17/04/2026
Di tengah kekurangan pengemudi bus, Hiroshima Kotsu, sebuah perusahaan bus yang mengoperasikan rute terutama di bagian utara Kota Hiroshima, telah mempekerjakan dua pria Indonesia sebagai karyawan asing pertama mereka untuk bertugas sebagai calon pengemudi, dan sebuah upacara pengenalan telah diadakan untuk mereka.
Saeful Ulum dan Thierry Vando Amadeo Corompis, keduanya berasal dari Indonesia, bergabung dengan Hiroshima Kotsu.
Setelah menerima surat pengangkatan dari Presiden Tadayuki Teshima pada upacara penerimaan karyawan baru di perusahaan, mereka menaiki bus umum dan berfoto bersama di kursi pengemudi sebagai kenang-kenangan.
Keduanya akan belajar bahasa Jepang dengan dukungan perusahaan, mendapatkan SIM kendaraan besar Kelas 2, dan berupaya mengubah status tempat tinggal mereka saat ini dari "Kegiatan yang Ditentukan" menjadi "Pekerja Terampil Khusus No. 1," yang akan memungkinkan mereka untuk tinggal hingga lima tahun, sekitar musim gugur ini.
Saeful berkata, "Saya ingin meningkatkan kemampuan bahasa Jepang saya agar saya tidak hanya bisa mengemudi tetapi juga memberikan layanan pelanggan yang ramah dan penuh senyuman."
Thierry juga mengatakan, "Saya ingin menjadi pengemudi yang dapat dipercaya oleh pelanggan, berdasarkan prinsip keselamatan dan kenyamanan."
Menurut Hiroshima Kotsu, jumlah pengemudi bus rute saat ini adalah 195 orang, menurun lebih dari 40 orang dibandingkan 10 tahun lalu, dan mereka bermaksud untuk secara aktif merekrut pengemudi asing.
Presiden Teshima mengatakan, "Kami telah bersikap fleksibel dalam merekrut pengemudi, tetapi tetap saja sulit. Saya ingin kedua orang ini berusaha menjadi pengemudi yang baik dan ramah bagi pelanggan kami."
Artikel: NHK One
Video: YT Hiroshima News TSS