16/09/2020
I'dad Muallimin
I'dad Muallimin Ponpes Al-Manshur Al-Islamy
16/09/2020
12/09/2020
📣 Telah dibuka pendaftaran santri baru I'dad Muallimin Ponpes Al-Manshur Al-Islamy
📚 Dengan kompetensi lulusan:
1️⃣ Mampu membaca dan menulis Al-Qur’an disertai penguasaan ilmu tajwid.
2️⃣ Menghafal Al Qur’an minimal 5 juz.
3️⃣ Menguasai dasar-dasar akidah salafiyah.
4️⃣ Menguasai hukum-hukum fikih beserta dalilnya dalam bab ibadah, fikih keluarga, muamalah, pidana, perdata, pengadilan islam dan warisan.
5️⃣ Mengenal riwayat hidup Nabi Muhammad ﷺ.
6️⃣ Menguasai dasar-dasar ilmu pedagogi serta penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar.
7️⃣ Mampu berkomunikasi dengan bahasa Arab secara lisan dan tulisan.
8️⃣ Menguasai kaidah-kaidah Bahasa Arab
9️⃣ Mengetahui dasar-dasar ilmu balaghah dan sastra Arab untuk menunjang pemahaman Al Quran dan Hadis
🔟 Menghafal minimal 4 kitab ulama dalam berbagai cabang ilmu.
1️⃣1️⃣ Mengenal sejarah Islam agar bersambung semangat umat Islam dengan pendahulunya.
1️⃣2️⃣ Lifeskill yang ditunjang dengan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler seperti TIK, beladiri jujitsu, memanah, renang, dll.
📌 Tenaga Pengajar
Program ini dibimbing oleh staff pengajar lulusan Universitas Islam Madinah, Lipia Jakarta, STAI As Sunnah, Ponpes Al-Furqon Gresik, dll.
Program pendidikan insha Allah akan berlangsung berlangsung 2 tahun belajar ilmu ditambah 1 tahun pengamalan ilmu.
🏫 Fasilitas yang akan didapatkan santri
● Gedung belajar
● Masjid
● Perpustakaan
● Asrama
● Ruang makan (3x makan sehari)
● MCK
● Lapangan olahraga
● Lab komputer
● Koperasi
● Dll
💰 Biaya pendidikan
• Uang pendaftaran: Rp.200,000
• SPP bulanan: Rp. 600,000
• Uang Sarpras pertahun: Rp. 1,000,000
📃 Syarat pendaftaran:
📂 Laki-laki Usia minimal 17 tahun maksimal 21 tahun
📂 Lancar Baca Tulis Qur'an
📂 Mencintai dunia pendidikan
📂 Memiliki tekad yang kuat untuk menuntut ilmu
📂 Siap tinggal di asrama dan mengikuti peraturan ponpes
📂 Mengisi formulir pendaftaran
📂 Mengikuti tes tulis dan wawancara
📂 menyerahkan :
📝 4 lembar foto ukuran 3x4
📝 2 lembar fotocopy KTP
📝 2 lembar fotocopy KK
📝 2 Lembar fotocopy akte kelahiran
📝 2 lembar fotocopy ijazah terakhir
📍 Tempat Pendaftaran
Ponpes Al-Manshur Al-Islamy
Jl. Raya Pare Papar, Km. 5 Tegowangi-Plemahan-Kediri
🔍Lokasi : http://bit.ly/LokasiAl-Manshur
Pendaftaran dan test bisa datang langsung ke ponpes atau melalui online dengan menghubungi kontak dibawah ini 👇🏻
Contact Person
wa.me/6287886921510 (Ust. Muhsin Al-Amri, Lc.)
🔖Fans Page ponpes Al-Manshur Al-Islamy: https://www.facebook.com/almanshuralislamy
📢 Tolong di share barangkali ada saudara kita yang memerlukan informasi ini
بارك الله فيكم
ًWahai santri, jangan buang waktumu yang berarti!!!
Wahai santri, waktumu adalah salah satu nikmat yang sangat berharga yang Allah anugerahkan kepadamu, yang mana menyia-nyiakan nikmat ini merupakan penyesalan terbesar yang akan dialami manusia di akhirat kelak. dan Allah ﷻ telah menyebutkan di Al-Qur’an dua kondisi yang mana manusia menyadari akan mahal serta berharganya waktu.
kondisi pertama, yaitu ketika manusia dalam kondisi sakaratul maut. Allah ﷻ berfirman:
{وَأَنفِقُوا۟ مِن مَّا رَزَقۡنَـٰكُم مِّن قَبۡلِ أَن یَأۡتِیَ أَحَدَكُمُ ٱلۡمَوۡتُ فَیَقُولَ رَبِّ لَوۡلَاۤ أَخَّرۡتَنِیۤ إِلَىٰۤ أَجَلࣲ قَرِیبࣲ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُن مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِینَ}
“Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang diantara kamu, lalu ia berkata (penuh penyesalan): “Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sebentar saja, maka aku akan bersedekah dan aku akan termasuk golongan orang-orang shalih”
Apakah Allah memberikannya waktu tambahan untuknya? TIDAK!!! yang mana jawabannya disebutkan diayat setelahnya:
{وَلَن یُؤَخِّرَ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِذَا جَاۤءَ أَجَلُهَاۚ وَٱللَّهُ خَبِیرُۢ بِمَا تَعۡمَلُونَ}
“Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Maka, disaat sakaratul maut, seseorang akan merasakan akan mahalnya waktu. akan tetapi apa daya zaman telah berlalu, yang tersisa hanyalah penyesalan atas menyia-nyiakan waktu.
kondisi yang kedua, yaitu ketika penghuni neraka memasuki neraka -semoga Allah ﷻ menjauhkan kita darinya-, Allah ﷻ berfirman:
{وَهُمۡ یَصۡطَرِخُونَ فِیهَا رَبَّنَاۤ أَخۡرِجۡنَا نَعۡمَلۡ صَـٰلِحًا غَیۡرَ ٱلَّذِی كُنَّا نَعۡمَلُۚ...}
“Dan mereka berteriak didalam neraka itu, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, yang berbeda dengan perbuatan kami dahulu”
yakni, mereka berdoa kepada Allah ﷻ agar mengeluarkan mereka dari neraka dan memberikan mereka kesempatan kedua hidup dunia agar dapat melakukan amal shalih yang dulu mereka sia-siakan. Apakah Allah ﷻ akan memberikan mereka waktu kembali? TIDAK!!! bahkan Allah ﷻ mengingkari Permohonan mereka dan mencela perbuatan mereka menyia-nyiakan nikmat waktu yang telah diberikan. yang mana jawabannya disebutkan dilanjutan ayat tersebut:
{...أَوَلَمۡ نُعَمِّرۡكُم مَّا یَتَذَكَّرُ فِیهِ مَن تَذَكَّرَ وَجَاۤءَكُمُ ٱلنَّذِیرُۖ فَذُوقُوا۟ فَمَا لِلظَّـٰلِمِینَ مِن نَّصِیرٍ}
“Bukankah Kami telah memanjangkan umur kalian (yang mana waktu tersebut cukup) untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir dan telah datang kepada kalian seorang yang memberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami) dan tak ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang zhalim”
Wahai santri, dikondisi sekarang ini, saat pandemik corona menyebar luas tak terkendalikan, dimana kantor-kantor dinonaktifkan, sekolah-sekolah diliburkan, santri-santri dipulangkan, kota-kota yang biasa ramai sekarang sepi tak bertuan, masing-masing dirumahnya bertahan, maka manfaatkanlah waktu luang dan kesehatan yang telah diberikan, karena mayoritas orang menyia-nyiakan. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad ﷺ:
"نِعْمَتانِ مَغْبُونٌ فِيهِما كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ والفَراغُ"
“Dua kenikmatan, yang mana mayoritas manusia merugi dalam mengelola keduanya: nikmat sehat dan waktu luang”
Maka manfaatkan waktu libur ini semaksimal mungkin, karena waktu luang dan nikmat sehat sering disalahgunakan banyak manusia, terutama oleh anak muda, pujangga terkenal yang bernama abul a’tahiyah berkata:
إٍنَّ الشَّبَابَ وَالفَرَاغَ وَالجِدَةَ مَفْسَدَةٌ للمَرْءِ أَيُّ مَفْسَدَةٍ
“Sesungguhnya masa muda, waktu luang, dan kekayaan, merupakan sumber kerusakan bagi seseorang”
Karena ketahuilah bahwasanya nikmat waktu merupakan nikmat yang pertama kali akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan Allah ﷻ. Nabi Muhammad ﷺ bersabda:
"لا تزولُ قدَمَا العَبْدِ يَوْمَ القِيَامَةِ حَتّى يُسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ عَنْ عُمْرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ عِلْمِهِ مَا عَمِلَ بِهِ"
“Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya empat perkara. (1) tentang umurnya bagaimana ia menghabiskannya (2)tentang masa mudanya bagaimana ia melewatinya (3) tentang hartanya darimana ia mendapatkannnya dan bagaimana ia menggunakannya (4) tentang ilmunya apa saja yang ia amalkan ”.
Renungkanlah, setelah pertanyaan pertama, yang mana seorang hamba akan ditanya tentang bagaimana cara dia menghabiskan umurnya secara keseluruhan, maka pertanyaan kedua lebih khusus lagi, ia akan dimintai pertanggungjawabannya tentang masa mudanya, zaman keemasan bagi manusia, masa dimana berkumpulnya waktu luang, kesehatan, tenaga serta kekuatannya, masa itu habis digunakan untuk apa saja?
Oleh karenanya, seorang pemuda maupun pemudi, yang menghabiskan masa mudanya dalam ketaatan terhadap Tuhannya, menjaga dirinya dari hal-hal yang diharamkan, niscaya ia akan mendapatkan naungan Allah ﷻ dihari dimana tiada naungan selain naungan-Nya, sebagaimana dalam hadist Nabi Muhammad ﷺ bersabda:
"سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ الله فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ِظلَّ ِإلاَّ ِظلَّهُ"
“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah ﷻ dalam naungan-Nya pada hari dimana tidak ada lagi naungan kecuali naungan-Nya”
yang mana salah satu dari 7 golongan tersebut adalah anak muda:
"وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ"
"dan anak muda yang tumbuh dalam beribadah kepada Tuhannya”
Maka bersyukurlah, wahai santri, disaat kawula muda yang seumuran dengan kalian, menyia-nyiakan harta mereka yang paling berharga, yaitu masa mudanya, dalam hal-hal yang tidak bermanfaat, baik didunia maupun diakhirat, atau bahkan bergelimang dengan dosa dan kemaksiatan, sedangkan kamu, wahai santri, kau menghabiskan masa mudamu di pondok pesantren, dimajelis-majelis ilmu, menghafal dan melantunkan ayat-ayat suci al-qur’an, membaca dan memahami hadist-hadist, mempelajari bahasa arab dan ilmu agama lainnya, maka syukurilah hal ini. karena ini nikmat yang sangat besar yang Allah anugerahkan kepadamu, dan janganlah kamu sia-siakan.
Dalam hadist yang lain, Nabi ﷺ mengingatkan kita akan pentingnya memanfaatkan waktu, beliau bersabda:
"اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ ، وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ ، وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ ، وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِك"
“Manfaatkan 5 perkara sebelum datangnya 5 perkara, (1)masa mudamu sebelum datang masa tuamu, (2)kesehatanmu sebelum datang sakitmu, (3)kekayaanmu sebelum datang kefakiranmu, (4)waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu, (5)dan hidupmu sebelum datang kematianmu”.
Dan masih banyak lagi dalil-dali dari al-qur’an maupun sunnah yang menunjukan tentang mahal dan berharganya waktu serta perintah untuk memanfaatkannya semaksimal mungkin, baik manfaat didunia maupun diakhirat.
Ada pertanyaan menarik, ustadz bagaimana cara kita termotivasi agar memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan tidak menyia-nyiakannya?
yang insha Allah akan kita jawab dipostingan yang akan datang..
Bersambung…
Click here to claim your Sponsored Listing.
Location
Category
Contact the school
Telephone
Website
Address
Kediri
64155