Tahukah Anda?

Tahukah Anda? Follow Us, Discover More 🔎
(3)

Menara Eiffel Sukoharjo merupakan sebuah replika ikonik setinggi 23 meter yang dibangun secara swadaya oleh para pemuda ...
19/08/2026

Menara Eiffel Sukoharjo merupakan sebuah replika ikonik setinggi 23 meter yang dibangun secara swadaya oleh para pemuda Karang Taruna Bina Karya bersama warga Desa Serut, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Struktur megah ini dirancang menggunakan 150 batang bambu alami tanpa proses pengecatan untuk mempertahankan estetika tradisionalnya. Dibangun dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, mahakarya arsitektur bambu lokal ini didesain cukup kokoh hingga mampu menampung kapasitas 6 sampai 10 orang pengunjung yang ingin naik dan menikmati pemandangan dari atas.

Selain menjadi daya tarik wisata musiman yang diperkirakan berdiri hingga Oktober 2026, menara ini juga berfungsi ganda sebagai gerbang desa karena bagian kolong bawahnya dapat dilintasi kendaraan setinggi maksimal 4 meter. Berlokasi tepat di sisi utara Masjid Al Kautsar, RT 02 / RW II Desa Serut, destinasi ini dapat dinikmati oleh masyarakat luas secara gratis.

Waktu kunjungan terbaik adalah pada sore menjelang malam hari, saat lampu kuning keemasan yang menghiasi seluruh badan menara mulai dinyalakan, menciptakan suasana romantis khas Paris di tengah kehangatan pedesaan Sukoharjo.

Sebuah cuitan lawas dari tahun 2012 yang berbunyi "Stop chat gpt!!" mendadak viral di media sosial karena dianggap meram...
19/08/2026

Sebuah cuitan lawas dari tahun 2012 yang berbunyi "Stop chat gpt!!" mendadak viral di media sosial karena dianggap meramal masa depan dengan sangat akurat. Banyak netizen terheran-heran bagaimana akun X (Twitter) bernama nindiraras tersebut bisa menyebutkan nama kecerdasan buatan milik OpenAI, padahal ChatGPT baru resmi dirilis sepuluh tahun kemudian pada akhir 2022.

Fenomena ini memicu berbagai teori konspirasi jenaka di kalangan warganet yang menduga sang pemilik akun adalah seorang penjelajah waktu.Kenyataannya, cuitan futuristik ini hanyalah sebuah kebetulan linguistik yang unik dalam bahasa gaul (slang) lokal Indonesia.

Pada masa itu, singkatan "gpt" lazim digunakan oleh anak muda di media sosial sebagai kependekan dari frasa Gak Penting Tut atau Gak Penting Banget. Melalui unggahan tersebut, sang pemilik akun sebenarnya hanya sedang mengomeli teman-temannya untuk berhenti membicarakan hal-hal yang tidak penting di ruang obrolan mereka. Konteks lokal yang sederhana ini kini bertransformasi menjadi salah satu arsip digital paling ikonik dan menghibur di internet.

Mantan anggota JKT48 sekaligus pegiat olahraga lari, Cindy Gulla (Cigul), mengungkapkan kekecewaannya setelah foto priba...
18/08/2026

Mantan anggota JKT48 sekaligus pegiat olahraga lari, Cindy Gulla (Cigul), mengungkapkan kekecewaannya setelah foto pribadinya dicatut tanpa izin oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk materi promosi acara lari bertajuk "Merdeka Run". Isu ini menjadi viral setelah Cindy membagikan kronologi kejadian melalui akun media sosial Threads pribadinya.

Pihak Kemenpora awalnya mengirimkan pesan singkat (Direct Message) untuk meminta izin menggunakan fotonya dengan alasan kebutuhan edukasi olahraga lari yang bersifat non-komersial. Namun, hanya berselang sekitar empat menit setelah pesan dikirim dan sebelum Cindy sempat membalas atau memberikan persetujuan, materi promosi yang memuat foto dirinya sudah terlanjur diunggah dan beredar luas di publik.

Situasi semakin memanas karena penggunaan foto tersebut terbukti bukan untuk konten edukasi, melainkan dipasang sebagai materi promosi utama untuk acara kompetisi lari resmi. Cindy menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak ikut serta, tidak tahu-menahu, dan bahkan tidak diundang ke dalam acara "Merdeka Run" tersebut.

Akibat dari insiden pencatutan hak cipta ini, netizen berbondong-bondong memberikan kritik keras kepada akun media sosial Kemenpora karena dinilai tidak profesional dalam menjaga privasi serta hak dokumentasi seseorang. Merespons protes keras dari sang selebgram dan warganet, pihak terkait diketahui telah menghapus unggahan promosi tersebut dari platform digital mereka.

Sosok Ibu Susanah, seorang warga Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak viral di media sosial setelah namanya disebut oleh...
18/08/2026

Sosok Ibu Susanah, seorang warga Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak viral di media sosial setelah namanya disebut oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR pada Jumat, 14 Agustus 2026. Dalam pidato tersebut, Ibu Susanah yang hadir langsung di Gedung Nusantara diperkenalkan sebagai contoh masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

Namun, terjadi kekeliruan data yang cukup signifikan dalam naskah pidato kenegaraan tersebut, di mana beliau disebut bekerja sebagai pengupas bawang dengan upah fantastis mencapai Rp700.000 per kilogram.Fakta di lapangan menunjukkan kondisi yang sangat kontras dengan narasi pidato tersebut. Ibu Susanah sebenarnya bekerja sebagai buruh jahit kain lap majun, kain perca sisa konveksi untuk pembersih—dengan upah riil hanya sebesar Rp700 per kilogram.

Dengan kapasitas kerja sekitar 20 kilogram per hari, pendapatan yang ia bawa pulang dari menjahit hanya berkisar Rp14.000 sehari. Untuk menopang ekonomi keluarganya, ia juga mengambil pekerjaan sambilan sebagai pencuci ompreng di salah satu dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), sementara suaminya bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Keluarga dan tetangga sekitar mengonfirmasi bahwa Ibu Susanah masih hidup di bawah garis kemiskinan dengan kondisi rumah yang semi-permanen. Kesalahan input data dari nominal asli Rp700 menjadi Rp700.000 serta kekeliruan jenis pekerjaan ini sempat memicu perdebatan hangat di kalangan netizen. Banyak pihak yang menyayangkan lemahnya proses verifikasi data dan pengecekan fakta (fact-checking) oleh tim penyusun naskah kepresidenan maupun Kementerian Komunikasi dan Digital sebelum informasi tersebut dilempar ke forum kenegaraan resmi.

18/08/2026

Tak Terima Disenggol, Pengendara Mobil Hancurkan Motor Driver Ojol

Tidsoptimist adalah sebuah istilah populer asal Skandinavia yang secara harafiah berarti "optimis waktu". Istilah ini me...
18/08/2026

Tidsoptimist adalah sebuah istilah populer asal Skandinavia yang secara harafiah berarti "optimis waktu". Istilah ini merujuk pada seseorang yang memiliki kebiasaan kronis terlambat karena selalu meremehkan durasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu tugas, sekaligus melebih-lebihkan sisa waktu yang mereka miliki.

Berbeda dengan keterlambatan yang disengaja karena malas, seorang tidsoptimist biasanya memiliki niat yang baik namun terjebak dalam bias kognitif yang disebut sebagai "planning fallacy" (kekeliruan perencanaan).

Di dalam pikirannya, mereka selalu merasa mampu menyelipkan satu aktivitas tambahan sebelum pergi, atau percaya secara ajaib bahwa perjalanan sejauh dua puluh kilometer bisa ditempuh hanya dalam waktu lima menit saja tanpa terhambat macet maupun lampu merah.

Akibat ketidakmampuan kronis dalam menghitung waktu cadangan ini, mereka sering kali harus terburu-buru di menit-menit terakhir demi mengejar tenggat waktu yang sudah di depan mata.

Tiga orang petani asal Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, bernama Harapandi (50), Rasuli (53), dan Ibnu Amin (44) dijatuhi hu...
17/08/2026

Tiga orang petani asal Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, bernama Harapandi (50), Rasuli (53), dan Ibnu Amin (44) dijatuhi hukuman membayar denda ganti rugi sebesar Rp3 miliar secara tanggung renteng setelah kalah dalam gugatan perdata melawan sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Kasus ini bermula dari tuduhan pihak perusahaan yang menyebut ketiga petani telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menggarap lahan, memanen buah sawit, serta menghalangi operasional di area yang diklaim sebagai Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan.

Sebaliknya, para petani menegaskan bahwa mereka telah mengolah lahan tersebut secara sah sejak tahun 2005, jauh sebelum wilayah itu diklaim sepihak oleh korporasi. Putusan denda yang awalnya sebesar Rp1,3 miliar di tingkat Pengadilan Negeri Mukomuko pada Maret 2024 akhirnya membengkak menjadi Rp3 miliar setelah melalui proses banding hingga kasasi di Mahkamah Agung.

Ketiadaan biaya untuk membayar nominal fantastis tersebut membuat ketiga petani mendatangi Pengadilan Negeri Mukomuko dengan membawa hasil bumi seperti ubi, pisang, dan kelapa sebagai simbol ketidakmampuan ekonomi mereka. Namun, situasi hukum yang dihadapi para petani justru semakin memburuk.

Setelah putusan denda Rp3 miliar tersebut berkekuatan hukum tetap, pihak perusahaan kelapa sawit diketahui kembali melayangkan gugatan perdata baru terhadap mereka dengan tuntutan nilai ganti rugi yang jauh lebih besar, yakni mencapai Rp22 miliar.

Kisah viral film animasi Tiongkok berjudul Niu Lai adalah fakta nyata, di mana film berbiaya super rendah ini sukses men...
17/08/2026

Kisah viral film animasi Tiongkok berjudul Niu Lai adalah fakta nyata, di mana film berbiaya super rendah ini sukses mencetak fenomena box office yang luar biasa berkat efek popularitas di internet. Film 3D berdurasi 86 menit ini dikerjakan secara mandiri selama lima tahun oleh pasangan ibu dan anak, yaitu sutradara Xin Yumeng dan penulis Sun Lifang, melalui perusahaan produksi keluarga mereka yang awalnya bergerak di bidang dekorasi interior.

Keunikan sekaligus kontroversi film ini bermula dari strategi pemasarannya: poster teatrikal resminya menampilkan lukisan cat air tradisional Tiongkok yang sangat indah dan megah, namun penonton yang datang ke bioskop justru disuguhi visual animasi berkualitas sangat rendah dengan model poligonal kaku, tekstur datar, serta berbagai kecacatan grafis yang menyerupai animasi komputer era 1990-an.

Akibat kontras visual yang ekstrem tersebut, film yang dirilis pada 5 Agustus ini awalnya gagal total di pasaran dan hanya meraup pendapatan sekitar 7.159 yuan (sekitar Rp15 juta) dari total sekitar 200 penonton selama sembilan hari pertama. Namun, keadaan berbalik 180 derajat setelah potongan video klip film tersebut viral di media sosial dan diejek oleh netizen sebagai "karya hancur yang lebih buruk dari AI".

Alih-alih ditinggalkan, ejekan tersebut justru memicu fenomena budaya meme internet secara nasional; penonton berbondong-bondong membeli tiket bioskop demi bisa tertawa bersama teman-teman, sekaligus memberikan apresiasi terhadap karya manusia yang jujur ketimbang konten AI yang terlalu sempurna.

Momentum ini membuat penjualan tiket melonjak drastis hingga meraup ratusan ribu dolar dalam sehari, membawa total pendapatan box office-nya melesat melampaui 11,4 juta yuan (sekitar Rp24 miliar), hingga memaksa para staf bioskop lokal membuat poster gambar tangan sendiri demi memenuhi lonjakan permintaan penonton.

Aplikasi Carrier Pidge menawarkan cara unik dalam berkomunikasi di era digital dengan menggantikan pesan instan mengguna...
17/08/2026

Aplikasi Carrier Pidge menawarkan cara unik dalam berkomunikasi di era digital dengan menggantikan pesan instan menggunakan sistem merpati pos virtual. Dikembangkan oleh Noah Iarrobino untuk platform iOS, aplikasi gratis ini memproses pengiriman pesan berdasarkan jarak GPS riil dengan kecepatan terbang merpati sekitar 110 mil per jam.

Akibatnya, pesan ke teman yang berada di satu kota hanya memakan waktu beberapa detik, sedangkan pesan lintas negara atau benua bisa memakan waktu hingga berhari-hari. Untuk menambah elemen realisme dan kejutan, setiap merpati pos memiliki risiko 0,2% untuk hilang di tengah jalan, yang berarti pesan tersebut akan terhapus secara permanen dan tidak akan pernah sampai ke penerima.

Di dalam aplikasi, pengguna dapat memantau pergerakan merpati mereka secara real-time melalui peta interaktif yang mendeteksi rute penerbangan. Mengusung konsep media sosial lambat (slow social media), Carrier Pidge didesain dengan estetika klasik menyerupai kertas perkamen, di mana daftar kontak disebut sebagai kawanan (flock) dan ruang obrolan disimpan di dalam kandang merpati (aviary).

Dengan meniadakan fitur laporan dibaca (read receipts) dan mengutamakan penundaan waktu pengiriman, aplikasi ini mengajak penggunanya untuk merasakan kembali sensasi menantikan sebuah surat layaknya metode korespondensi tradisional di masa lalu.

Gigitan dari laba-laba pengembara Brasil (Brazilian wandering spider) memang dapat menyebabkan ereksi berkepanjangan hin...
16/08/2026

Gigitan dari laba-laba pengembara Brasil (Brazilian wandering spider) memang dapat menyebabkan ereksi berkepanjangan hingga berjam-jam. Fenomena medis unik ini terjadi karena racun laba-laba dari genus Phoneutria tersebut mengandung toksin khusus bernama PnTx2-6, yang memicu lonjakan oksida nitrat di dalam tubuh guna meningkatkan aliran darah secara drastis.

Meskipun efek samping ini sempat menarik perhatian para ilmuwan untuk mengembangkan obat disfungsi ereksi, kondisi yang dikenal sebagai priapismus ini sebenarnya sangat menyakitkan dan berbahaya bagi kesehatan reproduksi pria. Selain ereksi yang menyiksa, gigitan laba-laba ini juga membawa risiko medis fatal lainnya, seperti rasa sakit yang hebat di area gigitan, gangguan pernapasan, kelumpuhan otot, peningkatan tekanan darah, hingga potensi serangan jantung.

Laba-laba yang banyak ditemukan di kawasan Amerika Selatan ini dikenal sangat agresif dan tidak bersarang di jaring, melainkan aktif berburu di lantai hutan, sehingga meningkatkan risiko kontak yang tidak disengaja dengan manusia.

Address

Koto Padang

Telephone

+82283292855

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tahukah Anda? posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category