan merasakan hal yg sama, anak akan merasa terharu diantar ayahnya, dan merasa berat jika ditinggal ayahnya, akan terlihat di mata anak rasa tidak ingin ditinggalkan oleh ayah, sehingga setelah cium tangan kita, dia akan dada dengan kita..."dada..." percayalah anak merasakan hal sama

Saya pun menikmati saat melihat anak berjalan melangkahkan kaki mungilnya menuju kelas. Saya pandangi dari belakang sambil berdoa di hati "Ya Allah jadikanlah anakku anak yang shalih dan berikan dia ilmu yang manfaat", akan ada rasa haru lagi yang menyeruak di hati, anakku sudah besar ya... saya pandangi sampai anakku hilang dari pandangan karena masuk kelas atau terhalang oleh ramainya keceriaan anak2 yang mau masuk kelas.

Untuk para ayah jangan lewatkan masa romantis dengan anak, saat mengantar anak sekolah, sempatkan waktu meski seminggu sekali meski sebulan sekali, karena banyak ayah yang ingin merasakan masa romantis bersama anak namun terkendala waktu yang tidak memungkinkan, sampai ada yang sangking pinginnya mengambil cuti demi pingin mengantar anak sekolah. Karena mereka paham benar saat anak besar, momen itu tak akan pernah terulang lagi.

Pemahamannya :1. Faktor Pangkat"Ora gelem ngaji al-Quran mergo pangkat/kedudukan gurune luwih rendah? Gusti Kanjeng Nabi...
20/10/2021

Pemahamannya :

1. Faktor Pangkat
"Ora gelem ngaji al-Quran mergo pangkat/kedudukan gurune luwih rendah? Gusti Kanjeng Nabi Muhammad Saw. iku muride Malaikat Jibril As. ing babakan wacan al-Quran. Beliau ora isin ngaji al-Quran (musyafahah) marang Malaikat Jibril senajan secara pangkat derajat/kedudukan Malaikat Jibril iku luwih rendah." (Tidak boleh ada lagi alasan tidak mau mengaji al-Quran karena kedudukan guru lebih rendah. Nabi Muhammad Saw. saja tidak malu mengaji al-Quran kepada Malaikat Jibril walaupun derajat Rasulullah jauh di atas Malaikat Jibril).

2. Faktor Usia
"Males ngaji al-Quran mergo umur wis tua? Gusti Kanjeng Nabi Muhammad Saw. iku mulai ngaji al-Quran marang Malaikat Jibril As. umur 40 tahun." (Tidak boleh ada lagi alasan tidak mau mengaji al-Quran karena umur sudah tua. Nabi Muhammad saja mulai belajar al-Quran kepada Malaikat Jibril pada umur 40 tahun).

3. Faktor Lama
"Isin ngaji al-Quran mergo suwe waktune? Kanjeng Nabi Saw. ora pernah ngrasa isin (minder) ngaji al-Quran marang Malaikat Jibril As. awit beliau Saw. umur 40 tahun tekane 63 tahun (wafat)." (Tidak boleh ada lagi alasan tidak mau mengaji al-Quran karena waktunya lama. Nabi Muhammad saja mengaji al-Quran dari umur 40 hingga 63 tahun (wafat, yakni ngaji selama 23 tahun).

"Manusia itu memang mempunyai perwatakan dasar yang cukup tidak menarik, sangat menyukai dirinya sendiri dan tidak mampu...
09/10/2021

"Manusia itu memang mempunyai perwatakan dasar yang cukup tidak menarik, sangat menyukai dirinya sendiri dan tidak mampu melihat kecuali hal-hal positif atas dirinya sendiri. Dan memang manusia mempunyai perwatakan selalu tidak s**a sama orang yang tidak selaras dengan dia, entah itu pikiran ataupun yang lain. Dan di tidak bisa melihat orang lain kecuali keburukannnya. Dan yang lebih buruk, terkadang kecintaan kepada dirinya itu berlebihan, sampai-sampai dia melihat keburukan dalam dirinya merupakan hal-hal positif."


Semoga kita senantiasa mendapat Ridho dari Allah, Syafa'at dari Rasulullah, Karomah para Waliyullah, Barokah para Kyai dan Habaib serta wasilah Do'a dari Orang tua kita.. Alfatihah

اللهم صل علي سيدنا محمد وعلي اله وصحبه وسلم..

📷 Gus Abdurrahman Al Kautsar (Alfalah Ploso)

Address

Kudus

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kang Santri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share