20/06/2023
Haloo Sobat Aquatic!!!
Benarkah ikan sapu-sapu ini bisa dikonsumsi? Cek faktanya saja yuk!
Ikan sapu-sapu menjadi salah satu jenis ikan yang cukup populer di Indonesia karena ikan ini dikenal sebagai ikan hias yang biasanya dipelihara dalam akuarium.
Meski dikenal sebagai ikan hias, tapi uniknya, ikan sapu-sapu ini punya tampilan warna yang agak gelap alias tidak seperti ikan hias pada umumnya yang berwarna orange, kuning, merah, hingga perak.
Supaya bisa lebih mengenal tentang ikan ini, ada baiknya Sobat Aquatic mengetahui terlebih dahulu tentang fakta dari ikan ini, yaitu:
1. Bukan Ikan Asli Indonesia : Meski namanya sangat Indonesia sekali, tapi pada kenyataannya ikan ini bukanlah berasal dari Indonesia. Ikan sapu-sapu berasal dari Amerika Serikat dan termasuk dalam jenis ikan air tawar yang biasanya hidup di sungai atau danau.
2. Ikan Sapu-Sapu Pemakan Segalanya : Dinamakan ikan sapu-sapu karena memang ikan ini sangat s**a menyantap segalanya. Ikan ini memang termasuk dalam kategori jenis hewan omnivora oportunistik. Jadi hewan ini akan menyantap tanam-tanaman seperti lumut, alga, dan sebagainya. Ikan hias ini juga bisa menyantap hewan kecil hingga invertebrata.
3. Mudah Beradaptasi : Meski ikan sapu-sapu aslinya merupakan jenis ikan air tawar yang biasanya tinggal di akuarium, tapi ternyata ikan ini juga bisa tinggal di tempat manapun, baik itu di payau, sungai, danau, hingga kolam.
4. Punya Waktu Hidup yang Lama : Kemampuan bertahan hidup ikan ini rata-rata antara 10-15 tahun lamanya, apalagi jika hidupnya di alam bebas.
5. Ikan Sapu-sapu Bisa Dikonsumsi : Sobat Aquatic pernah mendengar sebuah berita viral yang mengatakan kalau ikan sapu-sapu pernah ditemukan sebagai bahan campuran pada makanan siomay, batagor, dan otak-otak?
Kehebohan berita ini disebabkan karena katanya ikan sapu-sapu sebenarnya tidak layak untuk dikonsumsi. Lantas apakah ikan ini tidak untuk dikonsumsi? Ikan sapu-sapu sebenarnya bisa dikonsumsi, tapi sebelumnya harus diketahui terlebih dahulu habitatnya berada di mana. Jika ikan sapu-sapu tersebut memiliki habitat di sungai atau alam liar, sudah pasti ikan tersebut kurang aman untuk dikonsumsi.
Hal ini dikarenakan ikan ini adalah pemakan segala. Jadi dikhawatirkan jika di alam liar, ikan ini akan menyantap limbah atau kotoran yang bisa berdampak buruk jika dikonsumsi.
Menurut jurnal penelitian Kandungan logam berat (Cd, Hg, dan Pb) pada Plecostomus , Pterygoplichthys pardalis (Castelnau, 1855) di Sungai Ciliwung, telah ditemukan adanya kandungan logam berat yang terkandung dalam ikan sapu-sapu yang tinggal di sana sehingga sangat tidak aman untuk Sobat konsumsi.
Tapi kalau ikan sapu-sapu ini tinggal di akuarium atau tempat khusus budidaya, maka Sobat tak perlu khawatir karena ikan ini akan aman dikonsumsi.
Sumber : www.orami.co.id