05/01/2023
CARA YANG BENAR MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDO'A
وَقَالَ ابْنُ عَبّاس رَضِيَ الله عَنْهُمَا : ( المَسْألَةُ : أَنْ تَرْفَعَ يَدَيْكَ حَذْوَ مَنْكِبَيكَ ، وَالاِسْتِغفَارُ : أَنْ تَشِيْرَ بِأُصْبُعٍ وَاحِدَةٍ ، وَالاِبْتِهَالُ : أنْ تَمُدَّ يَدَيْكَ جَمِيْعًا هَكذَا ) وَرَفَعَ يَدَيهِ وَجَعَلَهُمَا مِمَّا يَلِي وَجْهَهُ .
Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu berkata:
> Jika memohon angkatlah tanganmu sejajar dgn pundakmu.
> Jika istighfar (memohon ampun) acungkanlah satu jari telunjukmu.
> Jika ibtihal (do'a dengan tadhorru' atau do'a untuk sesuatu yang genting) maka angkatlah tanganmu seperti ini. Beliau seraya memeragakan dengan mengangkat kedua tangannya sejajar dengan wajah.
Selesai berdo'a maka usapkanlah tangan ke wajah. Jangan usapkan ke anggota badan selain wajah. Jangan hanya mengangkat satu tangan saat berdo'a, kecuali ada udzur. Dan jangan mengangkat kedua tangan yang tertutup saat berdo'a. Dan tutuplah do'a dengan bacaan Amiin.
Tapi jika do'anya adalah tolak balak maka jadikanlah punggung telapak tangan yang menghadap ke langit, ini pendapat yang disampaikan oleh Imam Ar Rafi'i, Imam An Nawawi, dan para Imam lainnya.
Diantara adab berdo'a adalah dengan berpenampilan yang rapi dan bersih.
Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda:
مَنْ طَوّلَ شَارِبَهُ لَمْ يَسْتَجِبِ اللهُ دُعَاءَهُ
Barangsiapa memanjangkan kumisnya (artinya tidak bersih dan rapi), maka Allah Swt. tidak mengabulkan do'anya.
Jangan melihat ke atas saat berdoa, Rasulullah Saw. bersabda:
لَيَنْتَهيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ رَفْعِهِم أبْصَارَهُمْ عنْدَ الدُعَاءِ في الصَّلَاةِ إلَى السَّمَاءِ أو لتُخْطَفَنَّ أبْصَارُهُمْ.
Hendaklah mereka menghentikan mengangkat pandangan ketika berdoa dalam Sholat, ke langit, atau Allah benar-benar akan menyambar penglihatan mereka. (HR. Muslim).
𝙏𝙚𝙧𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧.. 𝙆𝙖𝙢𝙞 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥, 𝙨𝙚𝙡𝙞𝙥𝙠𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙢𝙖 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙢𝙪𝙣𝙖𝙟𝙖𝙩 𝙙𝙤𝙖 𝙖𝙣𝙙𝙖 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣.
Sumber: Kitab Al Barakah fi Fadhlis Sa'yi wal Harakah, hal. 740