06/01/2023
*Dawuh2 Romo KH. M. Ulil Albab Arwani*
Pembukaan Multaqo Nasional II
=================================
_Jepara, 6 Januari 2023 (21.30 WIB)_
✅ Multaqo Nasional ini diadakan di bumi Kartini di Jepara dengan mengharap barokah dan karomahnya Sunan Hadhiri (Sultan Hadhiri) dan juga ibu kita Kartini karena beliau santrinya Mbah Soleh Darat sama dengan Mbah Hasyim Asy'ari pendiri NU juga Mbah Kyai Dahlan pendiri Muhammadiyah beliau semua juga sama-sama santrinya Mbah Soleh Darat.
✅Multaqo Nasional ini adalah bertujuan untuk silaturrahim, saling mengenal para asatidz/dzah, para pengurus yang ada di Nusantara ini, saling tukar pengalaman, bagaimana kita mendidik anak-anak supaya berhasil menjadi anak-anak yg pandai & lancar dalam membaca Al Qur'an, karena memang dalam perjalanan mendidik ini, ada daerah yg yang sudah maju dan ada yang kurang maju/ maksimal, maka dari itu dengan adanya Multaqo ini kita saling mengenalkan atau lembaga-lembaga yang maju upaya memberikan ilmunya, pengalamannya pada yang lain supaya bisa menjadi maju, supaya anak bangsa ini betul-betul bisa membaca Al-Qur'an dengan benar dan lancar.
✅ Al-Qur'an adalah satu-satunya yang paling utama. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
القران افضل من كل شيء دون الله
_"Al-Qur'an adalah sesuatu yang paling utama, paling agung, paling afdzol dari pada segala sesuatu selain Allah SWT"._
✓Apa saja kalau kita bandingkan dengan Al-Qur'an,maka Al-Qur'an yang paling utama. Kalau kita cerdas memilihnya pasti milih yang utama, kalau milih yang tidak utama namanya tidak cerdas,
*Seperti laki-laki yg jomblo akan memilih wanita yg paling cantik dan baik untuk menjadi pasangannya,itulah laki-laki Jomblo yg cerdas* sebaliknya kalau memilih yg kurang cantik kurang baik, berarti kurang cerdas,
Maka dari itu, karena Al-Qur'an yang paling utama, maka harus kita utamakan dan kita agungkan.
من وقر القران فقد وقر الله
_"Barang siapa yang mengagungkan Al-Qur'an berarti mengagungkan Allah"._
Kalau kita mengagungkan Allah, pasti Allah mengagungkan kita.
✅ Dengan adanya Multaqo ini juga untuk menggiatkan supaya betul-betul tambah cinta pada Al-Qur'an, membimbing anak-anak dengan baik dan benar.
✅ Sebagai pengurus Thoriqoh Yanbu'a (LMY), jangan hanya memerintahkan pada anak atau santri-santri saja, tapi kita sendiri harus memberikan teladan atau contoh sebagai orang yang selalu memperhatikan Al-Qur'an, selalu membaca Al-Qur'an, seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi kita Nabi Muhammad SAW, ayang selalu belajar belajar dan belajar khususnya Al Qur'an bahkan sampai menjelang wafatnya, masih belajar Al-Qur'an. Di dalam hadits Bukhari diterangkan bahwa gurunya (Malaikat Jibril) Setiap malam di bulan Ramadlan mendatangi Nabi Muhammad untuk Mudarosah. Hal ini dijalankan mulai setelah Nabi mendapatkan wahyu Al-Qur'an sampai Ramadan terakhir sebelum Nabi wafat. Hal ini berarti meneladani pada kita supaya kita mau belajar sampai mati. Maka tidak berarti kalau kita sudah mengajar, menjadi Kyai, menjadi pimpinan, kemudian Qur'annya kita lepas. Nabi yang berkedudukan خير الخلق _(makhluk terbaik),_ Al-Qur'annya masih selalu disetorkan dan selalu mudarosah dengan malaikat jibril, karena ini memang menjadi teladan kita semua. Maka dari itu kalau kita mau dicintai Allah dan Rasul-Nya maka perbanyak kita baca Al-Qur'an.
اذا احب احدكم ان يحدث ربه فليقرا القران
_"Apabila seseorang dari kalian senang berkomunikasi dengan Tuhannya (WA_nan), maka bacalah Al-Qur'an"_
Maka membaca Al-Qur'an berarti kita WA-nan dengan Allah WA-nan yang paling berharga dan banyak pahalanya ialah membaca Al-Qur'an, sehingga kalau membaca dari HP seakan-akan kita WA-nan betulan sehingga mari kita anjurkan dan kita gaungkan Al-Qur'an ini dan mestinya setiap hari kita tidak boleh tanpa membaca Al-Qur'an. Jangan sampai kalau koran, novel kita baca setiap hari sampai khatam tapi Al-Qur'annya tidak pernah khatam. Ketika Nabi pada Romadhon terakhir itu sampai bisa menghatamkan 2x (مرتين) sehingga dari hadits inilah, para ulama' menentukan setidak-tidaknya kita sebagai orang Islam harus khatam 2x dalam setahun sebagaimana dawuhnya imam Abi Hanifah :
من قرأ القرآن في كل سنة مرتين فقد ادى حقه
_"Barang siapa yang membaca Al-Qur'an setiap tahunnya dua kali, maka dia berarti sudah mendatangi haknya Al-Qur'an"_
Berarti minimal kita harus khatam 2x dalam setahun, jika kalau satu tahun belum hatam 2x berarti kita masih hutang terhadap Al-Qur'an. Maka marilah kita seharusnya sedikit-sedikit baca Al-Qur'an karena itu sebagai WA-nan nya dengan Allah SWT.
✅ Dan pasti dengan kita banyak membaca Al-Qur'an, akan banyak berpengaruh kepada diri kita sendiri dan kepada keluarga kita. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
أَكْثِرُوْا مِنْ تِلَاوَةِ القُرآنِ فِي بُيُوتِكُمْ، فَإِنَّ الْبَيْتَ الَّذِي لَا يُقْرَأُ فِيْهِ الْقُرآنُ يَقِلُّ خَيْرُهُ، وَيَكْثِرُ شَرُّهُ، وَيَضِيْقُ عَلَى أَهْلِهِ
_"Perbanyaklah baca Al-Qur'an di rumah-rumah kalian, maka sesungguhnya rumah yang tidak dibacakan Al-Qur'an, maka akan sedikit kebaikannya dan banyak kejelekannya, dan disempitkan penduduk rumahnya"_
Di akhir disebutkan ويضيق على أهله dan penduduk rumah akan disempitkan oleh Allah, di sana tidak dijelaskan apa yang disempitkan. Jadi bisa saja hatinya yg disempitkan, kalau hati sempit dia akan banyak marah-marahnya, sering bertengkar, tidak rukun dll, bisa juga yang disempitkan adalah rizkinya, rizkinya kekurangan atau riKinya banyak tapi tidak Barokah. Dengan banyak membaca Al-Qur'an pasti akan banyak barokahnya.
والله اعلم بالصواب
Semoga bermanfaat dan barokah, Aamiin...
LMY KEDIRI