Belajar Quran Alka

Belajar Quran Alka Mengutamakan Pendidikan Karakter dan Adab Prioritas Pembelajaran Quran dan Hafalan Berprestasi

عَنْ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَلَّامٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّه...
25/09/2025

عَنْ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَلَّامٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي أَبُو أُمَامَةَ الْبَاهِلِيُّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِه

Dari Zaid bahwa ia mendengar Abu Sallam berkata, telah menceritakan kepadaku Abu Umamah Al Bahili ia berkata; Saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Bacalah Al Qur`an, karena ia akan datang memberi syafaat kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti. (HR. Muslim)
[ No. 804 Syarh Shahih Muslim] Shahih.

21/07/2025

🎥 RECAP MPLS 2025 🎉
📍 TK - SDIT - SMPI Al Kautsar
🗓️ 14–18 Juli 2025

Alhamdulillah, rangkaian MPLS 2025 telah berjalan dengan lancar dan penuh kesan! 🌟
Mulai dari salam hangat guru, permainan seru, pengenalan lingkungan sekolah, hingga nilai-nilai karakter Islami yang ditanamkan sejak hari pertama. 🕌📚

Tawa, semangat, dan semangat kebersamaan menghiasi hari-hari awal para peserta didik baru.
Selamat datang di keluarga besar Al Kautsar 💚
Bersama kita tumbuh menjadi generasi Qurani, cerdas, dan berakhlak mulia! 🌱✨

☎️ Informasi SPMB
WhatsApp : 0813-1158-3421
Instagram : sit_alkautsar
🌐www.sitalkautsar.sch.id

ADAB DALAM MENGUCAPKAN SALAM, KEBANYAKAN KITA BELUM TAHUBagaimana adab dalam mengucapkan salam? Berikut pelajaran dari R...
14/07/2025

ADAB DALAM MENGUCAPKAN SALAM, KEBANYAKAN KITA BELUM TAHU

Bagaimana adab dalam mengucapkan salam? Berikut pelajaran dari Riyadhus Sholihin, bagus sekali untuk dipelajari.

Kump**an Hadits Kitab Riyadhush Sholihin karya Imam Nawawi

Kitab As-Salam

133- بَابُ آدَابِ السَّلاَمِ

Bab 133. Bab Adab dalam Salam

Hadits #857

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – : أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ َوَسَلَّمَ – ، قَالَ : (( يُسَلِّمُ الرَّاكِبُ عَلَى المَاشِي ، وَالمَاشِي عَلَى القَاعِدِ ، وَالقَليْلُ عَلَى الكَثِيْرِ )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .

وَفِي رِوَايَةٍ لِلْبُخَارِي : (( وَالصَّغِيْرُ عَلَى الكَبيْرِ )) .

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang berkendaraan memberi salam kepada yang berjalan, yang berjalan memberi salam kepada yang duduk, dan yang sedikit memberi salam kepada yang banyak.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 6233 dan Muslim, no. 2160]

Ada tambahan dalam riwayat Al-Bukhari, “Dan yang kecil memberi salam kepada yang besar.”

Faedah Hadits

Hadits ini mengajarkan bagaimanakah adab mengucapkan salam, dan setiap orang punya hak dalam hal salam.

Seandainya yang banyak melewati yang sedikit atau yang besar melewati yang kecil, maka tidak ada dalil yang menunjukkan siapakah yang baiknya mengucapkan salam. Dalil yang ada hanyalah menjelaskan keutamaan yang memulai mengucapkan salam, terserah anak kecil ataukah orang dewasa, atau orang yang sedikit ataukah orang yang banyak.

Siapa yang masuk pasar hendaklah menebar salam seperti praktik dari Ibnu Umar sebagaimana yang diterangkan dalam hadits #850.

Hadits #858

وَعَنْ أَبي أُمَامَةَ صُدَيِّ بْنِ عَجْلاَن البَاهِلِي – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِاللهِ مَنْ بَدَأَهُمْ بِالسَّلامِ )) رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ بِإسْنَادٍ جَيِّدٍ .

Abu Umamah Shuday bin ‘Ajlan Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya orang yang paling utama menurut Allah adalah orang yang memulai salam di antara mereka.” (HR. Abu Daud dengan sanad jayyid) [HR. Abu Daud, no. 5197. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini sahih].

وَرَوَاهُ التِّرْمِذِي عَنْ أَبِي أُمَامَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قِيلَ : يَا رَسُوْلَ اللهِ ، الرَّجُلانِ يَلْتَقِيَانِ أَيُّهُمَا يَبْدَأُ بِالسَّلاَمِ ؟ ، قَالَ : (( أَوْلاَهُمَا بِاللهِ تَعَالَى )) قَالَ التِّرْمِذِي : (( هَذَا حَدِيْثٌ حَسَنٌ )) .

Dan Tirmidzi meriwayatkan dari Abu Umamah dikatakan, “Wahai Rasulullah, jika dua orang laki-laki bertemu siapakah hendaknya yang memulai mengucapkan salam?” Beliau menjawab, “Yang lebih dahulu memberi salam adalah orang yang lebih utama di sisi Allah Ta’ala.” Tirmidzi berkata, haditsnya hasan sahih. [HR. Tirmidzi, no. 2694. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini sahih].

Faedah Hadits

Disunnahkan menebar salam antara kaum muslimin. Ucapan salam ini adalah jalan untuk taat kepada Allah, mencintai-Nya, dan dekat dengan-Nya.

Jika dua orang bertemu, yang terbaik adalah yang pertama mengucapkan salam pada saudaranya.

Referensi:

Bahjah An-Nazhirin Syarh Riyadh Ash-Shalihin. Cetakan pertama, Tahun 1430 H. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali. Penerbit Dar Ibnul Jauzi. Jilid kedua.

Syarh Riyadh Ash-Shalihin. Cetakan Tahun 1426 H. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin. Penerbit Madarul Wathan. Jilid keempat.

Disusun di , malam 4 Dzulhijjah 1440 H (4 Agustus 2019)

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

sumber : https://rumaysho.com/21051-adab-dalam-mengucapkan-salam-kebanyakan-kita-belum-tahu.html

Via HijrahApp

Awal yang baik memang sangat penting dalam menentukan kesuksesan di hari yang akan datang. Bayangkan seseorang yang memu...
14/07/2025

Awal yang baik memang sangat penting dalam menentukan kesuksesan di hari yang akan datang. Bayangkan seseorang yang memulai hari dengan penuh semangat dan tekad untuk mencapai tujuan. Dengan memulai dari langkah-langkah kecil yang positif, seperti menetapkan tujuan yang jelas, membuat rencana yang terstruktur, dan mengambil tindakan yang proaktif, seseorang dapat membangun fondasi yang kuat untuk mencapai kesuksesan.

Awal yang baik juga mencerminkan sikap mental yang positif dan kemampuan untuk menghadapi tantangan dengan percaya diri. Dengan mempraktikkan kebiasaan baik seperti disiplin waktu, kerja keras, dan ketekunan, seseorang dapat membentuk pola pikir yang mendukung pencapaian tujuan.

Dalam jangka panjang, awal yang baik dapat membawa dampak yang signifikan pada kesuksesan seseorang. Dengan memulai dari langkah-langkah yang tepat dan membangun kebiasaan yang positif, seseorang dapat meningkatkan peluang untuk mencapai tujuan dan mewujudkan impian.

Jadi, penting untuk memulai dengan niat yang baik, tekad yang kuat, dan langkah-langkah yang positif untuk mencapai kesuksesan di hari yang akan datang.



Tutupi Cahaya Anakmu, Jangan Diumbar ke PublikAda seseorang pernah bertanya:"Dulu aku termasuk anak yang rajin dan berpr...
13/07/2025

Tutupi Cahaya Anakmu, Jangan Diumbar ke Publik

Ada seseorang pernah bertanya:
"Dulu aku termasuk anak yang rajin dan berprestasi. Tapi ayahku sering memamerkan kelebihanku kepada keluarga besar. Sejak itu, semangat belajarku menurun drastis. Apakah ini karena terkena 'ain? Lalu bagaimana cara melindungi diri darinya?"

Jawaban Maulana Syekh Yusri Rusydi al-Hasani al-Husaini hafizhahullah:

Tidak semua anugerah dan kelebihan perlu diumbar. Terutama jika itu menyangkut anak-anak kita.

Sebagian orang salah paham terhadap firman Allah:

> "Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah engkau menyebut-nyebutnya."
(QS. Adh-Dhuhaa: 11)

Ayat ini tidak dimaksudkan untuk mendorong pamer atau membanggakan diri. Tapi lebih kepada bersyukur dengan cara yang bijak. Misalnya, jika ditanya kabar anak, cukup katakan, "Alhamdulillah, Allah banyak memberi kebaikan." Tidak perlu merinci prestasinya satu per satu.

Banyak contoh anak-anak yang dahulu cemerlang, bahkan tampil di TV atau media, tapi kemudian kehilangan kecemerlangannya. Seorang teman saya—pernah menjadi juara nasional hafalan Al-Qur'an—ketika masuk fakultas kedokteran, hafalannya hilang perlahan. Bahkan membaca pun harus kembali dari mushaf.

Ada p**a qari muda tunanetra yang sempat viral dan diwawancarai di berbagai saluran televisi. Saya khawatir ia belum siap mental menghadapi sorotan dan pujian itu.

Pelajaran yang Bisa Diambil:

1. Jangan membanggakan kelebihan anak di depan umum.

2. Jauhkan anak dari jebakan rasa takjub terhadap dirinya sendiri, karena jiwa mereka masih rapuh.

3. Lindungi “cahaya” mereka agar tak redup, seperti menutup nyala lilin agar tak padam ditiup angin.

Cara Menjaga Diri dari 'Ain (Pandangan Hasad):

Setiap pagi dan sore, baca:

Surah al-Ikhlas 3x, tiup ke tangan lalu usapkan ke wajah dan tubuh.

Surah al-Falaq 3x, lakukan hal yang sama.

Surah an-Nas 3x, lakukan hal yang sama.

Doa berikut 3x:

> بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Doa berikut 3x:

> أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Setelah shalat, jangan lupa membaca ayat Kursi.

Jika rutin mengamalkan itu, insya Allah tidak ada yang dapat membahayakanmu. Kalaupun terkena, efeknya ringan saja: bersin, pusing ringan, atau sedikit lemas—yang hilang dengan istirahat atau segelas teh.

Saya ingat, dulu ada mahasiswi cemerlang, usianya tiga tahun di atasku. Namanya Syiam. Ia sangat pintar, peraih nilai sempurna, dan juga atlet nasional. Tapi suatu hari ia mengalami kecelakaan kecil—dan wafat sebagai syahidah. Masjid kampus kami bahkan dinamai dengan namanya, karena semua merasa kehilangan.

Contoh lain, seorang profesor membanggakan anaknya yang luar biasa pintar. Tapi karena terlalu terekspos dan bergaul dengan teman yang salah, anak itu terjerumus ke dalam kecanduan, lalu meninggal karena bunuh diri. Na’udzubillah.

Penutup

Jangan terlalu mengekspose nikmat agar nikmat itu tidak mengundang hasad. Umat Nabi Muhammad ﷺ memang istimewa, tapi juga paling sering dihasad oleh musuh-musuhnya. Bahkan Nabi ﷺ sendiri diperdaya lewat sihir dan pandangan hasad.

Syekh Yusri hafizhahullah juga menambahkan:

> "Kalau kamu rutin membaca hizib pagi-sore al-Zaruqiyah dalam Thariqah ash-Shiddiqiyah, maka tidak ada satu pun makhluk hasad atau jin yang bisa menyentuhmu."



📝 Faedah Dars Jumat, 25 April 2025 M bersama Maulana Syekh Yusri Rusydi al-Hasani al-Husaini di Masjid al-Asyraf.

📚 Disarikan dan disusun ulang dari sumber: Facebook Posting Syekh Yusri

12/07/2025
Kesuksesan sejati memang dimulai dari diri sendiri. Bayangkan seseorang yang memiliki impian besar untuk mencapai kesuks...
10/07/2025

Kesuksesan sejati memang dimulai dari diri sendiri. Bayangkan seseorang yang memiliki impian besar untuk mencapai kesuksesan dalam karir atau bisnisnya. Orang ini tidak hanya memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin dicapai, tetapi juga memiliki tekad yang kuat untuk bekerja keras dan tidak menyerah pada tantangan.

Setiap langkah kecil yang diambilnya, setiap keputusan yang dibuatnya, dan setiap upaya yang dilakukannya adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan. Dengan fokus pada pengembangan diri sendiri, baik melalui pendidikan, pelatihan, atau pengalaman, orang ini secara bertahap membangun fondasi yang kokoh untuk mencapai tujuannya.

Kesuksesan bukan hanya tentang mencapai tujuan akhir, tetapi juga tentang proses pembelajaran dan pertumbuhan yang dialami sepanjang perjalanan. Dengan tekad yang kuat dan komitmen untuk terus meningkatkan diri, seseorang dapat mengatasi rintangan dan mencapai kesuksesan yang diinginkan.

Jadi, kesuksesan memang berawal dari diri sendiri, dengan tekad, kerja keras, dan komitmen untuk terus maju dan berkembang.



Address

Lebak Pasar
Klapanunggal
16710

Opening Hours

Monday 08:00 - 15:00
Tuesday 08:00 - 15:00
Wednesday 08:00 - 15:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 15:00
Saturday 09:00 - 15:00

Telephone

+6281311583421

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Belajar Quran Alka posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Belajar Quran Alka:

Shortcuts

Share