02/05/2026
*Harmoni Malam di bawah bintang dalam Naungan Qur'an*
Malam menawarkan ketenangan yang tak tergoyahkan. Di bawah langit yang bertabur bintang, sekelompok individu duduk bersama, menikmati kebersamaan dalam keheningan yang damai. Mereka bukan hanya sekadar berkumpul, tetapi berbagi momen yang tak terlupakan dalam balutan kebersamaan dan semangat belajar yang mendalami kalam sang ilahi.
Semoga malam-malam berikutnya terus membawa kedamaian dan kebijaksanaan bagi kita semua, seperti bintang yang selalu setia menemani langit malam.
Menghafal Al-Quran adalah kegiatan yang tidak hanya menuntut focus dan keseriusan tinggi, tetapi juga merupakan proses jiwa dalam keimanan yang mendalam.
Di bulan April 2026, para santri di Pondok Pesantren Tahfizh Nurul Quran menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM) aktif selama 26 hari. Mereka berusaha keras untuk mencapai target hafalan harian yang telah ditetapkan.
Selama periode ini, beberapa santri berhasil mencapai target hafalan dengan jumlah halaman yang mengesankan.
Berikut beberapa di antaranya:
• Qotrunnada Al Mufidah: 41 halaman
• Hilyah Saniyyah: 40 halaman
• Meisya Aprilia: 28 halaman
• Safira Julia: 25 halaman
• Ummu Khultsum: 24 halaman
• Irsalina Yaminuka, Masyitoh, Himmatus Syahidah: 22 halaman
• Kanaya Aisyah, Rahma Attafun Nisa, Syakira Atmim, Hafshoh Anshoriyah, Rofi'ah, Salwa Meysha, Shafira Syabannisa: 20 halaman
Menghafal Al-Quran memerlukan semangat dan motivasi yang kuat. Dukungan dari lingkungan, teman, dan diri sendiri sangat penting untuk menjaga konsistensi dan semangat dalam proses ini.
Setiap halaman yang dihafal membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi para santri, memperkuat hubungan mereka dengan Al-Quran dan menambah keberkahan dalam hidup mereka.
Proses ini tidak hanya mendidik secara intelektual tetapi juga secara spiritual, menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga berakhlak mulia.
_Aamiin ya rabbal Alamiin_