PP Abdullah Bin Mas'ud

PP Abdullah Bin Mas'ud PPABM Media adalah Media Daring milik Pondok Pesantren Abdullah Bin Mas'ud Sei Kamah II
PonPes ABM berada dibawah Naungan Yayasan Sahabat Sunnah Qur'ani

Dokumentasi Proses Ujian Seleksi penerimaan santri baru Pondok Pesantren Abdullah Bin Mas'ud Asahan.
14/03/2023

Dokumentasi Proses Ujian Seleksi penerimaan santri baru Pondok Pesantren Abdullah Bin Mas'ud Asahan.

MILIKILAH MENTAL BERSYUKUR Milikilah mental bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala & Rasul-Nya Shallallahu Alaihi Wa...
14/03/2023

MILIKILAH MENTAL BERSYUKUR

Milikilah mental bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala & Rasul-Nya Shallallahu Alaihi Wasallam, lalu kepada pihak yang telah berjasa kepada kita. Jika kita belum mampu membalas jasa pihak tersebut, doakanlah mereka.

984. KETIKA MERTUA MENGAMBIL HAK KITA | Riyaadush Shaalihin

https://www.youtube.com/watch?v=hw2WzHZQx6w

๐Ÿ“ฉ
Facebook, Instagram, YouTube, Telegram, SoundCloud:

www.muhammadnuzuldzikri.com

09/03/2023

Bismillahirrahmanirrahim.

*_Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh_*

Alhamdulillah atas segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita semua, semoga kita senantiasa Istiqomah selalu terutama dalam berlomba-lomba untuk kebaikan.

Dengan ini kami informasikan kepada seluruh Bapak/Ibu wali santri, bahwa anak-anak kita telah mendapat juara di MTQ tingkat kabupaten Asahan. Diantaranya :

*_100 HADITS DENGAN SANAD_*

๐Ÿ† Davi Dio Jazli *(Juara 1, 100 Hadis dengan sanad)*
๐Ÿ† Ahmad Fadlan Silalahi *(Juara harapan 3, 100 hadis dengan sanad)*
๐Ÿ† Yusniati Sirait ( *Juara harapan 1, 100 hadits dengan sanad* )
๐Ÿ† Chairinnisa Sitorus ( *Juara harapan 2, 100 hadits dengan sanad* )

*_500 HADITS TANPA SANAD_*

๐Ÿ† Muhammad Naufal Zein, *(Juara Harapan 3, 500 hadis dengan sanad)*
๐Ÿ† Wan Mutia Khuwailid Hasibuan ( *Juara harapan 1, 500 hadits tanpa sanad* )
๐Ÿ† Zihan Az-zahra Marpaung
( *Juara harapan 2, 500 hadits tanpa sanad* )
๐Ÿ† Malikah Umairoh Sihombing ( *Juara harapan 3, 500 hadits tanpa sanad* )

Semoga Allah selalu memberikan kemudahan dan keistiqomahan kepada kita semua..

*_Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh_*

Mengetahui,
Pimpinan Pondok
Dto
Ustadz Andi, S.Pd.I, M.Ag

07/03/2023
*MTQ KABUPATEN ASAHAN*1. Davi Dio Djazli ( 100 hadits dengan sanad)2. Naufal Muhammad Zain ( 500 hadits tanpa sanad)3. A...
05/03/2023

*MTQ KABUPATEN ASAHAN*
1. Davi Dio Djazli ( 100 hadits dengan sanad)
2. Naufal Muhammad Zain ( 500 hadits tanpa sanad)
3. Aldi Rahmana (100 hadits dengan sanad)
4. Ahmad Fadlan Silalahi (100 hadits dengan sanad)
5. Azri Nurullah Raja Guk guk (500 Hadits tanpa sanad)
6. Abdul Rasyid Damanik (500 hadits tanpa sanad)
7. Duha Ilmi Syifa (100 hadits dengan sanad)

*MTQ Kabupaten Batubara*
1. Abdul Basith (100 hadits dengan sanad)

INGIN PUNYA ANAK PENGHAPAL AL-QURANโ€œTerlihat sangat bangga orang tua yang anaknya sukses ketika wisuda, apalagi sang ana...
15/02/2023

INGIN PUNYA ANAK PENGHAPAL AL-QURAN

โ€œTerlihat sangat bangga orang tua yang anaknya sukses ketika wisuda, apalagi sang anak mendapatkan nilai tertinggi. Ternyata ada yang lebih membanggakan lagi, yaitu di hari kiamat, orang tua dinaikkan derajatnya dan akan dipakaikan mahkota kemuliaan dari cahaya karena anaknya menghapalkan Al-Quranโ€

Kita sangat ingin, bercita-cita dan bersungguh-sungguh menghapalkan Al-Quran. Terlalu banyak keutamaan bagi mereka yang menghapal dan mempelajari Al-Quran, derajat kita di surga dinaikkan sesuai dengan hapalan Al-Quran kita

Rasulullah Shallallahuโ€™alaihi wasallam bersabda,

ูŠูู‚ูŽุงู„ู ู„ูุตูŽุงุญูุจู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ุงู‚ู’ุฑูŽุฃู’ ูˆูŽุงุฑู’ุชูŽู‚ู ูˆูŽุฑูŽุชูู‘ู„ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ูƒูู†ู’ุชูŽ ุชูุฑูŽุชูู‘ู„ู ููู‰ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ููŽุฅูู†ูŽู‘ ู…ูŽู†ู’ุฒูู„ูŽูƒูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุขุฎูุฑู ุขูŠูŽุฉู ุชูŽู‚ู’ุฑูŽุคูู‡ูŽุง

โ€œAkan dikatakan kepada shahibul qurโ€™an penghapal : bacalah dan naiklah, bacalah dengan tartil sebagaimana engkau membaca dengan tartil di dunia. karena kedudukanmu tergantung pada ayat terakhir (seberapa banyak) yang engkau hapalโ€ (HR. Abu Daud 2240, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud).

Tidak hanya kita yang berusaha menghapalkan Al-Quran, kita usahakan juga anak-anak kita menghapalkan Al-Quran. Kita sangat berharap ada satu saja di antara anak kita yang menghapal Al-Quran, apabila tidak bisa semua bisa menghapalkan Al-Quran. Tentu kita berdoa dengan harapan yang tinggi yaitu agar semua anak kita bisa menghapalkan Al-Quran.

Keutamaan apabila anak kita menghapalkan Al-Quran adalah akan meningkatkan derajat orang tuanya di surga, kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota dari cahaya sebagai bentuk kemuliaan karena telah mendidik anak yang menghapalkan Al-Quran.

Dari Buraidah radhiyallahu โ€˜anhu, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ู…ู† ู‚ุฑุฃ ุงู„ู‚ุฑุขู† ูˆุชุนู„ูŽู‘ู… ูˆุนู…ู„ ุจู‡ ุฃูู„ุจุณ ูˆุงู„ุฏุงู‡ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ุชุงุฌุงู‹ ู…ู† ู†ูˆุฑ ุถูˆุคู‡ ู…ุซู„ ุถูˆุก ุงู„ุดู…ุณ ุŒ ูˆูŠูƒุณู‰ ูˆุงู„ุฏุงู‡ ุญู„ุชูŠู† ู„ุง ุชู‚ูˆู… ู„ู‡ู…ุง ุงู„ุฏู†ูŠุง ููŠู‚ูˆู„ุงู† : ุจู… ูƒุณูŠู†ุง ู‡ุฐุง ุŸ ููŠู‚ุงู„ : ุจุฃุฎุฐ ูˆู„ุฏูƒู…ุง ุงู„ู‚ุฑุขู†

โ€œBarangsiapa yang menghafal al-Quran, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari. Dan kedua orang tuanya akan diberi dua pakaian yang tidak bisa dinilai dengan dunia. Kemudian kedua orang tuanya bertanya, โ€œMengapa saya sampai diberi pakaian semacam ini?โ€ Lalu disampaikan kepadanya, โ€œDisebabkan anakmu telah mengamalkan al-Quran.โ€ (HR. Hakim 1/756 dan dihasankan al-Abani)

Semoga anak-anak kita kelak menghapalkan Al-Quran, kegiatan mulia ini tidak akan menghambat sedikitpun untuk kegiatan lainnya. Banyak pedagang yang hapal Al-Quran, tentara menghapalkan Al-Quran, dokter menghapalkan Al-Quran dan pejabat yang menghapalkan Al-Quran.

Allah akan menaikkan derajat orang yang menghapalkan Al-Quran, setahu kami tidak ada penghapal Al-Quran yang hidupnya terlantar (mengenaskan) selama hidup di dunia ini, bahkan kedudukan mereka mulia dan diangkat oleh Allah di masyarakat.

Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pernah bersabda,

ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูŠูŽุฑู’ููŽุนู ุจูู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ุฃูŽู‚ู’ูˆูŽุงู…ู‹ุง ูˆูŽูŠูŽุถูŽุนู ุจูู‡ู ุขุฎูŽุฑููŠู†ูŽ

โ€œSesungguhnya Allah mengangkat sebagian kaum berkat kitab ini (al-Quran), dan Allah menghinakan kaum yang lain, juga karena al-Quran.โ€ (HR. Ahmad 237 & Muslim 1934)

Semoga kita bisa menghapalkan Al-Quran dan memilikianak yang menghapalkan Al-Quran. Aamiin.

@ Yogyakarta Tercinta

Penyusun: Raehanul Bahraen

sumber : https://muslimafiyah.com/ingin-punya-anak-penghapal-al-quran.html

Via HijrahApp

PENGARUH TEMAN BERGAULIslam sebagai agama yang sempurna dan menyeluruh telah mengatur bagaimana adab-adab serta batasan-...
15/02/2023

PENGARUH TEMAN BERGAUL

Islam sebagai agama yang sempurna dan menyeluruh telah mengatur bagaimana adab-adab serta batasan-batasan dalam pergaulan. Pergaulan sangat mempengaruhi kehidupan seseorang. Dampak buruk akan menimpa seseorang akibat bergaul dengan teman-teman yang jelek, sebaliknya manfaat yang besar akan didapatkan dengan bergaul dengan orang-orang yang baik.

Pengaruh Teman Bagi Seseorang

Banyak orang yang terjerumus ke dalam lubang kemakisatan dan kesesatan karena pengaruh teman bergaul yang jelek. Namun juga tidak sedikit orang yang mendapatkan hidayah dan banyak kebaikan disebabkan bergaul dengan teman-teman yang shalih.

Dalam sebuah hadits Rasululah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menjelaskan tentang peran dan dampak seorang teman dalam sabda beliau :

ู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู„ููŠุณู ุงู„ุตูŽู‘ุงู„ูุญู ูˆูŽุงู„ุณูŽู‘ูˆู’ุกู ูƒูŽุญูŽุงู…ูู„ู ุงู„ู’ู…ูุณู’ูƒู ูˆูŽู†ูŽุงููุฎู ุงู„ู’ูƒููŠุฑู ุŒ ููŽุญูŽุงู…ูู„ู ุงู„ู’ู…ูุณู’ูƒู ุฅูู…ูŽู‘ุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูุญู’ุฐููŠูŽูƒูŽ ุŒ ูˆูŽุฅูู…ูŽู‘ุง ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุจู’ุชูŽุงุนูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ุŒ ูˆูŽุฅูู…ูŽู‘ุง ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฌูุฏูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ุฑููŠุญู‹ุง ุทูŽูŠูู‘ุจูŽุฉู‹ ุŒ ูˆูŽู†ูŽุงููุฎู ุงู„ู’ูƒููŠุฑู ุฅูู…ูŽู‘ุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูุญู’ุฑูู‚ูŽ ุซููŠูŽุงุจูŽูƒูŽ ุŒ ูˆูŽุฅูู…ูŽู‘ุง ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุฌูุฏูŽ ุฑููŠุญู‹ุง ุฎูŽุจููŠุซูŽุฉ

โ€œPermisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.โ€ (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Perintah Untuk Mencari Teman yang Baik dan Menjauhi Teman yang Jelek

Imam Muslim rahimahullah mencantumkan hadits di atas dalam Bab : โ€œAnjuran Untuk Berteman dengan Orang Shalih dan Menjauhi Teman yang Burukโ€.

Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa dalam hadits ini terdapat permisalan teman yang shalih dengan seorang penjual minyak wangi dan teman yang jelek dengan seorang pandai besi. Hadits ini juga menunjukkan keutamaan bergaul dengan teman shalih dan orang baik yang memiliki akhlak yang mulia, sikap waraโ€™, ilmu, dan adab. Sekaligus juga terdapat larangan bergaul dengan orang yang buruk, ahli bidโ€™ah, dan orang-orang yang mempunyai sikap tercela lainnya.โ€ (Syarh Shahih Muslim 4/227)

Ibnu Hajar Al Asqalani rahimahullah mengatakan : โ€œHadits di ini menunjukkan larangan berteman dengan orang-orang yang dapat merusak agama maupun dunia kita. Hadits ini juga mendorong seseorang agar bergaul dengan orang-orang yang dapat memberikan manfaat dalam agama dan dunia.โ€( Fathul Bari 4/324)

Manfaat Berteman dengan Orang yang Baik

Hadits di atas mengandung faedah bahwa bergaul dengan teman yang baik akan mendapatkan dua kemungkinan yang kedua-duanya baik. Kita akan menjadi baik atau minimal kita akan memperoleh kebaikan dari yang dilakukan teman kita.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Saโ€™adi rahimahullah menjelaskan bahwa Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memberikan permisalan pertemanan dengan dua contoh (yakni penjual minyak wangi dan seorang pandai besi).

Bergaul bersama dengan teman yang shalih akan mendatangkan banyak kebaikan, seperti penjual minyak wangi yang akan memeberikan manfaat dengan bau harum minyak wangi. Bisa jadi dengan diberi hadiah olehnya, atau membeli darinya, atau minimal dengan duduk bersanding dengannya , engkau akan mendapat ketenangan dari bau harum minyak wangi tersebut.

Kebaikan yang akan diperoleh seorang hamba yang berteman dengan orang yang shalih lebih banyak dan lebih utama daripada harumnya aroma minyak wangi. Dia akan mengajarkan kepadamu hal-hal yang bermanfaat bagi dunia dan agamamu. Dia juga akan memeberimu nasihat. Dia juga akan mengingatkan dari hal-hal yang membuatmu celaka. Dia juga senantiasa memotivasi dirimu untuk mentaati Allah, berbakti kepada kedua orangtua, menyambung silaturahmi, dan bersabar dengan kekurangan dirimu. Dia juga mengajak untuk berakhlak mulia baik dalam perkataan, perbuatan, maupun bersikap.

Sesungguhnya seseorang akan mengikuti sahabat atau teman dekatnya dalam tabiat dan perilakunya. Keduanya saling terikat satu sama lain, baik dalam kebaikan maupun dalam kondisi sebaliknya.

Jika kita tidak mendapatkan kebaikan-kebaikan di atas, masih ada manfaat lain yang penting jika berteman dengan orang yang shalih. Minimal diri kita akan tercegah dari perbuatan-perbuatn buruk dan maksiat.

Teman yang shalih akan senantiasa menjaga dari maksiat, dan mengajak berlomba-lomba dalam kebaikan, serta meninggalkan kejelekan. Dia juga akan senantiasa menjagamu baik ketika bersamamu maupun tidak, dia juga akan memberimu manfaat dengan kecintaanya dan doanya kepadamu, baik ketika engkau masih hidup maupun setelah engkau tiada. Dia juga akan membantu menghilangkan kesulitanmu karena persahabatannya denganmu dan kecintaanya kepadamu. (Bahjatu Quluubil Abrar, 148)

Mudharat Berteman dengan Orang yang Jelek

Sebaliknya, bergaul dengan teman yang buruk juga ada dua kemungkinan yang kedua-duanya buruk. Kita akan menjadi jelek atau kita akan ikut memperoleh kejelekan yang dilakukan teman kita.

Syaikh As Saโ€™di rahimahulah juga menjelaskan bahwa berteman dengan teman yang buruk memberikan dampak yang sebaliknya. Orang yang bersifat jelek dapat mendatangkan bahaya bagi orang yang berteman dengannya, dapat mendatangkan keburukan dari segala aspek bagi orang yang bergaul bersamanya.

Sungguh betapa banyak kaum yang hancur karena sebab keburukan-keburukan mereka, dan betapa banyak orang yang mengikuti sahabat-sahabat mereka menuju kehancuran, baik mereka sadari maupun tidak.

Oleh karena itu, sungguh merupakan nikmat Allah yang paling besar bagi seorang hamba yang beriman yaitu Allah memberinya taufik berupa teman yang baik. Sebaliknya, hukuman bagi seorang hamba adalah Allah mengujinya dengan teman yang buruk. (Bahjatu Qulubil Abrar, 185)

Kebaikan Seseorang Bisa Dilihat Dari Temannya

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menjadikan teman sebagai patokan terhadapa baik dan buruknya agama seseorang. Oleh sebab itu Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memerintahkan kepada kita agar memilih teman dalam bergaul. Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ุงู„ู…ุฑุก ุนู„ู‰ ุฏูŠู† ุฎู„ูŠู„ู‡ ูู„ูŠู†ุธุฑ ุฃุญุฏูƒู… ู…ู† ูŠุฎุงู„ู„

โ€œAgama Seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.โ€ (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927)

Jangan Sampai Menyesal di Akhirat

Memilih teman yang jelek akan menyebakan rusak agama seseorang. Jangan sampai kita menyesal pada hari kiamat nanti karena pengaruh teman yang jelek sehingga tergelincir dari jalan kebenaran dan terjerumus dalam kemaksiatan. Renungkanlah firman Allah berikut :

ูˆูŽูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ูŠูŽุนูŽุถูู‘ ุงู„ุธูŽู‘ุงู„ูู…ู ุนูŽู„ูŽู‰ ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ู ูŠูŽู‚ููˆู„ู ูŠูŽุง ู„ูŽูŠู’ุชูŽู†ููŠ ุงุชูŽู‘ุฎูŽุฐู’ุชู ู…ูŽุนูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุณููˆู„ู ุณูŽุจููŠู„ุงู‹ ูŠูŽุง ูˆูŽูŠู’ู„ูŽุชูŽู‰ ู„ูŽูŠู’ุชูŽู†ููŠ ู„ูŽู…ู’ ุฃูŽุชูŽู‘ุฎูุฐู’ ููู„ูŽุงู†ุงู‹ ุฎูŽู„ููŠู„ุงู‹ ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฃูŽุถูŽู„ูŽู‘ู†ููŠ ุนูŽู†ู ุงู„ุฐูู‘ูƒู’ุฑู ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฅูุฐู’ ุฌูŽุงุกู†ููŠ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ุดูŽู‘ูŠู’ุทูŽุงู†ู ู„ูู„ู’ุฅูู†ุณูŽุงู†ู ุฎูŽุฐููˆู„ุงู‹

โ€œ Dan ingatlah ketika orang-orang zalim menggigit kedua tanganya seraya berkata : โ€œAduhai kiranya aku dulu mengambil jalan bersama Rasul. Kecelakaan besar bagiku. Kiranya dulu aku tidak mengambil fulan sebagai teman akrabku. Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Qurโ€™an sesudah Al Qurโ€™an itu datang kepadaku. Dan setan itu tidak mau menolong manusiaโ€ (Al Furqan:27-29)

Lihatlah bagiamana Allah menggambarkan seseorang yang teah menjadikan orang-orang yang jelek sebagai teman-temannya di dunia sehingga di akhirat menyebabkan penyesalan yang sudah tidak berguna lagi.

Sifat Teman yang Baik

Ibnu Qudamah Al Maqdisi rahimahullah berkata :

ูˆูู‰ ุฌู…ู„ุฉุŒ ููŠู†ุจุบู‰ ุฃู† ูŠูƒูˆู† ููŠู…ู† ุชุคุซุฑ ุตุญุจุชู‡ ุฎู…ุณ ุฎุตุงู„ : ุฃู† ูŠูƒูˆู† ุนุงู‚ู„ุงู‹ ุญุณู† ุงู„ุฎู„ู‚ ุบูŠุฑ ูุงุณู‚ ูˆู„ุง ู…ุจุชุฏุน ูˆู„ุง ุญุฑูŠุต ุนู„ู‰ ุงู„ุฏู†ูŠุง

โ€œ Secara umum, hendaknya orang yang engkau pilih menjadi sahabat memiliki lima sifat berikut : orang yang berakal, memiliki akhlak yang baik, bukan orang fasik, bukan ahli bidโ€™ah, dan bukan orang yang rakus dengan duniaโ€ (Mukhtasar Minhajul Qashidin 2/36).

Kemudian beliau menjelaskan : โ€œAkal merupakan modal utama. Tidak ada kebaikan berteman dengan orang yang bodoh. Karena orang yang bodoh, dia ingin menolongmu tapi justru dia malah mencelakakanmu.

Yang dimaksud dengan orang yang berakal adalah orang yang memamahai segala sesuatu sesuai dengan hakekatnya, baik dirinya sendiri atau tatkala dia menjelaskan kepada orang ain. Teman yang baik juga harus memiliki akhlak yang mulia. Karena betapa banyak orang yang berakal dikuasai oleh rasa marah dan tunduk pada hawa nafsunya, sehingga tidak ada kebaikan berteman dengannya.

Sedangkan orang yang fasik, dia tidak memiliki rasa takut kepada Allah. Orang yang tidak mempunyai rasa takut kepada Allah, tidak dapat dipercaya dan engkau tidak aman dari tipu dayanya. Sedangkan berteman denagn ahli bidโ€™ah, dikhawatirkan dia akan mempengaruhimu dengan kejelekan bidโ€™ahnya. (Mukhtashor Minhajul Qashidin, 2/ 36-37)

Hendaknya Orang Tua Memantau Pergaulan Anaknya

Kewajiban bagi orang tua adalah mendidik anak-anaknya. Termasuk dalam hal ini memantau pergaulan anak-anaknya. Betapa banyak anak yang sudah mendapat pendidikan yang bagus dari orang tuanya, namun dirusak oleh pergaulan yang buruk dari teman-temannya.

Hendaknya orangtua memperhatikan lingkungan dan pergaulan anak-anaknya, karena setap orang tua adalah pemimpin bagikeluarganya, dan setiap pemimpin kan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpinnya.

Allah Taโ€™ala juga berfirman :

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู‚ููˆุง ุฃูŽู†ู’ููุณูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู‡ู’ู„ููŠูƒูู…ู’ ู†ูŽุงุฑู‹ุง ูˆูŽู‚ููˆุฏูู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ูˆูŽุงู„ู’ุญูุฌูŽุงุฑูŽุฉู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉูŒ ุบูู„ูŽุงุธูŒ ุดูุฏูŽุงุฏูŒ ู„ูŽุง ูŠูŽุนู’ุตููˆู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ู…ูŽุง ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽูู’ุนูŽู„ููˆู†ูŽ ู…ูŽุง ูŠูุคู’ู…ูŽุฑููˆู†

โ€œHai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan โ€œ (At Tahrim:6).

Semoga Allah Taโ€™ala senantiasa menjaga kita dan keluaraga kita dari pengaruh teman-teman yang buruk dan mengumpulkan kita bersama teman-teman yang baik. Wallahul mustaโ€™an.

Wa shallallahu โ€˜alaa Nabiyyina Muhammad.

โ€”

Penulis: Adika Mianoki

Sumber: https://muslim.or.id/8879-pengaruh-teman-bergaul.html

Via HijrahApp

PENGHUNI NERAKA MEMINTA KEMATIANManusia secara tabiat mengakui bahwa siksa neraka sangat keras. Seorang Muslim tentu mem...
12/02/2023

PENGHUNI NERAKA MEMINTA KEMATIAN

Manusia secara tabiat mengakui bahwa siksa neraka sangat keras. Seorang Muslim tentu memiliki keyakinan seperti ini walaupun terkadang buaian dan manisnya dunia membuat manusia terlena, lupa bahkan pura-pura lupa, masa bodoh dengan ancaman azab neraka. Walโ€™iyadzu billah.

Allah Taโ€™ala berfirman,

ู„ูŽู‘ุง ูŠูŽุฐููˆู‚ููˆู†ูŽ ูููŠู‡ูŽุง ุจูŽุฑู’ุฏุงู‹ ูˆูŽู„ูŽุง ุดูŽุฑูŽุงุจุงู‹

โ€œMereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (p**a mendapat) minuman.โ€ ( An Nabaโ€™: 24)

Allah Taโ€™ala berfirman,

ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ู…ูŽู„ูŽุงุฆููƒูŽุฉูŒ ุบูู„ูŽุงุธูŒ ุดูุฏูŽุงุฏูŒ ู„ูŽุง ูŠูŽุนู’ุตููˆู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ู…ูŽุง ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽูู’ุนูŽู„ููˆู†ูŽ ู…ูŽุง ูŠูุคู’ู…ูŽุฑููˆู†ูŽ

โ€œPenjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.โ€ (At Tahrim: 6)

Penghuni neraka meminta kematian

Kerasnya adzab neraka membuat penghuninya tidak tahan, sehingga mereka meminta kematian yaitu agar mereka mati saja. Peghuni neraka berkata:

ูˆูŽู†ูŽุงุฏูŽูˆู’ุง ูŠูŽุง ู…ูŽุงู„ููƒู ู„ููŠูŽู‚ู’ุถู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูู… ู…ูŽู‘ุงูƒูุซููˆู†ูŽ

โ€œMereka berseru: โ€œHai Malik biarlah Rabbmu membunuh kami sajaโ€. Dia menjawab: โ€œKamu akan tetap tinggal (di neraka ini)โ€. (Az-Zukhruf: 77)

Muhammad Fairuz Abadi rahimahullah membawakan tafsir Ibnu Abbas radhiallahu โ€˜anhuma,

ูู„ู…ุง ู‚ู„ ุตุจุฑู‡ู… ู†ุงุฏูˆุง ูŠุง ู…ุงู„ูƒ ุฎุงุฒู† ุงู„ู†ุงุฑ {ู„ูŠู‚ุถ ุนู„ูŠู†ุง ุฑุจูƒ} ุงู„ู…ูˆุช ููŠุฌูŠุจู‡ู… ู…ุงู„ูƒ ุจุนุฏ ุฃุฑุจุนูŠู† ุณู†ุฉ {ู‚ุงู„ ุฅู†ูƒู… ู…ุงูƒุซูˆู†} ุฏุงุฆู…ูˆู† ููŠ ุงู„ุนุฐุงุจ ูˆู„ุง ุชุฎุฑุฌูˆู†

โ€œTatkala kesabaran mereka menipis, mereka menyeru kepada penjaga neraka โ€œbiarlah Rabbmu membunuh kami sajaโ€, maka malaikat Malik menjawab setelah 40 tahun (1 hari akhirat sama dengan 1000 tahun dunia, pent), โ€œkalian tetap tinggalโ€ yaitu tetap berada dalam azab tidak akan dikeluarkan.โ€[1]

Tidak ada Kematian di Akhirat karena sudah disembelih

Kematian diwujudkan dalam bentuk kambing (Allah Maha mampu memberikan wujud sesuatu yang tidak berwujud di dunia, sebagaimana Amal kita akan berwujud kelak). Kemudian kambing tersebut disembelih dan dipersaksikan bahwa tidak ada lagi kematian setelah ini. Sehingga percuma penghuni neraka meminta kematian.

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู’ ุณูŽุนููŠู’ุฏู ุงู„ู’ุฎูุฏู’ุฑููŠูู‘ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ูŠูุคู’ุชูŽู‰ ุจูุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูƒูŽู‡ูŽูŠู’ุฆูŽุฉู ูƒูŽุจู’ุดู ุฃูŽู…ู’ู„ูŽุญู ููŽูŠูู†ูŽุงุฏููŠ ุจูู‡ู ู…ูู†ูŽุงุฏู : ูŠูŽุง ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ! ููŽูŠูŽุดู’ุฑูŽุฆูุจููˆู’ู†ูŽ ูˆูŽูŠูŽู†ู’ุธูุฑููˆู’ู†ูŽ, ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู : ู‡ูŽู„ู’ ุชูŽุนู’ุฑููููˆู’ู†ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุŸ ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ููˆู’ู†ูŽ : ู†ูŽุนูŽู…ู’, ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู, ูˆูŽูƒูู„ูู‘ู‡ูู…ู’ ู‚ูŽุฏู’ ุฑูŽุขู‡ู, ุซูู…ูŽู‘ ูŠูู†ูŽุงุฏููŠ ู…ูู†ูŽุงุฏู : ูŠูŽุง ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ููŽูŠูŽุดู’ุฑูŽุฆูุจููˆู’ู†ูŽ ูˆูŽูŠูŽู†ู’ุธูุฑููˆู’ู†ูŽ, ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู : ู‡ูŽู„ู’ ุชูŽุนู’ุฑููููˆู’ู†ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุŸ ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ููˆู’ู†ูŽ : ู†ูŽุนูŽู…ู’, ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽูƒูู„ูู‘ู‡ู’ู…ู’ ู‚ูŽุฏู’ ุฑูŽุขู‡ู ููŽูŠูุฐู’ุจูŽุญู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ูˆูŽุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ุซูู…ูŽู‘ ูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู : ูŠูŽุง ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ุฎูู„ููˆู’ุฏูŒ ููŽู„ุงูŽ ู…ูŽูˆู’ุชูŽ, ูˆูŽูŠูŽุง ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ุฎูู„ููˆู’ุฏูŒ ููŽู„ุงูŽ ู…ูŽูˆู’ุชูŽ, ุซูู…ูŽู‘ ู‚ูŽุฑูŽุฃูŽ (ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุฐูุฑู’ู‡ูู…ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ุญูŽุณู’ุฑูŽุฉู ุฅูุฐู’ ู‚ูุถููŠูŽ ุงู„ุฃูŽู…ู’ุฑู ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูููŠู’ ุบูŽูู’ู„ูŽุฉู ูˆูŽู‡ูู…ู’ ู„ุงูŽ ูŠูุคู’ู…ูู†ููˆู’ู†ูŽ) ูˆูŽุฃูŽุดูŽุงุฑูŽ ุจููŠูŽุฏูู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง

Dari Abu Saโ€™id al-Khudri berkata: Rasulullah bersabda: โ€œKematian didatangkan pada bentuk kambing berkulit hitam putih, lalu seorang penyeru memanggil: Wahai penduduk surga! Mereka

menengok dan melihat, penyeru itu berkata: Apakah kalian mengenal ini? Mereka menjawab: Ya, ini adalah kematian, mereka semua telah melihatnya. Kemudian penyeru memanggil: Wahai penduduk neraka! Mereka menengok dan melihat, penyeru itu berkata: Apakah kalian mengenal ini? Mereka menjawab: Ya, ini adalah kematian, mereka semua telah melihatnya, lalu disembelih diantara surga dan neraka, lalu berkata: Wahai penduduk surga, kekekalan tiada kematian setelahnya, dan hai penduduk neraka, kekekalan dan tiada kematian setelahnya, lalu beliau membaca (Dan berilah mereka peringatan tatkala ditetapkan perkara sedangkan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak beriman). Dan beliau mengisyaratkan dengan tangannya ke dunia.[2]

ุนูŽู†ู ุงุจู’ู†ู ุนูู…ูŽุฑูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ุฅูุฐูŽุง ุตูŽุงุฑูŽ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ูˆูŽุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ุฌููŠู’ุกูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠูุฌู’ุนูŽู„ูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ูˆูŽุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ุซูู…ูŽู‘ ูŠูุฐู’ุจูŽุญู ุซูู…ูŽู‘ ูŠูู†ูŽุงุฏููŠ ู…ูู†ูŽุงุฏู : ูŠูŽุง ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ู„ุงูŽ ู…ูŽูˆู’ุชูŽ ูˆูŽูŠูŽุง ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ู„ุงูŽ ู…ูŽูˆู’ุชูŽ ููŽูŠูŽุฒู’ุฏูŽุงุฏู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ููŽุฑูŽุญู‹ุง ุฅูู„ูŽู‰ ููŽุฑูŽุญูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽุฒู’ุฏูŽุงุฏู ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ุญูุฒู’ู†ู‹ุง ุฅูู„ูŽู‰ ุญูุฒู’ู†ูู‡ูู…ู’

Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah bersabda: โ€œApabila penduduk surga telah memasuki surga dan penduduk neraka memasuki neraka, maka didatangkan kematian lalu diletakkan diantara surga dan neraka kemudian disembelih kemudian diserukan oleh penyeru: Wahai penduduk surga tiada kematian lagi dan wahai penduduk neraka tiada kematian lagi. Penduduk surga semakin bertambah kegembiraan mereka dan penduduk neraka semakin bertambah kesedihan merekaโ€.[3]

Penyembelihan ini terjadi setelah semua penghuni neraka yang masih memiliki keimanan keluar dari neraka (sementara di neraka), sehingga yang tersisa hanya penghuni neraka yang kekal di dalamnya.

Alhamdulillahilladzi bi niโ€™matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu โ€˜ala nabiyyina Muhammad wa โ€˜ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Diklit RS Sardjito- Jogja, 9 Rabiโ€™us Tsani 1434 H

Penyusun: Raehanul Bahraen

[1] Tanwirul Miqbas hal. 416, Darul Kutub AL-โ€˜Ilmiyyah, Libanon, syamilah

[2] HR. Bukhari 4730, 6549 dan Muslim 2849

[3] HR. Bukhari 6548 dan Muslim 2850

sumber : https://muslimafiyah.com/penghuni-neraka-meminta-kematian.html

Via HijrahApp

KEUTAMAAN SHALAT DHUHABanyak yang belum memahami keutamaan shalat yang satu ini. Ternyata shalat Dhuha bisa senilai deng...
08/02/2023

KEUTAMAAN SHALAT DHUHA

Banyak yang belum memahami keutamaan shalat yang satu ini. Ternyata shalat Dhuha bisa senilai dengan sedekah dengan seluruh persendian. Shalat tersebut juga akan memudahkan urusan kita hingga akhir siang. Ditambah lagi shalat tersebut bisa menyamai pahala haji dan umrah yang sempurna. Juga shalat Dhuha termasuk shalat orang-orang yang kembali taat.

Di antara keutamaan shalat Dhuha adalah:

Pertama: Mengganti sedekah dengan seluruh persendian

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu โ€˜alihi wa sallam bersabda,

ูŠูุตู’ุจูุญู ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ูู‘ ุณูู„ุงูŽู…ูŽู‰ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ููŽูƒูู„ูู‘ ุชูŽุณู’ุจููŠุญูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽูƒูู„ูู‘ ุชูŽุญู’ู…ููŠุฏูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽูƒูู„ูู‘ ุชูŽู‡ู’ู„ููŠู„ูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽูƒูู„ูู‘ ุชูŽูƒู’ุจููŠุฑูŽุฉู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽุฃูŽู…ู’ุฑูŒ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽู†ูŽู‡ู’ู‰ูŒ ุนูŽู†ู ุงู„ู’ู…ูู†ู’ูƒูŽุฑู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽูŠูุฌู’ุฒูุฆู ู…ูู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽุงู†ู ูŠูŽุฑู’ูƒูŽุนูู‡ูู…ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุถูู‘ุญูŽู‰

โ€œPada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu p**a amar maโ€™ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 rakaโ€™atโ€ (HR. Muslim no. 720).

Padahal persendian yang ada pada seluruh tubuh kita sebagaimana dikatakan dalam hadits dan dibuktikan dalam dunia kesehatan adalah 360 persendian. โ€˜Aisyah pernah menyebutkan sabda Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam,

ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุฎูู„ูู‚ูŽ ูƒูู„ูู‘ ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ู…ูู†ู’ ุจูŽู†ูู‰ ุขุฏูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูุชูู‘ูŠู†ูŽ ูˆูŽุซูŽู„ุงูŽุซูู…ูŽุงุฆูŽุฉู ู…ูŽูู’ุตูู„ู

โ€œSesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan dalam keadaan memiliki 360 persendianโ€ (HR. Muslim no. 1007).

Hadits ini menjadi bukti selalu benarnya sabda Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Namun sedekah dengan 360 persendian ini dapat digantikan dengan shalat Dhuha sebagaimana disebutkan p**a dalam hadits dari Abu Buraidah, beliau mengatakan bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ููู‰ ุงู„ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุณูุชูู‘ูˆู†ูŽ ูˆูŽุซูŽู„ุงูŽุซูู…ูุงุฆูŽุฉู ู…ูŽูู’ุตูู„ู ููŽุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุชูŽุตูŽุฏูŽู‘ู‚ูŽ ุนูŽู†ู’ ูƒูู„ูู‘ ู…ูŽูู’ุตูู„ู ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู‹ ยป. ู‚ูŽุงู„ููˆุง ููŽู…ูŽู†ู ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ูŠูุทููŠู‚ู ุฐูŽู„ููƒูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ยซ ุงู„ู†ูู‘ุฎูŽุงุนูŽุฉู ููู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู ุชูŽุฏู’ููู†ูู‡ูŽุง ุฃูŽูˆู ุงู„ุดูŽู‘ู‰ู’ุกู ุชูู†ูŽุญูู‘ูŠู‡ู ุนูŽู†ู ุงู„ุทูŽู‘ุฑููŠู‚ู ููŽุฅูู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ุชูŽู‚ู’ุฏูุฑู’ ููŽุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽุง ุงู„ุถูู‘ุญูŽู‰ ุชูุฌู’ุฒูุฆู ุนูŽู†ู’ูƒูŽ

โ€œManusia memiliki 360 persendian. Setiap persendian itu memiliki kewajiban untuk bersedekah.โ€ Para sahabat pun mengatakan, โ€œLalu siapa yang mampu bersedekah dengan seluruh persendiannya, wahai Rasulullah?โ€ Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam lantas mengatakan, โ€œMenanam bekas ludah di masjid atau menyingkirkan gangguan dari jalanan. Jika engkau tidak mampu melakukan seperti itu, maka cukup lakukan shalat Dhuha dua rakaโ€™at.โ€ (HR. Ahmad, 5: 354. Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih ligoirohi)

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, โ€œHadits dari Abu Dzar adalah dalil yang menunjukkan keutamaan yang sangat besar dari shalat Dhuha dan menunjukkannya kedudukannya yang mulia. Dan shalat Dhuha bisa cukup dengan dua rakaโ€™atโ€ (Syarh Muslim, 5: 234).

Muhammad bin โ€˜Ali Asy Syaukani rahimahullah mengatakan, โ€œHadits Abu Dzar dan hadits Buraidah menunjukkan keutamaan yang luar biasa dan kedudukan yang mulia dari Shalat Dhuha. Hal ini p**a yang menunjukkan semakin disyariโ€™atkannya shalat tersebut. Dua rakaโ€™at shalat Dhuha sudah mencukupi sedekah dengan 360 persendian. Jika memang demikian, sudah sepantasnya shalat ini dapat dikerjakan rutin dan terus menerusโ€ (Nailul Author, 3: 77).

Kedua: Akan dicukupi urusan di akhir siang

Dari Nuโ€™aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽุฒูŽู‘ ูˆูŽุฌูŽู„ูŽู‘ ูŠูŽุง ุงุจู’ู†ูŽ ุขุฏูŽู…ูŽ ู„ุงูŽ ุชูŽุนู’ุฌูุฒู’ ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนู ุฑูŽูƒูŽุนูŽุงุชู ู…ูู†ู’ ุฃูŽูˆูŽู‘ู„ู ุงู„ู†ูŽู‘ู‡ูŽุงุฑู ุฃูŽูƒู’ูููƒูŽ ุขุฎูุฑูŽู‡ู

โ€œAllah Taโ€™ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaโ€™at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.โ€ (HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451 . Syaikh Al Albani dan Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Penulis โ€˜Aunul Maโ€™bud โ€“Al โ€˜Azhim Abadi- menyebutkan, โ€œHadits ini bisa mengandung pengertian bahwa shalat Dhuha akan menyelematkan pelakunya dari berbagai hal yang membahayakan. Bisa juga dimaksudkan bahwa shalat Dhuha dapat menjaga dirinya dari terjerumus dalam dosa atau ia pun akan dimaafkan jika terjerumus di dalamnya. Atau maknanya bisa lebih luas dari itu.โ€ (โ€˜Aunul Maโ€™bud, 4: 118)

At Thibiy berkata, โ€œYaitu engkau akan diberi kecukupan dalam kesibukan dan urusanmu, serta akan dihilangkan dari hal-hal yang tidak dis**ai setelah engkau shalat hingga akhir siang. Yang dimaksud, selesaikanlah urusanmu dengan beribadah pada Allah di awal siang (di waktu Dhuha), maka Allah akan mudahkan urusanmu di akhir siang.โ€ (Tuhfatul Ahwadzi, 2: 478).

Ketiga: Mendapat pahala haji dan umrah yang sempurna

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ยซ ู…ูŽู†ู’ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู’ุบูŽุฏูŽุงุฉูŽ ููู‰ ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู ุซูู…ูŽู‘ ู‚ูŽุนูŽุฏูŽ ูŠูŽุฐู’ูƒูุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุชูŽุทู’ู„ูุนูŽ ุงู„ุดูŽู‘ู…ู’ุณู ุซูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ู„ูŽู‡ู ูƒูŽุฃูŽุฌู’ุฑู ุญูŽุฌูŽู‘ุฉู ูˆูŽุนูู…ู’ุฑูŽุฉู ยป. ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ยซ ุชูŽุงู…ูŽู‘ุฉู ุชูŽุงู…ูŽู‘ุฉู ุชูŽุงู…ูŽู‘ุฉู

โ€œBarangsiapa yang melaksanakan shalat shubuh secara berjamaโ€™ah lalu ia duduk sambil berdzikir pada Allah hingga matahari terbit, kemudian ia melaksanakan shalat dua rakaโ€™at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umroh.โ€ Beliau pun bersabda, โ€œPahala yang sempurna, sempurna dan sempurna.โ€ (HR. Tirmidzi no. 586. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Al Mubaarakfuri rahimahullah dalam Tuhfatul Ahwadzi bi Syarh Jaamiโ€™ At Tirmidzi (3: 158) menjelaskan, โ€œYang dimaksud โ€˜kemudian ia melaksanakan shalat dua rakaโ€™atโ€™ yaitu setelah matahari terbit. Ath Thibiy berkata, โ€œYaitu kemudian ia melaksanakan shalat setelah matahari meninggi setinggi tombak, sehingga keluarlah waktu terlarang untuk shalat. Shalat ini disebut p**a shalat Isyroq. Shalat tersebut adalah waktu shalat di awal waktu.โ€

Keempat: Termasuk shalat awwabin (orang yang kembali taat)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ู„ุง ูŠุญุงูุธ ุนู„ู‰ ุตู„ุงุฉ ุงู„ุถุญู‰ ุฅู„ุง ุฃูˆุงุจุŒ ูˆู‡ูŠ ุตู„ุงุฉ ุงู„ุฃูˆุงุจูŠู†

โ€œTidaklah menjaga shalat sunnah Dhuha melainkan awwab (orang yang kembali taat). Inilah shalat awwabin.โ€ (HR. Ibnu Khuzaimah, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib 1: 164). Imam Nawawi rahimahullah berkata, โ€œAwwab adalah muthiiโ€™ (orang yang taat). Ada p**a ulama yang mengatakan bahwa maknanya adalah orang yang kembali taatโ€ (Syarh Shahih Muslim, 6: 30).

Semoga Allah memberikan kita hidayah dan taufik untuk merutinkan shalat yang mulia ini. Wallahu waliyyut taufiq.

@ Sakan 27 Jamiโ€™ah Malik Suโ€™ud, Riyadh, KSA, 18 Dzulqoโ€™dah 1433 H

Sumber https://rumaysho.com/2845-keutamaan-shalat-dhuha.html

Via HijrahApp

CASING BAGUSCasing bagus belum tentu menunjukkan dalamnya juga ikut bagus.Casing BagusIbaratnya seperti kita memilih hap...
04/02/2023

CASING BAGUS

Casing bagus belum tentu menunjukkan dalamnya juga ikut bagus.

Casing Bagus

Ibaratnya seperti kita memilih hape. Casingnya kita lihat bagus, menarik, kinclong. Namun jeroannya (bagian dalamnya) belum tentu demikian. Bagian dalam handphone tersebut belum tentu sebaik casingnya.

Terus, kita dapat menilai hape tersebut baik bagaimana?

Yah tentu, tanya-tanya d**g orang yang sudah pernah menggunakan hape tersebut. Pasti dia bisa memberi komentar.

โ€œOoh, hape ini baterainya gak kuat, gak bisa bertahan lama.โ€

โ€œHape ini, loadingnya lambat.โ€

โ€œHape tersebut, RAM-nya kecil.โ€

โ€œHape ini kameranya kurang bagus hasilnya.โ€

Orang yang pernah menggunakan hape semacam itu akan mudah sekali dalam memberikan penilaian.

Casing Manusia

Casing manusia juga demikian adanya.

Kita memang hanya bisa tahu seseorang dari tampilan luarnya atau lahiriyahnya. Untuk dalamnya, niat hatinya, kita tak tahu. Hatinya s**a bermaksiat, kita tidak bisa tahu. Kegemarannya yang s**a bermaksiat kala sendiri pun, kita tak tahu.

Terus bagaimana kita menilainya? Hal ini sangat dibutuhkan oleh seseorang yang ingin mencari pasangan hidup, mencari suami atau istri.

Bisa saja diketahui dari orang-orang yang pernah bersama dengannya.

Mereka akan bisa beri penilaian. Namun sulit bagi kita bertanya pada orang yang memproduksi, karena pasti orang yang akan dinilai selalu dapat penilaian positif dan sisi negatif selalu ditutup-tutupi.

Karenanya tanyalah pada teman karibnya. Tanyalah pada teman kosnya. Tanyalah pada teman kampusnya. Tanyalah pada seorang alim yang dekat dengannya. Mereka-mereka tadi akan lebih tahu isi casing tersebut.

Karena kadang kita temui โ€ฆ

Ada orang yang terlihat alim dilihat dari penampilan, tak tahunya punya hubungan gelap dengan perempuan.

Ada orang yang terlihat berjubah, tak tahunya berpemahaman sesat.

Ada orang yang lantunan bacaan qurannya bagus, tak tahunya kelakuannya sering tonton video yang tidak genah.

Ada orang yang terlihat biasa-biasa, eehh โ€ฆ malah dialah yang lebih mulia di sisi Allah.

Allah Nilai Hati

Yang jelas Allah menilai hati kita, bukan casing kita. Kita tak perlu pamerkan casing kita yang bagus, berusahalah terus memperbaiki hati kita.

Dari Abu Hurairah โ€˜Abdurrahman bin Shakr radhiyallahu โ€˜anhu, ia berkata bahwa Rasullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ยซ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ุธูุฑู ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽุฌู’ุณูŽุงุฏููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ุงูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุตููˆูŽุฑููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ูŠูŽู†ู’ุธูุฑู ุฅูู„ูŽู‰ ู‚ูู„ููˆุจููƒูู…ู’ ยป. ูˆูŽุฃูŽุดูŽุงุฑูŽ ุจูุฃูŽุตูŽุงุจูุนูู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุตูŽุฏู’ุฑูู‡ู

โ€œSesungguhnya Allah tidaklah melihat pada tubuh kalian. Akan tetapi, Allah melihat pada hati kalian.โ€ Beliau berisyarat menunjuk dadanya dengan jari-jemarinya. (HR. Muslim, no. 2564)

Cara Menilai Orang

Kala menilai orang โ€ฆ

Kita hukumi orang sebatas lahiriyah, tak bisa kita hukumi batinnya. Namun kadang kita bisa tahu jeleknya seseorang dari komentar orang yang pernah dekat dengannya atau ada bukti aktual yang membongkar kejelekannya sendiri.

Tak Perlu Berlebihan Menilai

Dari sini kita bisa ambil pelajaran, jangan berlebihan dalam menilai dan memuji casing yang bagus karena dalamnya kita tak tahu.

Al-Qurthubi memaparkan dalam Al-Mufhim limaa Asykala min Talkhish Kitab Muslim (6: 539), โ€œKalau hati itu yang memperbagus amalan lahiriyah dan amalan hati adalah suatu yang ghaib bagi kita, maka janganlah menebak-nebak hal batin seseorang dengan mudah karena cuma sekedar melihat dari casing luar dari ketaatan atau kesalahan yang dilakukan.

Siapa saja yang menjaga amalan baik secara lahiriyah, Allah-lah yang mengetahui bagaimana sifat jelek atau tercela yang ada dalam hatinya. Sebaliknya, siapa pun yang melihat seseorang berbuat jelek dan itu nampak, maka barangkali ada sifat baik dalam hatinya yang menyebabkan kesalahannya diampuni.

Karenanya amalan lahiriyah hanya jadi sangkaan kuat, namun tak menunjukkan secara tegas isi hati seseorang baik ataukah tidak.

Sehingga kita tidak boleh berlebihan dalam mengagungkan orang yang kita lihat secara lahiriyah nampak gemar beramal shalih. Begitu p**a jangan sampai menganggap hina orang muslim yang secara lahiriyah dilihat jelek. Kita tetap mencela perbuatan jelek yang dilakukan, namun bukan mencela individunya untuk selamanya.

Perhatikanlah masalah ini perbedaannya sangatlah tipis.โ€

Ingat hati manusia itu bisa berbolak-balik. Bisa jadi saat ini ia sesat dan gemar maksiat, namun keesokan hari, ia berubah menjadi shalih. Bisa jadi p**a malah sebaliknya. Hati manusia โ€“ingatlah- di antara jari-jemari Ar-Rahman.

Hati Manusia di antara Jari-Jemari Ar-Rahman

Dari โ€˜Amr bin Al-โ€˜Ash, ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ยซ ุฅูู†ูŽู‘ ู‚ูู„ููˆุจูŽ ุจูŽู†ูู‰ ุขุฏูŽู…ูŽ ูƒูู„ูŽู‘ู‡ูŽุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฅูุตู’ุจูŽุนูŽูŠู’ู†ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุตูŽุงุจูุนู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ู ูƒูŽู‚ูŽู„ู’ุจู ูˆูŽุงุญูุฏู ูŠูุตูŽุฑูู‘ููู‡ู ุญูŽูŠู’ุซู ูŠูŽุดูŽุงุกู ยป. ุซูู…ูŽู‘ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ยซ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ู…ูุตูŽุฑูู‘ููŽ ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆุจู ุตูŽุฑูู‘ูู’ ู‚ูู„ููˆุจูŽู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุทูŽุงุนูŽุชููƒูŽ ยป

โ€œSesungguhnya seluruh manusia hatinya di antara jari-jemari Ar-Rahman, seperti satu hati. Sekehendak-Nya hati itu dibolak-balikkan.โ€ Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam lantas mengucapkan doโ€™a, โ€œAllahumma musharrifal qulub sharrif quluubanaa โ€˜ala thoโ€™atik (artinya: Ya Allah, Yang Maha Membolak-Balikkan hati, tetapkanlah hati kami terus dalam ketaatan pada-Mu).โ€ (HR. Muslim, no. 2654)

Moga Allah terus meneguhkan hati kita dalam ketaatan pada-Nya. Allahumma musharrifal qulub sharrif quluubanaa โ€˜ala thoโ€™atik

โ€”

Disusun baโ€™da Magrib setelah hujan mengguyur Darush Sholihin Panggang, 8 Rabiโ€™uts Tsani 1437 H

Oleh Al-Faqir Ila Maghfirati Rabbihi: Muhammad Abduh Tuasikal

Sumber https://rumaysho.com/12770-casing-bagus.html

Via HijrahApp

Address

Jalan Pinang Desa Sei Kamah II/Kecamatan Sei Dadap/Kabupaten Asahan/
Kisaran
21279

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PP Abdullah Bin Mas'ud posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to PP Abdullah Bin Mas'ud:

Shortcuts

Share

Category