Disampaikan oleh Shahabat Anas ibn Malik dan Abdullah ibn Umar, seorang lelaki sowan kepada Rasulullah SAW. Dia berkata “Wahai, Rasulullah. Beri tahu padaku amal apa yang dapat mengantarku ke surga.”
Rasulullah menjawab “Tahanlah amarah.”
Lelaki tadi lantas membalas “Kalau aku tidak bisa bagaimana, ya Rasul?”
Rasulullah kembali menjawab “Baca istighfar saja setiap hari setiap lepas sholat ashar sebanyak tujuh puluh kali. Maka Allah akan ampunkan dosa-dosamu sepanjang tujuh puluh tahun.”
Lagi-lagi lelaki tadi menimpali “Kalau dosa-dosaku tida sampai tujuh puluh tahun bagaimana, wahai Rasul?”
“Allah ampuni dosa ibumu,” kata Rasulullah.
“Kalau ibuku sudah meninggal dan dosanya tidak sampai tujuh puluh tahun, bagaimana?” Tanya lelaki tadi.
“Maka Allah akan mengampuni dosa kerabat-kerabatmu.”
Istighfar yang dibaca dengan sungguh-sungguh dan istikamah dapat menjadi penebus kesalahan juga mengantar kita pada rida Ilahi. Hadis ini sekaligus menjadi khazanah pengetahuan bagi kita, bahwa doa yang dipanjatkan orang mukmin tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri namun juga dapat memberi kebaikan bagi orang lain.
Hadis berikut keterangan disampaikan oleh KH Anwar Iskandar dalam pengajian Kifayatul Atqiya’.
Simak Pengajian Ramadan dengan pembahasan tasawuf dari kitab Kifayatul Atqiya’ selengkapnya di saluran You Tube ‘Santri Ngasinan’
Semoga bermanfaat.
Pon Pes Assa'idiyyah Jamsaren
Akun Facebook Resmi Pondok Pesantren Assa'idiyyah Jamsaren Kota Kediri
05/05/2020
Bagi yang sedang sakit hati, berusahalah untuk ikhlas dan mendoakan (baik). Semoga bermanfaat 🙏🏼
Teguran Bagi Kaum Pendusta. Renungan Untuk Kita.
Demikian keras kaum kafir Quraisy memusuhi Rasulullah dan menentang ajaran yang beliau bawa sampai-sampai mereka medustakan hari kebangkitan. Menjawab pernyataan mereka, Allah menurunkan ayat:
واية لهم الرض الميتة احيينها و اخرجنا منها حبا فمنه ياءكلون
Allah menantang manusia untuk memikirkan sekaligus menunjukkan kekuasaan-Nya; bahwa dari bumi yang semula mati, Allah mampu tumbuhkan benih yang mengeluarkan berbagai hasil buni yang dapat manusia ambil manfaatnya. Maka sebagaimana bumi, Allah juga mampu membangkitkan manusia dari kematian untuk dimintai pertanggungjawaban atas waktu yang telah mereka jalani di dunia.
Jika kita, kaum beriman mau sejenak merenungkan ayat ini, semestinya kita akan lebih rapi dalam menata langkah. Dengan menyadari datangnya hari kebangkitan dan betapa kecilnya kita di hadapan Khalik, kita tundukkan diri dan hati untuk mengikuti syariat-Nya.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Website
Address
Kediri