Ama Santri

Ama Santri

Share

Membahas seputar tentang Pondok Pesantren dan berbagai macam kajian agama Islam

Alasan kenapa Harus Mondok di Pesantren #Part1 - AMA Channel 22/06/2021

Konten keempat

Alasan masuk pesantren adalah isi konten kempat di channel youtube ama santri. Konsep ngobrol ringan sembari bermain catur kami pilih karena ketika itu kami masih bingung membuat konten apa lagi, tapi karena beberapa cerita tentang perjalanan pondok saya, mungkin bisa menjadi acuan teman-teman viewers agar nantinya lebih siap lagi mondok atau memondokkan anaknya kepesantren, walaupun saya bukan pakar di bidang kepesantrenan, minimal dengan adanya cerita yang saya dokumentasikan lewat youtube menjadi secercah informasi untuk menambahkan daya semangat teman-teman sekalian. Ok cuzzz lanjut>>
Dimulai dari bermain catur bersama rekan videographer kami, mas fata namanya.
“Mas sebenarnya sampeyan iki santri atau bukan??” tanyanya, sejalan dengan tangannya menaruh bidak catur di depannya.
Sebelum saya jawab anganku mencoba meraih dan mengumpulkan memori masa kecil ketika di hadapkan untuk masuk pesantren. Saya dapati beberapa kepingan memori di kepala saya, mulailah saya bercerita tentang asal mula masuk pesantren.
Akhirnya mulailah saya menjawab dengan bercerita, tapi tidak semua tershoot oleh kamera, makanya tulisan ini menjadi pendamping teman-teman viewers untuk menikmati tontonan channel kami “ AMA Santri”. Dahulu ketika almarhum om (Abdul habib bin H. marzuqi ) dan ayahanda ( Arifin HM bin H. marzuqi) saya masih hidup, mereka berdua sempat ngobrol tentang siapa yang akan meneruskan tradisi mondok di keluarga kakek kami, karena memang basic dari keluarga Kakek rata-rata mengenyam pendidikan pesantren, ada yang sampai selesai mondoknya ada p**a yang tidak, ada yang sebentar masuk pesantren terus pamit karena belum kerasan atau belum berjodoh dengan pesantren. Santri nano-nano lah >>>
Menjadi serius bincang-bincang tersebut kerena ada azam ( keinginan/ target yang kuat tanpa ada konsekuensi jika tidak tercapai) kakek yang ingin sekali di penuhi yaitu mempunyai keturunan yang hafal Alquran, karena dua putra beliau yang digadang-gadang menjadi hafidz belum berhasil atau Bahasa kasarnya gagal memenuhi azam tersebut. Audisipun dilakukan karena banyaknya ponakannya Om, singkat cerita dipilhlah saya untuk menjadi penerus Azam kakek.
Cerita tentang mondok dan alasanya ada di link https://youtu.be/CHi4Q7Z5Grc , klik tombol subscribe, comment, and share serta klik gambar lonceng dan nikmati karya kami yang masih belum sempurna ini.
Demikian tulisan pendamping channel “AMA Santri “ semoga bermanfaat dan berkah.

Alasan kenapa Harus Mondok di Pesantren #Part1 - AMA Channel Video ini adalah pengalaman Pribadi Langsung dari Ustads Makhrus Amin.Beliau menceritakan Pengalamannya semasa dipondok Pesantren dan akhirnya Menyarankan ke...

22/06/2021

Konten 3 Youtube

Siang itu saya kedatangan tamu dari pihak sekolahan, 5 orang laki-laki paruh baya, saya mengenal salah satu dari mereka namanya Drs. Mustain Syafi’I, beliau ketua yayasan pendidikan balai muslimin, desa tegowangi, kecamatan plemahan, kabupaten Kediri. Jatim. Yayasannya mempunyai unit pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) khoiriyah, Roudlotul Athfal (RA) serta BUMY ( peternakan sapi, kambing dan sawah ). ok cukup sekilas infonya brayyy
Maksud kedatangan mereka meminta saya untuk mengisi acara pondok Ramadhan di MI khoiriyah selama kurang lebih 1 minggu, dalam rundown acara pondok Ramadhannya ada kelas tahfidz, oleh karena itu mereka meminta agar saya sudi untuk mengisi acara tersebut. Setelah diskusi panjang lebar setujulah saya untuk mengisi acara tersebut. Di tanggal yang sudah di tentukan saya hadir membawa tim untuk sekalian bikin konten. Selalu oportunis cuy
Mungkin sedikit saya ceritakan beberapa point dari pihak yayasan, kenapa ada kelas menghafal atau tahfidz dalam acara pondok Ramadhan. Sebenarnya ketua yayasan menginginkan adanya kelas tahfidz di sekolah masuk dalam kurikukum, tetapi karena SDM dari Yayasan dan MI tidak mumpuni, akhirnya hanya sekedar mimpi. Maka pihak yayasan berinisiatif memberikan upgrading skill lewat pelatihan menghafal metode 10 jari, harapannya dengan mendatangkan trainer metode 10 jari skill para guru dan siswa meningkat sehingga kelas tahfid yang dulunya mimpi menjadi kenyataan. Kaya-kaya Dream come true gitu..
Jika teman-teman liat di konten “kunjungan pelatihan menghafal Alquran Metode 10 Jari “ channel YT AMA santri durasinya hanya 5 menitan aja, padahal saya mengisi acara tersebut ±8 hari, karena sebenarnya bukan hanya siswa yang di latih tapi juga guru kelas sekalian wali-wali kelasnya. Makanya jika teman-teman jeli menyaksikan videonya, bukan hanya anak kecil saja tapi juga ada orang dewasa, nagh!! Itu!! mereka guru-gurunya sekalian. Terjawab sudah kan sob???
Syaratnya memang, di dalam kontrak secara tidak tertulis alias lisan hehe,,, saya meminta agar guru yang sudah saya latih hadir serta ikut untuk melihat bagaimana caranya mengajarkan metode 10 jari ini kepada siswa sehingga siswa nantinya tidak boring ketika ada jam menghafal. Nice …nice…
Di mulai dengan salam pembuka tak lupa pujian kepada Allah SWT dan sholawat atas nabi Muhammad SAW serta penghormatan tempelate dalam mukaddimah, pelatihan saya mulai seperti biasa dalam menghidupkan suasana saya kasih lah sedikit ice breaking, mulailah perhatian menuju ke arah saya, karena anak-anak senang bermain makanya pelatihannya per 15 menit, saya isi dengan permainan seru. Antusias banget deh kelihatannya men..
Panjang banget kalo saya tulis semua disini yang jelas saya Happy banget mengisi acara tersebut dan lewat senyum manis anak-anaklah keoptimisan saya menjadi lebih optimis bahwa betul kedepannya akan banyak lahir Hafidz dan hafidzah di bumi Indonesia ini. Semoga saya bagian dari perubahan itu. Ngarepbanget.com ..
Semoga bermanfaat, jangan lupa buka youtube terus like, comment, subscribe and share channel AMA santri
Salam AMA Santri

22/06/2021

Kunjungan Rumah Tahfidz Plus Al Arifin RTA

Ama santri berkunjung di Rumah Tahfidz Al Arifin plus (RTA), jalan kihajar dewantara, dusun pogar, desa tunglur, kecamatan Badas, Jawa Timur.
Seperti biasa menyapa viwers Ama Santri, langsung kita tes hafalan anak santri RTA, sebelum itu saya mau sedikit kasih info ke teman-teman bahwa RTA ini spesialis mengajarkan santri membaca dan menghafal Alquran sembari sekolah formal, jenjang yang tersedia MI/SD, sedangkan jenjang SMP/MTs serta SMA/MA masih dalam proses, ada yang mukim (menjadi santri dengan tinggal di asrama) dan non mukim.
Yusuf, Maher dan Zidni santri terpilih untuk menjadi talent konten kami mereka masih duduk di bangku sekolah dasar. Setelah ngobrol-ngobrol dulu sebelum take video untuk konten, saya dapati fakta bahwa mereka mempunyai hafalan yang berbeda-beda, yusuf baru beberapa surah dari juz amma, maher juga demikian sedangkan zidni sudah selesai menghafal juz 30 yang biasa disebut juz Amma. Untuk membuat konten nya sama frekuensinya akhirnya kami sepakat untuk yang di tes surah Alkafirun.
Kembali ke take video untuk konten AMA santri mulailah saya ngetes (menguji) hafalan mereka, alhamdulillah lancar, menariknya bukan di lancarnya tapi cara menghafalnya atau metode mereka menghafalnya. Sepanjang saya tahu biasanya menghafal itu di baca, terus di ulang-ulang sampai hafal, tapi di RTA mereka menggunakan jari tangan untuk mengingat hafalannya, se akan-akan menjadikan jari jemari mereka rumah hafalan, karena hafalan abstrak maka di buat seolah-olah nyata dengan men visualkan ayatnya menjadi kayak benda yang membutuhkan tempat.
Ketika saya mulai menguji acak ayatnya mereka tanpa kesulitan menyebutkan ayat-ayat yang saya tanyakan. Lengkapnya Di AMA santri ,,,,aduh –aduh promosi lagi.
Penasaran d**g ?? penasaran lah !! masa nggak, bagaimana caranya ya?? mereka bisa dengan cepat menyebutkan hafalannya tanpa kendala. Singkat cerita saya di ajari caranya yaitu menggunakan jari jemari, ayat pertama di simpan di ibu jari kanan, ayat kedua di jari telunjuk kanan, ayat ketiga di jari tengah kanan, ayat ke empat jari manis kanan, ayat ke lima jari kelingking kanan dan ayat ke enam di jari jempol kiri.
Tehnisnya ustadz mereka ini membacakan ayat yang mau di hafal dengan benar dulu, memastikan bacaannya benar dulu satu persatu baru mulai menghafal, jika merujuk menghafal cara konvensional (istilah saya sendiri sih untuk model menghafal cara lama) adalah berurutan, tapi menggunakan metode jari ini loncat-loncat atau tidak urut, awalnya saya agak bingung ternyata di situ kuncinya jika sudah terbiasa dengan acak maka dengan sendirinya memudahkan untuk menghafal tentunya tidak membosankan
Kenapa sampai tidak bosan karena tanpa kita sadari kita mengulang hafalan dengan tehnik membuat otak sedikit bekerja agak keras karena setelah ayat 1 loncat ke ayat 3,5 dan seterusnya, yang jelas tidak urut, menurut pengajarnya otak itu butuh stimulus agar dia merasa tertantang karena sepanjang pengalaman mengajar jika menghafal urut maka santri kebanyakan kena penyakit bosan alias BT. Tunggu ya teman-teman konten selanjutnya membahas tentang metode menghafal dengan 10 jari dengan narasumbernya langsung jika ada request hehhe. Sekali lagi subscribe, like, comment and share
Sampailah di ujung tulisan ini, di sarikan dari konten kedua AMA santri, baik yang ada di dalam video maupun sebelum take video. Semoga bermanfaat.
Salam AMA santri

[REVIEW] Pondok Tahfidz di Kediri - Pondok Pesantren Al-Hikmah Purwoasri 22/06/2021

Alhamdulillah kali ini AMA Santri me-review salah satu pondok pesantren tahfidz yang ada di kediri yaitu Pondok Pesantren Al-Hikmah Purwoasri. AMA Santri membahas tuntas semua yang ada di pondok ini menggunakan data yang telah di survey di internet

[REVIEW] Pondok Tahfidz di Kediri - Pondok Pesantren Al-Hikmah Purwoasri Alhamdulillah kali ini AMA Santri me-review salah satu pondok pesantren tahfidz yang ada di kediri yaitu Pondok Pesantren Al-Hikmah Purwoasri. AMA Santri mem...

Want your school to be the top-listed School/college in Kediri?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Category

Address


Pogar
Kediri