09/02/2012
Pelajar SMKN 9 Padang Kesurupan.
Padang (01/02), ketenangan saat belajar di SMK Negeri 9 Padang khususnya di gedung B terusik pada pukul 09:00 akibat salah seorang siswi jurusan Patiseri pingsan dan tiba-tiba memberontak. Ini merupakan kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Setelah dicari informasi, siswi tersebut dirasuki oleh makhluk gaib (kesurupan - red). Awal mulanya salah seorang siswi yang tidak mau disebutkan namanya ini sedang belajar di kelas XI.Patiseri, lantai 1. Saat itu juga, ia termenung. Teman-temannya tidak menghiraukannya karena dianggap biasa saja. Namun, beberapa saat kemudian ia jatuh pingsan dan memberontak. Barulah teman-teman satu kelasnya menolong. Namun, saat di tolong oleh teman cewek yang tidak ingin namanya disebutkan, ia juga jatuh pingsan dan kesurupan. Ada tiga orang siswi yang kesurupan. Satu orang dievakuasi ke gedung A, dan dua orang lagi ditangani di gedung B.
Ada apa dengan kejadian ini? Biasanya belum pernah terjadi hal-hal aneh apalagi kesurupan seperti ini. Saat di telusuri lebih jauh, ternyata penyebab kesurupan masal tersebut berasal dari pohon pohon yang ditebang dipinggir gedung B tersebut. Konon katanya, penunggu pohon tersebut marah. Mengetahui hal tersebut, salah seorang siswi langsung turun tangan untuk mengatasi masalah tersebut. Awalnya, seluruh siswa tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam kelas yang menjadi tempat kedua siswi tersebut kesurupan. Namun, dengan niat yang ikhlas untuk membantu dan menolong siswi tersebut meyakinkan guru yang menjaga di luar kelas. Dan ia pun di perboleh kan masuk. Lalu, dengan yakin dan penuh percaya diri ia mulai berinteraksi dengan makhluk yang berada di dalam tubuh siswi tersebut.
Setelah berinteraksi, ternyata benar. Penunggu pohon tersebut marah karena pohon yang sudah lama tumbuh dubur itu ditebang tanpa minta ijin. Lalu siswi tersebut menanyakan kepada kepala sekolah, apakah penebangan pohon sudah diminta ijin terlebih dahulu. Lalu, kepala sekolah, Raymond menanggapi pertanyaan itu. "Sebenarnya yang melakukan penebangan pohon ini adalah pemko Padang. pihak sekolah tidak mengetahui apa-apa. Lagian, penebangan ini tidak ditebang sampai habis melainkan untuk merapikan ranting-ranting pohon yang mulai merambat ke bangunan sekolah. "Ujarnya. Kemudian ia menyuruh pihak sekolah untuk meminta maaf atas perbuatan yang telah dilakukan tanpa meminta ijin terlebih dahulu.
Proses belajar mengajar di SMK Negeri 9 pun tidak terputus. Tetap berjalan dengan semestinya. Para siswa siswi sudah ketakutan, harap diperbolehkan untuk pulang kerumah masing-masing. Saat ditemukan, salah seorang siswa kelas XI.JB4 berpendapat. "Seharusnya seuruh siswa dipulangkan agar tidak terjadi hal-hal yang lebih parah. Ini kan berbahaya. "Ujarnya dalam kondisi panik. Setelah kondisi dirasa aman, dan jam pun menunjukkan pukul 12:00 seluruh siswa dipulangkan. Siswapun bersorak gembira namun ada juga yang ketakutan.
Keesokan harinya (02/02), pada pukul 10:00 peristiwa kesurupan yang terjadi kemaren terulang lagi. Seorang siswi SMK Negeri 9 Padang dirasuki oleh makhluk gaib. Lagi-lagi makhluk tersebut masih belum puas Karena pohon yang berada di gedung B, jalan Hiligoo tersebut ditebang. Dua hari berturut-turut SMKN 9 Padang dihantui oleh makhluk halus. Dalam seminggu belakangan, seluruh siswa-siswi merasakan darurat apalagi yang belajar di gedung B. mereka meminta dipindahkan ke gedung A. itu tidak bisa, karena ruang kelas digedung A tidak memungkinkan untuk menampung seluruh siswa siswi.
Sekarang ini situasi di SMK Negeri 9 Padang sudah kembali normal. Walaupun ada satu dua pelajar yang masih khawatir terulangnya peristiwa tersebut., namun tidak mengganggu proses belajar mengajar di sana.
(Di muat pada Koran Singgalang Edisi Rabu, 08/02/2012 - Bagian Singgalang Masuk Sekolah)