RBK FM Kebumen

RBK FM Kebumen Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from RBK FM Kebumen, Education, kebumen, Kebumen.

Nurussunnah, rbk fm kebumen, Dakwah sunnah Kebumen, rbktv, Info kajian sunnah kebumen, kajian sunnah kebumen, masjid sunnah kebumen, buku sunnah kebumen, jual buku, kebumen mengaji

KENAPA RUMAH SAKIT MEKAH SEPI PASIEN. ??Di Makkah Rumah Sakit pada sepi, beda dengan di Indonesia, Memang beda dan tidak...
16/11/2019

KENAPA RUMAH SAKIT MEKAH SEPI PASIEN. ??

Di Makkah Rumah Sakit pada sepi, beda dengan di Indonesia, Memang beda dan tidak sama, yang membedakan adalah Aqidah dan Syariatnya.

Inilah rahasia mengapa di Mekkah rumah sakit sangat sepi, jarang sekali pasien yang datang
Ada seorang dokter membuka klinik di Tanah Suci (Makkah Mukarramah). Selama 6 bulan berpraktek, tidak ada seorang pasien pun yang datang untuk berobat. Hingga beliau merasa heran, apakah orang-orang di sini tidak pernah sakit?

Akhirnya beliau dapati jawabannya, dari salah seorang muslim di sana:

Bila kami sakit,

1️⃣️ Ikhtiar PERTAMA ✅
Yang kami lakukan ialah Sholat dua rakaat, dan memohon kesehatan kpd Allah. Insyaa Allah sembuh dengan izin dan kasih sayangNya.
Kalau belum sembuh,

2️⃣️ Ikhtiar ke-DUA ✅
Yaitu baca Al Fatihah / surat-surat lain, tiupkan pada air dan minum. Dengan amalan tambahan:

Jika badan panas maka kami banyakin baca Sholawat(karena Sholawat sebagai penyejuk)

Jika Badan Dingin maka kami banyakin baca Ayat Kursi.

Jika sakit yang terlihat maka kami bacakan Surat Al faatiha sambil mengusap usap di bagian yang sakit.

Jika sakit tak terlihat maka kami banyakin bacaan Surat Al ikhlas, Al Falaq dan An-Naas (sebagai penolak sihir).

Dan alhamdulillaah kami akan sehat. Inilah Ruqyah untuk diri sendiri.

Tapi kalau belum sehat juga,
Kami lakukan ikhtiar yg ke-tiga.

3️⃣️ Ikhtiar ke-TIGA ✅
Yaitu bersedekah, dengan niat mendapatkan pahala kebaikan, dan dijadikan jalan penyembuh sakit kami. Insyaa Allah akan sembuh.
Kalau tidak sembuh juga, kami akan tempuh ikhtiar yg ke-empat.

4️⃣️ Ikhtiar ke-EMPAT ✅
Yaitu banyak-banyak istighfar, untuk bertaubat. Sebab, Nabi Sholallahu 'alaihi wasallam beritahu kami, bahwa sakit adalah salah satu sebab diampuninya dosa-dosa.
Kalau belum sembuh juga, baru kami lakukan ikhtiar yg ke-lima.

5️⃣️ Ikhtiar ke-LIMA ✅
Yaitu minum madu dan habbatussauda

6️⃣ Ikhtiar yang ke-ENAM ✅
Yaitu dengan mengambil makanan herbal, seperti bawang putih, buah tin, zaitun, kurma, dan lain-lain, seperti disebut dalam Al-Quran.
Dan, Alhamdulillah. Laa hawlaa wa laa quwwataa illaa billaah.

Jika belum sembuh, baru kami

7️⃣ Ikhtiar ke-TUJUH ✅
Yaitu pergi ke dokter yang soleh.
Insyaa Allah akan diberi kesembuhan dari Allah.

Sudah pernah mempraktikkan 7 Ikhtiar yang pertama ?
Kalau belum, yuk nggak ada salahnya kita coba dulu...
In-Syaa Allah penyakit kita diangkat dan sekaligus kita juga beribadah dan memperoleh pahala..

Aamiin Aamiin Aamiin Allahumma Aamiin 🤲

Hidayah milik Alloh, maka ketika kita mendapat hidayah kita harus bisa menjaga dengan istiqomah...
30/10/2019

Hidayah milik Alloh, maka ketika kita mendapat hidayah kita harus bisa menjaga dengan istiqomah...

3 amalan hari jum'at
04/10/2019

3 amalan hari jum'at

09/09/2019

Apa yang kau cari...

Kau sikat teman sendiri...
Sementara pada musuh kau baik hati...

Lesanmu tajam pada saudara salafy..
Tapi pada orang awam senyum manis kau beri...

Kau keras mencela perkara ijtihadi...
Sementara di sekitarmu orang tak sholat dan jelas bid'ah tak pernah kau nasehati..

Kau kejar terus kesalahan saudaramu kau cari-cari...
Sementara kau biarkan kemaksiatan pada diri dan family..

Apa Yang kau cari...

Tak puas puncak nasehat dari syaikh tertinggi...
Masih lari kesana kemari agar dapat yang sesuai hati...

Jika jujur di hati...dan ridlo Alloh yg di cari..
Mestinya cukup dengan petuah guru kita sejati...

Sampai kapan kau slalu mengintai...
Coba tanya sekali lagi... *APA YANG KAU CARI*???

(coretan hamzah asri)

Reposted from  ()  -  Ingatlah, waktu yang sudah berlalu tidak mungkin akan kembali lagi.ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ Syaikh ‘Abdul Malik Al Q...
31/08/2019

Reposted from () - Ingatlah, waktu yang sudah berlalu tidak mungkin akan kembali lagi.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Syaikh ‘Abdul Malik Al Qosim berkata, “Waktu yang sedikit adalah harta berharga bagi seorang muslim di dunia ini. Waktu adalah nafas yang terbatas dan hari-hari yang dapat terhitung. Jika waktu yang sedikit atau yang hanya sesaat atau bahkan beberapa jam itu bisa berbuah kebaikan, maka ia sangat beruntung. Sebaliknya jika waktu disia-siakan dan dilalaikan, maka sungguh ia benar-benar merugi. Dan namanya waktu yang berlalu tidak mungkin kembali selamanya.” (Lihat risalah “Al Waqtu Anfas Laa Ta’ud”, hal. 3).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah memperingatkan kita untuk meninggalkan hal yang tidak bermanfaat. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat” (HR. Tirmidzi no. 2317 dan Ibnu Majah no. 3976).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga dengan nasehat sederhana ini membuat kita semakin sadar untuk memanfaatkan waktu dalam kebaikan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Wallahu waliyyut taufiq.------------->

#
'ah

-

Reposted from .id ()  -  from  -  Shalat istikharah adalah shalat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang hendak memohon...
31/08/2019

Reposted from .id () - from - Shalat istikharah adalah shalat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang hendak memohon petunjuk kepada Allah, untuk menentukan keputusan yang benar ketika dihadapkan kepada beberapa pilihan keputusan.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dalam gambar di atas, telah kami jelaskan tata cara shalat istikharah, sedangkan untuk doanya bisa dilihat lebih lengkap di website kami berikut:
https://remajaislam.com/1389-cara-shalat-istikharah-sebelum-meminang.html
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga bermanfaat :)
✔Yuk tag sahabat terbaikmu😊
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
⚠Ikuti kami di:
📱Instagram : .id
📮Video Kajian: www.youtube.com/c/KebumenMengaji
. -

Reposted from  ()  -  Syaikh ‘Abdullah At Tuwaijiriy berkata, “Sebagian orang membuat inovasi baru dalam ibadah dengan m...
31/08/2019

Reposted from () - Syaikh ‘Abdullah At Tuwaijiriy berkata, “Sebagian orang membuat inovasi baru dalam ibadah dengan membuat-membuat doa awal tahun dan akhir tahun. Sehingga dari sini orang-orang awam ikut-ikutan mengikuti ritual tersebut di berbagai masjid, bahkan terdapat para imam pun mengikutinya. Padahal, doa awal dan akhir tahun tersebut tidak ada pendukung dalil sama sekali dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan juga dari para sahabatnya, begitu p**a dari para Tabi’in. Tidak ada satu hadis pun yang mendukungnya dalam berbagai kitab musnad atau kitab hadis.” (Al Bida’ Al Hawliyah, hal. 399).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dilanjutkan p**a oleh Syaikh At Tuwaijiriy di halaman yang sama, “Kita tahu bahwa doa adalah ibadah. Pengkhususan suatu ibadah itu harus tawqifiyah (harus dengan dalil). Doa awal dan akhir tahun sendiri tidak ada tuntunan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak p**a pernah dicontohkan oleh para sahabat radhiyallahu ‘anhum.” (Idem).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Semoga kita menjadi orang yang benar-benar mencintai Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan mengikuti petunjuknya dan meninggalkan amalan yang tidak beliau contohkan. Aamiin.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.
-
Silakan follow link Rumaysho di IG:
- IG nasihat
- Our official shop
- Bookshop
- IG Q&A Rumaysho dalam bentuk video
- IG pribadi
- IG anak muda
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ





#
'ah

-

Reposted from  ()  -  Sebagian orang ada yang mengkhsuskan puasa di akhir bulan Zulhijah dan awal tahun Hijriyah. Inilah...
31/08/2019

Reposted from () - Sebagian orang ada yang mengkhsuskan puasa di akhir bulan Zulhijah dan awal tahun Hijriyah. Inilah puasa yang dikenal dengan puasa awal dan akhir tahun. Dalil yang digunakan adalah hadis dalam gambar di atas.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Lalu bagaimana penilaian ulama pakar hadis mengenai riwayat di atas?
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
1. Adz Dzahabi dalam Tartib Al Mawdhu’at (181) mengatakan bahwa Al Juwaibari dan gurunya –Wahb bin Wahb- yang meriwayatkan hadis ini termasuk pemalsu hadis.
2. Asy Syaukani dalam Al Fawa-id Al Majmu’ah (96) mengatan bahwa ada dua perowi yang pendusta yang meriwayatkan hadis ini.
3. Ibnul Jauzi dalam Mawdhu’at (2/566) mengatakan bahwa Al Juwaibari dan Wahb yang meriwayatkan hadis ini adalah seorang pendusta dan pemalsu hadis.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Kesimp**annya hadis yang menceritakan keutamaan puasa awal dan akhir tahun adalah hadis yang lemah yang tidak bisa dijadikan dalil dalam amalan. Sehingga tidak perlu mengkhususkan puasa pada awal dan akhir tahun karena hadisnya jelas-jelas lemah.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Wallahu waliyyut taufiq was sadaad.
-
Follow
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ



------------->

Follow us
Fans Page: .id
Instagram: .id
------------->

#
'ah

-

*Ganti Gaya Saja.Syukur dan sabar..Dua poros yang harus senantiasa ada dalam kehidupan..Adakalanya bergantian..Seringkal...
27/08/2019

*Ganti Gaya Saja.

Syukur dan sabar..

Dua poros yang harus senantiasa ada dalam kehidupan..

Adakalanya bergantian..

Seringkali jalan beriringan..

A. Urusan Jadi Baik.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَلِكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusan adalah baik baginya..

Hal ini tidaklah didapatkan kecuali pada diri seorang mukmin..

إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Apabila mendapatkan kesenangan, dia bersyukur,

Maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya..

وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ

Dan apabila tertimpa kesusahan, dia pun bersabar,

Maka yang demikian itu merupakan kebaikan baginya..”

[HR Muslim: 2999]

B. Dunia Lihat Bawah.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ

"Lihatlah orang di bawahmu (perihal harta dan dunia)..

Dan janganlah engkau melihat orang di atasmu..

Yang demikian itu akan menjadikanmu tidak meremehkan nikmat Allah yang terlimpahkan untukmu..”

[HR. Muslim: 2963]

Betapa sering kita merasa paling 'menderita'

Padahal bila saja mau singgah sejenak di rumah sakit, kolong jembatan dan semisalnya..

Niscaya kejenuhan bersabar akan berganti limpahan rasa syukur..

Sebab itu..

Bila kita sudah lelah banyak bersabar..

Ganti gaya saja dengan penuh bersyukur..

Ingat selalu firman Allah :

أَلَيْسَ اللَّهُ بِكَافٍ عَبْدَهُ

“Bukankah Allah-lah yang mencukupi (segala kebutuhan) hamba-Nya?”

[QS. Az-Zumar: 36]

*Menggerakkan bibir ketika sholat dan berdzikirKetika selesai shalat fadhu, mungkin kita mendapati beberapa orang yang b...
27/08/2019

*Menggerakkan bibir ketika sholat dan berdzikir

Ketika selesai shalat fadhu, mungkin kita mendapati beberapa orang yang berdzikir setelah shalat. Tangan kanannya aktif menghitung dzikir akan tetapi mulut dan bibirnya diam. Maka ini adalah cara berdzikir dan berdoa yang perlu kita luruskan bersama.



Pengertian dzikrullah

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata,

وإذا أطلق ذكر الله : شمل كل ما يقرِّب العبدَ إلى الله من عقيدة ، أو فكر ، أو عمل قلبي ، أو عمل بدني ، أو ثناء على الله ، أو تعلم علم نافع وتعليمه ، ونحو ذلك ، فكله ذكر لله تعالى .

“jika dimutlakkan kata “dzikrullah”, maka (maksudnya) mencakup segala sesuatu yang bisa mendekatkan diri kepada Allah berupa aqidah, pemikiran, amalan hati, amalan badan, pujian kepada Allah, mempelajari ilmu yang bermanfaat dan mengajarkannya dan lain-lain. Maka semua ini adalah dzikrullah Ta’ala”[1]



Perlu diketahui ulama membagi dzikir menjadi dua: dzikir lisan dan dzikir hati (ada yang menambahkan dengan dzikir anggota badan). Sebagaimana perkataan syaikhul Islam Ibnu Taiimiyyah rahimahullah,

النَّاسَ فِي الذِّكْرِ أَرْبَعُ طَبَقَاتٍ : إحْدَاهَا : الذِّكْرُ بِالْقَلْبِ وَاللِّسَانِ وَهُوَ الْمَأْمُورُ بِهِ

“Manusia dalam hal dzikir ada 4 tingkatan, yang pertama dzikir dengan hati dan lisan, maka ini diperintahkan.”[2]

Maka dzikir dengan hati bukan yang kita bahas dalam artikel ini, karena yang kita maksud dalam artikel ini adalah dzikir lisan, adapun yang dimaksud dengan dzkir hati adalah dengan merenungi dan memikirkan kebesaran Allah, bukan dzikir di dalam hati (mbatin). Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

وصفة الذِّكر بالقلب : التفكر في آيات الله ، ومحبته ، وتعظيمه ، والإنابة إليه ، والخوف منه ، والتوكل عليه ، وما إلى ذلك من أعمال القلوب .

“Tata cara berdzikir dengan hati (dzikir hati) adalah merenungi ayat-ayat Allah, mencintai-Nya, mengagungkan-Nya, dan kembali kepada-Nya, takut, tawakkal dan lain-lainya berupa amalan hati.”[3]



Berdzikir dengan lisan dengan menggerakkan bibir

Allah Ta’ala menyebutkan dalam Al-Quran,

لَا تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ

“Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (berdzikir/ membaca Al Qur’an) karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya .” (AL-Qiyamah: 16)

Ibnu Rusyd menukilkan,

عن الإمام مالك رحمه الله أنه سئل عن الذي يقرأ في الصلاة ، لا يُسْمِعُ أحداً ولا نفسَه ، ولا يحرك به لساناً . فقال :

” ليست هذه قراءة ، وإنما القراءة ما حرك له اللسان ” انتهى .

“Imam Malik rahimahullah ditanya mengenai orang yang membaca dalam shalat (termasuk berdzikir), suaranya tidak didengar oleh seorangpun dan tidak juga dirinya, ia tidak menggerakkan lisannya, maka Imam Malik berkata,

“Ini bukan termasuk membaca (berdzikir), berdzikir itu dengan menggerakkan lisan”[4]

Al-Kasani rahimahullah berkata,

القراءة لا تكون إلا بتحريك اللسان بالحروف ، ألا ترى أن المصلي القادر على القراءة إذا لم يحرك لسانه بالحروف لا تجوز صلاته

“Membaca (berdzikir) harus dengan menggerakkan lisan (mengucapkan) huruf-huruf. Jika engkau melihat seseorang shalat, ia mampu membaca akan tetapi ia tidak menggerakkan lisannya (mengucapkan) huruf-huruf, maka tidak sah shalatnya.”[5]



Dan Fatwa ulama di zaman ini juga demikian, syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,

لا بد من تحريك اللسان، ولا بد من صوت، وإلا ما يسمى قارئ، من قرأ في قلبه فقط ما يسمى قارئ، لا بد من شيء عند القراءة والذكر حتى يسمى ذاكراً، ويسمى قارئاً، ولا يكون ذلك إلا باللسان، لا بد من كونه يسمع نفسه، إلا إذا كان به صمم، فهو معذور،

“Berdzikir itu harus menggerakan lisan dan harus bersuara, minimal didengar oleh diri sendiri. Orang yang membaca di dalam hati (dalam bahasa arab) tidak dikatakan Qaari. Orang yang membaca tidak dapat dikatakan sedang berdzikir atau sedang membaca Al Quran kecuali dengan lisan. Minimal didengar dirinya sendiri. Kecuali jika ia bisu, maka ini ditoleransi”[6]

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

” القراءة لابد أن تكون باللسان ، فإذا قرأ الإنسان بقلبه في الصلاة فإن ذلك لا يجزئه ، وكذلك أيضاً سائر الأذكار ، لا تجزئ بالقلب ، بل لابد أن يحرك الإنسان بها لسانه وشفتيه ؛ لأنها أقوال ، ولا تتحقق إلا بتحريك اللسان والشفتين ” انتهى .

“Qira’ah itu harus dengan lisan. Jika seseorang membaca bacaan-bacaan shalat dengan hati saja, ini tidak dibolehkan. Demikian juga bacaan-bacaan yang lain, tidak boleh hanya dengan hati. Namun harus menggerakan lisan dan bibirnya, barulah disebut sebagai aqwal (perkataan). Dan tidak dapat dikatakan aqwal, jika tanpa lisan dan bergeraknya bibir” [7]



Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in. Walamdulillahi robbil ‘alamin.



-Lor-Jogja, 22 Jumadal Awwal 1434 H

Artikel www.muslimafiyah.com


☕ Silahkan disebarkan, mudah2an anda mendapatkan bagian dari pahalanya ☕
Barakallah fikum.

✒ Penyusun | Raehanul Bahraen hafidzahulloh

Credit to from  ()  -  ___________       -------------> ------------->    #                         'ah                 ...
26/08/2019

Credit to from () - ___________
------------->

------------->

#
'ah

-

Credit to from  ()  -  Jangan lupa doakan ortu dan guru yang telah banyak berjasa untuk kita.             #             ...
26/08/2019

Credit to from () - Jangan lupa doakan ortu dan guru yang telah banyak berjasa untuk kita.
#
'ah

-

Address

Kebumen
Kebumen
54317

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RBK FM Kebumen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category