28/01/2013
Suatu hari, Tarjo berpapasan dengan seorang gembala dengan kambingnya. Tarjo bertanya dengan takjub.
Tarjo: “Pak, boleh nanya nih?”
Gembala: “Boleh.”
Tarjo: “Kambing-kambing bapak sehat sekali, bapak kasih makan apa?”
Gembala: “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”
Tarjo: “Mmmm… Yang hitam dulu deh…”
Gembala: “Oh, kalo yang hitam, dia makannya rumput basah.”
Tarjo: “Ohh… kalo yang putih?”
Gembala: “Yang putih juga…”
Tarjo: “Hmmm… kambing- kambing ini, kuat jalan berapa kilo pak?”
Gembala: “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”
Tarjo: “Mmmm yang hitam dulu deh…”
Gembala: “Oh, kalo yang hitam, 4 km sehari.”
Tarjo: “Kalo yang putih?”
Gembala: “Yang putih juga…”
Si Tarjo mulai gondok…
Tarjo: “Kambing ini, menghasilkan banyak bulu nggak pak, pertahunnya? ”
Gembala: “Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?”
Tarjo: “(dengan kesalnya) Yang hitam dulu deh…”
Gembala: “Oh, yang hitam, banyak… 10 kg/th”
Tarjo: “Kalo yang putih…?”
Gembala: “Yang putih juga”
Tarjo: “BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KAMBING DUA INI, KALO JAWABANNYA SAMA???”
Gembala: “Oh, gini dik, soalnya yang hitam itu, punya saya…”
Tarjo: “Oh gitu pak, maaf kalo saya emosi… kalo yang putih?”
Gembala: “Yang putih juga”
Tarjo: #$@%!!??
Kupu ßiru мєѕѕєηgєяˆˆ Community