SMP Pancasila Krian

SMP Pancasila Krian Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from SMP Pancasila Krian, Education, Jalan Raya Ponokawan, Krian.

Bulan Puasa Pendaftaran Siswa Baru SMP Pancasila Krian  masih dibuka ya...
22/04/2021

Bulan Puasa Pendaftaran Siswa Baru SMP Pancasila Krian masih dibuka ya...

e warta spankajamannow  galeryedisi Senin, 19 April 2021
20/04/2021

e warta spankajamannow galery
edisi Senin, 19 April 2021

mugi manfaat..Marhaban Ya Ramadhan...
12/04/2021

mugi manfaat..
Marhaban Ya Ramadhan...

Gelombang 2 masih dibuka.. 01 April s/d 15 Juli 2021Masih Bebas Uang Gedung ya...
07/04/2021

Gelombang 2 masih dibuka..
01 April s/d 15 Juli 2021
Masih Bebas Uang Gedung ya...

Ayo Guys Buruan daftar Gelombang masih Bebas Uang Gedung loo...
02/04/2021

Ayo Guys Buruan daftar Gelombang masih Bebas Uang Gedung loo...

Selamat Paskah..Semoga berkat dan karunia-Nya selalu beserta kita.
02/04/2021

Selamat Paskah..

Semoga berkat dan karunia-Nya selalu beserta kita.

30/03/2021

SMP PANCASILA KRIAN SIAP PEMBELAJARAN NEW NORMAL

"Memilih SMP, tak sesulit memilih buah catur untuk dimainkan"SMP PANCASILA KRIANJelas Aqidahe..Jelas Barokahe..Jelas Man...
26/03/2021

"Memilih SMP,
tak sesulit memilih buah catur untuk dimainkan"

SMP PANCASILA KRIAN

Jelas Aqidahe..
Jelas Barokahe..
Jelas Manfaate..

15/03/2021
Ayo Buruan Daftar !!Gelombang Satu hanya sampai 31 Maret 2021 loo !!
04/03/2021

Ayo Buruan Daftar !!
Gelombang Satu hanya sampai 31 Maret 2021 loo !!

Sejarah perjuangan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dimulai sejak kelahirannya pada tanggal 2 Maret 1955, di...
02/03/2021

Sejarah perjuangan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dimulai sejak kelahirannya pada tanggal 2 Maret 1955, di Malang dan salah satu pendirinya bernama Umroh Mahfudhoh. Dengan kepanjangan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatu Ulama, maka dasar berpijak IPPNU dikonsentrasikan bermula pada pembinaan dan pengkaderan remaja putri NU yang masih duduk dibangku sekolah atau madrasah tingkat menengah dan tingkat atas, serta santri putri yang statusnya setaraf dengan sekolah-sekolah tersebut.

IPPNU didirikan atas dasar keinginan sebagai wadah aktivitas sosial dan program remaja yang bercirikan amaliah keagamaan sebagai antisipasi munculnya gejala sosial yang semakin menampakkan sisi-sisi negatif perilaku kehidupan remajanya pada waktu itu setelah sepuluh tahun Indonesia merdeka. Sebagai wadah pengkaderan remaja-remaja NU agar berada pada posisi on the right track, berjalan pada arah yang sesungguhnya, sehingga nilai-nilai NU yang berazaskan Ahlussunnah wal Jamaah tetap bisa terjaga keaslian dan kemurniannya, terutama ketika dimanifestasikan dalam tingkah laku dan sikapnya di tengah-tengah pluralitas masyarakat Indonesia.

Sifat, Fungsi, Azas, dan Aqidah

Sifat

IPPNU bersifat keterpelajaran, kekeluargaan, kemasyarakatan, dan keagamaan.

Fungsi

Wadah berhimpun pelajar NU untuk melanjutkan semangat jiwa dan nilai-nilai nahdliyin.

Wadah komunikasi pelajar NU dalam pelaksanaan dan pengembangan syariat Islam.

Wadah aktualisasi pelajar NU dalam pelaksanaan dan pengembangan syariat Islam.

Azas

Berazaskan Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Aqidah

Beraqidah Islam yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah dengan mengikuti salah satu madzhab Hanafi, Syafi’i, Maliki, dan Hambali.

Tujuan IPPNU

Membangun kader NU yang berkualitas, berakhlakul karimah, bersifat demokratis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mengembangkan wacana dan kualitas sumber daya kader menuju terciptanya kesetaraan gender.
Membentuk kader yang dinamis, kreatif, dan inovatif.
Struktur Organisasi

Pimpinan Pusat (Kedudukan di Ibu Kota Negara RI)
Pimpinan Wilayah (Kedudukan di Ibu Kota Provinsi)
Pimpinan Cabang (Kedudukan Ibu Kota Kabupaten, Kotamadya)
Pimpinan Anak Cabang (Kedudukan di Kecamatan)
Pimpinan Ranting (Kedudukan di Ibu kota Desa /Kelurahan)
Pimpinan Komisariat (Kedudukan di Sekolah/Pondok Pesantren)
Bentuk Lambang Organisasi

Lambang organisasi berbentuk segitiga sama kaki dengan ukuran atas sama dengan tinggi.

Warna dasar hujau, dikelilingi garis warna kuning yang kedua tepinya diapit oleh warna putih.

Isi Lambang

Bintang sembilan yang sebuah besar terletak diatas.

Empat buah menurun disisi kiri dan empat buah lainnya menurun disisi kanan dan berwarna kuning.

Dua kitab dan bulu angsa bersilang warna putih serta dua bunga melati putih di kedua ujung bawah lambang.

Tulisan IPPNU dengan lima titik di antaranya, tertulis dibawah bulu dan berwarna putih.

Arti Lambang Organisasi

Warna hijau: kebenaran, kesuburan, serta dinamis

Warna putih: kesucian, kejernihan, serta kebersihan

Warna Kuning: hikmah yang tinggi/kejayaan

Segitiga: Iman, Islam, dan Ihsan

Dua buah garis tepi mengapit warna kuning: dua kalimat syahadat

Sembilan bintang : keluarga Nahdlatul Ulama, yang artinya satu bintang besar paling atas Nabi Muhammad SAW.

Empat bintang disebelah kanan: Empat sahabat Nabi (Abu Bakar as, Umar Ibn Khatab as, Usman Ibn Affan as dan Ali Ibn Abi Tholib as).

Empat bintang disebelah kiri: empat madzhab yang diikuti.

Dua kitab: Al Quran dan Hadits

Dua bulu bersilang: aktif menulis dan membaca untuk menambah wacana berfikir.

Dua bunga melati: Perempuan yang dengan kebersihan pikiran dan kesucian hatinya memadukan dua dasar ilmu pengetahuan umum dan agama.

Lima titik di antara tulisan I.P.P.N.U ; Rukun Islam

MARS IPPNU

Sirnalah gelap terbitlah terang

Mentari timur sudah bercahaya

Ayunkan langkah pukul genderang

Segala rintangan mundur semua

Tiada laut sedalam iman

Tiada gunung setinggi cita

Sujud kepala kepada Tuhan

Tegak kepala lawan derita

Di malam yang sepi di pagi yang cerah

Hatiku teguh bagimu ikatan

Di malam yang hening di hati membakar

Hatiku penuh bagimu pertiwi

Mekar seribu bunga di taman

Mekar cintaku pada ikatan

Ilmu kucari amal kuberi

Untuk agama bangsa negeri

_____________________________________________
Disusun oleh Izzatul Mufidati yang disadur dari berbagai sumber.

https://www.google.com/amp/s/tebuireng.online/mengenal-lebih-dekat-ippnu/%3famp

https://ippnu.or.id/sejarah-pendirian-ippnu/

Membaca Sejarah Berdirinya IPNUOrganisasi ini bernama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama yang disingkat menjadi IPNU. Didiri...
24/02/2021

Membaca Sejarah Berdirinya IPNU

Organisasi ini bernama Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama yang disingkat menjadi IPNU. Didirikan pada tanggal 20 Jumadil Akhir tahun 1373 H., bertepatan dengan 24 Februari 1954 M. di Semarang. Tokoh pendiri IPNU adalah M. Syufjan Cholil (Yogyakarta), H. Mustahal (Solo) dan Abdul Goni Farida (Semarang) dengan Ketua Umum petama M. Tolchah Mansoer. Ikata Pelajar Nahdlatul Ulama berakidah atau berasas Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah dengan menganut salah satu madzhab empat, yaitu; Syafi’i, Maliki, Hanafi dan Hanbali.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, IPNU berdasarkan pada Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat/kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Organisasi yang bersifat keterpelajaran, kekaderan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan ini, befungsi sebagai wadah perjuangan, kaderisasi, penguatan dan komunikasi pelajar NU.

Adapun tujuan dari IPNU yaitu, terbentuknya pelajar bangsa yang bertakwa kepada Allah SWT, berilmu, berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan serta bertanggung jawab atas tegak dan terlaksananya syariat Islam menurut faham ahlussunnah wal jama’ah yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sementara itu, batas usia anggota IPNU adalah 13 sampai 28 tahun. Setiap pelajar Islam yang menyatakan keinginan untuk menjadi anggota IPNU dan siap menaati peraturan dasar dan peraturan rumah tangga IPNU dapat diterima menjadi anggota, melalui mekanisme Makesta.

Sedangkan struktur organisasi IPNU adalah sebagai berikut :

Pimpinan Pusat (PP) untuk tingkat nasional, (masa khidmat 3 tahun)
Pimpinan Wilayah (PW) untuk tingkat propinsi, (masa khidmat 3 tahun)
Pimpinan Cabang (PC) untuk tingkat kabupaten/kota, (masa khidmat 2 tahun)
Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) untuk luar negeri, (masa khidmat 2 tahun)
Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk tingkat kecamatan, (masa khidmat 2 tahun)
Pimpinan Ranting (PR) untuk tingkat desa atau kelurahan, (masa khidmat 1 tahun)
Pimpinan Komisariat (PK) untuk lembaga pendidikan, (masa khidmat 1 tahun)
LAMBANG IPNU

Lambang organisasi berbentuk bulat, berarti kontinuitas

Warna dasar hijau tua, berarti subur

Warna kuning melingkar, berarti hikmah dan cita-cita yang tinggi

Warna putih yang mengapit warna kuning, berati suci

Sembilan bintang melambangkan keluarga Nahdlatul Ulama,

yaitu:

Lima bintang di atas yang satu besar di tengah melambangkan Nabi Muhammad, dan empat lainnya di kanan dan kirinya melambangkan khulafaur rasyidin (Abu Bakar, Umar bin Khotob, Ustman bin Affan dan Ali bin Abi Tholib)
Empat bintang berada di bawah melambangkan madzhab empat, yaitu Hanafi, Maliki, Syafi`i dan Hambali
Kata IPNU dicantumkam di bagian atas yang menunjukkan nama organisasi

Keterangan :

Warna dasar hijau
Garis kuning melingkar
Dua garis putih mengapit gariskuning
Akronim IPNU, warna putih
Tiga titik pemisah akronim IPNU, warna putih
Garis lurus tiga di kiri, tiga dikanan, warna putih
Sembilan bintang, warna kuning
Dua kitab, warna putih
Dua bulu angsa menyilang, warnaputih
Tiga titik di antara kata IPNU mewakili slogan Belajar, Berjuang, Bertaqwa. Enam strip pengapit huruf IPNU, berati rukun iman. Dua kitab di bawah bintang berati al-Qur`an dan al-hadits. Dua bulu angsa bersilang di bawah kitab berarti sintesa antara ilmu umum dan ilmu agama.

Daftar Bacaan:

– PD/PRT IPNU

– Asrorun Niam Sholeh dan Sulthan Fatoni, Kaum Muda NU dalam Lintas Sejarah 50 Tahun Pergulatan dan Kiprah IPNU dalam mengabdi Ibu Pertiwi. Jakarta: eLSAS, 2003

– Caswiyono Rusdie Cakrawangsa dkk. KH. Tolchah Mansoer Biografi Tokoh NU yang Terlupakan. Yogyakarta: Pustaka Pesantren, 2009.

– Iip D. Yahya, Ajengan Cipasung Biografi KH. M. Ilyas Ruhiat . Yogyakarta: Pustaka Pesantren, 2006

Disarikan dari berbagai buku. Disusun oleh Izzatul Mufidati.

diolah dari berbagai sumber:
1. https://www.google.com/amp/s/tebuireng.online/membaca-sejarah-berdirinya-ipnu/%3famp
2. https://www.google.com/amp/s/www.ipnu.or.id/sejarah-ipnu/

Address

Jalan Raya Ponokawan
Krian
61262

Telephone

0318974331

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when SMP Pancasila Krian posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to SMP Pancasila Krian:

Shortcuts

Share

Category