Naqshbandi Haqqani

Naqshbandi Haqqani Majelis Dzikir Tarekat Naqsybandi Haqqani Indonesia di bawah bimbingan Mawlana Shaykh Hisham Kabbani dan Mawlana Syekh Nour Kabbani

Majelis Tarekat Naqsybandi Haqqani Indonesia di bawah bimbingan Mawlana Syekh Hisham Kabbani dan Mawlana Syekh Nour Kabbani

HAJJAH AMINAH ADIL: PROFESI NABI SULAIMAN عليه السلام﷽اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُ...
31/07/2026

HAJJAH AMINAH ADIL: PROFESI NABI SULAIMAN عليه السلام


اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ۝

"Bekerjalah, wahai keluarga Daud, sebagai wujud rasa syukur. Dan sedikit sekali di antara hamba-hamba-Ku yang benar-benar bersyukur." (QS. Saba': 13)

Meskipun menjadi penguasa sebuah kerajaan yang sangat luas, Nabi sekaligus Raja Sulaiman عليه السلام tetap memiliki suatu profesi. Beliau menganyam keranjang dari pelepah kurma lalu menjualnya. Dari hasil penjualan itulah beliau mencari nafkah. Dengan penghasilannya, beliau membeli gandum jelai (barley), menggilingnya menjadi tepung, lalu membuatnya menjadi roti. Roti jelai itulah yang beliau gunakan untuk berbuka puasa setiap petang.

Beliau memiliki sebuah hamparan (permadani atau tikar) yang setiap malam dibentangkannya untuk tidur. Keesokan paginya, beliau kembali menyibukkan diri dengan mengurus pemerintahan kerajaannya. Jadi, meskipun beliau memiliki emas dan perak dalam jumlah yang melimpah serta duduk di atas singgasana yang tak ternilai harganya, beliau tidak pernah hidup bermewah-mewahan layaknya seorang raja, dan tidak pernah menampilkan kemegahan atau kesombongan dalam penampilannya.

Nabi Sulaiman عليه السلام dianugerahi kemampuan memahami bahasa seluruh makhluk. Pada suatu hari mereka bertanya kepada beliau,

"Wahai Raja yang mulia, Allah telah menganugerahkan kepadamu kerajaan yang begitu agung dan seluruh kekayaan dunia. Mengapa engkau masih tetap menganyam keranjang untuk mencari nafkah bagi keluargamu?"

Beliau menjawab,
"Aku hanyalah seorang hamba dan anak dari seorang hamba milik Tuhanku. Seluruh kerajaan ini dan segala kekuasaan ini tidaklah berarti apa-apa bagiku."

— The Forty Questions
Bacalah versi PDF: https://tinyurl.com/the40questions
Dukung SufiLive: https://sufilive.com/donate/

HAJJAH AMINAH ADIL: THE VOCATION OF KING SOLOMON ع



اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ۝

“Work, O family of David, in gratitude, 'as' few of My servants are truly grateful.” (34:13)

In spite of being ruler of a vast kingdom, the Prophet-king Solomon ع also worked at a profession; he wove baskets from the fronds of the date palm and sold them. He lived off these earnings and used them to buy barley, have it ground and baked into bread, and with this barley bread he used to break his fast every evening.

He owned a rug, which at night he would unroll and lay himself to sleep on. In the morning, he would again busy himself with the job of ruling his kingdom. so even though he possessed silver and gold in great measure and sat on a priceless throne, he never lived in a kingly fashion, and never exhibited any pomp about his person.

The Prophet Solomon was gifted with understanding the tongues of all creatures. one day they came to him and asked:
‘O illustrious king, Allah has given you such a mighty kingdom and all the riches in the world, why is it that you persist in this basket-weaving to make a living for your family?’

He answered them: ‘I am nothing but a slave and the son of a slave of my Lord. All this kingdom and all this power are as nothing to me.’

--The Forty Questions

READ THE PDF https://tinyurl.com/the40questions

SUPPORT SUFILIVE: https://sufilive.com/donate/

31/07/2026

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Insya Allah, kita akan menyambut kehadiran Shaykh Gibril Fouad Haddad dalam rangkaian *Rihlah Dakwah di Palembang, Medan, dan Jakarta* pada tanggal *21-27 Agustus 2026.* Kami mengundang seluruh jamaah dan pecinta majelis ilmu untuk menghadiri acara-acara yang telah diagendakan dalam perjalanan dakwah ini.

Kami juga mengundang seluruh jamaah untuk turut berpartisipasi dan memberikan dukungan terbaik bagi terselenggaranya rangkaian Rihlah Dakwah ini. Dukungan Anda dapat disampaikan lewat transfer ke:

*Rekening BRI : 065101 000524 560*
*A.n Yayasan Samudera Cinta Mawlana*
Konfirmasi : 0812 1918 1375 (Muchsin Rumi)

Semoga Allah menerima setiap amal yang dipersembahkan untuk kemuliaan dakwah ini dan menjadikannya sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Āmīn.
Demikian pengumuman dari kami, atas perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih.

Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabaraktuh,
Majelis Naqsybandi Haqqani Indonesia
Rumi Cafe Jakarta

Jumat Mubarak!Mawlana Shaykh Hisham Kabbani:Seluruh perwakilan Mawlana bagaikan permata-permata di turbannya.  Ada banya...
31/07/2026

Jumat Mubarak!
Mawlana Shaykh Hisham Kabbani:
Seluruh perwakilan Mawlana bagaikan permata-permata di turbannya. Ada banyak perwakilan beliau yang kita tidak ketahui, dan Mawlana Syekh Nazim menjangkau mereka dengan kekuatan spiritual yang berbeda-beda.

Mawlana Shaykh Hisham KabbaniLefke, Cyprus17 April 2017Seluruh ...

Selamat ulang tahun kepada Syekh kita tercinta, *MAWLANA SHAYKH MUHAMMAD HISHAM KABBANI* (lahir pada hari Ahad, 14 Ṣafar...
28/07/2026

Selamat ulang tahun kepada Syekh kita tercinta, *MAWLANA SHAYKH MUHAMMAD HISHAM KABBANI* (lahir pada hari Ahad, 14 Ṣafar 1364 H/28 Januari 1945), yang oleh Sultan al-Awliyā’ Mawlana Shaykh Naẓim al-Ḥaqqani (q) dikatakan sebagai salah satu di antara al-Rijāl al-Isyrāqiyyūn (الرجال الإشراقيين), yakni sekelompok awliyā’ yang memancarkan ilmunya sebagaimana matahari yang baru terbit pada waktu isyrāq.

Beliau juga dikenal dengan nama-nama:

(1) Madad al-Ḥaqq (Dukungan dari Allah),

(2) Ḥujjatullāh al-Mukhliṣ (Bukti yang Ikhlas dari Allah).

Mawlānā Shaykh Nāẓim juga meriwayatkan bahwa Sultan al-Awliyā’ Mawlānā Shaykh ‘Abd Allāh Fā’iz al-Dāghistānī (q) mengatakan kepada Shaykh Hisham:

"Gelarmu di antara para awliyā’ adalah:

(3) Ṡamīr al-Ḥaqq (Pemberi Buah Berlimpah dari Allah),

(4) Zayn al-‘Ābidīn (Perhiasan orang-orang yang beribadah).

Dan gelarmu juga adalah:

(5) Murādullāh al-Dzākir (Seorang Pengingat atas Kehendak Ilahi)."

Mawlānā Shaykh Nāẓim (q) juga sering kali memberi beliau (Shaykh Hisham) gelar:

(6) Quṭb al-Mutaṣarrif (Kutub dengan Keleluasaan Lengkap),

(7) Lisān al-Awliyā’ (Juru Bicara para Awliyāullah),

(8) Khalīfat al-Mahdī (Khalifah dari al-Mahdi),

(9) Maḥbūb (Yang Dicintai),

(10) Maḥbūb al-Kull (Yang Dicintai oleh Semua), yakni oleh seluruh anbiyā’, awliyā’, Ahl Dīwān al-Nabī (orang-orang yang berada dalam Majelis Nabi ﷺ), serta orang-orang saleh. Semoga Allah memberkahi mereka semua.

Semoga Allah (swt) senantiasa mencurahkan rahmat-Nya dan mengangkat derajatnya setinggi-tingginya. Semoga Allah (swt) senantiasa menghiasi hati kita dengan cahaya beliau. Al-Fātiḥah.

We love you, yā Sayyidī!

28/07/2026

Apakah ini jalan hidupmu?
Untuk apakah Allah menciptakanmu?
__________

27/07/2026

Tanpa dukungan ilahi hawa nafsu akan menguasai pikiran; hawa nafsu akan mengalahkan akal. Dosa menjadi terasa menarik karena hal itu menyenangkan. Ketaatan menjadi sulit karena hal itu tidak menyenangkan. Wa in lā uthīqu illā bi-rahmatika. Rasulullah (ﷺ) mengajari kita bahwa kita tidak dapat mengandalkan amal kita. Kita mengandalkan rahmat Allah (ﷻ). Kita membutuhkan dukungan-Nya.

Mawlana Shaykh Nour Kabbani
Zawiyah Fenton, MI
4 Juli 2026
__________

24/07/2026

Jumat Mubarak!

23/07/2026

DOA MAWLANA SHAYKH NOUR KABBANI

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang bertakwa, orang-orang yang mengikuti petunjuk Al-Qur'an, wahai Tuhan seluruh alam.

Ya Allah, jadikanlah Al-Qur'an sebagai imam (pedoman) bagi kami, sebagai cahaya, petunjuk, dan rahmat.

Ya Allah, ajarkanlah kepada kami darinya apa yang belum kami ketahui. Ya Allah, ingatkanlah kami terhadap apa yang telah kami lupakan darinya.

Ya Allah, jadikanlah Al-Qur'an sebagai hujah (pembela dan saksi yang menguntungkan) bagi kami, wahai Tuhan seluruh alam. Karuniakanlah kepada kami kemampuan untuk senantiasa membacanya pada waktu-waktu malam dan waktu-waktu siang dengan cara yang Engkau ridhai terhadap kami, wahai Tuhan seluruh alam.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad, dengan suatu shalawat yang membuat-Mu ridha, yang membuat beliau ﷺ ridha, dan yang dengannya Engkau meridhai kami, wahai Tuhan seluruh alam, demi kemuliaan Kekasih-Mu yang mulia, dan dengan keberkahan rahasia Surah al-Fātiḥah.
__________

22/07/2026

Prinsip Tarekat Naqsybandi Ketiga: Safar dar Watan, perjalanan menuju kampung halaman, yakni Surga.

Mawlana Shaykh Nour Kabbani
Zawiyah Fenton, MI
12 Juli 2026
________________

Address

Kebayoran

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Naqshbandi Haqqani posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The School

Send a message to Naqshbandi Haqqani:

Shortcuts

Share