13/03/2020
Dalam uji laboratorium, obat ini mampu membunuh bakteri penyebab penyakit paling bermasalah di dunia.
Bahkan, obat ini dapat membunuh beberapa jenis penyakit yang resisten terhadap semua antibiotik. Obat tersebut juga membersihkan infeksi pada dua tikus berbeda yang menjadi sampel dalam percobaan tersebut. Model komputer menyaring lebih dari seratus juta senyawa kimia dalam hitungan hari. Model itu dirancang untuk memilih antibiotik potensial yang membunuh bakteri menggunakan mekanisme yang berbeda dari obat yang ada. "Kami ingin mengembangkan platform yang memungkinkan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dalam era baru penemuan obat antibiotik," ujar James Collins, Profesor Temmers dari Medical Engineering and Science in MIT's Institute for Medical Engineering and Science (IMES) and Department of Biological Engineering.
Collins mengatakan pendekatan ini mengungkapkan molekul luar biasa, yang dapat disebut sebagai salah satu antibiotik yang lebih kuat, yang pernah ditemukan. Dalam studi baru yang dilakukan para peneliti ini, mereka juga mengidentifikasi beberapa kandidat antibiotik lain yang lebih menjanjikan.
Para peneliti percaya, model itu juga dapat digunakan untuk merancang obat baru. Hal itu berdasarkan dari yang telah dipelajari, tentang struktur kimia yang memungkinkan obat untuk membunuh bakteri. Regina Barzilay, Profesor Elektronika Delta Teknik Elektro dan Ilmu Komputer di MIT's Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory (CSAIL) mengatakan model pembelajaran mesin dapat mengeksplorasi banyak hal, yakni in silico.
Selengkapnya dapat diakses di https://sains.kompas.com/read/2020/02/25/203400023/kecerdasan-buatan-ciptakan-antibiotik-terkuat-mampukah-lawan-bakteri-?page=3
Oleh: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas