12/11/2021
[KABAR KOMUNITAS MINGGUAN NOVEMBER]
*Apakah Bapak dan Ibu mengenal istilah Teacherpreneur?*
Teacherpreneur menurut *Barnett Berry* penulis buku *”TeacherPreneurs: Innovative Teachers Who Lead But Don’t Leave”* yaitu seorang expert di kelas yang mengajar siswa secara reguler namun mempunyai waktu dan ruang untuk menginkubasi dan menjalankan ide seperti seorang entrepreneur.
Bagaimana cara menjadi seorang Teacherpreneur?
*1. Ubah cara berpikir (mindset)*
Fixed mindset vs Growth mindset
Jika berpikir bahwa orang-orang yang telah mendapatkan kesuksesannya adalah karena bakat dari lahir, maka mindset itulah yang harus diatasi. Beranggapan bahwa bakat adalah sesuatu yang mutlak atau berfikir seperti “Saya terlalu tua untuk belajar hal ini” atau “Mempelajari hal-hal Digital akan sulit karena saya tidak terbiasa dan terlalu gaptek”. Alih-alih menyalahkan keadaan, orang yang memiliki Growth Mindset akan mengevaluasi, mencari tahu bagaimana cara mempelajari, dan berani mencoba.
*2. Tentukan Zona Genius*
Zona Genius adalah ruang fisik dan mental di mana minat, passion, dan keterampilan kita bertemu dan membuat kinerja yang akan sangat baik. Dimana hal tersebut dikuasai dan juga Bapak / Ibu senang untuk mengerjakannya. Zone of Genius dapat berupa skill menulis, membuat konten, public speaking, dan masih banyak lagi!
*3. Investasikan Diri*
Berinvestasi pada diri sendiri berarti memberikan waktu, komitmen, bahkan sumber daya terkait yang akan mensupport berkembangnya diri kita sendiri. Misalnya Bapak dan Ibu guru memiliki komitmen untuk menyisihkan waktu 1 jam untuk dapat mempelajari pembuatan konten setiap hari.
*4. Mulai dari Wujudkan 1 Ide*
Memiliki ide untuk membuat suatu komunitas? Sebuah buku? Sebuah vlog perjalanan? Atau satu artikel di portal media tertentu tentang pendidikan? Tentunya bisa! Fokuskan diri pada 1 hal apa yang akan diraih, dan wujudkan hal tersebut perlahan-lahan. Sebuah progress kecil tetaplah sebuah progress!
Sumber: Ayu Agus Rianti, S.E