6 Kebodohan yang bikin pendaki
meninggal/ celaka di gunung.
1. Sok jagoan
Merdeka.com - Sikap sok jagoan ini
nyaris selalu menjadi penyebab
utama musibah pada pendaki pemula.
Dengan alasan mencari tantangan,
para pendaki pemula ini mencari jalur di luar jalur resmi. Parahnya, seringkali mereka melakukannya tanpa kemampuan navigasi yang baik. Jangankan GPS dan peta topografi, sekadar kompas pun tak bawa. Lalu apa yang diandalkan? Maka petualangan mereka pun biasanya berakhir di dasar jurang, mati kedinginan di lembah atau ditandu Tim SAR ke rumah sakit. Membuka jalur baru juga berarti merusak konservasi. Mengganggu kehhidupan liar dan ekosistem. Para pendaki berpengalaman tak akan melakukannya selain untuk kepentingan penelitian dan ilmu pengetahuan.
2. Buruknya manajemen logistik
Merdeka.com - Salah satu masalah
pendaki pemula adalah buruknya
manajemen logistik. Dalam pikiran
mereka, mendaki gunung identik dengan mie instan. Hal ini salah besar. Mendaki gunung adalah kegiatan berat. Butuh kalori hingga 4.000 kkal per hari. Bayangkan dengan aktivitas sehari-hari yang rata-rata hanya
membutuhkan 2.000 kkal per hari. Kebutuhan kalori yang besar ini
didapat dari daging-dagingan
berlemak, coklat dan karbohidrat.
Tentu bukan mie instan yang sulit
dicerna tubuh dan menyerap air
dalam tubuh. Seringkali para pemula mendapati nasi yang ditanak tak matang sempurna. Maka kombinasi makanan mereka jadi nasi keras, mie instan dan ikan asin. Karena tak nikmat, napsu makan pun berkurang. Padahal tubuh butuh banyak mas**an untuk tenaga dan menjaga suhu agar tetap hangat. Dalam kondisi lemas dan lapar inilah sering terjadi kecelakaan. Kurangnya konsentrasi, pingsan hingga
kematian.
3. Buruknya pengepakan barang
Merdeka.com - Packing atau mengepak barang dalam ransel
adalah seni yang harus dikuasai
pendaki gunung. Seluruh barang
bawaan harus masuk ke dalam
ransel. Karena medan sulit, tak boleh
ada yang tergantung di luar ransel selain botol air minum. Tangan harus
bebas karena memegang walking
stick atau berpegangan meniti akar-
akar pohon jika dibutuhkan. Maka lihatlah para pendaki pemula.
Dengan panci digantung ke ransel.
Tangan menenteng sleeping bag atau
jaket. Ransel mereka tak dilapisi lagi
dengan cover bag. Pakaian di dalam
ransel tak dilapis plastik. Jika hujan, semua pakaian, jaket dan
sleeping basah. Padahal sangat
penting menjaga pakaian ganti tetap
kering. Tidur dengan keadaan basah
bisa mengakibatkan hipotermia.
Inilah penyebab utama kematian seorang pendaki gunung. Suhu tubuh
turun karena kedinginan. Jangan pernah anggap enteng
mengepak barang. Ini yang sering
dimasabodohkan pendaki pemula.
4. Pergi dalam rombongan besar
Merdeka.com - Shizuko Rizmadhani
berangkat bersama rekan-rekan pecinta alam di sekolahnya.
Jumlahnya 27 orang. Jumlah yang
sangat besar untuk pendakian
gunung. Kemungkinan orang tua mudah memberikan izin jika pergi dalam rombongan besar. Orang tua merasa anaknya lebih aman karena banyak yang menjaga. Padahal salah besar. Rombongan besar justru merepotkan. Makin sulit membagi logistik dan mengatur manajemen perjalanan. Bayangkan butuh berapa kompor lapangan untuk memberi makan 27 orang itu? Lalu perlengkapan P3K? Siapa ketuanya? Apakah dia benar-benar berwibawa untuk mengatur 27 orang itu? Masalah yang sering muncul adalah banyaknya konflik. Keinginan anggota yang beraneka ragam dan sikap intoleransi. Lihatlah kasus Shizuko, kemana saja teman-temannya yang banyak itu? Pendakian ideal, beranggotakan 4
sampai 6 orang pendaki. Pilihlah satu
orang untuk memimpin pendakian.
Bukan karena dia ketua, tapi memang
memiliki watak bisa diandalkan dan
leadership
5. Hipotermia disangka kesurupan
Merdeka.com - Pendaki pemula
mendaki tanpa ilmu. Berbekal
semangat dan tanpa perlengkapan
memadai mereka nekat mendaki
gunung. Karena tidak tahu ilmu P3K, maka sering terjadi salah kaprah. Pada
penderita hipotermia, korban akan
menggigil dan kehilangan kesadaran.
Lalu mulai bicara melantur. Karena nyerocos tak karuan dan s**ar diajak komunikasi, teman-temannya menyangka si korban kesurupan. Mereka malah membacakan doa untuk mengusir setan. Inilah yang mungkin terjadi pada Shizuko. Seharusnya, segera lakukan pertolongan. Ganti pakaiannya dengan pakaian kering. Masukkan dalam sleeping bag yang sudah dihangatkan. Taruh juga beberapa botol air panas di dalam sleeping bag itu. Jaga kondisi lingkungan tetap hangat. Jika sudah membaik beri makanan hangat sedikit demi sedikit. Hindari memberi kopi atau minuman keras.
6. Aku si cepat
Merdeka.com - Ciri khas pendaki
pemula, apalagi yang masih berusia muda adalah selalu bergerak dengan
cepat. Mereka selalu tergesa-gesa,
menjadikan naik gunung seolah
lomba lari ke puncak. Malu menjadi
yang paling belakang, karena sering
dianggap sebagai yang terlemah. Karena itu biasanya waktu tempuh ke
puncak lebih singkat. Baru setelah
perjalanan turun, aneka masalah
datang. Kehabisan tenaga, cidera otot
hingga kecelakaan dan kehilangan
arah menjadi ancaman. Idealnya, ada seorang sweeper yangberjalan paling belakang. Biasanya orang ini yang paling kuat dan bisa diandalkan. Tugasnya menyapu seluruh anggota tim. Memastikan tak ada yang keteteran atau tertinggal di belakang. Namun dalam rombongan pendaki
pemula, tak ada yang mau menerima
tugas ini. Jadi sweeper dianggap hina.
Menjadi paling pertama sampai
puncak dan pertama turun ke kaki
gunung jadi tujuan utama.
"Aku si cepat. Tanpa sadar kutinggalkan sahabatku yang kelelahan mati di gunung."
Mari, jadi pendaki yang sadar diri.~
Smadapala Pare Campground
Fanpage (Bukan Official), Pecinta Paguyuban Angkring Bambu Smadapala Pare Kediri - Jawa Timur Indone Kita.. Akankah kita bisa melupakan itu,
ataukah….
Banyak hal yang dapat mengingatkan kita, tentang kenangan kita, canda tawa yang pernah ada, kadang perseteruan terjadi disini, tak jarang kita berdiskusi, sesekali kita makan-makan sering juga bermain. Setiap celah yang ada didinding nya adalah suatu gambaran semua itu, lobang-lobang kecil yang sering mengintip kebersamaan kita. Ingatkah teman-teman akan semua itu……
Sobat kutunggu hadirmu…
Ang
02/07/2014
Buka Bersama Smadapala Pare Part I, Rabu, 02 Juli 2014, berjalan dengan aman, lancar, damai & sentosa dibalut kebersahajaan the wingking. Terima kasih atas partisipasinya.
31/05/2014
Innalillahi wainna ilaihi roji'uun....
Telah berp**ang, guru kita pak Pri (Prihardoyo) guru olahraga. semoga diampuni seala kekhilafannya. amin.....
24/04/2014
Jangan lupa, LASKI a.k.a Lintas Alam Semen Besuki. Ayo, Para Petualang......
23/04/2014
APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK BUMI DI HARI BUMI?
(www.belantaraindonesia.org) Hari Bumi yang selalu diperingati setiap tanggal 22 April setiap tahunnya adalah sebagai penanda pencapaian kita dalam melindungi lingkungan dan sebagai sebuah waktu untuk bercermin dan bertanya pada diri,"
Apalagi yang bisa kita lakukan?
"Cobalah lakukan tips dan cara berikut ini sebagai sebuah panggilan untuk menstimulasi pribadi untuk lebih melindungi Bumi.
Didik Diri Anda
Hal nomor satu yang dapat Anda lakukan adalah mendidik diri Anda sendiri mengenai hal ini. Anda tidak dapat beraksi dan tidak dapat mengajak orang lain untuk beraksi sampai Anda memahami terlebih dahulu semua faktanya. Jadi sisihkan waktu untuk melakukan riset terhadap masalah seperti pemanasan global, daur ulang, konsumsi energi, dll.
Ciptakan Kepedulian
Setelah anda mendidik diri Anda, katakan kepada teman, rekan kerja, anggota keluarga atau bahkan orang asing! Menciptakan kepedulian diantara sesama adalah cara luar biasa untuk menyebarkan gerakan hidup ramah lingkungan .
Daur Ulang
Daur ulang adalah salah satu cara terbaik untuk membantu lingkungan. Daur ulang akan menurunkan jumlah sampah di tempat sampah, menurunkan emisi karbon melalui pengurangan emisi manufaktur dan kendaraan dan juga memungkinkan sumber daya alam kita terdistribusi lebih merata ke penduduk dunia.
Terlibat Dalam Politik
Kita memerlukan pemerintah untuk membuat undang - undang yang bisa merubah kegiatan bisnis agar bisa ramah lingkungan sembari mendanai pembangunan proyek energi ramah lingkungan. Untuk mencapai hal ini, kita perlu memilih politisi yang bisa memberi tekanan terhadap agenda ini. Pilihlah para politisi yang punya pandangan yang sama dengan Anda.
Kurangi Mengemudi
Emisi karbon dari kendaraan adalah salah satu penyebab utama pemanasan global. Gantikan mengemudi mobil dengan berjalan kaki, bersepeda, dan memakai transportasi massal. Melakukannya tidak hanya akan menyelamatkan lingkungan tetapi juga uang dan kesehatan Anda.
Menggunakan Kendaraan Irit Bahan Bakar
Banyak orang masih harus mengemudi. Menggunakan kendaraan hemat energi dapat menurunkan emisi karbon dan konsumsi oli sampai 50%. Kendarailah mobil hibrid, mobil berukuran kecil, sepeda motor atau skuter.
Gunakan Bohlam CFL ( Compact Fluorescent Light )
CFL dapat mengurangi pemakaian listrik hingga 75% dibandingkan bohlam lampu standar dan tahan 10 kali lebih lama. Penghematan energi - nya bisa menurunkan emisi gas rumah kaca .
Monitor Termostat Anda
Naikkan termostat di musim panas dan turunkan di musim dingin. Satu derajat saja yang Anda setel dapat menurunkan konsumsi energi sebanyak 1% yang mana juga akan menurunkan tagihan listrik Anda.
Matikan Jika Tidak Terpakai
Matikan lampu, komputer, TV dan peralatan lain jika tak digunakan. Kedengarannya mudah tetapi efektif. Banyak orang biasanya lupa untuk mematikan sesuatu jika sudah tak digunakan.
Hemat Air
Kebutuhan akan air bersih semakin meningkat. Hematlah air saat mandi, membersihkan toilet dan mencuci pakaian. Matikan keran saat menggosok gigi dan tampunglah air di tong untuk menyirami tanaman Anda. Semua tindakan di atas dapat digunakan untuk menolong lingkungan. Sebagai tambahan, hampir semua tindakan di atas dapat membuat kita bisa menghemat uang melalui penurunan konsumsi air dan listrik.
19/04/2014
Megahnya Gunung Lawu, Pakunya Tanah Jawa
(www.belantaraindonesia.org) Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Magetan, Jawa Timur menyimpan berjuta misteri. Karena hal itu, tidak mengherankan banyak kisah misteri yang muncul ke permukaan. Termasuk lahirnya bendera merah putih yang hingga saat ini dipakai sebagai bendera kebangsaan Indonesia. Konon, tercetus pertama kali di puncak Gunung ini.
Gunung Lawu
Gunung Lawu berdiri kokoh di daerah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masyarakat Jawa sangat percaya mitos bahwa puncak Lawu dahulu merupakan kerajaan pertama berdiri di p**au Jawa dan dipercaya memiliki dunia gaib yang misterius.
Tak heran, hingga saat ini, Gunung Lawu masih dianggap sebagai gunung keramat yang memiliki banyak keistimewaan. Bahkan karena keistimewaan yang dimiliki, gunung yang memiliki arti gunung pertama kali berdiri di p**au Jawa ini masih digunakan dan menjadi tempat lelaku spiritual. Bahkan bila ditarik secara garis lurus, Gunung Lawu sejajar tegak lulus tepat di Pura Mangkunegaran.
Bukan berada tepat di Keraton Kasunanan Surakarta. Seperti halnya Keraton Ngayogyokarto yang sejajar tepat dengan Gunung Merapi. Selain itu, Gunung Lawu ternyata berdiri persis di tengah perempatan empat penjuru mata angin.
Sudah sejak jaman dahulu Lawu menjadi tempat untuk laku spiritual para tokoh dan negarawan. Sejak Jaman Kraton sampai saat ini. Puncak Hargo Dumilah merupakan tempat sakral yang sering digunakan untuk semedi, meditasi atau mengolah kebathinan.
Karena Gunung Lawu memiliki sejarah dan mistik tinggi. Dan dipercaya sejak turun temurun digunakan para raja dan pemipin sebagai tempat menyepi, mencari wangsit atau petunjuk dari Tuhan YME.
Tidak sembarang orang mampu mendaki Gunung Lawu. Semua harus berawal dari niat yang baik. Karena di sana banyak melewati tempat keramat. Banyak pantangan atau larangan yang harus diikuti. Hati, pikiran, ucapan dan perbuatan harus bersih. Jadi jika niatnya sudah tidak benar jangan harap bisa mencapai puncak Lawu.
Sudah menjadi rahasia umum hampir semua petinggi negara sering menyepi dengan mendaki puncak Lawu. Sejak jaman era B**g Karno, presiden pertama Indonesia ini pun sudah sering melakukan tetirah atau menyepi di Lawu.
Begitu p**a dengan Soeharto, sepanjang hidupnya kecintaan terhadap Gunung Lawu tak perlu diragukan. Terlahir sebagai orang Jawa yang sangat menjunjung tinggi nilai budaya jawa. Tak aneh jika kehidupan Soeharto selalu dikaitkan dengan hal mistis.
Dikenal sebagai orang yang sangat menghargai dan menjunjung tinggi budaya leluhurnya, Soeharto sering melakukan lelaku tirakat di puncak Lawu. Dengan bersemedi atau bertapa di tempat keramat di salah satu pusat kekuatan mistis tanah Jawa. Gunung Lawu jadi tempat favorit Soeharto.
Bahkan sampai beliau menutup mata, Lawu adalah tempat yang sangat di s**ai Pak Harto. Terbukti beliau lebih memilih untuk di makamkan di lereng sebelah barat kaki gunung Lawu.
Bahkan tidak hanya dua Presiden di atas saja yang begitu s**a dengan Gunung Lawu, almarhum Presiden ke IV, Abdurahman Wahid atau Gus Dur pun jatuh cinta dengan Gunung Lawu. Bahkan Gus Dur ternyata sudah berulang kali pernah mendaki hingga puncak Lawu.
Gus Dur naik ke puncak Gunung Lawu tidak melalui jalur umum seperti Cemoro Sewu Magetan, ataupun Cemoro Kandang di Karanganyar. Gus Dur ke puncak bukan untuk melakukan ritual atau bertapa. Namun sekedar mencari inspirasi untuk menyatu dengan alam.
Gus Dur naik ke puncak Lawu melewati jalur khusus. Yakni melewati Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar. Dari jalur itu, langsung menuju pintu masuk Pringgondani.
Kalau naik ke puncak Gus Dur ditandu. Bahkan kalau mau melihat tandu yang biasa di gunakan Gus Dur, hingga saat ini masih tersimpan di pintu masuk Pringgondani. Karena Gus Dur sering naik lewat jalur ini makanya jalannya di buat blok, biar mudah.
Bahkan, menurut salah satu sumber yang enggan disebut namanya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) juga sering mendaki Gunung Lawu untuk menyepi. Terakhir, SBY naik ke puncak Lawu sekira akhir Januari 2013 yang lalu.
Betapa megahnya Gunung Lawu yang merupakan gunung tertua di Pulau Jawa. Gunung Lawu bisa dikatakan sebagai pakunya Pulau Jawa. (pic; mendaki lawu)
17/04/2014
Sekilas Info:
LASKI (Lintas Alam Semen Besuki)
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Website
Address
Jalan The Wing King Smada Pare
Kediri
64195