TPA Nurul Huda Srowot

TPA Nurul Huda Srowot TPA NURUL HUDA adalah Balai pendidikan Al-Quran yang berdiri sejak Tahun 1999 di bawah bimbingan Yayasan Majelis Tablig surakarta ( YAMATA ) PENDAHULUAN
A. C. b.

TPA Nurul Huda Srowot
I. Muqoddimah
Alhamdulillah segala puja dan puji bagi Allah SWT Robb semesta alam, yang telah memberikan Nikmat, Hidayah dan Inayah-Nya kepada kita semua, sehingga kita dapat merasakan manisnya iman, ihksan dan Islam. Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda suri tauladan kita Nabi Agung Muhammad SAW dan para keluarganya, sahabat-sahabatnya dan para pengi

kut beliau yang selalu menghidupkan Sunnah

B. Latar Belakang
TPA NURUL HUDA adalah Balai pendidikan Al-Quran yang berdiri sejak Tahun 1999 di bawah bimbingan Yayasan Majelis Tablig surakarta ( YAMATA ) yang bertepat di dukuh srowot, kawakan, bakung, jogonalan, klaten, jawa tengah yang mempunyai visi dan misi mendidik dan mencerdaskan anak-anak generasi islam di dukuh Srowot dan sekitarnya dengan harapan orang tua mau mendukung dan membuka mata akan pentingnya pendidikan islam untuk membangun moral dan meluruskan generasi menjadi lebih baik. Lembaga pendidikan Nurul Huda dibentuk atas dasar pemikiran ingin mencapai Ridho Allah Subhanahu wata'ala, dengan melihat, mendengar dan merasakan sendiri begitu memprihatinkan kondisi masyarakat lingkungan, khususnya remaja di dukuh srowot , semakin berkembangnya teknologi dan perkembangan dunia masyarakat, terlebih letak geografis yang jelas kalah dengan adanya kristenisasi. Bekerjasama dengan YAMATA sampai saat ini masih memberikan bantuan pengajar dari PONPES ALMUKMIN NGRUKI yang bertugas dalam masyarakat dan bertanggungjawab dalam terlaksananya kegiatan belajar mengajar di TPA Nurul Huda, kami juga tidak tahu sampai kapan YAMATA Surakarta masih mau memberikan bantuan pengajar kepada kami seiring dengan melemahnya YAMATA karena pengurusan yang semakin sepuh. Padahal Pendidikan harus terus berjalan sesuai dengan visi dan misi, dan siapakah yang mau peduli terhadap pendidikan anak islam tanpa kerjasama yang baik antara pengelola, wali santri, tokoh agama yang ditokohkan, masyarakat dan stakeholder yang ada. Dan pendidikan agama Islam sejak dini tentunya harus dilaksanakan atas dasar kepedulian yang tinggi, sebagai bentuk kepedulian terhadap agama Alloh SWT. Dasar pemikiran
Keberadaan TPA ini bedasarkan pada:
a. Perintah Allah dalam surat At-tahrim : 6
“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka”. Perintah Rosululloh SAW:
‘didiklah anakmu tiga perkara: mencintai Nabimu, mencintai keluarga nabi dan membaca Al-Qur’an (HR. at-Tobroni)
c. Penghargaan Rosululloh SAW:
“sebaik-baik kamu adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya (HR. bukhori). II. KONDISI
A. STRUKTUR KEPENGURUSAN TPA PERIODE 2010-2011
Sampai pertengahan Tahaun 2011 TPA nurul Huda telah membagi kepengurusan menjadi dua (2) bagian, yaitu
1. pengurus inti yang bertanggungjawab mengenai keberadaan tpa, pendanaan dan kelangsungan hubungan walisantri. Yang terdiri dari: ketua TPA ( pengasuh ), sekretaris, bendahara, petugas donatur internal ( yang mengurusi donatur dari dalam daerah), petugas donatur external yang mengurusi donatur dari luar daerah yang sampai saat ini belum berjalan, pengurus kolam ikan sebagai sumber dana dan yang terakhir adalah perwakilan wali santri sebagai penghubung antar walisantri.
2. Bagian pengajaran, yaitu ujung tombak pendidikan yang terjun langsung dalam pengajaran, yang terdiri dari pembimbing, direktur, tata usaha, bagian kebersihan dan wali kelas. Pengurus Inti
Ketua : Bp. H.Tawarsih Spd
Sekretaris : Sdr. Raditia Agus Prianto
Bendahara : Bp. Suhodo Widodo
Petugas Donatur : Bp. Kristiyono
Bp. Dwi
Sdr. Pardiono
Petugas Donatur External : Bp. Utsman Asmuri
Pengurus kolam : Bp. Utsman Asmuri
Bp. Kristiyono
Perwakilan wali santri : 1.Bp. Ngatman Spd
2.Bp. Kristiyono
3.Bp. Utsman Asmuri
4.Bp. Darsono
5.Bp. Surono ( Pak RT)
Bagian pengajaran
Pembimbing : Ust. Dhohir S
Ketua : Sdri. Nur Wachida
Tata Usaha : Sdri. Siti Wulandari
K*K : Sdr. Indra Sukma
Wali kelas : TKA - Sdr. M.Syukur
TPA 1 – Sdri. Nur Wachida
TPA 2 - Sdri. Siti Wulandari
Tenaga Pengajar : Sdr. Indra Sukma
: Sdri. Nur Wachida
: Sdri. Siti Wulandari
Asisten : Cindy
: Eka
: Risky
: Zulfa
: Lina
: Dinda
B. GURU
Guru-guru yang mengajar sebanyak 12 (dua belas) orang d yang terdiri dari 5 (lima) pengajar initi yang cukup kompentable tapi belum profesional. 7 (tujuh) asisten yang belum cukup bisa diandalkan, akan tetapi karena kurangnya tenaga pengajar profesional dan yang mau peduli memberikan ilmunya hanya orang orang tertentu yang sadar akan pentingnya pendidikan terpaksa kami cukup dengan seadanya akan tetapi kami berusaha untuk mewujudkannya menjadi lebih baik insya Alloh. Santri
Santriwan : 21 Anak
Santriwati : 24 Anak
Jumlah Santri : 45 Anak

D. BIAYA OPERASIONAL PENDIDIKAN
Untuk menunjang kegiatan proses belajar mengajar sumber dana diperoleh dari para donator, kotak infaq di rumah makan ilham santri namun jumlah hanya mencukupi untuk kebutuhan operasional kelas dan kegiatan saja dan belum mampu mencukupi untuk memberikan kesejahteraan kepada para guru. Pihak pengelola saat ini hanya mampu memberikan honorarium kepada guru-guru setiap bulan seadanya dari donatur yang mau memberikan bantuan. E. SARANA DAN PRASARANA
1. Gedung TPA
Gedung TPA sebagai tempat belajar, adalah bantuan dari YAMATA dan masyarakat yang terdiri dari 3 (tiga) lokal kelas, 1 (satu) lokal gudang, dan 1 (satu) lokal kantor kesekretariatan yang dilengkapi dengan beberapa almari beserta buku-buku pelajaran dan bacaan islami yang edukatif
2. Meja belajar dan beberapa pendukung
Meja belajar dan beberapa pendukung pengajaran lainya dan beberapa alat permainan sederhana sebagai hiburan bagi para santri seperti: Bandulan dan taman

F. MASALAH YANG DIHADAPI
Dalam kegiatan belajar mengajar terdapat masalah mendasar yang dirasakan sangat berpengaruh yaitu :
a. Orang tua wali yang kurang mendukung
b. Tidak memadainya kesejahteraan guru-guru,
c. Santri yang kurang aktif
d. Kurangnya respon positif dari masyarakat tentang pentingnya pendidikan anak islam
G. RENCANA dan TUJUAN

Untuk mewujudkan cita-cita yang diinginkan, lembaga pendidikan TPA nurul Huda mempunyai :
1. V i s i
"Terwujudnya Lembaga Pendidikan Islam yang Berkualitas, Transparan dan Akuntabel serta Mampu Memberikan Kontribusi Nyata Dalam Pembinaan Generasi Muda Islami yang Berahlakul mulia, Terampil dan Mandiri"
2. M i s i
a. Mewujudkan generasi muda yang islami, qur'ani, berahlak mulia, memiliki keterampilan dan mandiri. Meningkatkan pembinaan ahlak dan moral melalui pendidikan dan dakwah. c. Berperan aktif membantu Pemerintah memecahkan permasalahan sosial kemasyarakatan.
3. T u j u a n
Maksud dan tujuan dari lembaga pendidikan TPA nurul huda tersebut, sebagai berikut :
a. Mencerdaskan kehidupan masyarakat khususnya generasi muda melalui pendidikan dan pengembangan potensi anak dalam pembentukan sikap perilaku, pengetahuan dan ketrampilan berdasarkan tuntunan Al Qur'an dan Hadist. Meningkatkan pendidikan dan da'wah mencapai keluarga sakinah, mawaddah, wa'rochmah.
4. S a s a r a n
Sasaran lembaga pendidikan Islam TPA Nurul Huda mengacu kepada Visi, Misi dan Tujuan tersebut di atas maka telah dirumuskan sasaran sebagai berikut :
a. Terwujudnya kebijakan dan mekanisme dalam kegiatan belajar mengajar
b. terbentuk suatu dasar berpijak yang jelas serta adanya sistem yang baku bagi pelaksanaan proses belajar mengajar. Adanya sistem yang baku ini diharapkan terselenggaranya kegiatan belajar mengajar yang tepat guna dan efisien disamping upaya yang terus menerus dalam meningkatkan kualitas pendidikan itu sendiri
III. Penutup
Demikian gambaran yang ada pada TPA Nurul Huda Semoga menjadikan maklumat bagi kita semua bahwa betapa pentingnya pendidikan anak untuk kita pikirkan bersama. Tanpa adanya kerjasama yang baik antara peminat berdirinya pendidikan, pengurus, tokoh masyarakat dan wali santri maka tidak akan berjalan, oleh karena hal tersebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas berjalannya pendidikan ini, dengan rendah hati memohon kebesaran hati kaum muslimin, tokoh agama, masyarakat dan wali santri untuk peduli terhadap anak anak sebagai generasi penerus perjuangan Muhammad menegakkan kalimat Tauhid “ LA ILAHA ILLALLOH”. Mudah mudahan Alloh Swt selalu membimbing kita kejalan yang diridhoinya. Amien. Srowot, 10 Mei 2011
Pembimbing pengajaran


( Dhohir Subagyo) Pengasuh TPA


( Bpk. H. Tawarsih, S.Pd)

PENERIMAAN SANTRI BARU TPA NURUL HUDA SROWOT, JOGONALAN KLATEN_*Tahun Ajaran 2019/2020*_📆 *JADWAL PENDAFTARAN*_Mulai 10 ...
11/12/2018

PENERIMAAN SANTRI BARU TPA NURUL HUDA SROWOT, JOGONALAN KLATEN

_*Tahun Ajaran 2019/2020*_

📆 *JADWAL PENDAFTARAN*

_Mulai 10 Desember s.d. kuota terpenuhi_
_Mulai masuk per 1 Januari 2019_

📋 *METODE PENDAFTARAN*
*_One Day Service_*
->datang, daftar, tes, masuk TPA

📆 *WAKTU BELAJAR*
🔖 SENIN GROUP: (Senin, Rabu, Jumat)
🔖 SELASA GROUP: (Selasa, Kamis, Sabtu)

⏰ *JAM BELAJAR*
🔖Shift Siang:
Pukul 14.00 - 15.00 WIB _(khusus TKA)_
🔖 Shift Sore:
Pukul 15.30 - 17.00 WIB

📚 *KUOTA TERBATAS*
🔖 TKA 15 santri /kelas
🔖 TPA 15 santri /Kelas
🔖 TPA-L 15 santri /kelas

⛔ *_DITUTUP jika sudah terpenuhi_*

📚 *MATERI BELAJAR*
🔖 Belajar Membaca Al Qur'an
🔖 Praktik Wudhu & Sholat
🔖 Tahfidul Qur'an
🔖 Do'a Sehari-Hari
🔖 Tajwid & Tartil
🔖 B. Arab 🔖Aqidah
🔖 Adab. 🔖 Fiqih

✅ *PERSYARATAN*
1. Fotocopy Akta
2. Fotocopy KK
3. Foto 3x4 1 lembar
4. Mengisi formulir

💷 *PEMBIAYAAN*
🔖 Pendaftaran Rp 50.000
🔖 SPP Rp 30.000/bulan
🔖 Seragam Rp 120.000

💻 *PUSAT INFORMASI*
Sekretariat TPA Nurul Huda
Alamat: Dk. Srowot Rt/w 06/02, Ds. Bakung, Kec. Jogonalan, Kab. Klaten

Www.tpanurulhuda.com

Tlp/ WA : 083863612245
(Ustdzh. Watik)
Wa.me/6283863612245

03/10/2018

Assalamualaikum
Semoga yang membaca pesan ini sehat selalu

26/09/2018
16/05/2018

Semangat pagi TPA NURUL HUDA.

11/11/2017

https://www.facebook.com/KlatenMenghafal/

Wisuda Akbar "KLATEN MENGHAFAL" Untuk Keberkahan Kota Klaten. TAHFIDZ SURAH AN NABA bersama 1000 Santri se kab Klaten 25 Desember "17

DUKUNG dan DONASIKAN Harta anda dalam Wisuda Akbar klaten menghafal HUB SEKARANG HP/WA 085642225921 (ustdz Dhohir )

11/09/2017

Kelas tahfidz

08/03/2017

*SANTRI TPA BISA BERKUDA*

_Assalamualaikum sahabatku para *pejuang TPA*_

_Mahalnya pendidikan sunah berkuda tidak menyurutkan semangat kita utk mengenalkan hijrah dari *olah raga biasa* ke *olah raga sunnah berkuda* (senang sehat dapat pahala)_

_Kami *Galang Riding Horse* klaten Memberikan perhatian khusus utk anak anak sholeh dan solehah Dengan paket *MENGENAL SUNAH*_
*HARGA NORMAL:* *~Rp. 50.000/anak~*
*HARGA PROMO:*_paket per anak *Rp. 25.000* minimal 25 anak_

_Sangat terjangkau untuk membuat anak anak senang dan bahagia belajar berkuda_

_Utk TK/ SD IT, Pondok Pesanteren, Rumah Tahfidz, TPA, pondok, panti asuhan dll_

🏇🏇🏇🏇🏇🏇
_Menikmati fasilitas halaqoh berkuda khusus anak_

*Dengan fasilitas :*
_1 .anak mengenal tentang sunah berkuda yg di pandu oleh *Kang Dhohir Subagyo* & *Ust. Fauzan Alhafidz*_
_2. anak melihat cara merawat kuda_
_3. anak mengenal peralatan2 yg digunakan untuk menaiki kuda._
_4. foto2 dengan kuda_
_5. anak2 naik kuda satu putaran di pedok._
_6. game fun untuk anak2 bersama *PASS OUTBOUND KIDS*_

_SEGERA Kontak utk jadwal Ke 085642225921_

*Promo berlaku bulan Maret 2017*

*Mari ber kuda dg baca bismillah, Hati senang dan bahagia*
🏇🏇🏇🏇🏇🏇menarik bukan???

Silakan share. Mungkin bukan anda, tapi orang lain yang membutuhkan info ini.

25 dahsyatnya istighfar(Arrahmah.com) – Di zaman yang serba tidak menentu ini ada baiknya kita menjadikan istighfar seba...
19/12/2016

25 dahsyatnya istighfar
(Arrahmah.com) – Di zaman yang serba tidak menentu ini ada baiknya kita menjadikan istighfar sebagai salah satu amalan kita, untuk lebih membuat kita semangat melakukannya berikut uraian manfaat dari ber-istighfar.

1. Menggembirakan Allah
Rasulullah bersabda, “Sungguh, Allah lebih gembira dengan taubat hamba-Nya daripada kegembiraan salah seorang dari kalian yang menemukan ontanya yang hilang di padang pasir.” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Dicintai Allah
Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222).

Rasulullah bersabda, “Orang yang bertaubat adalah kekasih Allah. Orang yang bertaubat atas dosanya, bagaikan orang yang tidak berdosa.” (HR. Ibnu Majah).

3. Dosa-dosanya diampuni
Rasulullah bersabda, “Allah telah berkata, ‘Wahai hamba-hamba-Ku, setiap kalian pasti berdosa kecuali yang Aku jaga. Maka beristighfarlah kalian kepada-Ku, niscaya kalian Aku ampuni. Dan barangsiapa yang meyakini bahwa Aku punya kemampuan untuk mengamouni dosa-dosanya, maka Aku akan mengampuninya dan Aku tidak peduli (beberapa banyak dosanya).” (HR.Ibnu Majah, Tirmidzi).

Imam Qatadah berkata, “Al-Qur’an telah menunjukkan penyakit dan obat kalian. Adapun penyakit kalian adalah dosa, dan obat kalian adalah istighfar.” (Kitab Ihya ‘Ulumuddin: 1/410).

4. Selamat dari api neraka
Hudzaifah pernah berkata, “Saya adalah orang yang tajam lidah terhadap keluargaku, Wahai Rasulullah, aku takut kalau lidahku itu menyebabkan ku masuk neraka’. Rasulullah bersabda,’Dimana posisimu terhadap istighfar? Sesungguhnya, aku senantiasa beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari semalam’.” (HR. Nasa’i, Ibnu Majah, al-Hakim dan dishahihkannya).

5. Mendapat balasan surga
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang didalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal didalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (QS. Ali ‘Imran: 135-136).

6. Mengecewakan syetan
Sesungguhnya syetan telah berkata, “Demi kemulian-Mu ya Allah, aku terus-menerus akan menggoda hamba-hamba-Mu selagi roh mereka ada dalam badan mereka (masih hidup). Maka Allah menimpalinya,”Dan demi kemuliaan dan keagungan-Ku, Aku senantiasa mengampuni mereka selama mereka memohon ampunan (beristighfar) kepada-Ku.” (HR. Ahmad dan al-Hakim).

7. Membuat syetan putus asa
Ali bin Abi thalib pernah didatangi oleh seseorang, “Saya telah melakukan dosa’. “Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi,” kata Ali. Orang itu menjawab, ‘Saya telah bertaubat, tapi setelah itu saya berdosa lagi’. Ali berkata, ‘Bertaubatlah kepada Allah, dan jangan kamu ulangi’. Orang itu bertanya lagi, ‘Sampai kapan?’ Ali menjawab, ‘Sampai syetan berputus asa dan merasa rugi.” (Kitab Tanbihul Ghafilin: 73).

8. Meredam azab
Allah berfirman, “Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (p**a) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.” (QS. Al-Anfal: 33)

9. Mengusir kesedihan
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya, dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka.” (HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

10. Melapangkan kesempitan
Rasulullah bersabda,”Barangsiapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangka,” (HR.Abu Daud, Ibnu Majah dan Ahmad).

11. Melancarkan rizki
Rasulullah bersabda,”Sesungguhnya seorang hamba bisa tertahan rizkinya karena dosa yang dilakukannya.” (HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Ibnu Majah).

12. Membersihkan hati
Rasulullah bersabda, “Apabila seorang mukmin melakukan suatu dosa, maka tercoretlah noda hitam di hatinya. Apabila ia bertaubat, meninggalkannya dan beristighfar, maka bersihlah hatinya.” (HR.Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Tirmidzi).

13. Mengangkat derajatnya di surga
Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya Allah akan mengangkat derajat seorang hamba di surga. Hamba itu berkata,’Wahai Allah, dari mana saya dapat kemuliaan ini?’ Allah berkata,’Karena istighfar anakmu untukmu’.” (HR.Ahmad dengan sanad hasan).

14. Mengikut sunnah Rosulullah shallalhu ‘alaihi wasallam
Abu Hurairah berkata, “Saya telah mendengar Rasulullah bersabda,’Demi Allah, Sesungguhnya aku minta ampun kepada Allah (beristighfar) dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali’.” (HR.Bukhari).

15. Menjadi sebaik-baik orang yang bersalah
Rasulullah bersabda, “Setiap anak Adam pernah bersalah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang segera bertaubat.” (HR.Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim).

16. Bersifat sebagai hamba Allah yang sejati
Allah berfirman, “Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Yaitu) orang-orang yang berdo’a:”Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka,”(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap ta’at, yang menafkahkan hartanya (dijalan Allah), dan yang memohon ampun (beristighfar) di waktu sahur.” (QS. Ali ‘Imran: 15-17).

17. Terhindar dari stampel kezhaliman
Allah berfirman, “…Barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim.” (QS.al-Hujurat: 11).

18. Mudah mendapat anak
Allah berfirman, “Maka aku katakan kepada mereka: “Mohonlah ampun (istighfar) kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (p**a didalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS.Nuh: 10-12).

19. Mudah mendapatkan air hujan
Ibnu Shabih berkata, “Hasan al-Bashri pernah didatangi seseorang dan mengadu bahwa lahannya tandus, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. Lalu ada orang lain yang mengadu bahwa kebunnya kering, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. Lalu ada orang lain lagi yang mengadu bahwa ia belum punya anak, ia berkata, ‘Perbanyaklah istighfar’. (Kitab Fathul Bari: 11/98).

20. Bertambah kekuatannya
Allah berfirman, “Dan (dia berkata):”Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa.” (QS.Hud: 52).

21. Bertambah kesejahteraanya
Allah berfirman, “Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (p**a di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS.Nuh: 10-12).

22. Menjadi orang-orang yang beruntung
Allah berfirman, “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31).

Aisyah berkata, “Beruntunglah, orang-orang yang menemukan istighfar yang banyak pada setiap lembar catatan harian amal mereka.” (HR. Bukhari).

23. Keburukannya diganti dengan kebaikan
Allah berfirman, “Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Furqan: 70).

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (QS. Hud: 114).

24. Bercitra sebagai orang mukmin
Rasulullah bersabda, “Tidak seorangpun dari umatku, yang apabila ia berbuat baik dan ia menyadari bahwa yang diperbuat adalah kebaikan, maka Allah akan membalasnya dengan kebaikan. Dan tidaklah ia melakukan suatu yang tercela, dan ia sadar sepenuhnya bahwa perbuatannya itu salah, lalu ia mohon ampun (beristighfar) kepada Allah, dan hatinya yakin bahwa tiada Tuhan yang bisa mengampuni kecuali Allah, maka dia adalah seorang Mukmin.” (HR. Ahmad).

25. Berkeperibadian sebagai orang bijak
Seorang ulama berkata, “Tanda orang yang arif (bijak) itu ada enam. Apabila ia menyebut nama Allah, ia merasa bangga. Apabila menyebut dirinya, ia merasa hina. Apabila memperhatikan ayat-ayat Allah, ia ambil pelajarannya. Apabila muncul keinginan untuk bermaksiat, ia segera mencegahnya. Apabila disebutkan ampunan Allah, ia merasa gembira. Dan apabila mengingat dosanya, ia segera beristighfar.” (Kitab Tanbihul Ghafilin: 67).

Wallahu a’lam bish showab.

Berita Dunia Islam dan Berita Jihad Terdepan

23/10/2016

Masih mau mengeluh???

TPA Nurul Huda Srowot,  Klaten, Mewisuda 24 Santriwan Santriwati yang telah menyelesaikan Program Khusus belajar Al-Qur'...
20/10/2016

TPA Nurul Huda Srowot, Klaten, Mewisuda 24 Santriwan Santriwati yang telah menyelesaikan Program Khusus belajar Al-Qur'an, acara yang sangat meriah ini rutin diadakan setiap tahunnya sebagai syiar islam untuk menyiapkan generasi robbani dan memberikan motifasi bagi para santri agar terus belajar Al-Qur'an sebagai landasan agama islam.

Address

Srowot, Bakung, Jogonalan
Klaten
57452

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when TPA Nurul Huda Srowot posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to TPA Nurul Huda Srowot:

Shortcuts

Share

Category