AK Course - AK Book Store

AK Course - AK Book Store Education is important thing. With this page i hope can useful for us espescially to education. Ilmu

Hoe yummy they are!
06/01/2019

Hoe yummy they are!

Selamat untuk adik - adik yang trlah mengikuti ujian PAS, dan mendapat nilai yang baik. Alhamdulillah, masuk 10 besar se...
06/01/2019

Selamat untuk adik - adik yang trlah mengikuti ujian PAS, dan mendapat nilai yang baik. Alhamdulillah, masuk 10 besar semua. Keep strong, tetap semangat belajar and be humble...

06/01/2019
Pola-pola interaksiSetiap organisme melakukan interaksi tertentu dengan organisme lain untuk memenuhi kebutuhannya akan ...
26/04/2018

Pola-pola interaksi
Setiap organisme melakukan interaksi tertentu dengan organisme lain untuk memenuhi kebutuhannya akan makanan. Interaksi yang terjadi di alam membentuk pola-pola interaksi yang khas. Pola-pola interaksi yang terjadi dapat berupa persaingan (kompetisi), pemangsaan (predasi), kerjasama (simbiosis), dan antibiosis.

A. Persaingan atau Kompetisi
Persaingan atau kompetisi terjadi di antara beberapa organisme yang membutuhkan bahan makanan yang sama. Kebutuhan untuk memperoleh sumber makanan sebanyak-banyaknya menyebabkan terjadinya persaingan. Kompetisi merupakan satu pola interaksi yang menyebabkan kerugian bagi salah satu pihak yang kalah bersaing.

Contoh kompetisi adalah persaingan antar produsen (berbagai jenis tumbuhan) untuk memperoleh air, sinar matahari, dan unsur hara. Konsumen primer (konsumen yang mengonsumsi produsen secara langsung), juga mengalami persaingan yaitu dalam mendapatkan tumbuhan, mendapatkan wilayah atau mendapatkan pasangan, misalnya kompetisi 2 ekor rusa jantan memperebutkan seekor rusa betina sebagai pasangannya, begitu seterusnya sampai kompetisi antar pengurai atau dekomposer.

B. Predasi
Selain melakukan persaingan, beberapa organisme mendapatkan makanan dengan memangsa organisme lain. Contohnya adalah singa yang memakan kijang zebra, atau rusa. Pola interaksi semacam ini disebut predasi. Organisme yang memakan organisme lain disebut predator atau pemangsa contohnya singa, sedangkan organisme yang dimakan disebut prey atau mangsa , contohnya zebra.

C. Simbiosis
Simbiosis, beberapa makhluk hidup dapat hidup berdampingan tanpa melakukan kompetisi atau predasi. Pola interaksi seperti ini disebut simbiosis, dan organisme yang melakukannya disebut simbion. Simbiosis adalah interaksi antara dua makhluk hidup yang berbeda jenis dalam suatu lingkungan. Simbiosis antara dua jenis makhluk hidup dibedakan menjadi tiga, yaitu:

1. Simbiosis mutualisme
Simbiosis mutualisme adalah interaksi antara dua jenis makhluk hidup berbeda yang saling menguntungkan, contohnya :
Kupu-kupu atau serangga yang hinggap pada tumbuhan berbunga. Kupu-kupu atau serangga menghisap madu dari bunga sedangkan tumbuhan berbunga dibantu proses penyerbukannya oleh serangga yang hinggap pada bunga tersebut.
Simbiosis antara bakteri Eschericia coli yang hidup di usus manusia. Bakteri tersebut menghasilkan vitamin B12 dan vitamin K yang berperan pada proses pembekuan darah manusia. Sedangkan manusia memberikan perlindungan, makanan, dan lingkungan yang cocok bagi bakteri di dalam usus.
Burung jalak yang hinggap di punggung kerbau. Burung jalak mendapatkan makanan berupa kutu yang ada di tubuh kerbau sehingga tubuh kerbau terbebas dari kutu .
Simbiosis antara protista yang hidup di dalam usus rayap. Rayap adalah serangga yang makan kayu, namun tidak dapat mencerna kayu. Protista dapat mencerna kayu sehingga rayap dapat menggunakan kayu sebagai sumber energinya. Protista mempunyai tempat di dalam usus rayap dan menggunakan kayu untuk sumber energinya.

2. Simbiosis Komensalisme
Simbiosis komensalisme adalah interaksi antara dua jenis makhluk hidup berbeda, dimana satu individu mendapatkan keuntungan sedangkan satu individu lainnya tidak diuntungkan maupun dirugikan, beberapa contohnya adalah:

Tumbuhan anggrek dengan pohon yang ditumpanginya. Anggrek diuntungkan karena dapat menempel pada batang pohon yang cukup tinggi, sehingga memperoleh sinar matahari untuk proses fotosintesis. Sedangkan pohon yang ditumpangi tidak mendapatkan keuntungan atau kerugian apapun karena tumbuhan anggrek mampu membuat makanannya sendiri.
Simbiosis Komensalisme
Ikan remora yang mengikuti hiu, ikan remora akan memakan sisa makanan yang menempel pada tubuh hiu.

Burung Plover yang hinggap di mulut buaya untuk memakan remah-remah sisa makanan buaya.

3. Simbiosis Parasitisme
Simbiosis parasitisme adalah interaksi antara dua jenis makhluk hidup berbeda, dimana satu individu diuntungkan (parasit) sedangkan satu individu lainnya dirugikan (inang atau host). Contoh simbiosis parasitisme diantaranya:
Tumbuhan benalu (sebagai parasit) pada pohon mangga (sebagai inang), benalu mendapat tempat hidup sekaligus mengambil air dari pohon mangga, sedangkan pohon mangga sebagai tumbuhan inang akan terhambat pertumbuhannya bahkan lama kelamaan akan mati karena kekurangan air.
Tali putri (sebagai parasit) pada tumbuhan beluntas (sebagai inang), tali putri mendapat tempat hidup dan makanan dari tumbuhan beluntas, sedangkan tumbuhan beluntas akan merugi, karena makanannya diambil oleh tali putri.
Kutu yang menempel di tubuh kucing atau anjing sebagai inangnya. Kutu mendapatkan keuntungan dengan mengisap darah inangnya. Inangnya dirugikan karena darahnya diambil oleh kutu sebagai parasit.
Simbiosis Parasitisme

Antibiosis, merupakan hubungan antara dua jenis organisme dimana organisme yang satu menghambat pertumbuhan organisme lain. Misalnya jamur Penicillium notatum mengeluarkan antibiotik penicilin untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

Source : http://www.mediabelajar.info/2017/04/interaksi-makhluk-hidup-dengan.html

Interaksi Makhluk Hidup dengan LingkunganLingkungan adalah satu kesatuan hidup antara kondisi fisik yang mencakup keadaa...
26/04/2018

Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan

Lingkungan adalah satu kesatuan hidup antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang ada di atas tanah, di dalam tanah maupun di perairan. Di dalam lingkungannya, setiap makhluk hidup bergantung pada makhluk hidup lain dan bergantung p**a pada sumber daya alam yang ada di sekitarnya.

Hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya, baik lingkungan yang berupa makhluk hidup maupun benda-benda tak hidup membentuk suatu hubungan timbal balik yang rumit dan kompleks. Makhluk hidup dengan lingkungannya yang saling berhubungan di alam, biasa di sebut dengan ekositem, dan di alam terdapat bermacam-macam ekosistem.

Ekosistem adalah suatu sistem yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara mahkluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa juga dikatakan suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan yang saling mempengaruhi. Ekosistem merupakan suatu interaksi yang kompleks dan memiliki penyusun yang beragam.

Berbagai makhluk hidup yang menempati daerah tertentu dengan lingkungan yang mengelilinginya dan menopang kebutuhannya seperti cahaya matahari, air, dan tanah akan membentuk suatu ekosistem. Contoh-contoh ekosistem diantaranya adalah halaman sekolah, halaman rumah, kolam, sungai, danau, hutan, padang pasir, laut, dan padang rumput.

A. Komponen biotik dan abiotik
Komponen-komponen pembentuk ekosistem terdiri dari komponen hidup (biotik) dan komponen tak hidup (abiotik). Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem disebut ekologi. Ditinjau dari sudut pandang ekologi, komponen biotik dan komponen abiotik sering disebut juga dengan lingkungan biotik dan lingkungan abiotik. Komponen biotik dan komponen abiotik berada pada suatu tempat dan berinteraksi membentuk suatu kesatuan yang teratur. Misalnya, pada suatu ekosistem akuarium, ekosistem ini terdiri atas ikan, tumbuhan air, plankton yang melayang-layang dalam air sebagai komponen biotik, sedangkan yang termasuk komponen abiotik adalah air, pasir, batu, mineral, dan oksigen yang terlarut dalam air.

Di dalam ekosistem, interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik akan membentuk keseimbangan alam. Ekosistem akan seimbang apabila komposisi penyusun ekosistem tersebut seimbang akan tetapi bukan berarti jumlahnya sama. Misalnya pada waktu musim hujan, jumlah rumput (produsen) di suatu padang rumput meningkat sehingga dapat mencukupi kebutuhan makan pop**asi rusa. Ketika musim kemarau, jumlah rumput berkurang sehingga menyebabkan jumlah rusa juga menurun. Apabila perubahan komposisi itu terjadi secara seimbang dari waktu ke waktu, maka ekosistem itu dikatakan seimbang dan dapat bertahan lama.

Keseimbangan ekosistem dapat terganggu, misalnya karena bencana alam, hama, dan penyakit. Gangguan ekosistem juga dapat terjadi karena pengaruh kegiatan manusia, misalnya membuang limbah ke saluran air, penebangan hutan secara liar, dan membuang sampah tidak pada tempatnya.

1. Komponen Biotik
Komponen biotik merupakan semua makhluk hidup yang terdapat dalam lingkungan seperti hewan, tumbuhan, manusia dan organisme lainnya. Setiap makhluk hidup tersebut mempunyai kedudukan dan peran tertentu dalam lingkungan. Kedudukan makhluk hidup dalam lingkungannya disebut nisia. Menurut peranannya, komponen biotik dibedakan menjadi tiga, yaitu:

a. Produsen
Produsen, merupakan makhluk hidup yang dapat menghasilkan zat makanan yang diperlukan organisme lain. Tugas ini diperankan oleh organisme yang mempunyai klorofil (zat hijau daun) yaitu tumbuhan hijau. Tumbuhan mensintesis/membuat zat makanan menggunakan bahan karbondioksida (CO₂) dan air (H₂O) dengan bantuan cahaya matahari. Proses ini berlangsung di dalam klorofil dan dinamakan proses fotosintesis.
Produsen
Tumbuhan yang dapat membuat makanan sendiri disebut organisme autotrof. Tumbuhan yang menggunakan sinar matahari untuk membantu proses fotosintesis disebut fotoautotrof, contohnya antara lain pohon pisang, pohon jati, palem, pakis haji, ganggang (alga), lumut, tumbuhan paku, dan berbagai tumbuhan biji lainnya. Sementara itu, bakteri tidak menggunakan sinar matahari untuk proses pembuatan makanannya, melainkan menggunakan cadangan energinya dalam senyawa kimia, proses ini disebut kemoautotrof.

b. Konsumen
Konsumen, merupakan makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri (organisme heterotrof). Konsumen bergantung pada organisme lain untuk makanannya. Contoh kelompok konsumen diantaranya hewan, manusia, dan tumbuhan yang tidak berklorofil misalnya tali putri, dan jamur. Berdasarkan jenis makanannya, makhluk hidup dibedakan menjadi herbivora, karnivora, dan omnivora. Herbivora adalah organisme yang hanya makan tumbuhan, misalnya sapi, kambing, zebra, kuda, gajah, rusa , ayam, dan lain sebagainya. Karnivora adalah organisme yang hanya makan hewan, contohnya harimau, singa, anjing, dan lain-lain. Sedangkan omnivora adalah organisme yang makan tumbuhan juga makan hewan, misalnya manusia.
Konsumen

c. Pengurai
Pengurai (decomposer), bertugas membusukkan dan menguraikan hewan dan tumbuhan yang telah mati. Makhluk hidup yang berperan sebagai pengurai antara lain cacing, bakteri dan jamur. Organisme pengurai ini sangat penting karena menjaga stabilitas ekosistem dengan mengurai zat-zat sisa menjadi unsur hara yang akan diserap oleh tanah. Unsur hara yang ada di dalam tanah tersebut akan digunakan oleh tumbuhan sebagai bahan penunjang pertumbuhannya.
Pengurai

2. Komponen Abiotik
Komponen abiotik merupakan semua benda tak hidup yang terdapat di dalam lingkungan. Keberadaan komponen abiotik sangat berpengaruh pada jenis makhluk hidup yang menempati suatu lingkungan. Beberapa komponen abiotik misalnya:
Cahaya matahari. Sinar matahari adalah sumber utama energi untuk semua organisme di bumi. CO₂ dan air berubah menjadi karbohidrat dan oksigen selama fotosintesis dengan menggunakan sinar matahari.
Udara terdiri dari berbagai jenis gas seperti oksigen, hidrogen, karbon dioksida dan nitrogen. Semua organisme membutuhkan udara untuk kegiatan mereka. Sebagai contoh, oksigen yang diperlukan selama respirasi bahwa oksida (membakar) karbohidrat untuk menghasilkan energi. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida sebagai bahan baku untuk memproduksi karbohidrat dan nitrogen untuk memproduksi protein.
Air. Semua organisme di bumi butuhkan air untuk bertahan hidup. Tanaman, serta hewan dan manusia, akan dehidrasi dan mati jika mereka kekurangan air. Dalam tubuh manusia, air berfungsi sebagai pelarut melarutkan semua bahan yang dimakan oleh organisme. Air juga merupakan habitat ikan dan katak
Suhu merupakan salah satu komponen penting bagi organisme untuk bertahan hidup di bumi. Setiap organisme membutuhkan rentang tertentu suhu untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, tanaman yang hidup di daerah panas seperti kaktus akan mati atau tumbuh buruk jika mereka ditanam di daerah dingin dan sebaliknya

26/04/2018

Mana Yang Benar: Worth, Worthy, Worthed Atau Worth It?

Saat sahabat membaca artikel ini, mungkin beberapa dari sahabat tengah mencari arti kata worth it di dalam bahasa Indonesia. Maklum, saat ini banyak orang yang menggunakan kata “worth it” atau mungkin juga ada sahabat yang justru menemukan orang menggunakan “worthed”, misalnya:

“Itu bakso enak banget, worth it lah sama harganya”

“Gila, udah jauh-jauh ke sini ternyata filmnya gak worth it gitu”

“worthed bener dah, nggak nyesel”

Jadi sebenarnya manakah yang benar antara “worth it” atau “worthed?” Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu perbedaan antara “worth it” “worthed” “worth” dan “worthy”

1. Worth
worth bisa menduduki dua kelas kata, yaitu sebagai adjective dan sebagai noun. Secara arti hampir sama, tetapi ini berakibat pada cara peletakan di dalam kalimat. worth memiliki arti “bernilai”, “layak”, “patut” yang merujuk pada sesuatu.

A. Sebagai Kata Sifat
“berharga”, “bernilai”
● The apartment is worth 500.000.000 IDR. (apartemen itu berharga Rp. 500.000.000)

● The painting is probably worth thousands of pounds. (lukisan tersebut mungkin bernilai ribuan poundsterling )

“Layak”, “patut”, “pantas”, “nilainya sebanding”
● Monas is worth a visit. (Monas layak untuk dikunjungi)

● The book is worth reading. (buku tersebut patut dibaca)

● The film was definitely worth seeing. (film tersebut jelas layak ditonton)

B. Sebagai Kata Benda
nilai (moral atau keuangan)
● You should prove your worth when doing interview (Anda harus menunjukkan nilai Anda saat melakukan wawancara)

● He has a personal net worth of one billion IDR (Ia memiliki kekayaan bersih satu milyar rupiah)

kelayakan, kepatutan
● You felt as though I had no worth. (Kamu merasa seolah-olah saya tidak memiliki kelayakan.)

2. Worthy
worthy juga bisa menduduki dua kelas kata, yaitu sebagai kata sifat/ adjective dan juga sebagai kata benda/ noun. worthy juga memiliki arti yang hampir sama dengan worth yaitu “layak, pantas” Akan tetapi merujuk pada kepribadian seseorang, bukan harta benda.

A. Sebagai Kata Sifat
patut, layak, pantas

● "He is a worthy leader” dia pemimpin yang pantas .

B. Sebagai Kata Benda
Sebagai kata benda “worthy” berarti orang yang berjasa dan dihormati.

3. Worth It
worth it merupakan turunan dari worth yang merujuk pada nilai suatu barang yang layak dan pantas atau sebanding dengan harga atau pengorbanan untuk mendapatkan barang tersebut. worth it digunakan ketika kita tahu barang atau benda mana yang dimaksud.

● Forget that book, honey, - it’s just not worth it. (lupakan bukunya, itu tidak layak)

● It was a long climb to the top peak, but it was worth it. for the view from the top. (itu adalah _pendakian yang panjang hingga ke puncak gunung, tetapi sebanding dengan pemandangan di atas)

● The movie is awesome. It would be worth it. (filmnya keren, patut ditonton)

4. Worthed
Jika worth, worthy, dan worth it merupakan satu keluarga/ dari akar kata yang sama. tetapi worthed bukanlah bagian dari worth. Di dalam kamus Cambridge dan Oxford tidak tercantum kata worthed. Sehingga salah besar jika digunakan untuk merujuk nilai suatu barang.

● The novel worthed

● The movie worthed

Source:
https://belajarbahasa.id/artikel/dokumen/258-mana-yang-benar-worth-worthy-worthed-atau-worth-it-2016-12-08-03-37

Noviia Novi Rijal Zaky Unying Kolakkarbit Aini Rama Dana Relly SA Nurul Laiyla Nobita Aulia Wardah Alfin Saputra Desta Ria Selsa Lisdiana Siska Speet Jr. Akhris Ahsani Tick Aticka Yoga Sayit Azka Wildan Bima Mahendra Dinda Allya

Menurut sebuah laman berita, minat baca masyarakat Indonesia dibanding negara-negara Asia lainnya sangat jauh di bawah r...
12/04/2018

Menurut sebuah laman berita, minat baca masyarakat Indonesia dibanding negara-negara Asia lainnya sangat jauh di bawah rata-rata. Semengerikan itukah? Tapi begitulah kenyataannya. Coba deh tanyakan pada dirimu sendiri, berapa buku yang kamu baca perharinya. Tidak usah perhari, perminggu misalnya. Satu saja belum tentu, kan. Jadi wajar kalau urusan ‘baca-membaca’ ini sepi peminat.

Guys, tahukan kamu ternyata membaca itu wajib kalau kamu ingin maju. Pepatah mengatakan ‘kita 5 tahun yang akan datang adalah buku yang kita baca hari ini’. Tak ayal tokoh terkemuka dunia seperti Bill Gates –pendiri Microsoft, selalu meluangkan waktunya untuk membaca bahkan ketika matanya sudah tak mampu lagi menahan kantuk.

Masih belum percaya soal khasiat membaca ini? kutipan ini bakal membuatmu merubah soal kebiasan membacamu. Let’s check it out!

Rijal Zaky Noviia Novi Na Chan Nobita Nurul Laiyla Aulia Wardah Tick Aticka Relly SA Akhris Ahsani Bima Mahendra Firli Ikaila Fia SaRhi Chiel Children Jr. Zah Dinda Allya Wilda Zakiyah P'u Keciil Reza Maulana Arbet Rama Dana Arbeth R. Đ Alfin Saputra Andrean Maulana Diah Rahmawati Maulana Wz Ihsani R M Yoga Sayit

Apakah Aku Seorang Bibliophile?Kalian s**a baca?S**a mengoleksi buku?Kamar kalian penuh sesak sama buku?Apa kalian rela ...
12/04/2018

Apakah Aku Seorang Bibliophile?

Kalian s**a baca?

S**a mengoleksi buku?

Kamar kalian penuh sesak sama buku?

Apa kalian rela keluar uang banyak buat beli buku-buku langka?

Wah kalau semua pertanyaan di atas kalia jawab “iya”, ada kemungkinan kalian adalah seorang bibliophile.

Oiya, kalau kalian masih belum yakin, berikut ini bakal gue kasih list kriteria seorang bibliophile. Check this out.

Dalam beberapa hal menjadi bibliophile adalah bakat, sisanya lingkungan yang membentuk seseorang menjadi pecinta buku. Menggemari membaca dan mabuk bersama isi menarik dari nilai-nilai atau fantasi yang mereka dapatkan dalam sebuah buku (bermutu).

Menjadi pecinta buku atau bibliophile bagaimana pun adalah “identitas” terhormat, dan tentunya merupakan hal yang keren dalam tiap zamannya.

Jika kalian mau menjadi seorang bibliophile dan layak disebut demikian, pastikan kalian memenuhi separuh dari tanda-tanda seorang adalah bibliophile sejati. Berikut di antara beberapa panandanya:

Pertama:
Seorang bibliophile akan memandang orang lain sebagai seorang yang penting dan “berkelas” atau tidak berdasarkan buku-buku yang mereka miliki.

Kedua:
Bibliophile mengatur bukunya dengan sangat spesifik. Mereka tekun mengatur buku-buku koleksinya berdasarkan warna atau abjad atau genre. Bisa dipastikan mereka setengah komplusif untuk selalu memastikan bahwa mereka telah mengembalikan buku yang diambilnya pada tempatnya semula.

Ketiga:
Mereka para bibliophile sangat menyukai buku bekas. Mereka sangat menghormati kepurbaan sebuah buku.

Keempat:
Seorang bibliophile memandang buku sebagai bagian dari dekorasi yang pas dan berkelas untuk rumah tinggalnya. Ia akan sangat tekun untuk merancang desain rumahnya dan tentu saja menyediakan tempat spesial pada buku-buku sebagai bagaian dari intorior yang super penting.

Kelima:
Impian terpenting bibliophile salah satunya adalah harus memiliki perpustakaan pribadi. Tampaknya mereka sangat percaya sebuah rumah tanpa buku ibarat tubuh tanpa jiwa!

Keenam:
Seorang bibliophile memiliki beberapa cetakan berbeda dari judul buku yang sama. Mereka gemar mengoleksi buku-buku terbaik dari pengarang kaliber dunia dalam berbagai cover terbitan dari tahun terbit yang berbeda. Makin tua usia bukunya makin bertuah p**a.

Ketujuh:
Meraka para bibliophile tidak akan keberatan mengeluarkan uang lebih untuk buku-buku langka. Dalam diri mereka ada jiwa kolekter di mana mereka adalah manager utama sebuah galeri buku.

Kedelapan:
Bagi para bibliophilesejati menghabiskan waktu seharian untuk membaca buku bukanlah hal konyol. Mereka akan dengan s**a cita membaca seolah mereka tengah berwisata ke tempat-tempat indah yang belum pernah mereka kunjungi.

Memebaca adalah perjalanan ke tempat-tempat lain. membebaskan dari dari kutukan kejemuan dan ambiguitas hidup sehar-hari.

Kesembilan:
Perpustakaan atau toko buku merupakan tempat populer yang sangat istimewa. Di mana ada tempat dengan banyak buku-buku di sana para Bibliophile merasakan gairah hidupnya seperti memuncak.

Kesepuluh:
Bibliophile sangat tertarik dengan kutipan dan esai penting dari sebuah buku. Mereka bisa jadi adalah konsumen utama “stabilo” yang dengan gesit menandai hal-hal penting dari bacaan mereka. Sebab sebagian besar bibliophile adalah juga para penulis yang tekun dan hebat.

Nah, itu tadi 10 kriteria untuk seorang bibliophile. Kalau gue sendiri merasa masuk di kriteria ke 2, 3, 4, 5, 7, 8, 9. Kalau kalian masuk yang mana?

source:
https://maulisme.wordpress.com/2015/12/30/apakah-aku-seorang-bibliophile/

This is about quote of bibliophile 🤩🤩🤩🤩🤩
12/04/2018

This is about quote of bibliophile 🤩🤩🤩🤩🤩

Awesome picture of bibliophile, book and library. So beautifull i think. 😉😉😉
12/04/2018

Awesome picture of bibliophile, book and library. So beautifull i think. 😉😉😉

What Is Bibliophile?Bagi sebagian orang, kata “Bibliophile” pasti masih asing, termasuk buat gue sendiri. So, kali ini g...
12/04/2018

What Is Bibliophile?

Bagi sebagian orang, kata “Bibliophile” pasti masih asing, termasuk buat gue sendiri. So, kali ini gue bakal coba mengulas apa itu bibliophile. Semoga bermanfaat.

Berawal dari ke kepoan gue sama bibliophile ini, gue langsung deh beralih ke google, dan dari sana akhirnya gue menemukan sedikit pencerahan. Kita mulai dari arti katanya dulu ya;

Bibliophile
“dalam English to English, Definisi ‘bibliophile’ adalah (noun) 1. someone who loves (and usually collects) books 2. A lover of books”.

Well, berdasarkan pengertian di atas, sepintas kita tau kalau bibliophile itu adalah orang yang menyukai buku/pecinta buku.

Para pecinta buku ini bukan cuma gemar membaca buku-buku dan sangat tertarik mendalami isinya, tapi mereka juga bisa dibilang “arsitekutur” yang gemar menata buku-bukunya dengan selera seni tinggi, dan tentu saja, para bibliophile ini juga bak kolekter dari pemilik sebuah galeri seni, mereka itu pemburu buku-buku langka loh.

Kalian pasti pernah d**g liat/punya temen yang rela keluar duit mahal-mahal cuma buat beli atau koleksi buku. Jika pernah, maka ada kemungkinan dia itu seorang bibliophile.

TAPI, ada tapinya loh. Apakah bibliophile ini cuman sekedar hobi/kecintaan seorang terhadap buku atau bisa menjurus kepada sebuah kelainan. Nah, yuk kita ulas sedikit.

Kalau bibliophile tadi merujuk kepada kecintaan seseorang terhadap buku atau kegiatan membaca, maka adal lagi loh istilah Bibliomania. Istilah ini merujuk pada:

“Sebuah gangguan obsesif-kompulsif dimana sesorang mengumpulkan buku hingga ketitik di mana relasi sosial atau kesehatan menjadi rusak, di sisi lain si pengidap akan memikirkan tentang object yaitu buku harus di koleksi dan dicintai.

“Ada beberapa orang yang menggunakan kata ‘bibliomania’ bisa dirubah menjadi ‘bibliophily’ dan faktanya, the Library of Conggress tidak menggunakan kata ‘bibliiophiliy”, tapi lebih menunjuk kata itu sebagai pembaca yang sama dengan kolektor buku atau bibliomaniacs. The New York Public Library juga memberlakukan hal yang sama”.

Duh, kalau dipikir-pikir, serem juga ya kalau sampai “kecanduan” atau “tergila-gila” gitu sama buku. Walaupun masih perlu dibuktikan secara medis sih buat menyimpulkan hal tersebut suatu kelainan atau bukan.

Tapi jangan takut, menjadi seorang pecinta buku adalah hal yang keren loh, kalian perlu berbangga. Selain menjadi pecinta buku, kalian juga bisa melebarkan sayap menjadi seorang penulis, keren kan? Jadi teruslah berlatih.

Oiya, bagaimana dengan kalian sendiri? Apa kalian termasuk bibliophile atau bukan?

Nah untuk mengetahuinya, kalian bisa cek di postingan gue sebelumnya, cek di sini ya.

Ok, itu aja sih yang bisa gue share soal bibliophile ini.

source:
https://maulisme.wordpress.com/2015/12/30/bibliophile-sebuah-kelainan-yang-keren/

11/04/2018

Kedewasaan bukan hanya soal berapa lama kamu hidup, bukan p**a tentang fasihnya mulutmu mengeluarkan kata-kata bijak. Dewasa juga tidak selalu setara dengan perilaku yang serius dan anggun.

Kamu bisa tetap jadi pribadi yang kacau, kocak dan s**a berkumpul bersama teman. Karena kedewasaan sebenarnya adalah soal pola pikir.

Address

Kedawung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when AK Course - AK Book Store posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category