Rakhmad Darmawan - Mas Wawan

Rakhmad Darmawan - Mas Wawan Ayah, CEO AUFA
Mentor Bisnis tersertifikasi BNSP
S2 MM UT (Keuangan)
Fokus: Cashflow dan Profitabilitas

Kalau ada yang bertanya,bagaimana rasanya lempar jumrohtiga hari berturut-turut.Saya akan bilang: tidak nyaman.Lautan ma...
29/05/2026

Kalau ada yang bertanya,
bagaimana rasanya lempar jumroh
tiga hari berturut-turut.

Saya akan bilang: tidak nyaman.

Lautan manusia
yang tidak kelihatan ujungnya.

Sumpek.
Bahkan jalan pun macet ,
dan ini terjadi di mana-mana.

Tubuh sudah minta istirahat
sejak hari pertama.

Dan ini bukan satu hari saj,
Ini berlangsung tiga hari.

Tapi di tengah semua itu,
saya sadar satu hal.

Sebanyak 1,5 juta orang
hadir di sini.

Sama-sama kelelahan,
sama-sama gerah,
sama-sama berdesakan.

Tidak ada yang dipaksa,
untuk datang.

Tidak ada yang mengeluh
karena datang.

Kenapa?

Saya ingat frasa
yang dulu sering saya dengar
dan sering saya lewatkan begitu saja.

"Karena diundang Tuhannya."

Dulu saya pikir itu kalimat
yang terlalu mudah diucapkan.

Terdengar seperti jawaban
yang tidak sungguh-sungguh
menjawab pertanyaan.

Sampai saya berdiri di Mina.

Menyaksikan jutaan orang
mengangkat tangan,
memanjatkan doa terbaik
yang mereka punya.

Wajah-wajah yang lelah,
tapi tidak ada yang tampak menyesal
untuk hadir di situ.

Dan saya akhirnya mengerti.

Frasa itu bukan klise.

Ia jawaban yang paling mendasar,
paling sederhana,
yang bisa menjawab semuanya.

Diundang Tuhannya.
Allah Subhānahu Wa Ta'ālā.

Itu saja sudah lebih dari cukup...

Terima kasih sudah membaca.
Tabik.
— cerita wawan

25/05/2026

Matcha ternyata rasa rumput
itu kata Adinda Febriana Putri Pangerang.

Sebelum langkah inibenar-benar kami mulai,ada satu hal yang lebih duluingin saya sampaikan.Saya dan istri memohon maafat...
25/05/2026

Sebelum langkah ini
benar-benar kami mulai,

ada satu hal yang lebih dulu
ingin saya sampaikan.

Saya dan istri memohon maaf
atas segala kesalahan.

Atas kata yang pernah menyakiti.
Atas janji yang masih tergantung,
belum sempat ditunaikan.

Atas apapun yang mungkin
tidak kami sadari,
tapi terasa menyakitkan
untuk teman-teman sekalian.

Besok, insyaAllah,
kami akan mulai melaksanakan
rangkaian ibadah haji.

Saya tidak tahu kata apa
yang paling tepat
untuk menggambarkan perasaan ini.

Antara haru, takut, dan syukur,
semuanya datang berbarengan.

Yang saya tahu,
kami pergi membawa
nama teman-teman sekalian
didalam doa kami.

Mohon doakan kami juga,
agar ibadah ini diterima.

Dan agar kami kembali
sebagai manusia yang lebih berfaedah,
buat keluarga,
buat umat.

Tabik.
Wawan dan Itha.

Adek Alfath,  sudah merencanakan inidari beberapa bulan lalu.Liburan sekolah,dia ingin pergike Kampung Inggris Pare, Ked...
25/05/2026

Adek Alfath,
sudah merencanakan ini
dari beberapa bulan lalu.

Liburan sekolah,
dia ingin pergi
ke Kampung Inggris Pare, Kediri.

Bukan sekadar mampir.
Dia ingin sebulan di sana.

Tapi ternyata,
jadwal keberangkatannya
bersamaan dengan saya dan umminya
sedang berada di luar kota.

Jadi untuk pertama kalinya,
dia berangkat tanpa kami di sisinya.

Tidak sepenuhnya sendiri, memang.

Ada nenek yang membantu packing.
Ada adik ipar saya dan istrinya
yang menemani persiapan di bandara.

Dan ada kakak Faiz,
yang sudah menunggu
di bandara Juanda, Surabaya.

Tapi tetap saja,
ada bagian dari perjalanan itu
yang hanya bisa dia lalui sendiri.

Dan rupanya,
dari situlah sesuatu tumbuh.

Kepercayaan dirinya naik.
Wawasannya terbuka.

Dia membuktikan kepada dirinya sendiri
bahwa merantau,
meskipun terasa besar
dan menakutkan dari jauh,
ternyata bisa dihadapi.

Saya rasa,
begitulah cara terbaik
belajar tentang diri sendiri.

Bukan dari yang diceritakan orang lain,
tapi dari yang kita alami langsung
dengan kaki kita sendiri.

Selamat, Adek.
Langkah kecil ini,
InsyaAllah jadi awalan yang baik
untuk langkah-langkah besar selanjutnya.

Respect
🫡🫡🫡..

Terima kasih sudah membaca.
Tabik.
-Wawan.

24/05/2026

Ingus dan menulis ala
Adinda Febriana Putri Pangerang.

Ngobrolin POLIGAMI bareng Istri...Jadi ini tu foto istri saya,bersama nama 11 istri RosulullahFakta menarik dari foto in...
24/05/2026

Ngobrolin POLIGAMI bareng Istri...

Jadi ini tu foto istri saya,
bersama nama 11 istri Rosulullah

Fakta menarik dari foto ini,
11 istri Rosulullah yang tertulis ini
adalah yang resmi diakui
sebagai standar pengajaran.

Karena sudah melewati beberapa
penelitian dan pengajian

Karena ketika saya,
main ke 3 musium yang berbeda,
susunannya sama persis.

Namun sayangnya,
pembahasan mengenai
istri-istri Rosulullah,
sering kali berhenti di bahasan poligami.

Dan seringkali,
kontra terhadap poligami,
berhenti di kalimat,
"Rosulullah itu nikah ke janda-janda tua",
tanpa mengkaji lebih dalam lagi.

Padahal poligami Rosulullah lebih dalam,
dari sekedar menikahi "janda tua"

Saya berikan beberapa contoh
berdasarkan penelitian resminya ya.

1. Safiyya bint Huyayy
Ini istri ke-10 Rosulullah,
satu-satunya yang berasal dari
Suku Yahudi Bani Nadhir.

Beliau istri pemimpin suku Yahudi,
yang suaminya Wafat akibat
pengkhianatan internal.

Belia diberikan Rosulullah pilihann,
merdeka lalu kembali ke kaumnya
atau menikah dengannya.

Beliau memilih yang kedua,
dan menjadi tanda rekonsiliasi
antara umat Islam dan
suku Yahudi.

2. Ummu Salama
Ini urutan pernikahan ke-6,
beliau ini keluarga bangsawan di Madinah,
dan suami terdahulunya juga bangsawan.

Karena backgroundnya ini,
beliau jadi orang yang diakui
memiliki level kecerdasan analitis
dengan skill diplomasinya tinggi.

Sehingga beliau banyak berperan
dalam menyelesaikan krisis kepatuhan
di kalangan umat Islam
pasca Perjanjian Hudaibiyah.
....

Sehingga obrolan pernikahan
lebih khusus lagi poligami,

bukan hanya obrolan mengenai
kehidupan asmara dan rumah tangga,

tapi lebih meluas ke
tujuan pernikahan itu sendiri,

termasuk tentu saja,
dampak pernikahan
untuk membentuk keluarga
yang lebih kuat
karena saling menguatkan.
..

Saya ngobrol panjang sekali
ke istri mengenai ini,
mengenai poligami,

mengenai sejarahnya,
mengenai perjuangannya.

Lalu apakah istri saya
setuju terhadap poligami?

Jawaban singkatnya SETUJU.

Jawaban panjangnya,
lain kali saya ceritakan ya.
😄😘🫣

23/05/2026

Daya tarik utama dari sebuah karya fiksi terletak pada kemampuannya untuk membawa pembaca menjelajahi skenario yang mustahil terjadi di dunia nyata.
Adinda Febriana Putri membagikan taktik perluasan narasi dengan cara mempertanyakan kemungkinan penggabungan dua objek yang sepenuhnya berbeda.
Strategi mempertanyakan hal ekstrem seperti penghapusan memori kolektif terbukti efektif untuk merangsang pembentukan kerangka cerita yang kuat.

Profil Pengajar:
Adinda Febriana Putri adalah lulusan Antropologi UHO dan penulis buku cerita anak yang aktif di Pustaka Kabanti.
Ia saat ini sedang menargetkan kelanjutan studi pascasarjana melalui dukungan beasiswa LPDP.

Profil Host:
Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan) merupakan CEO PT AUFA dan Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP.
Saat ini ia menempuh pendidikan S2 Manajemen Keuangan di Universitas Terbuka untuk mempertajam keahlian pendampingan arus kas bisnis.

22/05/2026

Sebuah premis cerita imajinatif hanya akan memiliki kekuatan naratif jika didukung oleh detail logika yang akurat berdasarkan fakta di lapangan.
Adinda Febriana Putri menceritakan proses risetnya saat merancang interaksi karakter buta warna dengan objek uang dalam sebuah naskah fiksi.
Ia menemukan bahwa identifikasi uang kertas tidak sekadar bertumpu pada warna, melainkan juga melibatkan observasi tekstur kode braille dan ilustrasi pahlawan.

Profil Pengajar:
Adinda adalah lulusan Antropologi UHO dan penulis buku cerita anak yang aktif di Pustaka Kabanti.
Ia saat ini sedang menargetkan kelanjutan studi pascasarjana melalui dukungan beasiswa LPDP.

Profil Host:
Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan) merupakan CEO PT AUFA dan Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP.
Saat ini ia menempuh pendidikan S2 Manajemen Keuangan di Universitas Terbuka untuk mempertajam keahlian pendampingan arus kas bisnis.

Saya tidak sempatmenanyakan namanya.Padahal saya sudah dudukcukup lama di sana,menikmati bubur yang beliau jualsejak pag...
22/05/2026

Saya tidak sempat
menanyakan namanya.

Padahal saya sudah duduk
cukup lama di sana,
menikmati bubur yang beliau jual
sejak pagi buta.

Beliau mulai buka lapak pukul 5,
yang artinya persiapan
dimulai jauh sebelum langit terang.

Sendiri membuka.
Sendiri melayani.
Sendiri mencuci piring.

The real CEO.
Chief Everything Officer.
🫡🫡🫡

Yang membuat saya tertegun sebentar
adalah bukan pekerja kerasnya,
karena itu sudah jelas.

Yang membuat saya kagum
adalah keramahannya.

Saat menawarkan, ramah.
Saat menjawab pertanyaan saya
yang tidak perlu-perlu amat,
juga ramah.

Bahkan saat tangannya
sedang sibuk mencuci
dan tiba-tiba ada suara memanggil
untuk bayar,
tetap menanggapi ramah.

Bukan ramah yang dipaksakan.
Bukan senyum yang dibuat-buat
karena takut kehilangan pelanggan,
apalagi jabatan.

Ramah yang tumbuh dari dalam.
Yang tidak padam
meski badan sudah lelah sejak subuh.

Makanya saya selalu bingung
setiap kali mendengar kalimat ini,
perempuan adalah makhluk yang lemah.

Karena pada pagi itu,
di lapak bubur yang sederhana,

justru kekuatan yang paling nyata
sedang berdiri di balik meja,

sambil mencuci piring,
sambil tetap tersenyum,
sambil melayani dengan ramah.
..

Terima kasih sudah membaca

Tabik
-Cerita Wawan

21/05/2026

Banyak penulis pemula kebingungan mengembangkan ide awal yang terkesan terlalu sederhana untuk menjadi sebuah buku fiksi penuh konflik.

Adinda Febriana Putri menceritakan bagaimana penulis profesional memanfaatkan rumus pengandaian untuk menciptakan dunia fiksi yang kaya.

Pengembangan fakta mentah tentang bunga anggrek menjadi cerita misterius membuktikan bahwa imajinasi selalu berawal dari pertanyaan kritis.

Profil Pengajar:
Adinda Febriana Putri adalah lulusan Antropologi UHO dan penulis buku cerita anak yang aktif di Pustaka Kabanti.
Ia saat ini sedang menargetkan kelanjutan studi pascasarjana melalui dukungan beasiswa LPDP.

Profil Host:
Laode Rakhmad Darmawan (Abi Wawan) merupakan CEO PT AUFA dan Mentor Bisnis Tersertifikasi BNSP.
Saat ini ia menempuh pendidikan S2 Manajemen Keuangan di Universitas Terbuka untuk mempertajam keahlian pendampingan arus kas bisnis.

Address

Jalan Nipa Raya Nomor 1
Kendari

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rakhmad Darmawan - Mas Wawan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Rakhmad Darmawan - Mas Wawan:

Shortcuts

Share