Pelestari Seni Budaya Sejarah Tatar Sunda

Pelestari Seni Budaya Sejarah Tatar Sunda

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pelestari Seni Budaya Sejarah Tatar Sunda, Karawang.

kami akan berusaha untuk mendokumentasikan semua hal yang berkqitan seni budaya sunda agar tetap abadi dan keatari, juga memberikan edukasi pada generasi muda agar senantiasa mencintai kesenian kebudayaan sunda

Photos from Pelestari Seni Budaya Sejarah Tatar Sunda's post 26/05/2020

KAULINAN Kearifan lokal yang mulai ditinggalkan bahkan nyaris tidqk dikenali...

23/05/2020
23/05/2020

Minal Aidin wal faidjin....

23/05/2020

10 Alat Musik Tradisional Jawa Barat yang Mungkin Kamu Belum Tahu

Provinsi Jawa Barat sangat terkenal dengan segala macam kebudayaannya. Seperti wayang golek, tari jaipong, rampak gendang, dan masih banyak lagi. Semua kebudayaan Jawa Barat tentu saja juga diiringi oleh lantunan musik yang dimainkan dengan alat musik tradisional.
Alat musik tradisional Jawa Barat sangat beragam. Mulai dari angklung, kendang, calung, hingga yang lainnya. Namun mungkin kamu tidak menyadari bahwa alat musik tradisional yang biasa kamu lihat atau mainkan ternyata dari Jawa Barat.

Nah, agar wawasan kamu bertambah, BukaReview akan memberikan daftar 10 alat musik tradisional Jawa Barat yang mungkin kamu belum tahu. Apa saja? Simak penuturannya di bawah.

1. REBAB
Siapa yang menyangka jika ternyata alat musik tradisional Jawa Barat yang satu ini sudah dikenal sejak abad ke-9 masehi. Menurut sejarah, rebab dibawa oleh para pedagang Timur Tengah yang berlayar ke Indonesia.

Pada awal kemunculannya, rebab adalah alat musik tradisional berbahan dasar tembaga dan memiliki tiga buah senar atau dawai. Namun, lama kelamaan Rebab berubah dengan menggunakan bahan dasar kayu dan berbentuk seperti busur panah.

Rebab termasuk alat musik tradisional yang digesek. Cara memainkannya seperti memainkan alat musik biola.

2. SULING
Tentu kamu sudah tidak asing lagi dengan alat musik tradisional Jawa Barat yang bernama suling. Suling merupakan alat musik tradisional yang ditiup, terbuat dari bahan dasar kayu atau bambu. Suling memiliki lubang untuk mengatur nada. Jumlah lubangnya juga bervariasi, dari empat sampai delapan lubang, tergantung dengan kebutuhan lagu.

Dalam musik daerah Jawa Barat, suling yang biasanya digunakan adalah suling yang memiliki empat buah lubang. Peran yang dimainkan suling adalah memberikan melodi pada lantunan lagu tradisional.

3. KARINDING
Alat musik tradisional Jawa Barat yang satu ini tergolong unik. Cara memainkan karinding adalah dengan meletakannya di bibir, kemudian tepuk bagian pemukulnya supaya tercipta resonansi suara. Suara karinding muncul dari pergesekan pegangan dan ujung jari yang ditepuk-tepuk.

Biasanya karinding terbuat dari bambu, namun ada juga karinding yang dibuat dari pelepah pohon aren. Karinding yang dibuat dari bambu dipakai oleh perempuan, sedangkan yang terbuat pohon aren digunakan oleh pemain laki-laki.

Karinding biasanya digunakan sebagai alat pengusir hama di sawah.

4. CALUNG
Jika dilihat sekilas, calung memiliki bentuk yang tidak berbeda jauh dengan alat musik tradisional Jawa Barat lainnya, angklung. Biasanya bahan yang digunakan untuk membuat calung adalah bambu jenis awi wulung, atau lebih dikenal dengan nama bambu hitam. Namun tidak sedikit juga yang menggunakan bambu ater sebagai bahan dasar pembuatan alat musik daerah Jawa Barat ini.

Calung tergolong ke dalam alat musik tradisional yang dipukul. Cara memainkannya bergantung pada jenis calungnya, yaitu calung rantay dan calung jinjing. Untuk calung rantay, kamu harus memukulnya dengan dua tangan dengan posisi duduk bersila. Sedangkan untuk calung jinjing, kamu bisa memainkannya dengan menggunakan tangan kanan saja, dan tangan kiri untuk memegang alat musik tradisional tersebut.

5. ANGKLUNG
Angklung sudah pasti alat musik tradisional Jawa Barat yang tidak asing lagi untuk kamu. Angklung merupakan alat musik tradisional yang multitonal atau bernada ganda. Alat musik ini terbuat dari bambu yang dipotong ujungnya dan dibunyikan dengan menggoyangkannya.

Suara yang dihasilkan alat musik tradisional Jawa Barat angklung adalah dari benturan badan bambu sehingga menghasilkan bebunyian yang memiliki nada-nada. Alat musik tradisional Jawa Barat ini tergolong dalam alat musik idiofon, yang maksudnya menghasilkan suara dari getaran keseluruhan alat musik itu sendiri.

6. TARAWANGSA
Sama seperti rebab, tarawangsa juga alat musik tradisional Jawa Barat yang memiliki bentuk sangat mirip dengan biola. Yang membedakan tarawangsa dan rebab adalah jumlah dawai. Tarawangsa hanya memiliki dua buah dawai, sedangkan rebab tiga buah. Dari dua dawai yang dimiliki tarawangsa, hanya satu saja yang bisa dibunyikan dengan cara digesek. Selebihnya dawai tersebut dipetik dengan jari telunjuk tangan kiri untuk mendapatkan bunyi.

Tarawangsa dikenal sebagai sebagai alat musik daerah yang sering dimainkan dengan iringan alat musik sejenis kecapi yang biasa disebut Jentreng.

7. KECAPI
Kecapi merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang memegang peranan penting dalam tembang Sunda. Jika dilihat fungsinya, kecapi dimainkan menjadi dua bagian dalam mengiringi musik tradisional Sunda, yaitu kecapi induk dan kecapi anak.

Kecapi induk berperan untuk memulai musik, menentukan tempo, dan kecapi yang digunakan memiliki 18 - 20 buah dawai. Lalu kecapi anak berperang mengiringi musik dengan frekuensi tinggi. Dawai yang digunakan pun lebih sedikit, hanya 15 buah.

8. ARUMBA
Arumba adalah ensemble atau gabungan beberapa alat musik yang berbahan dasar bambu. Pada akhirnya, arumba berkembang menjadi sebuah musikal dan jenis musik tersendiri. Alat musik tradisional arumba terbuat dari bambu pilihan seperti awi temen, tali dan wulung (bambu hitam).

9. JENGLONG
Alat musik tradisional Jawa Barat yang berikutnya adalah jenglong. Kamu mungkin tidak terlalu familiar dengan alat musik ini, namun jenglong memiliki peran sebagai kerangka lagu dan alat musik untuk membuat suara dasar.

Kamu bisa memainkan jenglong dengan cara dipukul dengan menggunakan pemukul khusus. Pemukul alat musik jenglong biasanya dilapis dengan rajutan benang atau bahan wol untuk membuatnya menjadi empuk.

10. CELEMPUNGAN
Alat musik tradisional Jawa Barat yang terakhir adalah celempung. Celempung terbuat dari kulit bambu dengan memanfaatkan resonansi yang ada dalam ruas batang bambu untuk menghasilkan suara.

Satu senar celempung disetel dengan menggunakan nada pelog, dan satunya lagi disetel dengan nada slendro. Instrumen Gamelan Siteran menggunakan celempung dan siter sebagai ciri khasnya.



Itulah 10 alat musik tradisional Jawa Barat. Semoga dengan mengenalinya, kita jadi bisa terus melestarikan kebudayaan asli Indonesia.

23/05/2020

Asah Kreativitas Anak dengan Permainan Tradisional Berikut

Melatih kreativitas anak tidak harus dengan menyediakan alat permainan modern dan mahal. Bunda bisa sebenarnya bisa mengajari kreativitas kepada anak melalui berbagai permainan tradisional yang tanpa biaya. Contohnya, Bunda bisa mengajari anak permainan gobag sodor maupun jenis permainan lainnya.

Kreativitas yang terbentuk dari permainan tradisional nyatanya tidak kalah dengan yang dihasilkan dari berbagai permainan tradisional. Ditambah lagi, lewat permainan tradisional, bukan hanya kreativitas yang diasah, melainkan kemampuan buah hati dalam berinteraksi dengan lingkungan dan teman-temannya.

Bunda pun tidak perlu bingung menentukan permainan tradisional apa yang bisa diterapkan untuk buah hati. Semua permainan tradisional sangat bisa meningkatkan kreativitas anak. Namun, beberapa permainan tradisional ini direkomendasikan karena selain mampu mengasah kecerdasan, cara memainkannya pun tidak sulit dan mampu dengan mudah dimengerti anak.

Gobag Sodor

Bermain gobag sodor bisa dikatakan sebagai paket lengkap untuk melatih kecerdasan buah hati Bunda. Lewat permainan tradisional yang satu ini, anak tidak hanya diajarkan untuk melatih kreativitas, tetapi juga bekerja sama dalam tim.

Kreativitas buah hati bisa terbentuk melalui gobag sodor karena dalam permainan dituntut untuk mencari strategi agar bisa menenangi pertandingan. Anak juga akan banyak bergerak sehingga permainan ini bisa menjadi pengganti olahraga. Tidak ketinggalan, lewat permainan ini, anak dilatih untuk memimpin dan bekerja sama dalam tim.

Congklak

Lewat permainan tradisional yang satu ini, buah hati bisa duduk tenang sambil memikirkan cara untuk bisa memenangi permainan. Bagi Bunda, tentu ini menyenangkan karena bisa lebih memantau anak. Di sisi lain, cara bermain congklak amat menuntut logika dan hitung-hitungan.

Anak bisa belajar matematika dengan bermain congklak. Secara tidak langsung, ia akan belajar menghitung dan membuat strategi agar biji congklaknya tidak sampai jatuh di lumbung yang kosong. Kreativitasnya pun akan terasah dengan demikian.

Petak Umpet

Petak umpet menjadi permainan yang akan menyenangkan bagi buah hati. Bagaimana tidak, lewat permainan ini, buah hati diharuskan bisa selamat dari status jaga dengan tidak ketahuan mengumpet di mana.

Di sinilah kreativitas dituntut. Anak akan belajar membuat strategis di mana ia akan bersembunyi. Tempat persembunyiannya haruslah yang tidak mudah diketahui penjaga. Di sisi lain, dekat dengan tempat penjaga agar bisa memantau. Selain kreativitas, anak juga dilatih untuk bergerak cepat dan berlatih bersabar melalui permainan tradisional yang satu ini.

Bentengan

Kreativitas anak juga bisa dilatih lewat permainan bentengan. Jenis permainan ini biasa dimainkan dua tim. Setiap tim memiliki tiang sebagai markasnya yang harus dijaga agar tidak disentuh tim lawan.

Di sinilah kreativitas anak dituntut. Buah hati Bunda harus mampu bekerja sama dengan tim untuk membuat strategi dalam menjaga benteng sendiri. Di sisi lain, anak juga mesti memikirkan cara agar bisa menguasai benteng lawan.

Engklek

Satu lagi permainan tradisional yang cocok untuk melatih kreativitas anak adalah engklek. Permainan ini mengharuskan buah hati melewati kotak-kotak hanya dengan satu kaki. Bahkan ada satu kota yang tidak boleh dilewati apabila batu yang dilempar berada di kotak tersebut.

Dari sisi motorik, engklek bisa menjadi permainan tradisional yang melatih keseimbangan dan kecepatan anak. Dari sisi kreativitas, lewat permainan ini anak akan belajar mengukur kesempatan yang ada dengan melakukan strategis pelemparan batu agar tepat di kotak yang tidak sulit untuk tidak dilewati.

Want your school to be the top-listed School/college in Karawang?

Click here to claim your Sponsored Listing.

Location

Telephone

Website

Address


Karawang
41316