RUNDOWN ACARA
DIES NATALIS & REUNI AKBAR
PALM SENDURI 2017
SABTU, 4 NOVEMBER 2017
di SMPN 2 KEDIRI
06.00 - 06.30 Persiapan kedatangan
alumni
06.30 - 07.00 Senam Massal
07.00 - 08.00 Jalan Sehat Alumni &
Siswa
08.00 - 09.00 - Sarapan pagi Alumni
- Start Pensi Siswa
(panggung) berakhir
jam 12 siang
10.00 - 12.00 MUNAS PALM SENDURI
(di ruang laboratorium)
12.00 - 13.00 Makan siang
Peserta Munas
BREAK
15.00 - 17.00 Persiapan teknis
17.00 - 18.00 BREAK MAGHRIB
18.00 - 18.10 MC on stage
18.10 - 19.00 Hiburan Pra-Acara
19.00 - 19.05 MC on stage
19.05 - 19.20 Tari Chaca JLEB alumni
75 Plus
19.20 - 19.25 MC on stage
19.25 - 19.35 Alpero Dance 72
19.35 - 19.40 MC on stage
19.40 - 19.55 Palm Senduri Girl Band
(3 lagu)
19.55 - 20.00 MC on stage
20.00 - 20.20 Ceremonial
Menyanyikan Indonesia
Raya & Mars SMP 2
Pengukuhan Pengurus
Palm Senduri periode
2017 - 2020
20.20 - 20.25 MC on stage
20.25 - 20.45 Palm Senduri Band
(4 lagu)
20.45 - 20.50 MC on stage
20.50 - 21.05 Riza Falegro Illusionist
21.05 - 21.10 MC on stage
21.10 - 21.20 Tari Pegon alumni '84
21.20 - 21.25 MC on stage
21.25 - 21.45 Sanyuri Band (4 lagu)
21.45 - 21.50 MC on stage
21.50 - 22.20 CB BAND (6 lagu)
CLOSING
22.10 - selsai Segenap Panitia
Briffing
Keterangan :
1/ Acara DN di sesi pagi - siang adlh ajang pentas seni siswa aktif.
2/ Acara RA di sesi malam adlh ajang pentas seni alumni & acara ceremonial/prosesi.
3/ Pengisi acara hrs standby di back stage, plg lambat 30 menit sblm jadwal tampil.
4/ Mengingat padatnya acara, jika pengisi acara tdk siap tampil disaat jdwl tampil tiba (sesuai rundown), Panitia berhak penuh utk membatalkan penampilan pengisi acara tsb.
5/ Utk sesi malam, selama jalannya acara, tersedia sajian jajanan, makan & minum gratis utk segenap hadirin yg hadir.
5/. Info rundown acara ini, mhn disebar seluas2nya kpd segenap alumni.
Panitia,
Reuni Akbar Palm Senduri 2017
Paguyuban Alumni SMPN 2 Kediri
SMP Negeri 2 Kediri
do the best
give the best
and will get the best
20/12/2016
prestasi terbaru SEKOLAH SEHAT, HIJAU, DAN INDAH 2016
Puncak acara Dies Natalis ke 65 hari ini brlangsung sukses. Alhamdulillah..
Hai adik" kelas 9 yg barusan lulus. Lagi sibuk pendaftaran ke SMA ya? Bagi tau d**g, kalian masuk SMA mana?
Kelas 9 berdoa terus ya, sabar nungguin kelulusannya. Sukses! :)
selamat pagi warga SMPN 2 Kediri :)
aduhhh kemana ini
Arphero.... kok sepi.... ayo Admin yang masih sekolah di SMP Negeri 2 Kediri (Ketosnya) share kegiatan dan berita tentang sekolah d**g...
Ternyata Ilmu Pengetahuan Alam itu ndak sulit ya....
Kelas 9 semester 1
Bab. 1
Sistem Ekskresi Pada Manusia
1. Untuk mengeluarkan zat sisa, tubuh manusia dilengkapi dengan alat ekskresi berupa ginjal, kulit, hati dan paru-paru.
2. Ginjal terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian luar berupa kulit ginjal (korteks) bagian kedua berupa sumsum ginjal (medulla), dan bagian ketiga berupa rongga ginjal (pelvis).
3. Penyaringan darah yang dilakukan oleh ginjal terjadi melalui tiga proses, yaitu penyaringan, penyerapan kembali zat-zat yang dibutuhkan tubuh, dan penambahan zat-zat pada urine.
4. Zat-zat yang terdapat dalam urine sesungguhnya atau urine sekunder dalam keadaan normal adalah sebagai berikut.
Air 95%
Urea, amonia, dan asam ureat yang merupakan hasil metabolisme protein.
Garam-garam mineral, terutama garam dapur (NaCl).
Zat warna empedu yang menyebabkan urine berwarna kuning.
Zat-zat yang berlebihan dalam darah, seperti hormone dan vitamin.
5. Kulit manusia terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kulit ari (epidermis), kulit jangat (dermis), dan jaringan ikat bawah kulit.
6. Selain sebagai tempat pengeluaran, kulit juga berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh, tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D, tempat menyimpan kelebihan lemak, sebagai pelindung, dan indra peraba.
7. Hati dapat dikatakan sebagai alat sekresi karena hati menghasilkan empedu, dan sebagai alat ekskresi karena empedu yang dikeluarkan mengandung zat sisa yang berasal dari sel darah merah yang rusak dan dihancur kan di dalam limpa.
8. Paru-paru adalah organ yang bertindak sebagai alat pernapasan, tapi selain itu paru-paru juga bertindak sebagai alat ekskresi dengan mengeluarkan karbondioksida dan uap air.
Bab. 2
Sistem Reproduksi Manusia
1. Reproduksi adalah cara makhluk hidup untuk menghasilkan individu baru yang memiliki sifat atau ciri-ciri yang sama dengan induknya.
2. Alat reproduksi laki-laki adalah te**is, skrotum, vas deferens, kantong sperma, epididimis, kelenjar prostat, uretra, dan p***s.
3. Alat reproduksi wanita adalah v***a, va**na, serviks, rahim, tuba fallopii, dan ovarium.
4. Spermatogenesis adalah proses pembentukan dan pemasakan sperma.
5. Oogenesis adalah proses pembentukan o**m.
Bab. 3
Sistem Saraf dan Indera Manusia
1. Sistem saraf merupakan salah satu sistem koordinasi yang bertugas menyampaikan rangsangan dari reseptor untuk dideteksi dan direspon oleh tubuh.
2. Untuk menanggapi rangsangan, ada tiga komponen yang harus dimiliki oleh sistem saraf, yaitu
reseptor,
penghantar impuls, dan
efektor.
3. Impuls adalah rangsangan atau pesan yang diterima oleh reseptor dari lingkungan luar, kemudian dibawa oleh neuron. Impuls dapat juga dikatakan sebagai serangkain pulsa elektrik yang menjalari serabut saraf.
4. Impuls yang diterima oleh reseptor dan disampaikan ke efektor akan menyebabkan terjadinya gerakan atau perubahan pada efektor. Gerakan tersebut yaitu gerak sadar dan gerak tidak sadar. Gerak tidak sadar disebut gerak refleks.
5. Sistem saraf manusia tersusun dari sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Sistem saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang. Sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf somatis dan sistem saraf otonom.
6. Sistem saraf simpatik pada sistem saraf otonom mempunyai fungsi sebagai berikut.
Mempercepat denyut jantung.
Memperlebar pembuluh darah.
Memperlebar bronkus.
Mempertinggi tekanan darah
Memperlambat gerak peristaltis.
Memperlebar pupil.
Menghambat sekresi empedu.
Menurunkan sekresi ludah.
Meningkatkan sekresi adrenalin.
7. Ada lima macam indera pada manusia, yaitu mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit. Kelima indera ini akan berfungsi dengan baik apabila:
saraf-saraf yang berfungsi membawa rangsangan bekerja dengan baik,
otak sebagai pengolah informasi bekerja dengan baik,
alat-alat indera tidak mempunyai kelainan bentuk dan fungsinya.
8. Rasa pedas bukan hasil dari kepekaan rasa pada kuncup pengecap, tetapi merupakan suhu panas pada papilla sehingga mengembang dan menyebabkan timbulnya rasa pedas.
Bab. 4
Kelangsungan Hidup Makhluk Hidup
1. Kelangsungan hidup makhluk hidup dipengaruhi oleh kemampuan beradaptasi, seleksi alam, dan berkembang biak.
2. Ada tiga cara adaptasi makhluk hidup yaitu adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku.
3. Faktor yang mempengaruhi seleksi alam adalah makanan, suhu lingkungan, dan cahaya matahari.
4. Kecoa, komodo, dan kadal adalah hewan yang tergolong dalam fosil hidup.
5. Penyebab kepunahan dinosaurus adalah perubahan iklim.
6. Makhluk hidup dapat berkembang biak secara vegetatif dan generatif.
7. Makhluk hidup ada yang memiliki daya berkembang biak tinggi dan rendah.
Bab. 5
Pewarisan Sifat
1. Setiap makhluk hidup memiliki sifat beda yang dikendalikan oleh gen dan kromosom.
2. Genotipe adalah sifat makhluk hidup yang tidak tampak sehingga tidak bisa diamati dengan indra. Fenotipe adalah sifat makhluk hidup yang tampak sehingga bisa diamati dengan indra.
3. Persilangan monohibrid adalah persilangan dua individu dengan memperhatikan satu sifat beda.
4. Persilangan dihibrid adalah persilangan dua individu dengan memperhatikan dua sifat beda.
5. Sifat induk yang muncul pada turunannya disebut sifat dominan, sedangkan sifat yang tertutupi oleh sifat dominan sehingga tidak muncul pada turunan disebut sifat resesif. Jika sifat dominan tidak jenuh atau sifat turunan berada diantara sifat kedua induknya disebut intermediet.
Bab. 6
Teknologi Reproduksi dan Bioteknologi
1. Rekayasa reproduksi adalah suatu usaha manusia untuk mengembangbiakkan makhluk hidup dengan cara memanipulasi tahapan proses reproduksi yang berlangsung secara alami.
2. Rekayasa reproduksi dapat dilakukan dengan cara kultur jaringan, kloning, DNA rekombinan, hibridisasi, inseminasi buatan, dan bayi tabung.
3. Dampak positif dari teknologi reproduksi adalah:
Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sesuai dengan keinginan manusia.
Membantu pasangan yang kesulitan mendapatkan anak dengan jalan pintas yaitu bayi tabung.
Menciptakan bibit unggul.
Melestarikan plasma nutfah.
Meningkatkan gizi masyarakat.
4. Dampak negatif rekayasa reproduksi
Pada perbanyakan keturunan dengan kultur jaringan yang memiliki materi genetis yang sama akan riskan terhadap penyakit.
Merugikan petani dan peternak lokal yang meng-andalkan reproduksi konvensional (secara alami).
Dikhawatirkan adanya penyalah gunaan teknologi reproduksi untuk kepentingan pribadi yang merugikan orang lain. Misalnya misi sebuah negara yang hendak menguasai dunia dengan menciptakan prajurit tangguh dengan teknik pengkloningan.
5. Bioteknologi adalah prinsip-prinsip dari ilmu dan teknologi untuk memproses materi melalui agen biologi agar dapat meningkatkan nilai tambah.
6. Bioteknologi konvensial memanfaatkan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur untuk menghasilkan enzim sehingga bisa melakukan metabolisme untuk menciptakan makanan atau produk baru.
Bab. 7
Listrik Statis
1. Kumpulan muatan listrik pada suatu benda disebut listrik statis.
2. Terdapat dua jenis muatan listrik, yaitu muatan positif dan negatif.
3. Muatan-muatan yang sejenis tolak-menolak dan muatan yang tidak sejenis tarik-menarik.
4. Pengumpulan muatan listik dapat diperoleh melalui cara menggosok, menyentuhkan benda netral dengan benda bermuatan (konduksi), dan induksi.
5. Muatan listrik dapat dideteksi dengan elektroskop.
6. Penghilangan muatan listrik yang terkumpul pada suatu benda disebut pengosongan muatan.
7. Hukum Coulomb menyatakan, bahwa gaya yang terjadi antara dua buah muatan berbanding lurus dengan besar muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan itu.
Bab. 8
Elemen dan Arus Listrik
1. Arus listrik adalah aliran muatan listrik.
2. Arus listrik timbul dalam rangkaian tertutup.
3. Kuat arus listrik adalah muatan listrik yang mengalir melalui penghantar tiap sekon.
4. Kuat arus listrik diukur dengan amperemeter.
5. Sakelar digunakan untuk membuat rangkaian listrik menjadi tertutup atau terbuka.
6. Agar muatan listrik dapat mengalir terus-menerus, diperlukan sumber tegangan listrik.
7. Gaya gerak listrik disingkat ggl adalah beda potensial antara kutub-kutub sumber tegangan sebelum dipasang pada rangkaian listrik.
Bab. 9
Rangkaian Listrik
1. Hambatan merupakan kecenderungan suatu benda untuk melawan aliran muatan listrik, mengubah energi listrik menjadi energi bentuk lain.
2. Hukum Ohm menyatakan bahwa besar kuat arus dalam hambatan berbanding lurus dengan beda potensial dan berbanding terbalik dengan hambatan penghantar.
3. Besar hambatan pada kawat penghantar berbanding lurus dengan panjangnya dan berbanding terbalik dengan luas penampangnya. Besar hambatan pada kawat penghantar juga bergantung pada jenis kawat tersebut. Secara matematis dirumuskan:
P = L / A
4. Dalam rangkaian seri, arus hanya mempunyai satu jalan untuk lewat. Sedangkan dalam rangkaian paralel, terdapat beberapa jalan yang dapat dilewati arus.
5. Dalam rangkaian seri kuat arus di mana-mana sama. Sedangkan dalam rangkaian paralel, kuat arus sebelum memasuki cabang sama dengan jumlah kuat arus pada tiap cabang.
6. Dalam rangkaian seri beda potensial sumber sama dengan jumlah beda potensial pada masing-masing hambatan. Sedangkan dalam rangkaian paralel, beda potensial hambatan sama besar dengan beda potensial sumber.
7. Hambatan pengganti pada rangkaian seri dapat ditemukan melalui hubungan:
Rs = R1 + R2 + R3 + ... Rn
8. Hambatan pengganti dalam rangkaian paralel dapat ditemukan melalui hubungan:
1/Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ... 1/Rn
9. Sekering dan pemutus arus digunakan untuk mencegah terjadinya bahaya kebakaran akibat hubungan singkat dalam rangkaian listrik.
Bab. 10
Daya dan Energi Listrik
1. Daya listrik adalah cepatnya energi listrik diubah menjadi energi bentuk lain.
2. Daya listrik pada peralatan listrik dapat dilihat pada label peralatan itu, atau menggunakan rumus:
P = V × I.
3. Energi listrik dapat diubah menjadi energi bentuk lain. Besar energi listrik dapat dihitung melalui persamaan:
W = P × t, atau W = V × I × t.
4. Biaya listrik bergantung pada besar energi listrik yang telah digunakan. Alat untuk mengetahui penggunaan energi listrik disebut meter listrik atau kWh meter.
5. Energi listrik dapat diubah menjadi bentuk lain sehingga dapat kamu manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan-perubahan tersebut adalah sebagai berikut.
Energi listrik diubah menjadi energi cahaya, contoh lampu.
Energi listrik diubah menjadi energi gerak, contoh kipas angin.
6. Energi listrik diubah menjadi energi panas, contoh kompor listrik.
7. Energi listrik diubah menjadi energi kimia, contoh penyepuhan emas.
Semoga bermanfaat ( admin )
Aku pernah keplese d.kantin dan ditertawakan bnyak orang, it pengalaman berkesanku di smp 2, gmana cerita kalian ?
Ayo ajak semua keluarga arphero bergabung disini
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Telephone
Address
Jln. Padang Padi No: 18
Kediri
64126