Pondok Pesantren Al-Ma'unah

Pondok Pesantren Al-Ma'unah Real Official Fans Page :

" المعهد الاسلامي السلفي المعونة "

Ponpes Tah "المعهد الاسلامي السلفي المعونة"

bagus dan kenangan ini sangat berarti bagi saya
27/09/2021

bagus dan kenangan ini sangat berarti bagi saya

" ﻟَﺎ ﺧَﻮْﻑٌ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻟَﺎ ﻫُﻢْ ﻳَﺤْﺰَﻧُﻮﻥَ ... "
٠
٠
" Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (p**a) mereka bersedih hati. " 😁 😁 😁
٠
٠
“Bila ingin mendapat sesuatu, belajarlah dengan memberi, bila ingin kebahagiaan, berikanlah kebahagian itu kepada orang lain.”

14/08/2021

Dunyo iku penting tetapii ijo mentingke dunyo, ingat.. bakale di tinggal.

Selamat Hari Santri Nasional tahun 2020.Santri sehat Indonesia kuat.
24/10/2020

Selamat Hari Santri Nasional tahun 2020.
Santri sehat Indonesia kuat.

Shollu 'alannabi Muhammad***Ibunda Baginda Nabi ﷺ Sayyidah Aminah berkata : “Ketika aku mengandung Anakku Muhammad Sholl...
28/10/2019

Shollu 'alannabi Muhammad

***

Ibunda Baginda Nabi ﷺ Sayyidah Aminah berkata : “Ketika aku mengandung Anakku Muhammad Shollallaahu ‘Alaihi Wasallam, di awal masa kehamilanku, yaitu bulan Rajab.

Suatu malam, ketika aku dalam kenikmatan tidur, tiba tiba masuk seorang laki-laki yang sangat elok parasnya, wangi aromanya, dan tampak sekali pancaran cahayanya.

Dia berkata, “Marhaban bika Ya Muhammad (Selamat datang untukmu Wahai Muhammad)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”. Ia menjawab “Aku Adam, ayah sekalian manusia”. “Apa yang engkau inginkan?”. “Aku ingin membawa kabar gembira, Bahagialah engkau wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Sayyidil Basyar” (Pemimpin Manusia)”.

Pada bulan kedua datang seorang laki-laki, seraya berkata, “Assalamu’alaika Ya Rasulallah (Salam untukmu wahai utusan Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”. Ia menjawab, “Aku Tsits”. “Apa yang engkau inginkan?”. “Aku ingin menggembirakanmu, bergembiralah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibut Ta’wil wal Hadits” (Pemilik Ta’wil dan Hadits)”.

Pada bulan ketiga datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Ya Nabiyallah (Salam untukmu wahai Nabi Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”. Ia menjawab, “Aku Idris”. “Apa yang engkau inginkan?”. “Gembiralah engkau wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyir Ro-iis” (Nabi Pemimpin)”.

Pada bulan keempat datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Ya Habiballah (Salam untukmu wahai Kekasih Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”. Ia menjawab, “Aku Nuh”. “Apa yang engkau inginkan?”. “Bahagialah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibun Nashri wal Futuh” (Pemilik Pertolongan dan Kemenangan)”.

Pada bulan kelima datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Ya Shafwatallah (Salam untukmu wahai Sahabat Karib Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”. Ia menjawab, “Aku Hud”. “Apa yang engkau inginkan?”. “Bergembiralah wahai ibu Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibusy Syafa’ah fil yawmil Masyhud” (Pemilik Syafaat di Hari persaksian/ Hari kiamat)”.

Pada bulan keenam datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Ya Rohmatallah (Salam untukmu wahai kasih sayang Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”. Ia menjawab, “Aku Ibrohim AlKholil”. “Apa yang engkau inginkan?”. “Bahagialah engkau wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Jalil” (Nabi yang Agung)”.

Pada bulan ketujuh datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Ya Manikhtaarohullah” (Salam untukmu wahai orang yang telah dipilih Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”. Ia menjawab, “Aku Isma’il Adz-Dzabih (Yang disembelih)”. “Apa yang engkau inginkan?”. “Gembiralah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Malih” (Nabi yang Elok)”.

Pada bulan kedelapan datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Ya Khirotallah” (Salam untukmu wahai pilihan Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”. Ia menjawab, “Aku Musa putra Imran”. “Apa yang engkau inginkan?”. “Kabar gembira wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Man Yunzalu ‘Alaihil Qur’an” (Orang yang akan diuturunkan padanya Al-Qur’an)”.

Pada bulan kesembilan, yakni bulan Robi’ul Awwal, datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Ya Rosulallah” (Salam untukmu wahai utusan Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”. Ia menjawab, “Aku Isa putra Maryam”. “Apa yang engkau inginkan?” “Gembiralah engkau wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Mukarrom wa Rosulil Mu’adhom” (Nabi yang dimuliakan dan Rasul yang diagungkan)”.

📚 Syaikh Nawawi Banten, Maulid Ibriz, hlm 17-19.

Ky. Ahmad Rofi'i (Pondok Pesantren Al-Ma'unah) bersama KH. Anwar Zahid (Bojonegoro)
12/09/2019

Ky. Ahmad Rofi'i (Pondok Pesantren Al-Ma'unah) bersama KH. Anwar Zahid (Bojonegoro)

19/06/2019
" ﺗﻮﺍﺿﻊ ﺗﻜﻦ ﻛﺎﻟﻨﺠﻢ ﻟﺤﺎ ﻟﻠﻨﺎ ﻇﺮ  # ﻋﻠﻰ ﻃﺒﺎﻗﻪ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﻭﻫﻮ ﺭﻓﻴﻊ "" Rendahkan dirimu maka engkau laksana bintang yang bersinar...
15/06/2019

" ﺗﻮﺍﺿﻊ ﺗﻜﻦ ﻛﺎﻟﻨﺠﻢ ﻟﺤﺎ ﻟﻠﻨﺎ ﻇﺮ # ﻋﻠﻰ ﻃﺒﺎﻗﻪ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﻭﻫﻮ ﺭﻓﻴﻊ "
" Rendahkan dirimu maka engkau laksana bintang yang bersinar bagi orang yang memandang seperti hamparan air yang selalu diatas walaupun mengalir ke bawah "

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda,
ﺃَﺣِﺒُّﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻟِﻤَﺎ ﻳَﻐْﺬُﻭﻛُﻢْ ﻣِﻦْ ﻧِﻌَﻤِﻪِ ﻭَﺃَﺣِﺒُّﻮﻧِﻲ ﺑِﺤُﺐِّ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺃَﺣِﺒُّﻮﺍ ﺃَﻫْﻞَ ﺑَﻴْﺘِﻲ ﺑِﺤُﺒِّﻲ
“Cintailah Allah karena nikmat yang diberikan kepada kalian cintailah aku karena kecintaan (kalian) kepada Allah, dan cintailah Ahlul Baitku karena kecintaan (kalian) kepadaku.”

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda, “Segala sesuatu ada asasnya, dan asas islam adalah mencintai Rasulullah dan ahli baitnya.”

10/06/2019

Bismillah.

***CERMIN DIRI***

Mengenal Diri Sendiri Dalam Islam

Manusia hidup didunia tentunya memiliki identitas dan mengetahui siapa dirinya. Hampir tidak ada manusia di dunia ini yang tidak memiliki identitas dan tidak mengetahui siapa dirinya. Meskipun demikian, jarang sekali diantara manusia yang benar-benar mengerti dan mengenal siapa dirinya sebenarnya dan untuk tujuan apa ia hidup didunia, apakah hanya sebatas untuk makan, minum, tidur, atau mencari uang saja.

Mungkin banyak dari kita yang tidak mengetahui apa pentingnya mengenal diri sendiri atau mengetahui jati diri kita dihadapan allah SWT pada hakikatnya. Mengenal diri sendiri adalah salah satu hal yang diperintahkan Allah SWT kepada umatnya. Untuk mengetahui lebih lanjut terkait mengenal diri sendiri dalam islam.

Pentingnya Mengenal Diri Sendiri
Semua manusia yang ada didunia ini tentu mengetahui siapa namanya, dimana ia tinggal dan dari kota mana ia berasal, dimana ia dilahirkan dan lain sebagainya, tetapi tidak banyak yang memikirkan siapa dirinya yang sesungguhnya dan apa tujuannya hidup didunia dan apa yang dilakukan setelah nanti ia tiada.

Kebanyakan manusia saat ini tidaklah begitu mengenal jati dirinya yang sebenarnya,
padahal Rasul sendiri mengingatkan bahwa mengenal diri sendiri adalah langkah pertama dalam mengenal Allah SWT sebagai Tuhan seluruh alam

Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut ini.

مَنْ عَرَفَ نَفْسَهُ فَقَدْ عَرَفَ رَبَّهُ وَمَنْ عَرَفَ رَبَّهُ فَسَدَ جَسَدَهُ

“Barangsiapa yang mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya, dan barangsiapa yang mengenal Tuhannya maka binasalah (fana) dirinya.

Dari Hadits tersebut kita bisa mengetahui bahwa mengenal diri sendiri sangatlah penting bagi manusia karena dengan mengenal dirinya sendiri sebagai manusia ciptaan Allah SWT, ia dapat mengenal Tuhannya atau penciptanya tersebut yakni Allah SWT.

Jati Diri Manusia
Sebelum mengenal dirinya dengan baik seorang manusia khususnya muslim perlu mengetahu unsur-unsur yang menyusun dirinya, dari apakah ia dibentuk dan apa saja yang ada pada dirinya. Pada dasarnya manusia diciptakan oleh Allah SWT dengan dua jenis unsur yakni unsur fisik atau jasmani dan unsur ruhani yakni jiwa atau ruh.

Jasmani atau Fisik
Unsur Jasmani atau fisik adalah tubuh dimana jiwa seorang manusia hidup. Dengan fisiknyalah manusia melakukan segala aktifitasnya di dunia dan ia dikenali juga dari bentuk fisik dan rupanya. Allah SWT sendiri telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya bentuk dan lebih baik dibandingkan dengan makhluk lainnya sebagaimana disebutkan dalam ayat berikut ini

لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. (QS At Tin : 4)

Allah menciptakan manusia lengkap dengan jasadnya agar seorang manusia bisa dikatakan sebagai manusia karena tubuh atau raga tersebut adalah tempat dimana jiwa akan tinggal. Sementara setelah seseorang mati dan jiwanya meninggalkan tubuh maka jasadnya tidak lagi berguna bagi dirinya.

Ruhani atau Jiwa
Manusia tidak disebut manusia jika ia tidak memiliki jiwa sehingga raga tanpa jiwa tidaklah berarti. Dengan demikian jiwa seorang manusia adalah sesuatu yang diciptakan Allah SWT untuk mendiami raga dan jiwalah yang mengendalikan hati dan pikiran seseorang.

Allah Maha Tahu

🙏🏻🙏🏻🙏🏻

01/06/2019

*JADILAH SEPERTI APA YANG ALLAH INGINKAN*

Seorang bijak pernah berkata;

*كن لله كما يريد... يكن لك فوق ما تريد...*

Jadilah seperti apa yang Allah inginkan..
*niscaya Allah akan memperlakukanmu lebih dari apa yang kau inginkan*.

*السعاده .. هي أن تستغفر ربك بالدنيا ... ليرحمك بالآخرة*

"Kebahagian yang hakiki itu adalah ketika engkau beristighfar kepada Allah di dunia,
agar Allah menyayangi mu kelak di akherat."

"Sebagian orang kadang menafsirkan bagusnya perangaimu tegas dan disiplin"

Hidup... selalu saja *ada yang s**a dan juga sebaliknya* atau berprasangka buruk.

Yang perlu kamu lakukan adalah *berbuat setulus mungkin ikhlas karena Allah*.

"Lalu berharap kepada Allah serta berpaling dari penilaian manusia."

*"Ingat...tak ada kawan yang bisa selalu bersamamu sepanjang jalan hidup di dunia ini."*

Bahkan *bayangan dirimu sekalipun akan hilang saat mendung tiba atau menjelang malam*.

Apa yang engkau lakukan dengan tulus itulah yang akan menjadi *teman hidupmu selamanya akan selalu bersama, hingga akhir waktu."*

02/12/2018
Semoga Tambah-tambah Berkah 🙏🙏🙏 " Majlis Ta'lim Al-Ma'unah 2 " Dk. Krajan - Begawat - Bumijawa - TegalPondok Pesantren A...
28/10/2018

Semoga Tambah-tambah Berkah 🙏🙏🙏

" Majlis Ta'lim Al-Ma'unah 2 "
Dk. Krajan - Begawat - Bumijawa - Tegal

Pondok Pesantren Al-Ma'unah

#

Address

Gang Masjid-Trondol-Tratemulyo-Weleri
Kendal-Ugisor
51355.

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pondok Pesantren Al-Ma'unah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Pondok Pesantren Al-Ma'unah:

Shortcuts

Share

Category