28/04/2025
MADROSATUNA FT. ROGHIB SAKHO - PERSEMBAHAN HARI LAHIR PP. MADRASATUL QUR AN KARYA A. FAUZI KHOIRUMAN
https://youtu.be/lulOxvwuqmc?si=y-culwhIXhn4DsOb
Video musik yang berjudul Madrodatuna ini adalah karya kolaborasi antara alumni dan santri. Syair tersebut ditulis oleh Kyai A. Fauzi Khoiruman, di Krapyak pada tanggal 18 Desember 2024 sebagai persembahan milad Madrasatul Qur an ke 53.
Melihat sya’ir karya yang penuh rasa tersebut membuat kami selaku awak media, menganggap ini sesuatu yang besar sebagai apresiasi sebab perjalanan panjang sekaligus perjuangan yang bisa kita berikan ke pondok tercinta.
Menjadi menarik jika karya ini dihadirkan dengan kolaborasi yang menggaet alumni dan santri, dipilihlah Raghib Sakho untuk ikut berpartisipasi dan membantu menyempurnakan komposisi nada (komposer) sekaligus vokal dari sya'ir yang tercipta di Krapyak itu. Raghib Sakho yang merupakan alumni yang dulu bermukim di asrama Munzalan Mubarokah saat ini tengah meneruskan jenjang pendidikannya pada program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Indonesia di Jakarta.
Sya'ir ini menceritakan tentang Madrasatul Qur an yang didirikan oleh KH. Muhammad Yusuf Masyhar, cucu menantu dari Hadrotussyaikh KH. Hasyim Asy'ari pendiri Nahdlatul Ulama dan Pesantren Tebuireng.
Bagi cak Fauzi, Kyai Yusuf adalah seorang muqri' yang wara' (selalu berhati-hati), mutqin (hafalan yang kuat), 'alim (orang yang sholeh), dan fasih (baik lafalnya). Beliau adalah sosok Kyai yang sabar dan teladan bagi setiap santrinya. Di samping itu, Beliau juga dikenal sangat menyayangi dan selalu memperhatikan kebutuhan para santrinya, secarik rasa dan kenangan yang ditulis untuk disanjungkan Cak Fauzi untuk Syaikhul Qiroah dan mudziruna.
Madrasatul Qur an, tempat yang dipenuhi dengan barokah dan kemuliaan KH. Yusuf Masyhar. Para santri di sana dicitakan akan menjadi Hamil Al-Qur'an, keluarga Allah dan hamba pilihan-Nya.
Saat ini, penerus Beliau adalah KH. Abdul Hadi Yusuf, putra bungsu dari 6 bersaudara kakak beradik. Di tangan beliau, Madrasatul Qur an menjadi amanah dan tanggung jawab KH. Abdul Hadi Yusuf untuk meneruskan cita-cita sang ayah dalam membimbing dan memberikan pengarahan kepada para santri sesuai motto Madrasatul Qur an yakni menjadi santri yang Hamil Al Qur'an, Lafdhan, wa Ma'nan wa Amalan.