13/02/2021
10 Hal Sehari-hari yang Biasa Ukhty Alami Saat Berusaha Syar’i di Zaman Kekinian Ini (Bag.1)
Namanya juga usaha. Kalau orang lain usaha mengirit uang biar bisa cicil rumah, atau usaha join organisasi biar ketemu jodoh,
Ukhty berusaha untuk menjadi manusia yang sebaik-baiknya. Duh, berat ya. Tapi balik lagi, namanya juga usaha.
Cara orang untuk berproses jadi lebih baik berbeda-beda. Ada yang sepertimu, memutuskan untuk lebih mendalami agama.
Keputusan ini pun membawa banyak perubahan dalam hidupmu. Mau nggak mau Ukhty berpikiran:
Wah, ternyata ini susah-susah gampang ya.
Apa aja sih yang bakal Ukhty alami saat berusaha menjadi “syar’i” di zaman kekinian ini?
Hmm, semoga yang di bawah ini bisa membuat Ukhty merasa terwakili
1. Karena hijabmu yang cukup panjang, Ukhty jadi sering dilihatin orang sekitar…
Ukhty lewat seperti biasa di jalan atau tempat umum, Ada yang ngelihatin hijabmu
Hijabmu agak “spesial”, lebih panjang dibandingkan cewek-cewek lainnya.
Kalau cewek lain biasanya “hanya” memastikan rambut dan leher mereka tertutup, Ukhty nggak cuma itu saja.
Ukhty juga akan berusaha menyampirkan kainnya sampai menutup dada. Tak lupa, pakaianmu pun mesti longgar agar tidak membentuk tubuh.
Bahkan Ukhty juga berusaha menghindari celana dan selalu memakai rok. Tak lupa, kaos kaki dan manset tangan pun Ukhty kenakan.
Kalau lagi main ke tempat di mana dirimu minoritas, otomatis orang lain bakal ngeliatin.
PS: Ada juga orang-orang yang dengan nada bercanda bilang Ukhty ISIS! Ah elah, siapa yang ISIS sih? *sabar, sabaaar~*
2. Ukhty pun mencoba untuk tak bersentuhan dengan non-mahram. Sulit sih, apalagi kalau Ukhty orangnya nggak enakan
kadang dibilang lebay ;(
*lawan jenis nyodorin tangan buat salaman*
Ukhty: *mikir dulu* “Nanti kalo nggak salaman dibilang sombong, tapi kalau salaman…”
Larangan menyentuh non-mahram secara fisik — termasuk tentunya soal bersalaman — memang gak semua orang sepakat.
Namun, Ukhty termasuk yang setuju dan mencoba menerapkan ini sehari-hari.
Tapi ternyata susah ya? Kalau nggak mau bersentuhan sama kenek pas ngasih uang bus, takutnya dibilang sombong.
Apalagi kalau Ukhty orangnya gak enakan. Widih, harus memberanikan diri dulu dalam hati buat teguh nggak salaman! ??
3. Ukhty juga gak akan sembarangan makan. Sebisa mungkin, makananmu harus terjamin halal
Duh, cari yang pasti halal yuk..
“Lho, yang penting ‘kan gak mengandung babi?”
“Ya gak cuma itu juga sih…”
Masih banyak yang mengira bahwa halal-tidaknya makanan itu hanya tergantung dari apakah dia mengandung babi.
Padahal nggak cuma soal babi, halal-tidaknya makanan juga tergantung dari cara menyembelih dan alatnya.
Yang haram dimakan juga nggak cuma babi, tapi juga yang tak disembelih dengan benar dan binatang yang menjijikkan.
Kalau sedang traveling atau berada di luar kota, Ukhty selalu menyempatkan untuk cari tahu di mana bisa dapat makanan halal.
Yang agak susah sih kalau lagi traveling ke tempat yang penduduk Muslimnya termasuk sedikit.
Entah itu di Bali atau di luar negeri. Tapi Ukhty nggak patah semangat, pasti ada sih makanan halal asal dicari
4. Kadang, ada teman dari zaman dulu yang kaget lihat penampilan Ukhty sekarang.
Mereka khawatir Ukhty gak bisa lagi diajak seru-seruan kayak dulu
Teman : “Jilbab lo makin lebar aja. Masih mau nggak nih kita ajak main bareng?”
Ukhty : “…”
Setiap perubahan pasti diiringi dengan beragam tanggapan dari orang sekitar.
Kadang orang khawair Ukhty jadi nggak mau lagi melakukan hal-hal seru yang sering Ukhty lakukan bareng teman-teman dulu. Hihihi.
Kadang ada pertanyaan seperti masih bisa nongkrong bareng gak, nonton film gak, olahraga, dan ke mall bareng gak?
Mereka bertanya begitu karena khawatir Ukhty jadi menutup diri, padahal nggak sama sekali.
Ukhty hanya berubah pada penampilan yang semakin tertutup dan mengubah sedikit perilakumu yang gak sesuai ajaran agama.
5. Kalau ada topik yang lagi hangat dibicarain orang soal agama, pasti mereka tanya pendapatmu (misalnya jilbab halal kemarin)
“Eh, jilbab halal menurut lo gimana? Lo mau beli gak?”
Setiap perubahan yang dilakukan, apalagi perubahan berdasarkan keyakinan terhadap agama yang dianut,
membuatmu menjadi tempat bertanya bagi kerabat. Entah itu isu sederhana maupun berat, mereka akan bertumpu untuk menanyakan hal itu.
Secara gak langsung hal tersebut membuat dirimu untuk terus belajar berbagai hal dan menambah luas wawasanmu ke depannya.
Walaupun ada kalanya cukup bosan karena selalu ditanyai, Ukhty sadar kalau itu sangat bermanfaat untuk dirimu.
Ukhty juga menjadi belajar bagaimana cara berkomunikasi yang baik dalam menyampaikan pendapat,
apalagi pendapat yang diutarakan terkadang merupakan isu sensitif yang masih sulit diterima sebagian orang.
Pernik.Jilbab
Teman Hijab Syar'imu