Universitas Strada Indonesia

Universitas Strada Indonesia Official page of Universitas Strada Indonesia

๐ŸŒ™ Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ๐Ÿค12 Rabiul Awal 1448 HMaulid Nabi bukan sekadar tentang mengenang kelahi...
25/08/2026

๐ŸŒ™ Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ๐Ÿค

12 Rabiul Awal 1448 H

Maulid Nabi bukan sekadar tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak, kasih sayang, dan kebaikan yang beliau ajarkan.

Mari jadikan cinta kepada Rasulullah sebagai langkah untuk terus menebarkan kebaikan kepada sesama, tanpa memandang latar belakang. โœจ

Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW.
Semoga keteladanan beliau senantiasa menjadi cahaya dalam setiap langkah kita. ๐Ÿค

21/08/2026

Kampus biasanya rame, tiba-tiba jadi sepiโ˜น๏ธ

Gimana KKN dan Liburan kalian strader?
cerita di kolom komentar, dong!๐Ÿ‘‡๐Ÿป๐Ÿ˜‰

07/08/2026

Di balik bahagianya menyambut si kecil, ada seorang ibu yang sedang berjuang menyesuaikan diri dengan tubuh dan peran barunya.
โ€‹Jika hari ini terasa berat, ketahuilah bahwa kamu tidak gagal menjadi ibu. Kamu hanya sedang lelah dan butuh waktu untuk beradaptasi. Baby blues adalah respons tubuh yang wajar terhadap perubahan hormon pasca melahirkan.
โ€‹Jaga bayimu, tapi jangan lupa jaga dirimu juga. Ibu yang bahagia adalah fondasi utama bagi bayi yang sehat. Dan peran suami dalam mencegah baby blues sangatlah penting, contohnya bisa menerapkan dengan metode "GESIT" ( gerakan suami siaga pasca istrimelahirkan)

Nama pembimbing:
Nur yeny hidajaturrokhmah S.Kep., Ns., M.Kes

Nama mahasiswa:
1.Rizma Noviyani Rahayu ( S1 Keperawatan)
2.Wahyu nurdiyansyah( S1 Keperawatan)
3.Kharisma Rachmawati Arysta Putri (S1 Keperawatan)

.regional4

KesehatanMentalIbu ParentingIndonesia TipsIbuBaru PostpartumDepression

Research in Frames: LEVEL UP ADOLESCENT HEALTHSafeSteps vs LifeCycle: Bermain untuk Melindungi Remaja ๐ŸŽฎ๐Ÿง Bermain bukan se...
31/07/2026

Research in Frames: LEVEL UP ADOLESCENT HEALTH
SafeSteps vs LifeCycle: Bermain untuk Melindungi Remaja ๐ŸŽฎ๐Ÿง 

Bermain bukan sekadar hiburan. Permainan juga dapat menjadi media edukasi yang interaktif untuk meningkatkan pengetahuan, membangun sikap protektif, dan mendukung kesehatan mental remaja.
Penelitian pada 266 remaja ini membandingkan SafeSteps, sebuah mobile educational game, dengan LifeCycle, permainan papan kolaboratif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SafeSteps lebih unggul dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan sikap terhadap kekerasan seksual. Sementara itu, SafeSteps dan LifeCycle sama-sama memperbaiki kesehatan mental dengan hasil yang sebanding.
โœจ SafeSteps unggul pada literasi dan sikap.
๐Ÿง  Keduanya efektif bagi kesehatan mental.

Play Today. Protect Tomorrow.
Bermain untuk belajar, belajar untuk melindungi masa depan remaja.

Karya:
Reni Nurhidayah
Universitas STRADA Indonesia

๐Ÿš‘ Satu gerakan yang tepat dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati.Dalam keadaan darurat, pertolongan pertama yang di...
31/07/2026

๐Ÿš‘ Satu gerakan yang tepat dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati.

Dalam keadaan darurat, pertolongan pertama yang dilakukan dengan benar dapat membantu mempertahankan jalan napas, mencegah kondisi korban memburuk, dan meningkatkan peluang keselamatan sebelum bantuan medis tiba.

Melalui poster ini, mari kenali prinsip TEPAT sebagai panduan sederhana dalam memberikan pertolongan pertama:

๐ŸŸ  Tanggap terhadap situasi dan kondisi korban.

๐Ÿ”ต Evaluasi kondisi korban secara cepat dan aman.

๐Ÿ”ด Panggil bantuan medis apabila diperlukan.

๐ŸŸข Amankan korban, penolong, dan lingkungan sekitar.

๐ŸŸฃ Tetap tenang agar setiap tindakan dilakukan dengan benar.

Karena setiap detik sangat berarti, kemampuan memberikan pertolongan pertama bukan hanya milik tenaga kesehatan, tetapi keterampilan dasar yang dapat dipelajari oleh setiap orang.

๐Ÿ’™ Satu gerakan yang tepat hari ini dapat menjadi harapan hidup bagi seseorang di kemudian hari.

Nama Mahasiswa : Aninda Mela A.G. (S1 Keperawatan)
Dosen Pembimbing : Reni Nur Hidayah, S.Kep.Ns., M.Kep



โ›ˆ๏ธ Air yang meluap mungkin datang tanpa peringatan, tetapi dampaknya dapat dikurangi melalui kesiapsiagaan.Tahukah kamu?...
30/07/2026

โ›ˆ๏ธ Air yang meluap mungkin datang tanpa peringatan, tetapi dampaknya dapat dikurangi melalui kesiapsiagaan.

Tahukah kamu? Banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di Indonesia. Berdasarkan data BNPB (April 2026), dari 177 kejadian bencana, sebanyak 83 kejadian (46,89%) merupakan bencana banjir. Fakta ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi setiap orang.

Jangan menunggu air menggenangi rumah untuk mulai bertindak. Ingat prinsip M-E-L-U-A-P sebagai langkah sederhana namun bermakna dalam menghadapi banjir:

๐ŸŽ’ ME โ€“ Menyiapkan tas siaga dan perlengkapan darurat.
๐Ÿ—บ๏ธ LU โ€“ Luruskan rencana evakuasi serta pantau informasi cuaca dan peringatan dini.
๐Ÿ‘จโ€๐Ÿ‘ฉโ€๐Ÿ‘งโ€๐Ÿ‘ฆ A โ€“ Amankan keluarga, dokumen penting, dan barang berharga.
๐Ÿฆบ P โ€“ Patuhi arahan petugas serta segera mengungsi apabila diperintahkan.

๐Ÿ’™ Jangan tunggu air meluap untuk mulai bersiap. Persiapan yang dilakukan hari ini dapat mengurangi risiko, melindungi keluarga, dan menyelamatkan lebih banyak nyawa ketika bencana datang.

"Meluapnya air bukan awal bencana. Terlambat bertindaklah yang membuat dampaknya semakin besar."





Nama : Rismania Putri Anggrianti
Prodi : S1 Keperawatan
Dosen Pembimbing : Ibu Reni Nur H S.Kep.Ns.M., Kep.

๐Ÿšจ Tersedak dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Dalam hitungan menit, kekurangan oksigen dapat mengancam nyaw...
30/07/2026

๐Ÿšจ Tersedak dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Dalam hitungan menit, kekurangan oksigen dapat mengancam nyawa jika tidak segera ditangani dengan benar.

Melalui poster ini, mari kenali langkah SIGAP sebagai panduan pertolongan pertama saat menghadapi korban tersedak:

๐Ÿ”ด S โ€“ Sadari kondisi korban dan pastikan apakah benar terjadi tersedak.

๐ŸŸ  I โ€“ Identifikasi tingkat sumbatan pada jalan napas.

๐ŸŸข G โ€“ Gunakan teknik pertolongan pertama yang tepat sesuai kondisi korban.

๐Ÿ”ต A โ€“ Akses bantuan medis atau layanan gawat darurat apabila diperlukan.

๐ŸŸฃ P โ€“ Pantau kondisi korban hingga napas kembali normal atau bantuan medis tiba.

Selain mengetahui cara menolong, jangan lupa lakukan langkah pencegahan, seperti mengunyah makanan dengan baik, menghindari makan terburu-buru, memotong makanan menjadi bagian kecil, dan mengawasi anak saat makan.

๐Ÿ’™ Karena satu tindakan yang tepat dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati. Jadilah penolong yang SIGAP, bukan sekadar penonton.

Nama: Davianda Celfilia (S1 Keperawatan)
Dosen Pembimbing : Reni Nur Hidayah, S.Kep.Ns., M.Kep



Judul:Ketika Teknologi Bertemu EmpatiDeskripsi:Simulasi digital dan media pembelajaran modern berpadu dengan komunikasi ...
30/07/2026

Judul:

Ketika Teknologi Bertemu Empati

Deskripsi:

Simulasi digital dan media pembelajaran modern berpadu dengan komunikasi hangat antara dosen dan mahasiswa. Inilah wajah pendidikan keperawatan masa kini, di mana teknologi menjadi sarana, sedangkan caring tetap menjadi tujuan utama.

Harapan dalam Sebuah BonekaDi tengah suasana yang menggambarkan dampak reruntuhan, seorang anak kecil menerima pertolong...
30/07/2026

Harapan dalam Sebuah Boneka

Di tengah suasana yang menggambarkan dampak reruntuhan, seorang anak kecil menerima pertolongan setelah tangannya mengalami cedera akibat tertimpa puing. Balutan yang dipasang oleh perawat menjadi simbol upaya melindungi dan memulihkan luka fisik, sementara boneka yang diberikan menghadirkan rasa aman di tengah ketakutan yang masih tersisa.

Karya fotografi ini menggambarkan bahwa dalam situasi darurat, perawat tidak hanya berperan memberikan pertolongan medis, tetapi juga menghadirkan empati, ketenangan, dan dukungan emosional bagi anak-anak yang berada dalam kondisi rentan. Senyum kecil yang mulai muncul di wajah anak tersebut menunjukkan bahwa perhatian sederhana dapat membantu mengurangi rasa takut dan menumbuhkan kembali harapan.

Melalui foto ini, saya ingin menyampaikan bahwa penyembuhan bukan hanya tentang membalut luka, tetapi juga tentang menguatkan hati yang terluka. Sebuah boneka sederhana menjadi simbol bahwa di tengah keterbatasan dan ketidakpastian, kepedulian manusia tetap mampu menghadirkan harapan untuk bangkit kembali.

Foto ini merupakan karya fotografi konseptual/simulasi yang dibuat untuk tujuan edukasi dan kompetisi fotografi, bukan dokumentasi kejadian bencana nyata.

Karya: Ega Davis Sukandar
Program Studi/Kampus: S1 Keperawatan โ€“ Universitas Strada Indonesia
Dosen Pembimbing: Alfian Fawzi, S.Kep., Ns., M.Kep.

Address

Kediri

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00
Saturday 09:00 - 16:00

Telephone

+628113500876

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Universitas Strada Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share