Campus Rumah Tahfidz Mutiara Hati

Campus Rumah Tahfidz Mutiara Hati Untuk Infaq dan sedekah bisa ke rekening Rumah Tahfidz Mutiara Hati
Rek BSM No : 7997007888 a.n. Yay

SATU HURUF SEJUTA KEBAIKANYuk Bantu Share biar dapat pahala yang samaImam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya, ha...
24/09/2016

SATU HURUF SEJUTA KEBAIKAN

Yuk Bantu Share biar dapat pahala yang sama

Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya, hadits dari sahabat Uqbah bin ‘Amr bin Tsa’labah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

Sejak beberapa tahun yang lalu, donasi wakaf yang kami kumpulkan baru mencapai 590 juta rupiah. Pada bulan September 2016 kami memberanikan diri untuk menandatangani kontrak pembelian tanah dengan luas 5.950m² di Jl. Perum Delta Asri VI Desa Magelung - Kec. Kaliwungu Selatan Kab. Kendal, dengan pembayaran tahap pertama sebesar 590juta Selanjutnya pelunasan harus dilakukan hingga bulan November 2016. Total dana yang harus dibayarkan adalah Rp.1.190.000.000 (Satu milyar seratus sembilan puluh juta rupiah) Dengan donasi wakaf yang tercatat hingga 1 September 2016, kami masih mengalami kekurangan dana sebesar 600 juta rupiah.

Oleh sebab itu, kami ingin mengajak saudara-saudara semuanya untuk berdonasi dalam pembebasan tanah ini. Karena Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya. [HR Muslim ]

Sedikit saja yang kita infakkan di jalan Allah, insya Allah akan banyak manfaatnya untuk kita di dunia dan di akhirat
Teriring do’a kami semoga menyempurnakan keberkahan amal sholih sedekah jariyah Bapak/Ibu, semoga Allah mempahalai sedekah jariyah yang diberikan, memberkahi harta yang di sedekahkan serta membersihkan seluruh dosa dan memudahkan segala kesulitannya.

Donasi dapat ditransfer via rekening :
Bank Syariah Mandiri : No Rek. 799 7007 888 an. Yayasan Rumah Tahfidz Mutiara Hati
Konfirmasi Transfer : 0852 2564 4014
Format : Nama
MOHON TAMBAHKAN nominal ”100” pada jumlah transfer
(Misal jumlah Rp. 1.000.000,- ditransfer menjadi Rp. 1.000.100,-)

DI JUAL RUMAH TAHFIDZ......................................................................................................
18/09/2016

DI JUAL RUMAH TAHFIDZ
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

Bertahun-tahun kita meyewa rumah untuk asrama, kali ini kami berikhitiar membeli tanah, untuk kami dirikan Rumah Tahfidz . Mohon dukungannya

Rumah Tahfidz Mutiara Hati adalah sebuah lembaga pendidikan Islam berbasis pondok pesantren dengan muatan materi utama Tahfidzul Quran sedangkan materi umum dengan sistem Homeschooling. kami ingin menjadi lembaga pendidikan yang bisa mencetak generasi penghafal Al Quran sejak usia dini dengan Aqidah dan Akhlak yang baik.

Saat ini kami mempuyai satri 90 anak, 20 ustad dan ustadzah tinggal di Asrama yang di pinjami salah satu muhsinin di kelurahan sukodono kecamatan kota kendal kabupaten kendal, dengan segala keterbatasan fasilitas tidak membuat anak-anak malas untuk menghafal Al-Qur’an, banyak ruangan yang kami jadikan multifungsi karena keterbatasan tempat, seperti kamar tidur sekaligus untuk ruang belajar dan tempat sholat, maka dari itu pembebasan tanah ini sangat mendesak sekali bagi kami.

Sejak beberapa tahun yang lalu, donasi wakaf yang kami kumpulkan baru mencapai 590 juta rupiah. Pada bulan September 2016 kami memberanikan diri untuk menandatangani kontrak pembelian tanah dengan luas 5.950m² di Jl. Perum Delta Asri VI Desa Magelung - Kec. Kaliwungu Selatan Kab. Kendal, dengan pembayaran tahap pertama sebesar 590juta Selanjutnya pelunasan harus dilakukan hingga bulan November 2016. Total dana yang harus dibayarkan adalah Rp.1.190.000.000 (Satu milyar seratus sembilan puluh juta rupiah) Dengan donasi wakaf yang tercatat hingga 1 September 2016, kami masih mengalami kekurangan dana sebesar 600 juta rupiah.

Oleh sebab itu, kami ingin mengajak saudara-saudara semuanya untuk berdonasi dalam pembebasan tanah ini. Karena Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya. [HR Muslim ]

Sedikit saja yang kita infakkan di jalan Allah, insya Allah akan banyak manfaatnya untuk kita di dunia dan di akhirat

Teriring do’a kami semoga menyempurnakan keberkahan amal sholih sedekah jariyah Bapak/Ibu, semoga Allah mempahalai sedekah jariyah yang diberikan, memberkahi harta yang di sedekahkan serta membersihkan seluruh dosa dan memudahkan segala kesulitannya.

Donasi dapat ditransfer via rekening :
Bank Syariah Mandiri : No Rek. 799 7007 888 an. Yayasan Rumah Tahfidz Mutiara Hati
Konfirmasi Transfer : 0852 2564 4014
Format : Nama
MOHON TAMBAHKAN nominal ”100” pada jumlah transfer
(Misal jumlah Rp. 1.000.000,- ditransfer menjadi Rp. 1.000.100,-)

[Bertahun-tahun kita meyewa rumah untuk asrama, kali ini kami berikhitiar membeli tanah, untuk kami dirikan Rumah Tahfid...
17/09/2016

[Bertahun-tahun kita meyewa rumah untuk asrama, kali ini kami berikhitiar membeli tanah, untuk kami dirikan Rumah Tahfidz . Mohon dukungannya.]

Rumah Tahfidz Mutiara Hati adalah sebuah lembaga pendidikan Islam berbasis pondok pesantren dengan muatan materi utama Tahfidzul Quran sedangkan materi umum dengan sistem Homeschooling. kami ingin menjadi lembaga pendidikan yang bisa mencetak generasi penghafal Al Quran sejak usia dini dengan Aqidah dan Akhlak yang baik.

Saat ini kami mempuyai satri 90 anak, 20 ustad dan ustadzah tinggal di Asrama yang di pinjami salah satu muhsinin di kelurahan sukodono kecamatan kota kendal kabupaten kendal, dengan segala keterbatasan fasilitas tidak membuat anak-anak malas untuk menghafal Al-Qur’an, banyak ruangan yang kami jadikan multifungsi karena keterbatasan tempat, seperti kamar tidur sekaligus untuk ruang belajar dan tempat sholat, maka dari itu pembebasan tanah ini sangat mendesak sekali bagi kami.

Sejak beberapa tahun yang lalu, donasi wakaf yang kami kumpulkan baru mencapai 590 juta rupiah. Pada bulan September 2016 kami memberanikan diri untuk menandatangani kontrak pembelian tanah dengan luas 5.950m² di Jl. Perum Delta Asri VI Desa Magelung - Kec. Kaliwungu Selatan Kab. Kendal, dengan pembayaran tahap pertama sebesar 590juta Selanjutnya pelunasan harus dilakukan hingga bulan November 2016. Total dana yang harus dibayarkan adalah Rp.1.190.000.000 (Satu milyar seratus sembilan puluh juta rupiah) Dengan donasi wakaf yang tercatat hingga 1 September 2016, kami masih mengalami kekurangan dana sebesar 600 juta rupiah.

Oleh sebab itu, kami ingin mengajak saudara-saudara semuanya untuk berdonasi dalam pembebasan tanah ini. Karena Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya. [HR Muslim ]

Sedikit saja yang kita infakkan di jalan Allah, insya Allah akan banyak manfaatnya untuk kita di dunia dan di akhirat

Teriring do’a kami semoga menyempurnakan keberkahan amal sholih sedekah jariyah Bapak/Ibu, semoga Allah mempahalai sedekah jariyah yang diberikan, memberkahi harta yang di sedekahkan serta membersihkan seluruh dosa dan memudahkan segala kesulitannya.

Donasi dapat ditransfer via rekening :
Bank Syariah Mandiri : No Rek. 799 7007 888 an. Yayasan Rumah Tahfidz Mutiara Hati
Konfirmasi Transfer : 0852 2564 4014
Format : Nama
MOHON TAMBAHKAN nominal ”100” pada jumlah transfer
(Misal jumlah Rp. 1.000.000,- ditransfer menjadi Rp. 1.000.100,-)

[Bertahun-tahun kita meyewa rumah untuk asrama, kali ini kami berikhitiar membeli tanah, untuk kami dirikan Rumah Tahfid...
17/09/2016

[Bertahun-tahun kita meyewa rumah untuk asrama, kali ini kami berikhitiar membeli tanah, untuk kami dirikan Rumah Tahfidz . Mohon dukungannya.]

Rumah Tahfidz Mutiara Hati adalah sebuah lembaga pendidikan Islam berbasis pondok pesantren dengan muatan materi utama Tahfidzul Quran sedangkan materi umum dengan sistem Homeschooling. kami ingin menjadi lembaga pendidikan yang bisa mencetak generasi penghafal Al Quran sejak usia dini dengan Aqidah dan Akhlak yang baik.

Saat ini kami mempuyai satri 90 anak, 20 ustad dan ustadzah yag tinggal di Asrama yag di pinjami salah satu muhsinin di kelurahan sukodono kecamatan kota kendal kabupaten kendal, dengan segala keterbatasan fasilitas tidak membuat anak-anak malas untuk menghafal Al-Qur’an, banyak ruangan yang kami jadikan multifungsi karena keterbatasan tempat, seperti kamar tidur sekaligus untuk ruang belajar dan tempat sholat, maka dari itu pembebasan tanah ini sangat mendesak sekali bagi kami.

Sejak beberapa tahun yang lalu, donasi wakaf yang kami kumpulkan baru mencapai 590 juta rupiah. Pada bulan September 2016 kami memberanikan diri untuk menandatangani kontrak untuk pembelian tanah dengan luas 5.950m² di Jl. Perum Delta Asri VI Desa Magelung - Kec. Kaliwungu Selatan Kab. Kendal, dengan pembayaran tahap pertama sebesar 590juta Selanjutnya pelunasan harus dilakukan hingga bulan November 2016. Total dana yang harus dibayarkan adalah Rp.1.190.000.000 (Satu milyar seratus sembilan puluh juta rupiah) Dengan donasi wakaf yang tercatat hingga 1 September 2016, kami masih mengalami kekurangan dana sebesar 600 juta rupiah.

Oleh sebab itu, kami ingin mengajak saudara-saudara semuanya untuk berdonasi dalam pembebasan tanah ini. Karena Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya. [HR Muslim ]

Sedikit saja yang kita infakkan di jalan Allah, insya Allah akan banyak manfaatnya untuk kita di dunia dan di akhirat

Teriring do’a kami semoga menyempurnakan keberkahan amal sholih sedekah jariyah Bapak/Ibu, semoga Allah mempahalai sedekah jariyah yang diberikan, memberkahi harta yang di sedekahkan serta membersihkan seluruh dosa dan memudahkan segala kesulitannya.

HATI YANG BERSIHHati yang bersih tidak akan kenyang membaca Al-Qur'an. (Utsman bin Affan)
11/12/2015

HATI YANG BERSIH

Hati yang bersih tidak akan kenyang membaca Al-Qur'an. (Utsman bin Affan)

11/09/2015

[ Qurbanku Untuk-MU ]

Rumah Tahfidz Mutiara Hati siap menerima dan menyalurkan hewan qurban anda ke para mustahiq

[ Qurbanku Untuk-MU ]Rumah Tahfidz Mutiara Hati siap menerima dan menyalurkan hewan qurban anda ke para mustahiq
26/08/2015

[ Qurbanku Untuk-MU ]

Rumah Tahfidz Mutiara Hati siap menerima dan menyalurkan hewan qurban anda ke para mustahiq

22/08/2015

Inilah 8 tips dari pria yang hafal 30 juz Al-Qur’an hanya dalam 56 hari
Publikasi: Kamis, 20 Agustus 2015

91315Nikmatnya bermesraan dengan Al-Qur’an, begitu perasaan yang diungkapkan Ustadz Deden Mukhyaruddin yang Allah Ta’ala taqdirkan sukses menghafal 30 juz dalam tempo hanya 56 hari.

Hal tersebut terungkap dalam Kajian Indahnya hidup dengan Menghafal dan Mentadabburi Al-Qur’an bersama Ustadz Bachtiar Nashir dan Ustadz Deden Mukhyaruddin di Masjid Al Falah, Jum’at (7/6/2015), bersama Ustadzuna Alfan Syulukh, S.Psi., Al Hafidz.

Berikut Arrahmah sajikan delapan hal yang insyaa Allah membuat kita merasa nikmat menghafal Al-Qur’an. Tips ini merupakan cara jitu Ustadz Deden Makhyaruddin yang menghafal 30 juz dalam 56 hari (setoran) dan 19 hari untuk melancarkan. Tapi uniknya, ia mengajak kita untuk berlama-lama dalam menghafal, sebagaimana dilansir Al-Qur’an Ikrar. Bismillah.

Suatu hari Ustadz Deden pernah menerima telepon dari seseorang yang ingin memondokkan anaknya di pesantrennya.

“Ustadz, menghafal di tempat antum tu berapa lama untuk bisa khatam?”

“SEUMUR HIDUP”, jawab Ustadz. Deden santai.

Meski bingung, Ibu itu tanya lagi, “Targetnya, Ustadz?”

“Targetnya HUSNUL KHOTIMAH, MATI DALAM KEADAAN PUNYA HAFALAN.”

“Mmm…kalo pencapaiannya, Ustadz?”, Ibu itu terus bertanya.

“Pencapaiannya adalah DEKAT DENGAN ALLAH”, kata Ustadz Deden tegas.

Menggelitik, tapi sarat makna. Ustadz Deden berprinsip: CEPAT HAFAL itu datangnya dari ALLAH, INGIN CEPAT HAFAL (bisa jadi) datangnya dari SYETAN.

Sebelum membaca lebih jauh, saya harap anda punya komitmen terlebih dahulu untuk meluangkan waktu satu jam per hari khusus untuk qur’an. Kapanpun itu, yang penting durasi satu jam.

Berikut delapan prinsip yang diterapkan Ustadz Deden beserta sedikit penjelasan dari redaktur AI.

1. Menghafal tidak harus hafal
Allah memberi kemampuan menghafal dan mengingat yang berbeda-beda pada tiap orang. Bahkan imam besar dalam ilmu qiroat, guru dari Hafs -yang mana bacaan kita merujuk pada riwayatnya- yaitu Imam Asim menghafal Al-Quran dalam kurun waktu 20 tahun. Target menghafal kita bukanlah ‘ujung ayat’ tapi bagaimana kita menghabiskan waktu (durasi) yang sudah kita agendakan HANYA untuk menghafal.

2. Bukan untuk diburu-buru, bukan untuk ditunda-tunda
Kalau kita sudah menetapkan durasi, bahwa dari jam 6 sampe jam 7 adalah WAKTU KHUSUS untuk menghafal misalnya, maka berapapun ayat yang dapat kita hafal tidak jadi masalah. Jangan buru-buru pindah ke ayat ke-2 jika ayat pertama belum benar-benar kita hafal. Nikmati saja saat-saat ini. Saat dimana kita bercengkrama dengan Allah. satu jam lho. Masak untuk urusan duniawi delapan jam betah, hehe. Inget, satu huruf melahirkan sepuluh pahala bukan?
So, jangan buru-buru. Tapi ingat, juga bukan untuk ditunda-tunda. Habiskan saja durasi menghafal secara ‘PAS’.

3. Menghafal bukan untuk khatam, tapi untuk setia bersama Qur’an
Kondisi HATI yang tepat dalam menghafal adalah BERSYUKUR bukan BERSABAR. Tapi kita sering mendengar kalimat “Menghafal emang kudu sabar”, ya kan? Sebenarnya gak salah, hanya kurang pas saja. Kesannya ayat-ayat itu adalah sekarung batu di punggung kita, yang cepat-cepat kita pindahkan agar segera terbebas dari beban (khatam). Bukankah di awal surat Thoha Allah berfirman bahwa Al-Qur’an diturunkan BUKAN SEBAGAI BEBAN. Untuk apa khatam jika tidak pernah diulang? Setialah bersama Al-Qur’an.

4. Senang dirindukan ayat
Ayat-ayat yang sudah kita baca berulang-ulang namun belum juga nyantol di memory, sebenarnya ayat itu lagi kangen sama kita. Maka katakanlah pada ayat tersebut “I miss you too…” hehe. Coba dibaca arti dan tafsirnya. Bisa jadi ayat itu adalah ‘jawaban’ dari ‘pertanyaan’ kita. Jangan buru-buru suntuk dan sumpek ketika gak hafal-hafal. Senanglah jadi orang yang dirindukan ayat.

5. Menghafal sesuap-sesua
Nikmatnya suatu makanan itu terasa ketika kita sedang memakannya, bukan sebelum makan bukan p**a setelahnya. Nikmatnya menghafal adalah ketika membaca berulang-ulang. Dan besarnya suapan juga harus pas di volume mulut kita agar makan terasa nikmat. Makan pake sendok teh gak nikmat karena terlalu sedikit, makan pake centong nasi bikin muntah karena terlalu banyak. Menghafal-pun demikian. Jika “‘amma yatasa alun” terlalu panjang, maka cukuplah “‘amma” diulang-ulang. Jika terlalu pendek maka lanjutkanlah sampai “‘anin nabail ‘adzhim” kemudian diulang-ulang. Sesuaikan dengan kemampuan ‘mengunyah’ masing-masing anda.

6. Fokus pada perbedaan, baikan persamaan
“Fabi ayyi alaa’i rabbikuma tukadz dziban” jika kita hafal 1 ayat ini, 1 saja!Mmaka sebenarnya kita sudah hafal 31 ayat dari 78 ayat yg ada di surat Ar-Rahman. Sudah hampir separuh surat kita hafal. Maka ayat ini dihafal satu kali saja, fokuslah pada ayat sesudahnya dan sebelumnya yang merangkai ayat tersebut.

7. Mengutamakan durasi
Seperti yang dijelaskan di atas, komitmenlah pada DURASI bukan pada jumlah ayat yang akan dihafal. Ibarat argo taxi, keadaan macet ataupun di tol dia berjalan dengan tempo yang tetap. Serahkan satu jam kita pada Allah.. syukur-syukur bisa lebih dari satu jam. Satu jam itu gak sampe 5 persen dari total waktu kita dalam sehari loh! Lima persen untuk Al-Quran, harus bisa d**g ah…

8. Pastikan ayatnya bertajwid
Cari guru yang bisa mengoreksi bacaan kita. Bacaan tidak bertajwid yang ‘terlanjur’ kita hafal akan sulit dirubah/diperbaiki di kemudian hari (setelah kita tahu hukum bacaan yang sebenarnya). Jangan dibiasakan otodidak dalam hal apapun yang berkaitan dengan Al-Qur’an; membaca, mempelajari, mentadabburi, apalagi mengambil hukum dari Al-Quran.

Catatan:
Setiap point dari 1 – 8 saling terkait.

Semoga bermanfaat, niat kami hanya ingin berbagi. Mungkin ini bisa jadi solusi bagi teman-teman yang merasa tertekan, bosan, bahkan capek dalam menghafal.

Kami yakin ada yang tidak setuju dengan uraian di atas. Pro-kontra hal yang wajar karena setiap kepala punya pikiran dan setiap hati punya perasaan. Oh ya, bagi penghafal pemula jangan lama-lama berkutat dalam mencari metode menghafal yang cocok dan pas. Dewasa ini banyak buku ataupun modul tentang menghafal Al-Qur’an dengan beragam judulnya yang marketable. Percayalah, satu metode itu untuk satu orang. Si A cocok dengan metode X, belum tentu demikian dengan si B, karena si B cocok dengan metode Y. Yakini saja sepenuhnya dalam hati bahwa menghafal itu PENELADANAN PADA SUNNAH NABI BUKAN PENERAPAN PADA SUATU METODE.

Satu lagi seringkali teman kita menakut-nakuti, “Jangan ngafal. Awas lho, kalo lupa dosa besar”. Hey, yang dosa itu MELUPAKAN, bukan LUPA. Imam masjidil Harom pernah lupa sehingga dia salah ketika membaca ayat, apakah dia berdosa besar?

Semoga kita masuk syurga dengan jalan menghafal Qur’an. Aamiin.
Selamat menghafal.

Sumber: Darul Ilmi Cendikia

Address

Jalan Sukodono-kENDAL
Kendal-Ugisor
51317

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Campus Rumah Tahfidz Mutiara Hati posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Campus Rumah Tahfidz Mutiara Hati:

Shortcuts

Share

Category