20/10/2017
Temen-temen pasti semua s**a makan, semua kita pastilah s**a makan
Makan Pizza, Burger, spageti, atau makanan mewah lainnya
Makan bala-bala, singkong rebus atau makanan tidak mewah lainnya
dimana letak kenikmatan itu dirasakan, ketika kita kunya, lidahlah yang merasakannya, namun ketika gigi ini mengunyah, melumat semua makanan tersebut, kemudian di telan ke perut, maka kenikmatan itu akan hilang, dan seluruh kandungannya diserap oleh seluruh anggota badan, dampak dari makanan itu mulai terasa, apakah hanya sebatas mengenyangkan, ataukah mengandung unsur kandungan protein, kalori dan lainnya.
dan akhirnya semua akan membusuk makanan mewah itu, makanan tidak mewah itu, menjadi sebuah kotoran yang tidak dibutuhkan.
Itulah Hidup, saudaraku,
Tubuh inipun menjadi ayat yang sangat jelas untuk kita tafakuri bersama,
Bermewahkan engkau, atau fakirkah engkau, semuanya sama, bagaimana keimanan yang akan merasakannya, pahitkah, maniskah, atau lainnya.
Apakah ibadah kita hanya untuk menggugurkan kewajiban saja, atau sudah menjadi sebuah kebutuhan, seperti halnya makanan tadi, apakah hanya mengenyangkan saja, atau mengandung nutrisi yang lainnya,
ketika sudah pada waktunya kemewahan itu sirna, kefakiran itu musnah, berubah menjadi sebujur bangkai yang tak berguna,....
Semoga senantiasa kita ada dalam ketaatan kepada Alloh SWT.
Aa. Deni Darmayana